Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI PERUMAHAN CITRA PELITA 5 KELURAHAN BATU IX KECAMATAN TANJUNGPINANG TIMUR Husni, Alfi; Emilia Ningsih; Desmayeti Arfa
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 1 No 1 (2024): Regalia : Jurnal Riset Gender dan Anak 1(1) 2024
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan pola pikir anak keluarga merupakan tempat dan sekaligus lingkungan yang pertama bagi anak. Sehingga orang tua harus benar-benar bisa menjadi orang tua yang bisa menjalankan perannya masing-masing yaitu ayah dan ibu yang bisa memberikan pola asuh yang baik dan tepat untuk anaknya. Metode yang digunakan peneliti di dalam penelitian ini dengan cara metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti melakukan penelitian di lokasi Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Berdasarkan hasil keterangan yang di dapati oleh peneliti setelah melakukan peneltian kepada informan yaitu orang tua yang terdiri dari ayah dan ibu bekerja yang memiliki anak yang masih berusia Prasekolah di Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Seperti yang dilakukan oleh 2 pasang orang tua yang terdiri dari ayah dan ibu bekerja di Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Bahwa meskipun mereka bekerja dan anaknya di titipkan kepada pengasuhnya orang tua ayah dan ibu ini tetap berprinsip memberikan pola asuh secara otoriter dengan alasan agar anak mereka menjadi lebih mandiri, tanggung jawab, disiplin, anak menjadi patuh dan takut untuk melakukan hal atau tindakan yang tidak diinginkan tuanya yang bersifat tidak baik untuk anaknya menurut kedua orang tuanya.
The Influence of Social Rehabilitation Programs on Behavioral Transformation of Prisoners at Class IIA Tanjungpinang Narcotics Penitentiary Rianto, Rianto; Nengsih, Neng Suryanti; Arfa, Desmayeti; husni, Alfi; Riandy, Denis Victor
Journal of Social and Policy Issues Volume 4, No 4 (2024) October - December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v4i4.415

Abstract

This study aims to examine the influence of social rehabilitation programs on behavioral changes among inmates at the Class IIA Tanjungpinang Narcotics Penitentiary. Utilizing a quantitative associative approach, 140 inmates participating in the program were selected as samples through a simple random sampling method. Data were collected via questionnaires and analyzed using SPSS version 21. The findings reveal that the social rehabilitation program significantly impacts behavioral changes in inmates, evidenced by an r-count value of 0.563. Furthermore, the R-square value of 0.563 indicates that the program accounts for 56.3% of the observed behavioral changes, while the remaining 43.7% is attributed to other unexamined variables. Statistical testing using ANOVA yielded an F-value of 131.254, which is greater than the F-table value of 3.09, with a significance level of 0.000 (< 0.05), confirming a positive and significant relationship between the program and behavioral changes. The study concludes that the social rehabilitation program implemented at the Class IIA Tanjungpinang Narcotics Penitentiary effectively improves inmates' behavior. This highlights the program's potential as a strategic intervention in fostering positive behavioral transformations among inmates, contributing to their reintegration into society.
An Islamic Political Jurisprudence Analysis of Reproductive Health Services under Article 103(4)(e) of Government Regulation No. 28/2024 Hidayat, Yoga Mai; Khairina, Khairina; Husni, Alfi; Yustiloviani, Yustiloviani; Rizal, Deri
Al Ushuliy: Jurnal Mahasiswa Syariah dan Hukum Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/alushuliy.v4i1.15712

Abstract

This study examines the provision of reproductive health services as stipulated in Article 103 Paragraph (4) Letter e of Government Regulation (PP) No. 28 of 2024, focusing specifically on the distribution of contraceptives to school-aged children and adolescents. The research investigates the background and rationale behind the issuance of this regulation and analyzes it through the lens of fiqh siyasah (Islamic political jurisprudence). Employing a qualitative normative approach, this study is based on library research by systematically reviewing relevant literature, including books, scholarly articles, journals, and official publications. The researcher acts as the primary research instrument.The findings suggest that the emergence of this provision is influenced by several urgent social issues: the rise in teenage promiscuity, high rates of abortion among adolescents aged 15–19, an increasing number of marriage dispensations due to premarital sexual activity, and efforts to reduce the transmission of sexually transmitted diseases (STDs), including HIV/AIDS. From the perspective of fiqh siyasah, the legality of contraceptive distribution depends on the marital status of the recipients. For married adolescents, the use of contraceptives is considered permissible. However, for those who are unmarried, it is deemed impermissible (haram) as it potentially facilitates or legitimizes acts of zina (adultery), which are prohibited in Islamic law.
Minangkabau Tribal Asset Management in Amlak Shirkah for Migrant Tribe Members from the Perspective Fiqh Muamalah Arianti, Farida; Willya, Evra; Husni, Alfi; Zulkifli; Zulfikor; Alfitri, Aulia
Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum Vol. 13 No. 1 (2025): Al-Mazaahib
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-mazaahib.v13i1.4080

