Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Amanda Cafe Arifin, Miftahol; Anwar, Syaiful; Widyastuti, Endang; Hermanto, Bambang
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Edisi Bulan Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jmbi.v9i2.1102

Abstract

Sumber   daya manusia merupakan suatu faktor terpenting sebagai penunjang bagi suatu perusahaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.Tanpa adanya sumber daya manusia, perusahaan tidak dapat menjalankan aktivitas atau pun kegiatan perusahaannya dengan baik. Dengan adanya fasilitas lengkap maupun teknologi canggih serta biaya besar yang digunakan tidak akan ada harganya apabila tidak ada faktor terpenting dalam kehidupan perusahaan yaitu sumber daya manusia untuk memelihara, menjaga dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sarana dan fasilitas yang telah disediakan dengan baik. Budaya organisasi yang kuat meningkatkan konsistensi perilaku. Budaya-budaya yang kuat menekankan para karyawan agar dapat menyesuaikan diri dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam budaya-budaya tersebut, budaya-budaya dengan nilai yang kuat tersebut membatasi ukuran-ukuran nilai dan gaya yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia merupakan hal yang mendasar, sehingga diperlukan suatu strategi untuk pengembangan sumber daya manusia. Tahapan pengembangan sumber daya manusia dimulai dari saat rekruitmen, pengalaman kerja dan mengikut beberapa pelatihan dan pendidikan berjenjang. Budaya organisasi dapat menjadi pembentuk cara kerja serta karakter karyawan agar sesuai dengan tujuan perusahaan demi cara kerja yang lebih efisien dan lebih menguntungkan. Tetapi perlu adanya perubahan budaya organisasi untuk menyesuaikan zaman dan menyesuaikan lingkungan yang juga ikut berkembang. Kegunaan mengikuti lingkungan yang ada adalah agar dapat diterima oleh masyarakat dengan baik.
PENGUATAN NILAI PANCASILA MELALUI KOMIK SEJARAH PANCASILA PADA KELAS TINGGI DI SDN BABALAN SUMENEP Punggeti, Ratna Novita; Arifin, Miftahol
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i1.12144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menguatkan Nilai Pancasila melalui Komik Perumusan Pancasila Pada Kelas Tinggi yakni kelas 6 SDN Babbalan Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang bermaksud guna menguraikan dan menjelaskan suatu kejadian fenomena dengan menggunakan angka prosentase yang menggambarkan karaktersitik subjek yang diteliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket respon siswa dan hasil belajar siswa yang disebarkan sebelum dan sesudah membaca Komik Perumusan Pancasila pada responden. Teknik analisis data didapatkan dari prosentase angket respon siswa dan hasil tes soal yang diberikan kepada siswa guna mengukur tingkat pemahaman siswa tentang proses perumusan Pancasila setelah siswa membaca Komik Perumusan Pancasila. Siswa kelas enam SDN Babbalan yang berjumlah 20 siswa, memberikan respon positif melalui hasil angket yang didapatkan rata – rata keseluruhan aspek sebesar 92% yang artinya siswa memahami dan tahu proses perumusan Pancasila dari Komik Perumusan Pancasila. Dan ketuntasan dalam memahami konsep perumusan Pancasila dari Komik Perumusan Pancasila ini adalah 100% secara keseluruhan. Jadi, dapat disimpulkan bahwasanya Komik Perumusan Pancasila dapat menguatkan nilai Pancasila pada diri siswa.
PEMBERDAYAAN PETANI GULA KELAPA MELALUI INOVASI KEMASAN DAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK LOKAL Arifin, Miftahol; Qisthani, Nabila Noor; Novitasari, Dian; Munang, Aswan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39053

