Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Pemberian ASI Eksklusif : Knowledge and Attitudes about Exclusive Breastfeeding among Pregnant Fransisca Noya; Nining Supriyani Maliusi; Nurfatimah Nurfatimah; Lisda Widianti Longgupa; Christina Entoh
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v3i2.387

Abstract

Introduction: Providing exclusive breastfeeding for the first six months old has many advantages both for baby and mother. Lack of mother knowledge concerning exclusive breastfeeding can affect the mother's attitude towards exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding coverage in Tegalrejo Village in 2016 was 69%. It decreased in 2017 to 52%, then decreased again in 2018 to 44%. Exclusive breastfeeding coverage in Tegalrego Village has not fulfilled the Poso Regency Government standard which is 50%. This study aims to describe the knowledge and attitudes of pregnant women about exclusive breastfeeding. Methods: This research used descriptive quantitative method. The study population were all pregnant women who live in Tegalrejo Village totaling 33 mothers. The sample was taken using total sample technique. Results: from 33 respondents there were 20 respondents with good knowledge, and 28 respondents with positive attitude. Conclusion: It can be concluded that mainly respondents have a good knowledge and positive attitude towards exclusive breastfeeding
Perilaku Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil Nurfatimah Nurfatimah; Priska Anakoda; Kadar Ramadhan; Christina Entoh; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Lisda Widianti Longgupa
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i2.475

Abstract

Pencegahan stunting mulai dari awal kehamilan harus dilakukan agar dapat menurunkan kejadian stunting pada anak. Kejadian stunting dapat terjadi pada masa kehamilan dikarenakan asupan gizi yang kurang saat hamil, pola makan yang tidak sesuai, serta kualitas makanan yang rendah sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku ibu hamil dalam mencegah stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mapane. Desain Penelitian ini cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester II yang ada di wilayah kerja Puskesmas Mapane, berjumlah 49 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 53.1% responden yang memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan stunting. Hasil uji bivariat menunjukan umur >35 tahun (p=0,026), pendidikan perguruan tinggi (p<0,001), ibu bekerja (p<0,001), dan Multigravida (p=0,036) berhubungan dengan perilaku baik dalam pencegahan . Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku ibu hamil yang baik dalam pencegahan stunting berada pada usia >35 tahun, pada tingkat pendidikan perguruan tinggi, pada ibu yang bekerja dan multigravida.
Apakah Pengetahuan dan Dukungan Suami Memengaruhi Rendahnya Penggunaan Metode Kontrasepsi IUD pada Akseptor KB? Christina Entoh; Zulfitriani Zulfitriani; Lisda Widianti Longgupa; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Nurfatimah Nurfatimah; Kadar Ramadhan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i2.476

Abstract

Intrauterine device (IUD) merupakan alat kontrasepsi Metode Kontrasepsi jangka Panjang (MKJP) yang memiliki efektifitas tinggi dalam mencegah kehamilan, tetapi penggunaan IUD di wilayah puskesmas Mapane hanya 2,3% saja. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di kelurahan Mapane. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah akseptor KB di Kelurahan Mapane yang berjumlah 336 orang. 77 responden terpilih menggunakan purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi IUD, pengetahuan, paritas, dukungan suami, dan informasi tenaga kesehatan. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariate menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pengetahuan kurang 52,0%, primipara 35,1%, suami yang tidak mendukung 49,0% dan yang tidak mendapat informasi tenaga kesehatan 44,3%. Uji chi-square menunjukan pengetahuan yang baik (p=0,003), dan dukungan suami (p=0,015) berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi IUD. Kesimpulan rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di Kelurahan Mapane dipengaruhi oleh pengetahuan kurang, dan tidak mendapat dukungan suami.
Efektivitas Penerapan Metode Ular Tangga terhadap Pengetahuan dan Keaktifan Mengikuti Kelas Ibu Hamil Lisda Widianti Longgupa; Nurfatimah Nurfatimah
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.758 KB) | DOI: 10.26630/jk.v11i1.1842

