Claim Missing Document
Check
Articles

The efforts increasing the knowledge of breastfeeding mothers about oxytocin massage in enhancing breast milk production Amiruddin, Ainun; Siregar, Nilda yulita; Noya, Fransisca; Nurfatimah, Nurfatimah; Longgupa, Lisda Widianti
Community Empowerment Vol 6 No 6 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.845 KB) | DOI: 10.31603/ce.4541

Abstract

Breast milk is the main source nutrition for babies who are not yet able to digest solid food. Breast milk is very useful given for baby during the first 6 months of life. The phenomenon encountered today is that the coverage of breast milk is decreasing day by day with various factors causing it. Oxytocin massage is one of the efforts to facilitate the production of breast milk with a mechanism that can trigger the release of prolactin and oxytocin, hormones needed to secrete breast milk. The purpose of this activity is increasing the knowledge of breastfeeding mothers about oxytocin massage in enhancing breast milk production. This activity was carried out in Landangan Village on October 15, 2020. The target of this activity was breastfeeding mothers. The method used in this community service was distributing pre-test sheets, followed by providing counseling using leaflet media and ending with filling out post-test sheets. The results of the evaluation through filling out the pre-posttest questionnaire showed an increase in the level of knowledge of breastfeeding mothers. The average level of knowledge before counseling was 60 and the average after counseling was 82.
Perilaku Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil Nurfatimah, Nurfatimah; Anakoda, Priska; Ramadhan, Kadar; Entoh, Christina; Sitorus, Sony Bernike Magdalena; Longgupa, Lisda Widianti
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i2.475

Abstract

Pencegahan stunting mulai dari awal kehamilan harus dilakukan agar dapat menurunkan kejadian stunting pada anak. Kejadian stunting dapat terjadi pada masa kehamilan dikarenakan asupan gizi yang kurang saat hamil, pola makan yang tidak sesuai, serta kualitas makanan yang rendah sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku ibu hamil dalam mencegah stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mapane. Desain Penelitian ini cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester II yang ada di wilayah kerja Puskesmas Mapane, berjumlah 49 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 53.1% responden yang memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan stunting. Hasil uji bivariat menunjukan umur >35 tahun (p=0,026), pendidikan perguruan tinggi (p<0,001), ibu bekerja (p<0,001), dan Multigravida (p=0,036) berhubungan dengan perilaku baik dalam pencegahan . Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku ibu hamil yang baik dalam pencegahan stunting berada pada usia >35 tahun, pada tingkat pendidikan perguruan tinggi, pada ibu yang bekerja dan multigravida.
Apakah Pengetahuan dan Dukungan Suami Memengaruhi Rendahnya Penggunaan Metode Kontrasepsi IUD pada Akseptor KB? Entoh, Christina; Zulfitriani, Zulfitriani; Longgupa, Lisda Widianti; Sitorus, Sony Bernike Magdalena; Nurfatimah, Nurfatimah; Ramadhan, Kadar
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i2.476

Abstract

Intrauterine device (IUD) merupakan alat kontrasepsi Metode Kontrasepsi jangka Panjang (MKJP) yang memiliki efektifitas tinggi dalam mencegah kehamilan, tetapi penggunaan IUD di wilayah puskesmas Mapane hanya 2,3% saja. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di kelurahan Mapane. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah akseptor KB di Kelurahan Mapane yang berjumlah 336 orang. 77 responden terpilih menggunakan purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi IUD, pengetahuan, paritas, dukungan suami, dan informasi tenaga kesehatan. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariate menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pengetahuan kurang 52,0%, primipara 35,1%, suami yang tidak mendukung 49,0% dan yang tidak mendapat informasi tenaga kesehatan 44,3%. Uji chi-square menunjukan pengetahuan yang baik (p=0,003), dan dukungan suami (p=0,015) berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi IUD. Kesimpulan rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di Kelurahan Mapane dipengaruhi oleh pengetahuan kurang, dan tidak mendapat dukungan suami.
INISIASI PEMBENTUKAN PUSAT INFORMASI KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Longgupa, Lisda Widianti; Nurfatimah, Nurfatimah; Kasmawati, Kasmawati; Nadia, Fauziyah; Ramadhan, Kadar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.234 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5838

