Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RT.10 KELURAHAN POJOK, KOTA KEDIRI Arif Nurma Etika; Yeni Frilia Sabbok; Ferlina Jaizah Agustin; Delja Ayuk Rasidi; Erik Irham Lutfi; Mujtahid Bin Abd Kadir; Wiwin Sulistyawati; indah Jayani; Yeni Lufiana Novita Agnes
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i1.2168

Abstract

Menghadapi peningkatan angka positif kasus COVID-19 di Indonesia mendorong pentingnya untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. Kita perlu mengetahui bagaimana penularan serta cara pencegahan COVID-19 agar tidak semakin meluas virus ini. Kelurahan Pojok RT.10 merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kebersihan yang cukup rendah, masyarakatnya yang kurang produktif serta kurangnya kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker. Pada bulan september 2021 ditemukannya 1 orang anak yang terinfeksi COVID-19 dengan kondisi sedang dan melakukan isolasi mandisi dirumah. Hal inilah yang menjadikan RT.10 rentan terhadap penyebaran COVID-19 sehingga mendorong mahasiswa universitas kadiri untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Pojok RT.10. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai salah satu upaya pencegahan COVID-19. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah dengan melakukan sosialisasi sebagai bentuk pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sejumlah 12 orang dewasa, 4 remaja, 6 anak – anak. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang pola hidup bersih dan sehat dari 13,63% menjadi 86,36%. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan tersebut untuk pencegahan COVID-19 dan mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi – tingginya.
PELATIHAN TANGGAP DARURAT PADA FORUM RELAWAN PALANG MERAH REMAJA KOTA KEDIRI Erik irham Lutfi; Idola Perdana Sulistyoning Suharto; Hengky Irawan; Didik Susetiyanto Atmojo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i2.984

Abstract

ABSTRACTThe activity of self-development in the effort to deal with disaster situations and in need of help is a must for every member of the PMR. One of them is a joint training activity on emergency response management. The joint training activities carried out by the Kediri City PMR member forum in collaboration with the volunteers of the Kediri City PMI were held in December 2019 at Akper Dharma Husada Kediri with 44 PMR students and 5 PMI volunteers. Training activities include introduction of victim assessments to evacuation of victims to the nearest health care center. The training activities use the case solving method with evaluation in the form of practicum and written evaluation of the activities that have been carried out. Based on the evaluation of all training participants can work on problems related to the case, so it can be concluded that the training has had an impact on both the cognitive and psychomotor training participants. It is hoped that all participants who are members of the Red Cross youth volunteer forum in the city of Kediri can provide assistance if in the future find the same case in an effort to provide assistance to victims in need.Keywords: joint training, forum PMR Kediri City ABSTRAKKegiiatan pengembangan diri dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi situasi bencana maupun yang membutuhkan pertolongan merupakan suatu keharusan bagi setiap anggota PMR. Salah satunya adalah kegiatan latihan bersama tentang penatalaksanaan tanggap darurat. Kegiatan latihan bersama yang dilaksanakan oleh forum anggota PMR kota kediri bekerjasama dengan relawan PMI kota kediri dilaksanakan pada bulan desember 2019 di Akper Dharma Husada Kediri dengan jumlah peserta 44 siswa PMR dan 5 orang relawan PMI. Kegiatan pelatihan berupa pengenalan assesmen korban sampai evakuasi korban ke tempat pusat pelayanan kesehatan terdekat. Kegiatan pelatihan menggunakan metode pemecahan kasus dengan evaluasi berupa praktikum dan evalusi tertulis tentang kegiatan yang sudah dilakukan. Berdasarkan evaluasi seluruh peserta pelatihan bisa mengerjakan soal terkait dengan kasus, sehingga dapat disimpulkan pelatihan telah memberikan dampak baik kognitif maupun psikomotor peserta pelatihan. Hal ini di harapkan semoga semua peserta yang tergabung dalam forum relawan palang merah remaja kota kediri dapat memberikan pertolongan apabila dikemudia hari menemukan kasus yang sama dalam upaya pemberian pertolongan pada korban yang membutuhkan.Kata kunci: latihan bersama, forum PMR Kota Kediri
HUBUNGAN ANTARA KONTAK PUPUK UREA DENGAN DERMATITIS PADA PETANI DI DESA SEKARAN KABUPATEN TUBAN TAHUN 2017 Susmiati Susmiati; Darwadi Darwadi; Erik Irham Lutfi
Nursing Sciences Journal Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v1i1.85