Abstract

The effort to reduce maternity and child mortality is through the implementation of maternity classes. However, pregnant women who take maternity classes in Indonesia are still low because pregnant class participants feel bored with the method used. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the application of the snake ladder method to the knowledge and activeness of taking classes in pregnant women in the Poso City Health Center. This research was carried out for 3 months. The population in this study were all trimester II and III pregnant women who examined their pregnancies. The research sample consisted of 79 people who were divided into 3 Puskesmas in the Poso City Region. The results obtained showed that the snake and ladder method lectures each showed a value of p-vaue<0,001 which means that there were differences in the mean of knowledge and activeness before and after using the snake and ladder method for pregnant women. It can be concluded that there is an increase in knowledge about pregnancy and the activeness of mothers in attending classes of pregnant women.
Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Nurfatimah Nurfatimah; Pertiwi Labusa; Fransisca Noya; Lisda Widianti Longgupa; Christina Entoh; Nilda Yulita Siregar; Kadar Ramadhan; Hastuti Usman
Jurnal Sehat Mandiri Vol 17 No 1 (2022): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 17, No.1 Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v17i1.585

Abstract

The coverage of exclusive breastfeeding at Puskesmas Tokorondo from 2018-2019 decreased from 50.8% to 28%. Lack of knowledge and intensive promotion of formula milk is one of the causes to low exclusive breastfeeding. The aim of this study was to discover the relationship between socio-economic factors and the level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding at the Puskesmas Tokorondo. This study using an analytical method with a cross-sectional approach. The number of population were 46 people that is mothers who have toddlers aged 6-12 months in the working area of Puskesmas Tokorondo. The sample in this study was 36 people, using consecutive sampling technique. Research shows that more exclusive breastfeeding is found on the low-educated mothers (60%), unemployed mothers (23.5%), high-income (50%), and well-informed (100%). There is a correlation between the knowledge level and exclusive breast-feeding (p= 0.001) while education (p= 0.217), work (p=1,000), and income (p= 0.436) has no relation to exclusive breast-feeding. It is hoped that health workers can be a source of information to the importance of exclusive breastfeeding for infant aged up to 6 months and after 6 months old. After six months, continued with the complementary feeding as well as continuing the breastfeed until the aged of 2 years, along with the support of the husband and particularly the family as an effort to increase the scope of exclusive breastfeeding.
Penyuluhan Vaksinasi Covid-19 di Desa Malitu: Penyuluhan Vaksinasi Covid-19 di Desa Malitu Priska Anakoda; Dwi Firaningsih; Deviana Laurenzy Tadale; Eliska Abdul Salam; Africe Naromba; Christina Entoh; Lisda Widianti Longgupa; Yafet Edimon Maradindo; Kadar Ramadhan
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.532 KB) | DOI: 10.53770/amjpm.v1i1.41

Abstract

The increasing number of Covid-19 cases requires the government to accelerate the distribution of vaccines so that vaccination coverage increases. Vaccination aims to provide specific immunity against a certain disease so that if one day contracted the disease, it will not get sick or only experience mild illness. The purpose of this activity is to provide education about the Covid-19 vaccination. This activity was carried out in Hamlet 1 RT 1 Malitu Village on March 25, 2021. The target of this activity is 10 people in Hamlet 1 RT 1 Malitu Village. The method of this activity is to distribute leaflets to participants and then conduct counseling. Evaluation of this activity is by giving a pre-posttest. The results of the activity showed that there was an increase in public knowledge after counseling. We advise the public to always apply health protocols, maintain health, and body immunity through the food they eat to avoid Covid-19. Kasus Covid-19 yang terus meningkat mengharuskan pemerintah mepercepat distribusi vaksin agar cakupan vaksinasi meningkat. Vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga bila suatu saat terjangkit penyakit tersebut maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun 1 RT 1 Desa Malitu pada tanggal 25 Maret 2021. Sasaran kegiatan ini adalah 10 orang masyarakat yang ada di Dusun 1 RT 1 Desa Malitu. Metode kegiatan ini adalah membagikan leaflet kepada peserta kemudian melakukan penyuluhan. Evaluasi kegiatan ini adalah dengan pemberian pre-posttest. Hasil kegitan diperoleh ada peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukan penyuluhan. Kami menyarankan masyarkat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, menjaga kesehatan, dan imunitas tubuh lewat makan yang dikonsumsinya untuk terhindar dari Covid-19.
SKRINING PENYIMPANGAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK UMUR 36-72 BULAN MENGGUNAKAN KUESIONER MASALAH PERILAKU EMOSIONAL Fransisca Noya; Lisda Widianti Longgupa; Sony Bernike Magdalena Sitorus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.638 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9493