Abstract

Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, memiliki potensi besar dalam produksi gula semut sebagai salah satu produk unggulan daerah. Namun, berbagai permasalahan seperti teknologi produksi yang tradisional, rendahnya kualitas produk, dan kurangnya inovasi kemasan menghambat daya saing produk di pasar lokal dan internasional. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan petani gula kelapa melalui penerapan teknologi modern, penguatan branding, dan inovasi kemasan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan penggunaan mesin pengering dan pengaduk otomatis, desain kemasan yang menarik, serta pendampingan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 40%, pendapatan petani meningkat sebesar 25%, dan 50% produk mitra telah memperoleh sertifikasi PIRT dan halal. Selain itu, strategi branding dan pemasaran digital berhasil membuka akses pasar baru, termasuk peluang ekspor. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis teknologi dan inovasi kemasan dapat meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kesimpulannya, program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan dan direplikasi di daerah lain dengan potensi serupa.
Adaptation of Internet of Things Technology to Measure Energy Consumption Levels to Reduce Ergonomics-Based Work Accidents Berlianty, Intan; Soejanto, Irwan; Titisariwati, Indun; Nursubiyantoro, Eko; Arifin, Miftahol
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 22, No. 2, December 2023
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v22i2.22561

Abstract

This research focuses on applying Internet of Things (IoT) technology to measure energy consumption levels to reduce work accidents based on ergonomics. Work accidents caused by ergonomic factors, such as physical fatigue and discomfort, can be overcome by understanding and managing energy consumption in the work environment. Comparisons made between IoT-based approaches and traditional methods, such as manual observation and periodic evaluation, are often less efficient and unresponsive to changes in the dynamic work environment.The research methodology consists of three main stages. First, design and implement an IoT system involving intelligent sensors to measure energy consumption and ergonomic factors. Second, real-time data collection by analyzing data using artificial intelligence algorithms. Third, performance comparison between IoT-based and traditional methods through field trials and statistical analysis. The research results are expected to provide new insights regarding the effectiveness and efficiency of IoT technology in managing the risk of work accidents based on ergonomics. Future implications of this research include the potential for widespread use of IoT technology in various industrial sectors to improve worker safety and well-being. In addition, this research can pave the way for developing more sophisticated technological solutions tailored to the specific needs of each sector.
Apakah Kepemilikan Saham Apakah Kepemilikan Saham Pemerintah Berdampak terhadap Kinerja Modal Intellectual?; Bukti di Indonesia hafidhah, Hafidhah; Arifin, Miftahol
Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) Vol 8 No 1 (2020): Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) : Juni 2020
Publisher : Unversitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/equilibrium.8.1.42-55

Abstract

Bukti empiris menunjukkan bahwa kinerja modal intelektual (IC) juga ikut menentukan kinerja suatu perusahaan. Semakin tinggi kinerja modal intelektual suatu perusahaan, semakin baik pula kinerja perusahaan tersebut. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk melihat pengaruh kepemilikan pemerintah dalam BUMN serta dampaknya terhadap kinerja IC. Untuk kepentingan penelitian ini, kami melakukan observasi terhadap perusahaan BUMN dan non BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mengujinya dengan pendekatan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan saham oleh pemerintah tidak memiliki dampak terhadap kinerja IC. Kami juga menemukan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, dan likuiditas perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja IC perusahaan. Penelitian ini memiliki kontribusi terhadap pengembangan kajian tentang IC dan pentingnya pengembangan IC di perusahaan.
Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Melalui Pendampingan Pemasaran Digital Produk Gula Semut “Sekar” Arifin, Miftahol; Noor Qisthani, Nabila; Munang, Aswan; Novitasari, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i1.1672

