p-Index From 2021 - 2026
4.232
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Optimization of PKK Anawoi Village in Increasing Digital Literacy and Coastal Tourism-Based Creative Industries: Optimalisasi PKK Kelurahan Anawoi dalam Meningkatkan Literasi Digital dan Industri Kreatif Berbasis Pariwisata Pesisir Sarmadan, Sarmadan; Sakti, La Ode Awal; Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Baharuddin, Zubair; Saputra, Nanda
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i1.24990

Abstract

Kampoh Malasso – Kampung Bajo Anaiwoi is a floating village located in Anaiwoi Village, Tanggetada District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Province. The majority of people in this floating village live by utilizing marine products, but limitations in business management and product marketing are the main obstacles in improving their standard of living. Seeing this condition, the USN Kolaka Community Partnership Program (PKM) Team tried to collaborate with the Anaiwoi Village PKK Team to help the local community through training and mentoring that focuses on aspects of management, product packaging, and digital marketing in order to increase literacy, development of MSMEs and creative industries based on coastal tourism. The PKM implementation method is divided into 5 stages, namely: socialization, training, application of technology, mentoring and evaluation, and program sustainability. This service resulted in several important achievements related to the level of empowerment of PKK partners in Anaiwoi Village, namely: 1) Increasing Managerial Knowledge: Training participants succeeded in improving their managerial skills, especially in preparing plans and managing PKK programs; 2) Improving Packaging Skills, where partners are skilled in packaging marine products and MSMEs, such as packaging for Malasso Dried Fish, Anaiwoi Green Banana, SaPa Ongol-Ongol (Coconut Sago), Fresh Smoothies, Malasso Village Krips (Cassava Chips), as well as digital printing creative industries (shirt screen printing, etc.); and 3) Improving Digital Marketing Skills: Partners are able to utilize digital technology to market their products more widely through websites and social media, as well as improve their skills in creating promotional content that has an impact on strengthening literacy at the same time.
Optimalisasi Prediksi Lama Studi Mahasiswa Menggunakan Rough Set dan Case-Based Reasoning Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Sutoyo, Muh. Nurtanzis; Adawiyah, Rabiah
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 1: Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2026131

Abstract

Prediksi lama studi mahasiswa menjadi aspek penting dalam perencanaan akademik, evaluasi kinerja, serta identifikasi potensi keterlambatan kelulusan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan hibrida dengan mengintegrasikan metode Rough Set dan Case-Based Reasoning untuk meningkatkan akurasi prediksi kelas lama studi mahasiswa. Metode Rough Set digunakan untuk mengekstraksi aturan klasifikasi berbasis kombinasi atribut IPK, status bekerja, dan status beasiswa, serta menghitung probabilitas kelas pada boundary region. Di sisi lain, metode CBR dimanfaatkan untuk menghitung similarity antar kasus berdasarkan kemiripan atribut, termasuk jumlah SKS yang dinormalisasi. Hasil prediksi dilakukan melalui integrasi probabilitas dari Rough Set dan similarity CBR menggunakan bobot kombinasi sebesar 0.6 dan 0.4. Pada pengujian kasus baru, diperoleh lima kasus historis paling mirip dengan similarity 0.97, empat di antaranya tergolong “Sangat Terlambat” dan satu “Terlambat”. Sementara itu, probabilitas dari Rough Set menunjukkan distribusi 0.667 untuk “Sangat Terlambat” dan 0.333 untuk “Terlambat”. Hasil integrasi memberikan skor akhir sebesar 0.720 untuk “Sangat Terlambat” dan 0.280 untuk “Terlambat”, yang menunjukkan sistem prediksi cenderung kuat terhadap kategori “Sangat Terlambat”. Pendekatan gabungan ini terbukti efektif dalam menggabungkan kekuatan generalisasi dari Rough Set dan fleksibilitas adaptif dari CBR, sehingga dapat digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam evaluasi akademik berbasis data historis.   Abstract The forecast of student study length is essential for academic planning, performance assessment, and recognizing possible graduation delays. This study presents a hybrid methodology that combines Rough Set theory and Case-Based Reasoning techniques to enhance the precision of predicting student study length classifications. The Rough Set approach is employed to derive classification rules from combinations of attributes, including GPA, job status, and scholarship status, as well as to compute class probabilities inside the boundary region. Simultaneously, the CBR approach is utilized to assess similarity between cases based on attribute similarity, including normalized credit hours (SKS). The prediction results are produced by integrating Rough Set probability and CBR similarity, utilizing weighted values of 0.6 and 0.4, respectively. In the test case, five historical cases with similarity scores of 0.97 were identified, four classified as “Very Late” and one as “Late”. Rough Set probability were 0.667 for “Very Late” and 0.333 for “Late”. The conclusive integrated scores were 0.720 for “Very Late” and 0.280 for “Late”, signifying that the algorithm predominantly forecasts the “Very Late” category. This hybrid methodology adeptly integrates the generalization capabilities of Rough Set theory with the adaptive versatility of Case-Based Reasoning, rendering it appropriate as a decision support system for academic assessment grounded in historical data.
Optimalisasi Prediksi Lama Studi Mahasiswa Menggunakan Rough Set dan Case-Based Reasoning Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Sutoyo, Muh. Nurtanzis; Adawiyah, Rabiah
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 1: Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2026131