Abstract

This study discusses the ownership system and management of joint assets for clan members who are abroad. According to the Minangkabau Matrilineal tradition, each clan member has the right to own and manage joint assets, but the rights of migrants as one of its members are still unclear in terms of joint ownership boundaries and tend to be objects of dispute. This research is a qualitative with a phenomenological approach in the realm of Minangkabau customs, especially the Tigo Balai Nagari. Primary data sources from members of the tribe who have the right to hold customary land, as well as to the tribal grandfather/mamak who controls customary land. Secondary sources are the nagari community around the village where the object of research is. This Article uses in-depth interviews with interview guidelines, while the key instrument is the researcher himself. Then we use observation techniques to guide data acquisition. Data validity technique by triangulation of sources. Qualitative descriptive data analysis technique. The results found that clan members who are abroad still have ownership rights to the joint property as long as they are still members of the clan or tribe, while regarding the management rights only to their sisters who are in their hometowns. The conclusion is that joint ownership in the Minangkabau customary perspective has the same right to manage the joint property. In terms of fiqh muamalah, shirkah property only applies to management and can be transferred, especially in the management only in the name of the migrant clan member. Penelitian ini membahas tentang sistem kepemilikan serta pengelolaan harta bersama bagi anggota klan yang berada di perantauan. Secara adat Matrilineal Minangkabau, setiap anggota klan memiliki hak untuk memiliki dan menggelola harta bersama namun hak perantau sebagai salah satu anggotanya masih belum ditemui titik terangnya secara batas kepemilikan bersama dan cendrung menjadi objek yang dipertikaian. Artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi di ranah adat Minangkabau, khususnya Nagari Tigo Balai. Sumber data primer dari anggota kaum suku yang memiliki hak pemegang tanah ulayat, serta kepada datuk/mamak suku di Nagari. Sumber sekunder berupa masyarakat nagari di sekitar perkampungan di tempat objek penelitian. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam dengan alat pedoman wawancara, sedangkan instrument kunci adalah peneliti sendiri. Kemudian menggunakan teknik observasi dalam memandu perolehan data. Teknik keabsahan data secara trianggulasi sumber. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan bahwa para anggota klan yang berada di perantauan tetap memiliki hak milik terhadap harta bersama tersebut sepanjang mereka masih menjadi anggota klan atau suku, sedangkan mengenai hak pengelolaannya hanya pada saudarinya yang berada di kampung halaman. Kesimpulannya bahwa kepemilikan bersama dalam prespektif adat Minangkabau sama-sama berhak untuk mengolah harta bersama tersebut. Secara fikih muamalah, harta shirkah hanya berlaku pada pengelolaan saja serta dapat dipindahtangankan khususnya pada pengelolaanya saja atas nama perantau.
Strategi Diplomasi Indonesia Dalam Menjaga Kedaulatan Maritim di Laut Natuna Utara (Perspekstif Teori Mandala) Rifa'i, Azwan; Suherry, Suherry; Husni, Alfi; Akbar, M.Dwiki; Hamdan, Tomi
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v7i1.270

Abstract

As the largest archipelagic country in the world, Indonesia has a strategic interest in maintaining its maritime sovereignty, especially in the North Natuna Sea area which is rich in natural resources and has high geopolitical value. This area faces threats from China's unilateral claims through the Nine-Dash Line policy which is contrary to the principles of UNCLOS 1982 and disrupts Indonesia's Exclusive Economic Zone (EEZ). This study aims to analyze Indonesia's diplomatic strategy in maintaining sovereignty in the region using the Mandala theory perspective. The Mandala theory, which originates from the traditional Asian power system, offers a conceptual framework that places the state as the center of power with a layered circle of influence. This study uses a qualitative method through a literature review approach by analyzing various academic sources, government policies, and scientific news data. The results of the study show that Indonesia's diplomatic strategy includes strengthening power (Mandala Inti), forming a central regional alliance (Sandhi), an active free neutral stance (Asana), and the duality of hard and soft strategies (Dvaidhibhava). The integration of the active free diplomacy approach and the Mandala theory allows Indonesia to implement an adaptive, contextual, and local value-based foreign policy in the face of geopolitical pressure. This study contributes to the development of Indonesian diplomacy studies by enriching theoretical perspectives through non-Western approaches that are relevant to the character of the Southeast Asian region.
Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Usia Prasekolah di Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur Ningsih, Emilia; Husni, Alfi; Arfa, Desmayeti
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 3 No 1 (2024): Juli, 2024
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v3i1.7623

Abstract

Dalam perkembangan pola pikir anak keluarga merupakan tempat dan sekaligus lingkungan yang pertama bagi anak. Sehingga orang tua harus benar-benar bisa menjadi orang tua yang bisa menjalankan perannya masing-masing yaitu ayah dan ibu yang bisa memberikan pola asuh yang baik dan tepat untuk anaknya. Metode yang digunakan peneliti di dalam penelitian ini dengan cara metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti melakukan penelitian di lokasi Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Berdasarkan hasil keterangan yang di dapati oleh peneliti setelah melakukan peneltian kepada informan yaitu orang tua yang terdiri dari ayah dan ibu bekerja yang memiliki anak yang masih berusia Prasekolah di Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Seperti yang dilakukan oleh 2 pasang orang tua yang terdiri dari ayah dan ibu bekerja di Perumahan Citra Pelita 5 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Bahwa meskipun mereka bekerja dan anaknya di titipkan kepada pengasuhnya orang tua ayah dan ibu ini tetap berprinsip memberikan pola asuh secara otoriter dengan alasan agar anak mereka menjadi lebih mandiri, tanggung jawab, disiplin, anak menjadi patuh dan takut untuk melakukan hal atau tindakan yang tidak diinginkan tuanya yang bersifat tidak baik untuk anaknya menurut kedua orang tuanya.
Fenomena Oversharing Di Media Sosial Instagram Pada SMKN 1 Tanjungpinang (Suatu Tinjauan Dramaturgi di Media Sosial) Prastiyo, Endri Bagus; Rianto, Rianto; Arfa, Desmayeti; Husni, Alfi; Bafaqis, Muhammad Haziq
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i1.13375

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif dari fenomena oversharing pada remaja di media sosial Instagram. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode campuran atau metode campuran dan penelitian ini berlokasi di SMKN 1 Tanjungpinang. Data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer dan data sekunder serta teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 motif dari perilaku Oversharing di Media Sosial Instagram yaitu: 1) Motif Relasi Sosial, 2) Motif Presentasi Diri, 3) Motif Hiburan. Instagram membantu mempererat hubungan keluarga, memberikan kepuasan dan pengakuan melalui jumlah pengikut, serta memfasilitasi interaksi sosial dengan orang lain. Selain itu, platform ini memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan identitas diri mereka secara positif dan autentik, serta menyediakan hiburan dan motivasi positif.
Motivasi Pemuda Dalam Melanjutkan Perguruan Tinggi (Studi Pada Pemuda Yang Melanjutkan Studi Ke Perguruan tinggi Di Kampung Suka Jadi Desa Pangke Kabupaten Karimun) ., Ferizone; Prastiyo, Endri Bagus; Husni, Alfi; ., Rianto; Arfa, Desmayeti; Arindini, Veny Melisa
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i2.14985

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motivasi pemuda dalam melanjutkan perguruan tinggi di Kampung Suka Jadi Desa Pangke Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pemuda Kampung Suka Jadi yang baru lulus sekolah menengah di tahun 2022 yaitu sebanyak 28 jiwa, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, dan diperoleh kriteria sampel tersebut yaitu pemuda yang lulus SLTA/Sederajat di tahun 2022 dan melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi sebanyak 8 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam teori Abraham Maslow, teori hierarki kebutuhan membentuk sebuah piramida yang dimana pemenuhan kebutuhan dasar atau kebutuhan fisiologis terdapat di level paling bawah. Adapun harapan informan mengenai motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan sebagaimana yang telah diuraikan seperti berharap adanya rasa aman karena mendapat gelar, merasa diterima di lingkungan, merasa di hargai, menambah relasi dan wawasan, hal tersebut merujuk kepada satu pemenuhan kebutuhan yaitu agar dapat dengan mudah mencari pekerjaan dengan penghasilan yang besar. Adanya motif pemenuhan kebutuhan ekonomi. Artinya, secara tidak sadar para informan berusaha untuk memenuhi kebutuhan fisiologis agar kehidupan mereka menjadi sejahtera dan berkecukupan.
The Social Meaning of the King's Tomb in Penyengat Island, Riau Islands Mukhlis, Suhardi; Husni, Alfi; Prastiyo, Endri Bagus; Ahadi, Ahadi
BELIEF: Sociology of Religion Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/belief.v1i2.6467

Abstract

The meaning of the King's tomb on Penyengat Island for pilgrims depends on their perception of the tomb itself. Perception is said to be recognition or identification using the five senses. The impression received by an individual is very dependent on all the experiences that have been gained through the process of thinking and learning and is influenced by factors originating from within the individual. The purpose of this research is to find out the meaning of the king's tomb in the community on Penyengat Island, Tanjungpinang City (Study on the Society of Penyengat Island City Tanjung Pinang). The theory used regarding meaning is phenomenology from Alfred Schutz. This research is qualitative research using interview and observation methods. Based on the research results, it can be concluded that the meaning of the King's tomb in the community on Penyengat Island, Tanjungpinang City, namely that the community interprets a King's tomb as something that must be respected. Moreover, this tomb is the tomb of a figure who was very instrumental in the development and progress of Penyengat Island, such as the tomb of Raja Ja'ffar, the tomb of Raja Ali Haji, the tomb of Engku Putri and the tombs of other figures