Abstract

Dermatitis kontak akibat kerja merupakan salah satu kelainan kulit yang ditemukan. Petani memiliki insiden tertinggi akan terjadinya dermatitis kontak akibat kerja. Hal ini dikarenakan pekerjaan petani yang berhubungan dengan zat kimia seperti pupuk urea. Berdasarkan hasil survey awal pada petani 10 petani 6(60%) mengalami gatal-gatal pada tangan 4(40%) mengalami perih atau panas di tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kontak pupuk urea dengan dermatitis di Desa Sekaran Kabupaten Tuban tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian analitik Korelasional dengan pendekatan  cross sectional. Populasinya seluruh petani yang ada di Desa Sekaran Kabupaten Tuban tahun 2017, besar sampel 59 responden. Penelitian ini menggunakan total sampling. Pengukuran kontak pupuk Urea dilakukan dengan menggunakan kuisioner sedangkan pengukuran dermatitis dilakukan dengan menggunakan observasi. Uji statistik yang digunakan yaitu Spearman rank. Hasil penelitian ini responden dengan kontak pupuk urea berat 24 responden (40,7%), mengalami dermatitis derajat 2 28 responden (47,5%) dengan coefficient correlation = 0,770 dengan arah hubungan positif (+) dan nilai kekuatan hubungan kuat. Tingkat signifikan α 0,05, ρ= 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti ada ada hubungan antara kontak pupuk urea dengan dermatitis pada petani di Desa Sekaran Kabupaten Tuban tahun 2017. Diharapkan bagi petani saat memupuk tanaman menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) agar tidak kontak secara langsung dengan zat kimia.
Edukasi Bantuan Hidup Dasar Pada Masyarakat Awam di Kota Kediri erik irham lutfi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.4402

Abstract

Bantuan Hidup Dasar merupakan tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas,mambantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu.Tujuannya adalah untuk memperoleh oksigenisasi darurat secara efektif ada organ vitalseperti otak dan jantung melalui ventilasi buatan dan sirkulasi buatan sampai paru danjantung dapat memenuhi kebutuhan oksigen tubuhnya sendiri secara normal. Agarmasyarakat semakin mandiri dalam bidang kesehatan khususnya dalam menghadapikegawatdaruratan dan bencana, maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan kemampuannyamelalui suatu bentuk pelatihan berupa pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi MasayrakatAwam agar dapat diperoleh sumber daya manusia yang profesional dan terampil sehinggamasyarakat dapat mengenall serta melakukan tindakan pertolongan bagi korban bencana,sakit maupun kecelakaan melalui pemberian Bantuan Hidup Dasar dengan baik dan benar.Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut tentunya diperlukan suatu pelatihan bantuan hidupdasar bagi masyarakat awam yang terstandarisasi dan bermutu.
PELATIHAN TANGGAP DARURAT PADA FORUM RELAWAN PALANG MERAH REMAJA KOTA KEDIRI Erik irham Lutfi; Idola Perdana Sulistyoning Suharto; Hengky Irawan; Didik Susetiyanto Atmojo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i2.984

Abstract

ABSTRACTThe activity of self-development in the effort to deal with disaster situations and in need of help is a must for every member of the PMR. One of them is a joint training activity on emergency response management. The joint training activities carried out by the Kediri City PMR member forum in collaboration with the volunteers of the Kediri City PMI were held in December 2019 at Akper Dharma Husada Kediri with 44 PMR students and 5 PMI volunteers. Training activities include introduction of victim assessments to evacuation of victims to the nearest health care center. The training activities use the case solving method with evaluation in the form of practicum and written evaluation of the activities that have been carried out. Based on the evaluation of all training participants can work on problems related to the case, so it can be concluded that the training has had an impact on both the cognitive and psychomotor training participants. It is hoped that all participants who are members of the Red Cross youth volunteer forum in the city of Kediri can provide assistance if in the future find the same case in an effort to provide assistance to victims in need.Keywords: joint training, forum PMR Kediri City ABSTRAKKegiiatan pengembangan diri dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi situasi bencana maupun yang membutuhkan pertolongan merupakan suatu keharusan bagi setiap anggota PMR. Salah satunya adalah kegiatan latihan bersama tentang penatalaksanaan tanggap darurat. Kegiatan latihan bersama yang dilaksanakan oleh forum anggota PMR kota kediri bekerjasama dengan relawan PMI kota kediri dilaksanakan pada bulan desember 2019 di Akper Dharma Husada Kediri dengan jumlah peserta 44 siswa PMR dan 5 orang relawan PMI. Kegiatan pelatihan berupa pengenalan assesmen korban sampai evakuasi korban ke tempat pusat pelayanan kesehatan terdekat. Kegiatan pelatihan menggunakan metode pemecahan kasus dengan evaluasi berupa praktikum dan evalusi tertulis tentang kegiatan yang sudah dilakukan. Berdasarkan evaluasi seluruh peserta pelatihan bisa mengerjakan soal terkait dengan kasus, sehingga dapat disimpulkan pelatihan telah memberikan dampak baik kognitif maupun psikomotor peserta pelatihan. Hal ini di harapkan semoga semua peserta yang tergabung dalam forum relawan palang merah remaja kota kediri dapat memberikan pertolongan apabila dikemudia hari menemukan kasus yang sama dalam upaya pemberian pertolongan pada korban yang membutuhkan.Kata kunci: latihan bersama, forum PMR Kota Kediri
PEMBERIAN PELATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN BRISK WALKING EXERCISE PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN BUJEL WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI eva dwi ramayanti; Erik Irham Lutfi; Indah Jayani; Yeni Lufiana Novita Agnes; Susmiati Susmiati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1780