Abstract

Prediksi lama studi mahasiswa menjadi aspek penting dalam perencanaan akademik, evaluasi kinerja, serta identifikasi potensi keterlambatan kelulusan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan hibrida dengan mengintegrasikan metode Rough Set dan Case-Based Reasoning untuk meningkatkan akurasi prediksi kelas lama studi mahasiswa. Metode Rough Set digunakan untuk mengekstraksi aturan klasifikasi berbasis kombinasi atribut IPK, status bekerja, dan status beasiswa, serta menghitung probabilitas kelas pada boundary region. Di sisi lain, metode CBR dimanfaatkan untuk menghitung similarity antar kasus berdasarkan kemiripan atribut, termasuk jumlah SKS yang dinormalisasi. Hasil prediksi dilakukan melalui integrasi probabilitas dari Rough Set dan similarity CBR menggunakan bobot kombinasi sebesar 0.6 dan 0.4. Pada pengujian kasus baru, diperoleh lima kasus historis paling mirip dengan similarity 0.97, empat di antaranya tergolong “Sangat Terlambat” dan satu “Terlambat”. Sementara itu, probabilitas dari Rough Set menunjukkan distribusi 0.667 untuk “Sangat Terlambat” dan 0.333 untuk “Terlambat”. Hasil integrasi memberikan skor akhir sebesar 0.720 untuk “Sangat Terlambat” dan 0.280 untuk “Terlambat”, yang menunjukkan sistem prediksi cenderung kuat terhadap kategori “Sangat Terlambat”. Pendekatan gabungan ini terbukti efektif dalam menggabungkan kekuatan generalisasi dari Rough Set dan fleksibilitas adaptif dari CBR, sehingga dapat digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam evaluasi akademik berbasis data historis.   Abstract The forecast of student study length is essential for academic planning, performance assessment, and recognizing possible graduation delays. This study presents a hybrid methodology that combines Rough Set theory and Case-Based Reasoning techniques to enhance the precision of predicting student study length classifications. The Rough Set approach is employed to derive classification rules from combinations of attributes, including GPA, job status, and scholarship status, as well as to compute class probabilities inside the boundary region. Simultaneously, the CBR approach is utilized to assess similarity between cases based on attribute similarity, including normalized credit hours (SKS). The prediction results are produced by integrating Rough Set probability and CBR similarity, utilizing weighted values of 0.6 and 0.4, respectively. In the test case, five historical cases with similarity scores of 0.97 were identified, four classified as “Very Late” and one as “Late”. Rough Set probability were 0.667 for “Very Late” and 0.333 for “Late”. The conclusive integrated scores were 0.720 for “Very Late” and 0.280 for “Late”, signifying that the algorithm predominantly forecasts the “Very Late” category. This hybrid methodology adeptly integrates the generalization capabilities of Rough Set theory with the adaptive versatility of Case-Based Reasoning, rendering it appropriate as a decision support system for academic assessment grounded in historical data.
The selection of SNMPTN applicants using the TOPSIS and rank order centroid (ROC) methods Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Mangkona, Andi Tenri Sumpala
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 13, No 3 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v13i3.936.272-284