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan periode tanggung karena merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Berbagai perubahan fisik dan psikis akan terjadi sehingga cenderung akan menimbulkan masalah dalam kehidupan mereka jika tidak didampingi dengan baik. Mengantisipasi maraknya persoalan di kalangan remaja, Pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan KB membuat suatu program Pusat Informasi Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR). Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini, meningkatkan pengetahuan santri tentang pendewasaan usia perkawinan dan menginisiasi pembentukan PIK-KRR di Pondok Pesantren. Metode dalam pelaksanaan ini diawali dengan pretest, penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, posttest, dan inisiasi pembentukan PIK-KRR. Peserta program kemitraan ini merupakan kelompok santriwati Pondok Pesantren Islam Amanah Putri Gebangrejo sebanyak 22 orang. Pertemuan ini dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan. Evaluasi yang dilakukan adalah membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini setelah diberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja yaitu adanya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dari rata-rata 63,1% menjadi 72,5% serta pihak Pondok Pesantren menyetujui terbentuknya PIK-KRR di tempat mereka. Abstract: Adolescence is a period of responsibility because it is a transition period from childhood to adulthood. Various physical and psychological changes will occur so that they tend to cause problems in their lives if they are not accompanied properly. Anticipating the rise of problems among teenagers, the Government through the Department of Population and Family Planning has created a program for the Information Center for Adolescent Reproductive Health Counseling (PIK-KRR). The aim of this activity is to increase students' knowledge about maturing age at marriage and initiate the formation of PIK-KRR in Islamic Boarding Schools. The method in this implementation begins with a pretest, adolescent reproductive health counseling, posttest, and initiation of the formation of PIK-KRR. The participants of this partnership program are a group of 22 students from the Amanah Putri Gebangrejo Islamic Boarding School. This meeting was held 2 times. The evaluation carried out was to compare the results of the pretest and posttest. The results achieved from this activity after being given counseling on adolescent reproductive health were an increase in knowledge about adolescent reproductive health from an average of 63.1% to 72.5% and the Pondok Pesantren agreed to the formation of PIK-KRR in their place.
Pengetahuan dan Sikap Tentang Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Serta Keaktifan Ibu Dalam Kelas Ibu Hamil Nurfatimah Nurfatimah; Lisa Fiarsi; Lisda Widianti Longgupa; Kadar Ramadhan
Jurnal Sehat Mandiri Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 15, No.1 Juni 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.981 KB) | DOI: 10.33761/jsm.v15i1.166

Abstract

The implementation of pregnancy class in the Puskesmas Mapane in Poso Regency is still ineffective because it is done every three months. The purpose of this study to find out knowledge and attitudes about danger signs in pregnancy and the activeness of mothers in classes of pregnant women in the working area of Puskesmas Mapane in Poso Regency. Research methods using cross-sectional design. The population in this study were second-trimester and third-trimester pregnant women in the working area of Puskesmas Mapane, 96 mothers. The sample in this study were 77 people who determined by simple random sampling. Chi square test is used to analyze the relationship between knowledge and attitudes with maternal activity in pregnant mother classes.The resultsshowed that from 77 people, there were 84.4% pregnant women who were not active in pregnancy class and pregnant women who had good knowledge and positive attitudes about the danger signs of pregnancy as many as 73.9%. The conclusion is that the activeness of the mother in the class of pregnant women is not very influential in increasing the mother's knowledge about the danger signs of pregnancy. Suggestions are expected to the Puskesmas so that they can better provide information and motivation to pregnant women to take pregnancy class programs in their working areas.
Pelaksanaan Permainan Ular Tangga dalam Kelas Ibu Hamil Lisda Widianti Longgupa; Nurfatimah Nurfatimah; Nilda Yulita Siregar
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.387 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v1i1.73

