Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Kelas Daring tentang Studi Kasus pada Platform Ruangguru di Indonesia Atria Windi Syarifah; I’anatul Khofifah; Farizka Aziza Ramadhani; Muhammad Fahda Mahasin; Ahmad Ma’arijul Amri; Asep Purwo Yudi Utomo; Rossi Galih Kesuma; Wulan Tri Puji Utami
Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 3 No. 2 (2025): Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/intellektika.v3i2.2334

Abstract

Speech acts are communication activities that occur when someone delivers a speech to an interlocutor in a certain context and situation. Understanding the context and situation is very important to understand the intent of the speech. However, misunderstandings can occur, especially in indirect communication through digital media, such as YouTube channels. This study focuses on illocutionary speech acts that appear in 5 dare learning videos on the Ruangguru platform. Illocutionary speech acts contain the intent and function of speech, with various variations. The purpose of this study is to analyze the intent of speech in various illocutionary speech acts contained in the video. This study uses theoretical and methodological methods, with a qualitative descriptive approach. Data were collected by watching videos and recording illocutionary speech which was then analyzed. The results of the study showed five types of illocutionary speech acts: (1) assertive, (2) commissive, (3) directive, (4) expressive, and (5) declarative. These findings provide an understanding of the intent of the utterances spoken, so that the speaker's message can be understood well by the interlocutor.
Ethnomathematics-Based Learning Tools Trisnani, Novy; Utami, Wulan Tri Puji
International Journal of Elementary Education Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i4.40574

Abstract

The application of the learning from the home system (BDR) and the implementation of social distancing require teachers to develop mathematics learning resources by utilizing an environment close to students' daily lives. However, there are still many teachers who have difficulty developing learning resources that are suitable for students to apply. This study aimed to design a good, practical, and efficient ethnomathematical-based learning device by utilizing Pawon (kitchen) as a learning resource. Learning tools are designed by modifying the Borg and Gall development procedures, namely exploration, planning, development, initial revision, limited trial, final revision, and dissemination. The learning tools developed are then validated by media, material, and cultural experts, which are then tested on three teachers and 12 students. Data collection instruments in the form of exploration sheets and questionnaires. The analysis technique was carried out through quantitative and qualitative descriptive analysis. The study results are that the design of the learning device developed meets the valid criteria as indicated by the percentage of assessments by material experts, media experts, practitioners, and cultural experts in Kulon Progo Regency, which reaches almost 100%. Practicality criteria based on assessments by teachers and students included in the excellent category and effective criteria based on the criteria reference assessment, more than 75% of students get scores above the minimum completeness criteria (KKM). The results of the development of ethnomathematical-based learning tools meet the criteria of being valid, practical, and effective for use in learning mathematics for elementary school students.
LindungiAku: Sexual Harassment Educational Media Through Pop-Up Books Utami, Wulan Tri Puji; Trisnani, Novy; Astuti, Anita Dewi
International Journal of Elementary Education Vol 6 No 3 (2022): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v6i3.51127

Abstract

Elementary school students are students who are vulnerable to sexual violence and harassment, so we need media that can provide students with an understanding of the dangers of sexual violence and harassment. The purpose of this research is to develop a valid and effective pop-up book as an educational medium for violence and sexual harassment to elementary school students. This type of research is ADDIE model development research. The subjects in this study were 6 validators and 10 elementary school students. The instruments used in data collection were questionnaire sheets, interview sheets, and validation sheets. The data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative. The research data shows that the pop-up book meets the valid criteria, with a validity score of 4.40 from material experts, 4.70 from media experts, and 3.85 from practicing experts. The results of the hypothesis test show a significance value of 0.000 so the research hypothesis that there is an effectiveness of the Protect Aku pop up book as an educational medium for elementary school students can be accepted. So based on these results it can be concluded that the pop-up book that was developed has been valid and effective to be used as a medium for education on violence and sexual harassment to elementary school students.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kreativitas Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Di SD Negeri 3 Brosot: Indonesia Istiqomah, Alifah Nur; Anggraeni, Fya Tria Anggraeni; Lestari, Windarni Lestari; Tri Puji Utami, Wulan Tri Puji Utami
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v6i2.126