Abstract

One of the main functions of higher education is to develop personality abilities and shape the character of a dignified nation's civilization. One of the entry pathways for new student admissions at State Universities is the SNMPTN Path. While the number of participants who are accepted by looking at the quota on the SNMPTN line is only 20 percent of the capacity. Decision Support System as a solution that can assist policymakers in determining a decision. In this study, a decision support system was built using the TOPSIS method for selecting and ROC as a weighting for each criterion. Based on the results of the selection test for SNMPTN participants using the TOPSIS and ROC methods as weighting, it proves that it can display the cumulative ranking results of each alternative based on the criteria values owned.
SISTEM BANTU PENENTUAN UKT MAHASISWA DENGAN METODE WEIGHTED PRODUCT Muh. Nurtanzis Sutoyo; Anjar Pradipta; Alders Paliling; Nisa Miftachurohmah
Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI) Vol 6 No 2 (2023): Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijubi.v6i2.3679

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem bantu perhitungan untuk menentukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di institusi pendidikan tinggi menggunakan metode Weighted Product. Tujuan dari sistem ini adalah untuk menciptakan proses penentuan UKT yang lebih objektif, transparan, dan efisien. Metode Weighted Product digunakan karena kemampuannya dalam menangani multi-kriteria yang melibatkan berbagai variabel seperti pendapatan orang tua, kondisi orang tua, pendidikan, pekerjaan dan ada tidaknya bantuan dari pemerintah. Penelitian ini melibatkan tahap-tahap seperti pengumpulan data, pembobotan kriteria, dan perhitungan skor akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menghasilkan keputusan yang konsisten dan dapat diandalkan, dengan tingkat akurasi yang signifikan dalam menentukan kelompok UKT untuk setiap individu. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyederhanakan proses penentuan UKT serta meningkatkan keadilan dan keakuratan dalam penentuan biaya pendidikan
Penerapan RFID dan WhatsApp Gateway untuk Monitoring Kehadiran Siswa secara Real-Time Muh. Nurtanzis Sutoyo; Irna Irna; Sri Ayulestari; Anjun Anjun
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3235

Abstract

This study aims to design and implement a real-time student attendance system based on Radio Frequency Identification (RFID) integrated with a WhatsApp Gateway. The background of this research is the need for a fast and accurate attendance system that can instantly provide attendance information to parents. The research method adopts Research and Development (R&D) with a system development approach, including requirements analysis, system architecture design, development of a PHP and MySQL-based web application, integration of the WhatsApp Gateway API (e.g., Fonnte or Wablas), as well as functional and reliability testing. The black-box testing results show that all core functions, such as RFID reading, database recording, and notification delivery, operate as designed without errors. Meanwhile, the load test demonstrates that the system can process more than 500 transactions per minute with a notification delivery success rate of >=98% and an average latency of 2–3 seconds, meeting real-time service standards This system not only provides attendance reports accessible at any time but also enhances parental involvement through instant WhatsApp notifications. These findings confirm the reliability of RFID in automating attendance and introduce novelty through the integration of a WhatsApp Gateway, which has rarely been addressed in previous studies.Keywords: RFID; WhatsApp Gateway; Student Attendance; Real-Time; Attendance Monitoring AbstrakSistem absensi manual di sekolah masih lambat, rawan manipulasi, dan sulit direkap, sehingga diperlukan solusi presensi yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem absensi siswa real-time berbasis RFID yang terintegrasi dengan WhatsApp Gateway untuk mengirimkan notifikasi otomatis kepada orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan R&D melalui analisis kebutuhan, perancangan arsitektur, pengembangan aplikasi PHP MySQL, dan integrasi API WhatsApp. Pengujian dilakukan menggunakan metode black-box dan load test. Pada pengujian beban, sistem berhasil memproses hingga 800 transaksi dalam satu gelombang pemindaian puncak, yang merepresentasikan kondisi saat sebagian besar dari 830 siswa melakukan absensi dalam rentang waktu sangat singkat. Tingkat keberhasilan pengiriman notifikasi mencapai 98.7%, dengan latency rata-rata 2.7 detik. Seluruh fungsi berjalan sesuai rancangan tanpa kesalahan. Sistem ini terbukti cepat, stabil, dan efektif untuk mendukung monitoring kehadiran siswa secara real-time serta meningkatkan transparansi komunikasi antara sekolah dan orang tua. 
EFEKTIVITAS KOMBINASI VIGENÈRE CIPHER DAN HILL CIPHER DALAM PENGAMANAN INFORMASI Muh. Nurtanzis Sutoyo; Qammaddin Qammaddin; Rahayu Rahayu; Ni Komang Ria Kariani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6792