Abstract

The efforts to reduce maternal and infant mortality can be done by increasing the coverage and quality of maternal and child health services. One effort is made to bring health services closer to the community through the pregnant mothers class program. Pregnant woman class is a study group of pregnant women with gestational age between 4 weeks to 36 weeks with a maximum number of 10 participants. In this class, pregnant women will learn together, discuss and exchange experiences on overal maternal and child health, facilitated by midwives or health workers by using the class package for pregnant women, namely flip chart, guidelines for implementing classes of pregnant women, class facilitator’s handbook pregnant women, exercise books for pregnant women and books on maternal and child health (MCH). Based on the results of community service activities with participants of 40 pregnant women there was an increase in correct answers to all participants after participating in class activities for snakes ladderss of pregnant women. From the pre-test result it turns out that most of the results obtained were less than 60. This shows that the knowledge ability of pregnant women is still lacking. However, after holding the snakes ladder pregnant class, there was an increase in the knowledge of pregnant women with an increase in the post-test score point in the range between 21-30 (47.5%).
Pemberdayaan Kader Posyandu dan Ibu dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Stunting pada Baduta: Empowerment of Posyandu Cadres and Mothers in the Prevention and Early Detection of Stunting in Baduta Sony Bernike Magdalena Sitorus; Lisda Widianti Longgupa; Fransisca Noya
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Maret
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.76 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i1.666

Abstract

Salah satu penanganan stunting dibutuhkan usaha untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan meningkatkan keterampilan kader untuk mampu melakukan deteksi dini status gizi balita. Tujuan dari kegiatan ini adalah memajukan pemahaman/pengetahuan dan keterampilan kader serta meningkatkan pengetahuan ibu dalam pencegahan dan deteksi dini stunting. Metode pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan dan pelatihan. Sasaran kegiatan adalah kader posyandu balita dan ibu yang memiliki anak umur di bawah 2 tahun yang berada di Desa Bega. Evaluasi dilakukan dengan pre-posttest. Hasil dari kegiatan ini, terjadi peningkatan rata-rata nilai pengetahuan yaitu sebelum pemaparan materi pengetahuan kader kurang 83,3% menjadi 100% dengan pengetahuan baik dan peningkatan rata-rata nilai keterampilan kader yaitu sebelum intervensi keterampilan kader kurang 100%, sesudah intervensi keterampilan kader baik 100%, serta ada peningkatan rata-rata nilai pengetahuan ibu sebelum pemaparan materi pengetahuan ibu kurang 66,7%, sesudah pemaparan materi pengetahuan ibu baik 80%. Kegiatan pemberdayaan kepada kader tentang stunting sangat penting dan memiliki manfaat yang besar bagi kader dan ibu, sehingga kader dapat melakukan deteksi dini stunting dengan melakukan pemantauan panjang badan dan ibu dapat berpartisipasi dalam mencegah stunting serta rajin membawa anaknya ke posyandu. ABSTRACT One way to deal with stunting requires an effort to increase community participation and improve the skills of cadres to be able to carry out early detection of the nutritional status of under-five children. The purpose of this activity was to advance the understanding/knowledge and skills of cadres and increase the knowledge of mothers in the prevention and early detection of stunting. The service was carried out through counseling and training. The target was Posyandu cadres and mothers of under-two children in Bega Village. The evaluation was done by pre-posttest. The results of this activity, there was an increase in the average value of knowledge, namely before the exposure of the material, knowledge of cadres was less than 83.3% and increased up to 100% with good knowledge and an increase in the average value of cadres skills, namely before the intervention of cadres skills was less than 100%, after the intervention of cadres skills good 100%. There was an increase in the average value of maternal knowledge before exposure to material knowledge of mothers was less than 66.7% and became 80%. Empowerment activities for cadres about stunting are very important and have great benefits for cadres and mothers. Therefore, cadres can perform early detection of stunting by monitoring body length, and mothers can participate in preventing stunting and be diligent in bringing their children to the Posyandu.
Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Bandang di Sulawesi Tengah: Humanitarian Assistance for Flash Flood Victims in Central Sulawesi Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Aminudin Aminudin; Amsal Amsal; Masudin Masudin; Gusman Gusman; Sova Evie; Kadar Ramadhan; Hamsiah Hamsiah; Junaidi Junaidi; Zainul Zainul; Lisnawati Lisnawati; Putu Candriasih; Nurjaya Nurjaya; Elvyrah Faisal; Linda Linda; Moammar Safari; Supriadi Abd Malik; Andi Fatmawati; Hasnawati Hasnawati; Selvi Alfrida Mangundap; Mardani Mangun; Fajrillah Kolomboy; Dedi Mahyudin Syam; Hastuti Usman; Nurarifah Nurarifah; Tjitrowati Djaafar; Niluh Nita Silfia; Lili Suryani; Sri Restu Tempali; Sigit M. Nuzul; Lisda Widianti Longgupa; Hadina Hadina; Sri M. Hasan; Hadriani; I Wayan Supetran; Mercy Joice Kaparang; Lindanur Sipatu; Baharuddin Condeng; Azizah Saleh; Siti Hadijah Batjo; Djadid Subchan; Anna Veronika Pont; Olkamien J. Longulo; Novarianti Novarianti; Supriadi; Wijianto Wijianto; Sri Yanti Kusika; Henrietta Imelda Tondong; Christina Entoh; Nurfatimah Nurfatimah; Masda Masda; Saman Saman; Yasmin H Yasmin H; Azwar Azwar; Hasni Hasni; Ekasari Dewi Pertiwi; Rusneni; Raoda; Hasdrini; Salman; Irsanty Collein; Yulianus Sudarman H Melangka; Christine; Taqwin Taqwin; Hanum Sasmita; Asri Widyayanti; Ros Arianty; Dwi Kartika; Baiq Emy; Diah Ayu Hartini; Sukmawati; Nitro Galenso; Wery Aslinda; Indro Subagyo; Elfyrah Faisal; Ansar Ansar; Bahja Bahja; Dwi Erma Kusumawati; Agusrianto Agusrianto; Nirva Rantesigi; Rina Tampake; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Helena Pangaribuan; Firdaus Hi Jahja Kunoli; Hasbunsyah Hasbunsyah; Metrys Ndama; Nurindah Nurindah; Diana Nurhayati Sinurat; Asrawaty Asrawaty; Abd Farid Lewa; Muliani Muliani; Eka S. Riyanto; Dafrosia Darmi Manggasa; Ni Made Ridla Nilasanti Purwata
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.561 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.1084