Abstract

Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Banyumas, merupakan sentra produksi gula semut yang selama ini berorientasi ekspor. Namun, tingginya standar mutu buyer internasional menyebabkan sebagian produk sering ditolak atau dikembalikan. Sementara itu, pasar lokal yang memiliki potensi besar belum tergarap optimal. Untuk menjawab tantangan ini, kelompok tani Gendis Asri mulai mengembangkan produk kemasan lokal dengan merek “Sekar,” yang membutuhkan penguatan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar domestik. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui lima tahap utama: (1) analisis kebutuhan UMKM, (2) pelatihan pembuatan konten digital, (3) pengembangan identitas visual dan materi branding “Sekar,” (4) pendampingan pengelolaan media sosial dan strategi pemasaran, serta (5) mentoring implementatif dan evaluasi berbasis before–after. Pendekatan dilakukan secara partisipatif bersama produsen gula semut. Program menghasilkan peningkatan kemampuan UMKM dalam membuat konten promosi, memahami strategi pemasaran digital, dan mengoptimalkan penggunaan platform media sosial. Branding “Sekar” mulai dikenal oleh konsumen lokal melalui peningkatan jangkauan dan interaksi digital. Selain itu, pengetahuan pelaku UMKM mengenai pasar lokal meningkat signifikan. Pendampingan pemasaran digital terbukti efektif memperkuat kapasitas UMKM dalam memasuki pasar domestik serta memberikan alternatif keberlanjutan usaha selain ekspor. Inisiatif ini membuka peluang perluasan pasar bagi produk gula semut lokal dan mendukung kemandirian kelompok tani.
Smart Circular Farming 4.0: IoT-and Solar Cell-Based Integration of Maggot Farming, Laying Hens, Biofloc Aquaculture, and Hydroponics for Village Food Security Mastur, Mastur; Nugroho, Catur; Praharto, YB; Artati, Nuning; Winati, Famila Dwi; Qisthani, Nabila Noor; Arifin, Miftahol
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v6i2.1866

Abstract

Located in a hilly area of Banyumas with high stunting and poverty rates, Windujaya Village faces significant geographical and infrastructural challenges. This community service program implements an integrated farming system based on Appropriate Technology (TTG) and a closed-loop production model. Key innovations include maggot cultivation, biofloc catfish farming, hydroponics, and an IoT-integrated smart chicken coop powered by solar energy. Through training and mentoring, the program successfully improved residents' skills, reduced feed and energy costs, and diversified income sources. The integration of IoT and sustainable farming models proved effective in enhancing food security and fostering adaptive community empowerment in marginalized areas.
Pengukuran Kinerja Gudang Bahan Baku Industri Semen Menggunakan Frazelle Model dan Best–Worst Method Salva, Lailatul; Arifin, Miftahol; Hidayatuloh, Syarif
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1260

Abstract

Gudang bahan baku memiliki peran strategis dalam industri semen karena kinerjanya berpengaruh langsung terhadap kelancaran proses produksi. Berbeda dengan pendekatan evaluasi konvensional yang sering kali parsial, penelitian ini menawarkan kontribusi ilmiah melalui integrasi Frazelle Model untuk pemetaan proses end-to-end dan Best–Worst Method (BWM) untuk menghasilkan pembobotan prioritas yang lebih konsisten dan minim bias. Frazelle Model memetakan kinerja ke dalam lima proses utama (receiving, put-away, storage, order picking, shipping), sedangkan BWM menentukan bobot Key Performance Indicators (KPI). Hasil empiris menunjukkan ketimpangan kinerja yang signifikan antar proses: Order Picking mencatat kinerja tertinggi (skor 0,85), sedangkan Shipping teridentifikasi sebagai proses paling kritis dengan skor terendah (0,62) padahal memiliki bobot kepentingan tertinggi (0,35) dalam struktur prioritas. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas pengiriman adalah bottleneck utama yang sering terabaikan. Secara manajerial, penelitian ini merekomendasikan reorientasi strategi perbaikan yang tidak lagi menyebar rata, melainkan terfokus penuh pada standardisasi metode dan optimalisasi sumber daya di area pengiriman (shipping) untuk dampak peningkatan kinerja yang paling efektif.   Raw material warehouses play a strategic role in the cement industry, directly affecting production continuity and operational efficiency. Unlike conventional evaluations that are often partial, this study contributes to the literature by integrating the Frazelle Model for end-to-end process mapping with the Best–Worst Method (BWM) to ensure consistent and less biased priority weighting. The Frazelle Model structures performance into five main processes (receiving, put-away, storage, order picking, shipping), while BWM determines the relative weights of Key Performance Indicators (KPIs). Empirical results reveal significant performance disparities: Order Picking achieved the highest performance (score 0.85), whereas Shipping was identified as the most critical bottleneck with the lowest score (0.62) despite holding the highest importance weight (0.35). These findings indicate that shipping activities are the primary, often overlooked, critical constraint. Managerially, this study recommends shifting from generalized improvements to a targeted strategy focused on workflow standardization and resource optimization specifically within the shipping process for the most effective performance enhancement.  
Analisis Pemilihan Material Handling Pada Bagian Warehouse Dan Chill Storage Di Pt. Maju Bersama Karib Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Rosidan Rosadi, Shavi; Uswatun Kasanah, Yulinda; Arifin, Miftahol
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemilihan materialhandling pada bagian warehouse dan chill storage di PT MajuBersama Karib (MBK), perusahaan pengolahan makanan lautyang mengekspor produk rajungan kaleng. Saat ini,pemindahan material masih dilakukan secara manual (Manualmaterial handling/MMH), yang berisiko tinggi menimbulkancedera seperti nyeri punggung, cedera jari, dan luka gores.Evaluasi manajemen risiko dengan metode HIRARCmenunjukkan kategori risiko tinggi dan sangat tinggi padabeberapa aktivitas, terutama akibat beban kerja yang tidakergonomis. Penelitian ini menggunakan metode AnalyticalHierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritaspemilihan Material handling Equipment (MHE) berdasarkankriteria risiko, biaya, dan efektivitas. Hasil analisismenunjukkan bahwa untuk chill storage, Hand Pallet Jackmerupakan alternatif terbaik karena fleksibel di ruang terbatasdan memiliki biaya operasional rendah. Sedangkan untukwarehouse, Forklift Gasoline menjadi pilihan unggulan berkatkapasitas angkut besar dan kemampuan manuver yang sesuaiuntuk volume tinggi. Implementasi kedua alat ini diharapkandapat mengurangi risiko kecelakaan kerja, meningkatkanefisiensi pemindahan material, dan menjaga kualitas produkhingga proses ekspor.Kata kunci — material handling, AHP, risiko kerja,warehouse, chill storage, MHE
Mitigasi Risiko Pada Gudang Inbound Pt. XYZ Menggunakan Metode House Of Risk Dan Sink’s Seven Performance Criteria Galih Yoga Lelono , Age; Hidayatuloh, Syarif; Arifin, Miftahol
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi danmenganalisis risiko yang memengaruhi performa kerja gudanginbound pada departemen wholesale PT XYZ. Permasalahankinerja diindikasikan oleh tingginya jumlah barang damage danketerlambatan pengiriman, yang berpotensi berasal dariketidakefisienan operasional dan lemahnya kinerja sumberdaya manusia. Penelitian ini menggunakan metode Sink’s SevenPerformance Criteria untuk mengukur indikator kinerja utama,serta metode House of Risk (HOR) untuk mengidentifikasirisiko dan menyusun strategi mitigasi. Penentuan prioritasrisiko dilakukan dengan membobotkan Key PerformanceIndicators (KPI) menggunakan metode Analytical HierarchyProcess (AHP), yang kemudian menjadi dasar untukidentifikasi risk event dan risk agent. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa risiko dominan berasal dari faktormanusia dan metode kerja, seperti kurangnya pelatihan,pemahaman SOP yang rendah, dan pembagian tugas yang tidakmerata. Tujuh strategi penanganan risiko disusun untukmengurangi dampak risiko terhadap performa kerja, denganmempertimbangkan tingkat kesulitan implementasi. Penelitianini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perbaikan sistemkerja dan peningkatan efektivitas operasional gudang.Kata kunci — Performa kerja, gudang inbound, risikooprasional, house of risk, sink’s seven performance criteria, keyperformance indicator, Analytical hierarchy process