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam pengembangan media pembelajaran di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan 4 langkah yang meliputi : 1)observasi, 2)pengumpulan data, 3)wawancara, 4) analisis data. Dalam pengamatan peneliti mengamatati bagaimana guru menggunakan media ajar dalam pembelajaran, berdasarkan pengamatan peneliti mengumpulkan data dan kemudian melaksanakan wawancara mengenai media ajar yang digunakan. Melalui wawancara kemudian ditarik kesimpulan faktor yang mempengaruhi kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran di Sekolah Dasar. Hasil analisis data menunjukkan tidak semua guru memenuhi kriteria guru kreatif karena lemahnya pengetahuan kreativitas, namun guru terus menyempurnakan kreativitas dalam dirinya, sehingga kreativitas menjadi milik guru. Pengaruh kreativitas ini membuat anak bersemangat untuk mengikuti pembelajaran. Kata Kunci : Kreativitas Guru, Media Pembelajaran
Optimalisasi Sekolah Lingkungan Sehat melalui Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar Kabupaten Kulon Progo Febriyantiningrum, Kuntum; Subiantoro, Agung Wijaya; Utami, Wulan Tri Puji
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 3 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.632

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup (PLH) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD di Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan PLH dengan pendekatan partisipatif. Program ini terdiri dari lima tahapan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dari Juni hingga November 2024 ini melibatkan 48 guru dan 6 kepala sekolah dari 6 sekolah mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan PLH, dengan keberhasilan dalam penerapan program seperti pemilahan sampah, kantin sehat, dan pembiasaan hidup bersih di sekolah. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepala sekolah, guru, siswa, serta masyarakat sekitar, menjadi kunci keberhasilan. Untuk keberlanjutan program, diperlukan kolaborasi lebih lanjut antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Optimalisasi Sekolah Lingkungan Sehat melalui Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar Kabupaten Kulon Progo Febriyantiningrum, Kuntum; Subiantoro, Agung Wijaya; Utami, Wulan Tri Puji
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 3 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.632

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup (PLH) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD di Kabupaten Kulon Progo dalam menerapkan PLH dengan pendekatan partisipatif. Program ini terdiri dari lima tahapan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dari Juni hingga November 2024 ini melibatkan 48 guru dan 6 kepala sekolah dari 6 sekolah mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan PLH, dengan keberhasilan dalam penerapan program seperti pemilahan sampah, kantin sehat, dan pembiasaan hidup bersih di sekolah. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepala sekolah, guru, siswa, serta masyarakat sekitar, menjadi kunci keberhasilan. Untuk keberlanjutan program, diperlukan kolaborasi lebih lanjut antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat.
PENGARUH TINGKAT KREATIVITAS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBUAT SASTRA ANAK Trisnani, Novy; Utami, Wulan Tri Puji
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v6i1.12082

Abstract

The development of creative thinking skills in student pedagogical activities can form a personality structure, which contributes to improving their professional culture and the effectiveness of the educational process. One form of stimulant that can be given to students is to make students creative in making children's literary works. The population in this study were 4th-semester students of the PGSD study program at IKIP PGRI Wates who took children's literature courses. This study aims to determine whether there is an influence of the level of student creativity on the ability to make children's literature. The influence of student learning creativity on the achievement of learning outcomes by 23% shows the tendency of the results of making children's literary works to significantly depend on the creativity of students. From the results of the study, it can be concluded that the higher the creativity of students, the higher the ability to make children's literature is achieved.
Advancing Professional Competence of Teachers via Classroom Action Research Hajaroh, Mami; Andriani, Lusila; Tri Puji Utami, Wulan; Sholikhah, Ebni; Nur Utami, Ayusti
International Journal Of Community Service Vol. 5 No. 2 (2025): May 2025 (Indonesia - Malaysia - Timor-Leste)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v5i2.855