Abstract

The flash flood disaster hit Galumpang Village, Aung Village and Bajungan Village in Tolitoli Regency, Central Sulawesi on Wednesday morning 23 March 2022. Due to the large number of victims of flash floods and the urgent needs of victims of flash floods, the Civitas Academic of Poltekkes Kemenkes Palu provided humanitarian aid for victims of flash floods in Tolitoli Regency, Central Sulawesi. Humanitarian assistance in the form of ready-to-eat food, rice, Toothpaste, Soap, Sunlight, Shampoo, Sweetened Condensed Milk, Tea, Sugar, Bucket, Dipper, Mask and Pampers Children under two. The assistance was handed over by the Chief Community Service Officer to the Head of Galumpang Village on April 1, 2022 at the Disaster Management Command Post in Galumpang Village, Dakopamean District, Tolitoli Regency, Central Sulawesi. The flash flood victim’s community as beneficiaries have received assistance from the Poltekkes Kemenkes Palu Academic Community through Community Service activities.   ABSTRAK Bencana banjir bandang telah menghantam Desa Galumpang, Desa Aung dan Desa Bajungan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah pada Rabu dini hari tanggal 23 Maret 2022. Oleh karena besarnya jumlah korban banjir bandang dan kebutuhan korban banjir bandang yang mendesak, maka Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Palu memberikan bantuan kemanusiaan korban banjir bandang di Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah. Bantuan kemanusian berupa makanan siap saji, beras, Pasta Gigi, Sabun, Sunlight, Shampoo, Susu Kental Manis, Teh, Gula Pasir, Ember, Gayung, masker dan Pampers Baduta. Bantuan diserahkan oleh Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat kepada Kepala Desa Galumpang pada tanggal 01 April 2022 di Posko Induk Penanggulangan Bencana Desa Galumpang Kecamatan Dakopamean Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Masyarakat korban banjir bandang sebagai penerima manfaat telah menerima bantuan dari Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Palu melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat.
Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dalam Menghadapi Persalinan: Anxiety Levels of Third Trimester of Pregnant in Facing Childbirth Nilda Yulita Siregar; Cici Fitrayanti Kias; Nurfatimah Nurfatimah; Fransisca Noya; Lisda Widianti Longgupa; Christina Entoh; Kadar Ramadhan
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v3i1.131