Abstract

Keamanan informasi merupakan aspek krusial dalam era digital yang terus berkembang, terutama di tengah meningkatnya ancaman kriptanalisis terhadap algoritma enkripsi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi algoritma kriptografi Vigenère Cipher dan Hill Cipher sebagai pendekatan berlapis dalam melindungi data dari serangan analisis frekuensi. Vigenère Cipher menawarkan substitusi multi-abjad yang berubah-ubah berdasarkan kunci, sementara Hill Cipher memanfaatkan operasi matriks untuk mengenkripsi blok teks secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua algoritma ini dapat meningkatkan kompleksitas ciphertext, sehingga mengurangi kerentanan terhadap serangan berbasis analisis frekuensi. Namun, tantangan utama yang diidentifikasi adalah pada perhitungan invers matriks dalam Hill Cipher, yang membutuhkan ketelitian tinggi, serta keefektifan kombinasi ini lebih optimal pada data dengan panjang genap atau yang dapat dipadati sesuai persyaratan blok Hill Cipher. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada peningkatan keamanan enkripsi melalui pendekatan berlapis, meskipun perlu disesuaikan dengan keterbatasan sumber daya
Implementasi Teknologi Tepat Guna Sumur Bor untuk Penyediaan Air Bersih Pascabencana di Desa Alue Leuhop Murhaban; Joli Supardi; Bambang Tripoli; Teuku Farizal; Muzakir; Mukhlizar; Herdi Susanto; Veranita; Rivansyah Suhendra; Muh. Nurtanzis Sutoyo
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v3i1.125

Abstract

Desa Alue Leuhop, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, merupakan wilayah rawan banjir dan longsor yang sering mengalami gangguan akses terhadap air bersih pascabencana. Sumber air tradisional seperti sumur gali dan mata air mudah tercemar oleh lumpur, limbah, serta bakteri patogen, sehingga meningkatkan risiko penyakit akibat lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih yang tahan bencana melalui pembangunan sumur bor, pemasangan pompa air, penyediaan tangki penampungan, dukungan genset, serta edukasi sanitasi dan pemeliharaan fasilitas. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, implementasi, monitoring, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dosen, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas yang dibangun mampu memberikan akses air yang lebih stabil bagi warga, termasuk 64 kepala keluarga penerima manfaat. Selain itu, program ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan air secara bijak, perawatan sumur bor, kebersihan lingkungan, serta deteksi sederhana terhadap perubahan kualitas air. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna, partisipasi masyarakat, dan dukungan perguruan tinggi dapat memperkuat kesehatan, kemandirian, serta ketahanan desa yang rawan bencana. Program ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang mengalami masalah serupa. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lokal dalam menciptakan layanan air bersih yang berkelanjutan, responsif terhadap kebutuhan warga, dan adaptif terhadap kondisi darurat secara mandiri di tingkat desa.
Optimalisasi Tata Kelola Administrasi melalui Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur secara Daring Mardianto; Anjar Pradipta; Muh. Nurtanzis Sutoyo; Alders Paliling
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v3i1.132

Abstract

Tata kelola administrasi yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan organisasi atau lembaga yang menjalankan proses administrasi berdasarkan kebiasaan kerja tanpa didukung Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terdokumentasi secara sistematis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakseragaman prosedur, ketidakjelasan pembagian tugas, keterlambatan pelayanan, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi kinerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola organisasi/lembaga dalam menyusun SOP serta menghasilkan rancangan SOP yang dapat diterapkan dalam proses administrasi organisasi. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi penyusunan SOP, praktik penyusunan SOP, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 23 pengelola SPMI Program Studi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pemahaman peserta dan penilaian terhadap dokumen SOP yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, fungsi, unsur, dan tahapan penyusunan SOP. Peserta juga mampu mengidentifikasi proses kerja prioritas dan menghasilkan rancangan SOP yang lebih terstruktur. Penerapan pendekatan praktik dan pendampingan secara daring membantu peserta menerjemahkan proses kerja yang sebelumnya bersifat informal menjadi prosedur kerja yang terdokumentasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan penyusunan SOP secara daring dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan efektivitas proses kerja dan memperkuat tata kelola administrasi organisasi.