Abstract

Abstrak: Masalah emosi dan perilaku yang terjadi pada anak dan remaja merupakan masalah yang cukup serius dan tidak bisa dianggap remeh karena dapat berdampak pada perkembangannya. Tujuan dilaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk:mengetahui penyimpangan perilaku emosional anak usia 36-72 bulan menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional di Desa Pantangolemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah ibu yang memiliki anak umur 36-72 bulan di Desa Pantangolemba sebanyak 14 orang. Evaluasi kegiatan ini dari hasil pengisian KMPE. Metode pengabdian yang akan dilakukan yaitu melaksanakan Skrining masalah mental emosional anak usia 36-72 bulan menggunakan KMPE, yang diawali dengan pemberian materi tentang Skrining masalah mental emosional menggunakan KMPE, dan memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya. Tahap selanjutnya melakukan Skrining masalah penimpangan perilaku emosional anak. Selanjutnya melakukan interpretasi skor KMPE yakni normal (tidak ada jawaban ya), kemungkinan penyimpangan (ada 1 jawaban ya) dan abnormal (jawaban ya ≥ 2). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berdasarkan interpretasi hasil KMPE jumlah masalah mental emosional terbanyak normal (92,9%) dan berdasarkan jenis kelamin pada laki-laki terdapat masalah mental emosional kemungkinan penyimpangan (20%) dan pada perempuan semuanya normal (100%).Abstract; Emotional and behavioral problems that occur in children and adolescents are quite serious problems and cannot be underestimated because they can have an impact on their development. The purpose of implementing Community Service (PkM) is to: identify deviations in the emotional behavior of children aged 36-72 months using the Emotional Behavior Problem Questionnaire in Pantangolemba Village, Poso Pesisir Selatan District. The service method that will be carried out is to carry out Skrining for mental emotional problems for children aged 36 -72 months using KMPE, which begins with providing material on Skrining for emotional mental problems using KMPE, and giving mothers the opportunity to ask questions. The next stage is to screen children's emotional behavior deviance problems. Partners in this community service are mothers who have children aged 36-72 months in Pantangolemba Village as many as 14 people. Evaluation of this activity is based on the results of filling out the KMPE. Next, interpret the KMPE score, namely normal (no yes answer), possible deviation (one yes answer) and abnormal (yes answer 2). The results of this community service activity are based on the interpretation of the results of the KMPE the the most normal emotional mental problems (92.9%) and based on gender in men there are emotional mental problems with the possibility of deviation (20%) and in women everything is normal (100%).
Pendampingan Ibu dalam Stimulasi Perkembangan Motorik Anak pada Usia Toddler Nurfatimah Nurfatimah; Lisda Widianti Longgupa; Kadar Ramadhan
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.832 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.1206

Abstract

Toddler is a decisive period for the growth and development of the next stage. One of the problems at partner locations is that there are still many mothers who do not know how important it is to assess their child's development which lead to unstimulation of their children and developmental delays. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of mothers under five about motor development stimulation and can do it independently at home. This activity was carried out in Dewua village, Poso Pesisir Selatan District. The participants of this activity were 14 mothers with children aged 12-36 months and 5 posyandu cadres. The method of implementing this activity is in the form of demonstrations on how to assess children's development, role playing in providing stimulation, discussion and mentoring. The results of this activity showed that there were 35.7% of children with dubious development becomes no doubtful development after one month of mentoring. it is important for mothers to monitor the growth and development of children through appropriate stimulation according to the stages of child development. ABSTRAK Usia toddler merupakan masa penentu untuk pertumbuhan dan perkembangan tahap selanjutnya. Salah satu permasalahan di lokasi mitra yaitu masih banyak ibu yang tidak mengetahui seberapa pentingnya menilai perkembangan anak dan pada akhirnya anaknya tidak distimulasi dan terjadi keterlambatan dalam perkembangan anaknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stimulasi perkembangan motorik dan dapat bisa melakukannya secara mandiri di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Peserta kegiatan ini adalah 14 orang ibu yang memiliki anak 12-36 bulan dan 5 orang kader posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa demonstrasi cara menilai perkebangan anak, bermain peran dlam memberikan stimulasi, diskusi dan pendampingan. Hasil kegiatan ini menunjukan terdapat 35,7% anak dengan perkembangan meragukan, setelah dilakukan pendampingan selama sebulan sudah tidak terdapat perkembangan anak yang meragukan. Penting bagi ibu melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak melalui stimulasi yang sesuai dengan tahapan perkembangan usia anak.
Enhancing Adolescent Girls' Knowledge about Anemia through Instagram: A Pre-Experimental Study Zulfajriani Zulfajriani; Nurfatimah Nurfatimah; Christina Entoh; Lisda Widianti Longgupa; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Nilda Yulita Siregar; Kadar Ramadhan
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v5i2.2422

Abstract

Introduction: The prevalence of anemia among adolescent girls in Indonesia reaches 32%, necessitating effective measures to improve their knowledge about anemia. The use of Instagram, a social media platform, can be one strategy to provide relevant and important information about anemia. Purpose: To determine the influence of using Instagram as a social media platform on the knowledge of adolescent girls about anemia. Methods: This study employed a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test. A sample of 63 respondents was selected using simple random sampling. The data were analyzed using Paired T-Test and ANOVA. The educational media used on Instagram consisted of short videos and posters. Results: The results of the study revealed that the mean knowledge score of the students before the intervention was 42.4 with a standard deviation of 12.5, while the mean knowledge score after the intervention was 60.1 with a standard deviation of 16.8. There was a significant increase in knowledge by 17.7 points, with a p-value of <0.001, indicating the influence of education through Instagram on the improvement of students' knowledge about anemia. Conclusion: The active use of Instagram as a social media platform plays a crucial role in enhancing the knowledge of adolescent girls about anemia. In the context of health education, Instagram proves to be an effective medium for delivering information to a broader target audience.
Pelatihan Pijat Oksitosin pada Keluarga Ibu Hamil Khaerunnisa Laondo; Deviana Laurenzy Tadale; Christina Entoh; Lisda Widianti Longgupa
Jurnal Pengabdian Bidan Nasuha Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpbn.v2i1.311

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan Indonesia Tahun 2018 menunjukkan cakupan bayi mendapatkan ASI ekslusif sebesar 65,16% lebih tinggi dibandingkan cakupan ASI ekslusif tahun 2017 sebesar. ASI tidak cukup atau sedikitnya produksi, disebabkan pengaruh hormon oksitosin yang kurang bekerja. Pijat oksitosin dapat menjadi tindakan alternatif yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin dan juga prolaktin. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih anggota keluarga ibu balita melakukan pijat oksitosin. Metode yang digunakan adalah pelatihan pijit oksitosin kepada seorang anggota keluarga ibu hamil. Kegiatan ini dilakukan di Desa Malitu Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah anggota keluarga ibu dapat melakukan pijit oksitosin. Diharapkan keterampilan melakukan pijit ini diajarkan pada anggota keluarga yang memiliki ibu hamil, termasuk suami.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd Farid Lewa Africe Naromba Agusrianto Alya, Nurul Aminudin Aminudin Amiruddin, Ainun Amsal Anakoda, Priska Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arsyad, Syahra Aulia Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Cici Fitrayanti Kias Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Deviana Laurenzy Tadale Deviana Laurenzy Tadale Dewi Nurviana Suharto Diah Ayu Hartini Dian Novita Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Firaningsih Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Eliska Abdul Salam Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Febti Kuswanti Firaningsih, Dwi Firdaus Hi Jahja Kunoli Fransisca Noya Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman I Wayan Supetran Indro Subagyo Irsanty Collein Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Khaerunnisa Laondo Khuzaifah Khuzaifah Khuzaifah Khuzaifah, Khuzaifah Kias, Cici Fitrayanti Kuswanti, Febty Lailatul K., Marlina Fitriyah Lailatul, Marlina Fitriya Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisa Fiarsi Lisnawati Makasaru, Puput Wahyuni Mardani Mangun Marlina Fitriya Lailatul K Marlina Fitriya Lailatul K Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Muhammad Rivai Muliani Muliani Muliani, Muliani Nadia, Fauziyah Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nining Supriyani Maliusi Nining Supriyani Maliusi Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurmiaty, Nurmiaty Nurul Rahma, Nurul Olkamien J. Longulo Orizza Varian Indah Pangaribuan, Helena Pertiwi Labusa Pratiwi, Sulfa Indah Priska Anakoda Priska Anakoda Putri Mulia Sakti Rahmawati Rahmawati Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rosdiana Rosdiana Rusneni Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siregar, Nilda Yulita Siti Hadijah Batjo Sitorus, Sonny Bernike Magdalena Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sulfa Indah Pratiwi Sumiaty Sumiaty Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wijianto Yafet Edimon Maradindo Yasmin H Yasmin H Yuda, Silfana Zainul Zaitun Zaitun Zakiah Radjulaeni Zulfajriani Zulfajriani Zulfitriani Zulfitriani Zulfitriani Zulfitriani