Abstract

Introduction: Fear and anxiety during pregnancy and childbirth can cause problems such as preterm labor and low birth weight. Purpose: The purpose of this study was to determine the level of anxiety of third-trimester pregnant women in dealing with labor. Methods: This type of research is a descriptive study and analyzed with frequency distribution. The population was all pregnant women in the third trimester who were in the working area of ​​the Mapane Community Health Center with a total of 37 people. The sampling technique used total sampling. The results showed that only 8.1% of pregnant women experienced mild anxiety, while 91.9% did not experience anxiety. pregnant women who experience mild anxiety are 20% in the risk age group, 20% with diploma education, 11.5% in mothers who do not work, 60% in primigravidas, and 15.8% in mothers who do not get support from their husbands. Anxiety occurs mostly in primigravida because it is the first experience of pregnancy. It suggested for village midwives providing information about pregnancy and childbirth, especially for primigravida mothers, and involving their husbands in posyandu activities for pregnant women.
Determinan Keikutsertaan Wanita Usia Subur dalam Pemeriksaan IVA di Kabupaten Poso Lisda Widianti Longgupa
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 1 No. 3 (2019)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v1i3.258

Abstract

Cervical cancer is a preventable disease, but in fact, women are often found at advanced disease because they do not undergo screening. The purpose of this study was to analyze the relationship between socio-demographic factors, cost, knowledge, and attitude with women’s participation in VIA test. The design of this study was cross-sectional. The samples were taken from women who received counseling about cervical cancer during 2016 at districts Health Center by using proportional random sampling. Overall respondents were 198 women. The data were processed and analyzed by using Chi-Square, eta correlation, phi correlation, and multiple logistic regression. Bivariable analysis showed that age (p-value <0.001), education (p-value <0.001), employment (p-value = 0.008), income (p-value = 0.036), marital status (p-value = 0.010), distance (p-value = 0.008), cost (p-value <0.001, knowledge (p-value <0.001), and attitude (p <0.001) were significantly related with women’s participation in VIA test. Multivariable analysis showed that marital status, knowledge and attitude were significantly related with women’s participation in VIA test. Attitude was variable with the largest value of prevalence rate, it was 20,4 and p value<0,001. The conclusions that can be taken in this study includes socio-demographic factors were associated with women’s participation in VIA test, except parity; the cost has weak relationship with women's participation in VIA test; knowledge has fairly strong relationship with women's participation in VIA test; attitude has fairly strong relationship with women's participation in VIA test and attitude is the most dominant factor related with women's participation in VIA test
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd Farid Lewa Africe Naromba Agusrianto Alya, Nurul Aminudin Aminudin Amiruddin, Ainun Amsal Anakoda, Priska Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arsyad, Syahra Aulia Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Cici Fitrayanti Kias Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Deviana Laurenzy Tadale Deviana Laurenzy Tadale Dewi Nurviana Suharto Diah Ayu Hartini Dian Novita Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Firaningsih Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Eliska Abdul Salam Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Febti Kuswanti Firaningsih, Dwi Firdaus Hi Jahja Kunoli Fransisca Noya Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman I Wayan Supetran Indro Subagyo Irsanty Collein Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Khaerunnisa Laondo Khuzaifah Khuzaifah Khuzaifah Khuzaifah, Khuzaifah Kias, Cici Fitrayanti Kuswanti, Febty Lailatul K., Marlina Fitriyah Lailatul, Marlina Fitriya Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisa Fiarsi Lisnawati Makasaru, Puput Wahyuni Mardani Mangun Marlina Fitriya Lailatul K Marlina Fitriya Lailatul K Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Muhammad Rivai Muliani Muliani Muliani, Muliani Nadia, Fauziyah Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nining Supriyani Maliusi Nining Supriyani Maliusi Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurmiaty, Nurmiaty Nurul Rahma, Nurul Olkamien J. Longulo Orizza Varian Indah Pangaribuan, Helena Pertiwi Labusa Pratiwi, Sulfa Indah Priska Anakoda Priska Anakoda Putri Mulia Sakti Rahmawati Rahmawati Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rosdiana Rosdiana Rusneni Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siregar, Nilda Yulita Siti Hadijah Batjo Sitorus, Sonny Bernike Magdalena Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sulfa Indah Pratiwi Sumiaty Sumiaty Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wijianto Yafet Edimon Maradindo Yasmin H Yasmin H Yuda, Silfana Zainul Zaitun Zaitun Zakiah Radjulaeni Zulfajriani Zulfajriani Zulfitriani Zulfitriani Zulfitriani Zulfitriani