Abstract

ABSTRACTThe elderly are individuals who are in the stage of late adulthood. The elderly have health problems, one of which is hypertension. Hypertension is a state of systolic pressure of more than 140 mmHg and a diastolic pressure of more than 90 mmHg. There are still many elderly who do not know the complementary treatment of hypertension. Brisk Walking Exercise training is a brisk walk that can help the elderly with hypertension to control blood pressure in a stable state. Implementation of Service by providing training in the form of Brisk Walking Exercise (BWE) using education and demonstration methods. From the implementation of the results, it was found that residents who took part in this training experienced an increase in knowledge related to BWE. Completed education and training are given according to the sessions and stages. Residents who take part in the training can do BWE according to what is taught. The results obtained after training more residents become skilled in practicing BWE. From the implementation of this activity, residents received education and training about BWE so that they were able to apply it daily as a preventive and rehabilitative action in handling clients with a history of hypertension in the community.Keywords: Keywords: Brisk Walking Exercise Training, Hypertension, ElderlyABSTRAKLansia merupakan individu yang berada dalam tahapan usia dewasa akhir. Lansia memiliki masalah kesehatan salah satunya yaitu penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan keadaan tekanan sistolik lebih dari 140mmHg dan distolik lebih dari 90 mmHg. Masih banyak lansia yang belum mengetahui penanganan komplementer dari hipertensi. Pelatihan Brisk Walking Exercise merupakan berjalan kaki dengan cepat yang dapat membantu lansia dengan hipertensi untuk mengontrol tekanan darah tetap dalam keadaan stabil. Pelaksanaan Pengabdian dengan memberikan pelatihan berupa Brisk Walking Exercise (BWE) dengan menggunakan metode edukasi dan demontasi. Dari pelaksanaan hasil didapatkan warga yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningktan pengetahuan terkait BWE. Edukasi dan pelatihan selesai diberikan sesuai dengans sesi dan tahapanya. Warga yang mengikuti pelatihan bisa melakukan BWE sesuai yang diajarkan. Didapatkan hasil setelah pelatihan lebih warga menjadi terampil mempraktekan BWE. Dari pelaksanaan kegiatan ini warga mendapat edukasi dan pelatihan  tentang BWE sehingga mampu menerapkana sehari-hari sebagai upaa tindakan preventif dan rehabilitatif dalam penanganan klien dengan riwayat Hipertensi dikomunitas.Kata Kunci: Kata Kunci: Pelatihan Brisk Walking Exercise, Hipertensi, Lansia
PELATIHAN PENTINGNYA PARENTING STYLE SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER ANAK idola perdana sulistyoning suharto; Endang Mei Yunalia; Satria Eureka Nurseskasatmata; Erik Irham Lutfi; Martianawati martianawati; Novia Ulfa; Fernando Fernando; Edwin Putra Setya Indiarto
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i1.2142

Abstract

Children are the next generation of families and assets of the nation that must be prepared from an early age so that they become quality successors and have good character. Children's character is a container for various psychological characteristics that can guide children to adapt to various environmental conditions they face. The purpose of this activity is to increase parents' knowledge about Parenting Style as an Effort to Build Children's Character. The method used in this community service is Community Education (Counseling) through the Zoom Meeting media. Based on the results of the Wilcoxon Signed Rank test, it can be seen that the significance value (p value) is 0.00. The significance value is greater than α (0.05) so it can be interpreted that there is a significant difference in the knowledge of parents before and after counseling. Based on the results of this community service, it can be concluded that counseling to the community can increase parents' knowledge about Parenting Style as an Effort to Build Children's Character. Parents' knowledge about parenting needs to be improved, because knowledge about parenting will determine the type of parenting that will be given by parents to their children. So that the child will have a good character and in accordance with the norms of society
SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RT.10 KELURAHAN POJOK, KOTA KEDIRI Arif Nurma Etika; Yeni Frilia Sabbok; Ferlina Jaizah Agustin; Delja Ayuk Rasidi; Erik Irham Lutfi; Mujtahid Bin Abd Kadir; Wiwin Sulistyawati; indah Jayani; Yeni Lufiana Novita Agnes
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i1.2168