Abstract

Teachers possess a central role in shaping the quality of education by improving professional competence through Classroom Action Research (CAR) training. CAR enables teachers to conduct practical research in the classroom, identifying problems and finding concrete solutions. Training not only improves the teaching skills but also enhances the quality of classroom learning. Therefore, this research aimed to build the capacity for professional competence among teachers at Indonesian School of Kota Kinabalu (SIKK). It also improved the insight and action research skills in the school and Community Learning Center (CLC) in Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Training strategy was carried out through blended learning both online and offline. The online training used Zoom platform and Google Classroom Learning Management System, while the offline model was performed in Kota Kinabalu. The methods included dialogue, games, direct practice, and assignments. The results showed that teachers' satisfaction with training services was due to the usefulness of the materials, relevance to the needs, and effective communication during training. The understanding and skills in CAR were also found to be increasing. Additionally, teachers needed to make behavioral changes in classroom learning by conducting CAR. This research finally showed that CAR and the publication of the results would improve the achievement and quality of education. The professional competence and CAR were interrelated concepts where CAR functioned as a method to help teachers identify and overcome learning problems in the classroom systematically and scientifically. Furthermore, the professionalism referred to the abilities, skills, and ethics passed by educators to carry out educational roles effectively, and with dignity when CAR was performed.
Strategi Menguatkan Literasi Dan Numerasi Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Jurang Jero Sundari, Selvi Afnika; Febriany, Windy Tyasta; Darmawan, Rasyid; Utami, Wulan Tri Puji
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i2.2663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis strategi penguatan literasi dan numerasi yang dapat dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam kebijakan kurikulum merdeka belajar di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka, yaitu memperoleh data, bahan dan rujukan dari berbagai sumber seperti buku, artikel, hasil penelitian, dan peraturan pemerintah yang berhubungan dengan kebijakan merdeka belajar dan penguatan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Mewujudkan merdeka belajar melalui kebijakan pemerintah selainmemfokuskan pada karakter namun juga proses pembelajaran dalam evaluasi berupa asesmen dalam upaya memperkuat literasi dan numerasi dapat dilakukan dengan menerapkan budaya literasi dan numerasi di sekolah, pembentukan team literasi sekolah, melibatkan pihak ketiga, menggerakkan komunitas praktisi dan juga menjalankan program-program sekolah yang melibatkan peserta didik secara langsung untuk penguatan literasi dan numerasi. Literasi dan numerisasi menjadi kompetensi minimum atau kompetensi dasar yang dibutuhkan peserta didik untuk bisa belajar. Pelaksanaan asesmen tersebut akan dilakukan oleh peserta didik yang berada di tengah jenjang sekolah, sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran.
Perspektif Guru Tentang Kemampuan Literasi Anak Usia Dini Di Tahun Awal Masuk SD Sulistiyawati, Dhesta Youlandi Rahayu; Utami, Wulan Tri Puji; Utaminingtyas , Siwi
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v13i2.482

Abstract

Perkembangan literasi anak usia dini ditandai dengan anak-anak berkomunikasi. Di Indonesia, anak usia dini yang akan memasuki tingkat sekolah dasar (SD) harus mengikuti seleksi untuk melihat kemampuan literasi yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai perspektif atau pandangan guru SD terhadap kemampuan literasi anak usia dini ketika akan memasuki SD. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini 30 guru yang sedang mengajar di sekolah dasar baik negeri maupun swasta di wilayah Kota Yogyakarta dengan berbagai latar belakang pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh SD yang terlibat menggunakan tes seleksi sebagai persyaratan masuk, diantaranya tes dalam bidang kognitif, non kognitif, maupun keterampilan lain yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat kejuaraan. Prespektif guru mengenai calon peserta didik yaitu mampu mambaca dan menulis dengan lancar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil wawancara dari 30 guru, 3 guru tidak setuju dengan pendapat tersebut, sedangkan 27 guru lainnya setuju. Artinya, sebagian besar perspektif guru SD terhadap kemampuan literasi calon peserta didik adalah mampu membaca perkata dan menulis kalimat sederhana.