Abstract

Menghadapi peningkatan angka positif kasus COVID-19 di Indonesia mendorong pentingnya untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. Kita perlu mengetahui bagaimana penularan serta cara pencegahan COVID-19 agar tidak semakin meluas virus ini. Kelurahan Pojok RT.10 merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kebersihan yang cukup rendah, masyarakatnya yang kurang produktif serta kurangnya kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker. Pada bulan september 2021 ditemukannya 1 orang anak yang terinfeksi COVID-19 dengan kondisi sedang dan melakukan isolasi mandisi dirumah. Hal inilah yang menjadikan RT.10 rentan terhadap penyebaran COVID-19 sehingga mendorong mahasiswa universitas kadiri untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Pojok RT.10. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai salah satu upaya pencegahan COVID-19. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah dengan melakukan sosialisasi sebagai bentuk pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sejumlah 12 orang dewasa, 4 remaja, 6 anak – anak. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang pola hidup bersih dan sehat dari 13,63% menjadi 86,36%. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan tersebut untuk pencegahan COVID-19 dan mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi – tingginya.
PENERAPAN TERAPI AUTOGENIK DAN PIJAT REFLEKSI KAKI DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN BUJEL KOTA KEDIRI Eva Dwi Ramayanti; Erik Irham Lutfi; Susmiati Susmiati; Siswi Wulandari
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2403

Abstract

Lansia merupakan individu yang berada dalam tahapan usia dewasa akhir. masalah kesehatan yang sering di temui adalah penyakit hipertensi. Masih banyak lansia yang belum mengetahui penanganan komplementer dari hipertensi. Terapi pijat refleksi kaki dan terapi autogenik merupakan terapi yang dilakukan dengan memberikan pijatan memberikan relaksasi pada tubuh yang pada akhirnya bisa menurunkan tekanan darah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait keterampilan pijat refleksi kaki dan autogenik pada lansia dengan hipertensi di Desa Bujel Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan berupa pijat refleksi kaki dan autogenik dengan menggunakan metode edukasi dan demontasi. Dari pelaksanaan pengabdian ini didapatkan warga yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningktan pengetahuan dan ketrampilan terkait  terapi pijat refleksi kaki dan autogenik. Dari hasil pengabdian didapatkan adanya penurunan tekanan darah. Dari pelaksanaan kegiatan ini warga mendapat edukasi dan pelatihan  tentang pijat refleksi kaki dan autogenik sehingga mampu menerapkana sehari-hari sebagai upaya tindakan preventif dan rehabilitatif dalam penanganan klien dengan riwayat Hipertensi dikomunitas.Kata Kunci: Kata Kunci: Pelatihan pijat refleksi kaki dan autogenik, Hipertensi, Lansia
EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA BOOKLET DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPUREJO KOTA KEDIRI Meirna Eka Fitriasnani; Dhita Kris Prasetyanti; Rahma Kusuma Dewi; Siti Siti Aminah; Erik Irham Lutfi; Fauzia Fauzia Laili; Mayasari Putri Ardela; Nara Lintan Mega Puspita; Huda Huda Rohmawati; Dewi Nur Afifi; Kurnia Kurnia Novitasari; Yeni Puspita Anggraini
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2579

Abstract

ABSTRACTCases of pregnant women who are HIV-AIDS positive have increased from 2017-2020. More than 90% of HIV-infected infants are infected by HIV-positive mothers. Transmission can occur during pregnancy, during delivery and during breastfeeding. This service aims to increase the knowledge of pregnant women about preventing HIV transmission from mother to child. The method used is to provide health promotion to 15 pregnant women. Health promotion was delivered with the theme of preventing HIV transmission from mother to child through booklets. The results of the counseling showed that there was a significant increase in the understanding of pregnant women about preventing HIV transmission from mother to child from 43.5% to 80.25%. Based on these results, it is expected that the knowledge of pregnant women about preventing HIV transmission from mother to child will increase so that it can affect the attitude of pregnant women to the problem and ultimately be able to reduce morbidity and mortality in pregnant women.Keywords: pregnant women, health promotion, prevention of mother-to-child transmission of HIV (PPIA)                                                                                                                                              ABSTRAK  Kasus ibu hamil yang positif HIV-AIDS meningkat dari tahun 2017-2020. Lebih dari 90% bayi terinfeksi HIV tertular dari ibu HIV positif. Penularan tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, saat persalinan dan selama menyusui. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Metode yang digunakan adalah memberikan promosi kesehatan kepada 15 ibu hamil. Promosi kesehatan disampaikan dengan tema pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak melalui media booklet. Hasil penyuluhan menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pemahaman ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak  43,5% menjadi 80,25%. Berdasarkan hasil ini diharapkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak semakin meningkat sehingga dapat mempengaruhi sikap ibu hamil terhadap masalah tersebut dan pada akhirnya mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian pada ibu hamil   Kata kunci: ibu hamil, promosi kesehatan, pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA)