Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK JOURNALING UNTUK MENINGKATKAN PEGENDALIAN EMOSI ANAK BINAAN LPKA KELAS I PALEMBANG Muzaiyanah, Muzaiyanah; Fitri, Hartika Utami; Maharani, Aisyah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i1.113-119

Abstract

Masa remaja merupakan masa perpindahan dari anak-anak ke dewasa, dimana tubuh, emosi, serta perilaku seseorang akan berubah. Emosi negatif menjadi salah satu dari permasalahan yang sering dialami oleh kebanyakan remaja dikarenakan sulit untuk dikendalikan. Fenomena tersebut terjadi pada anak binaan LPKA Kelas I Palembang. Hasil observasi awal menunjukkan jika anak binaan di LPKA Kelas I Palembang terkadang mengalami emosi yang tidak dapat dikendalikan secara baik karena beberapa faktor, hal ini menyebabkan anak binaan mengalami pengendalian emosi yang rendah. Berdasarkan fenomena yang ada perlu adanya upaya untuk meningkatkan pengendalian emosi pada anak binaan LPKA Kelas I Palembang melalui layanan berupa konseling kelompok dengan teknik journaling. Tujuan penelitian ini yaitu, pertama untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengendalian emosi pada anak binaan LPKA Kelas I Palembang, kedua untuk mengetahui efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Journaling untuk Meningkatkan Pengendalian Emosi Anak Binaan LPKA Kelas I Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalen control group design, sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 anak binaan yang diambil dari jumlah populasi sebanyak 184 populasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket skala likert yang di adaptasi dari angket Pengendalian Emosi (Penelitian Fadillah, 2022) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, gambaran tingkat pengendalian emosi anak binaan berada pada kategori sedang dengan M (SD)= 40 (4) dan M (SD)= 80 (3) pada kelompok eksperimen, dan M (SD)= 45 (1) dan M (SD)= 75 (2) pada kelompok kontrol. Kedua konseling kelompok dengan teknik journaling efektif untuk meningkatkan pengendalian emosi anak binaan LPKA Kelas I Palembang dengan hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Zscore kelompok eksperimen= -2.524b dan kelompok kontrol= -2.375b dimana taraf signifikansi 0,012 kelompok eksperimen dan 0,018  kelompok kontrol 0,05, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dalam hal ini konseling konseling kelompok dengan teknik journaling efektif untuk meningkatkan pengendalian emosi anak binaan LPKA Kelas I Palembang.
"Hubungan Keterlibatan Orang Tua dan Kesehatan Mental Remaja di MA Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang" Hasanah, Uswatun; Fitri, Hartika Utami
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2025): AL-IRSYAD: JURNAL BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v7i2.18274

Abstract

Kesehatan mental remaja menjadi perhatian penting seiring meningkatnya tekanan akademik, sosial, dan emosional yang mereka hadapi. Dalam kondisi tersebut, keterlibatan orang tua berperan signifikan dalam memberikan dukungan emosional, rasa aman, serta stabilitas psikologis. Melalui komunikasi yang efektif, perhatian yang konsisten, dan pendampingan dalam berbagai aktivitas, keterlibatan orang tua mampu memberikan kontribusi pada penguatan kondisi mental remaja. Tujuan penelitian ini pertama, bagaimana mengetahui tingkat keterlibatan orang tua. Kedua untuk mengetahui tingkat kesehatan mental. Dan ketiga melihat seberapa besar hubungan keterlibatan orang tua dengan kesehatan mental remaja di MA Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Korelasi Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama tingkat keterlibatan orang tua di MA Pondok Pesantren Ar-Rahman berada pada kategori tinggi. Kedua tingkat kesehatan mental remaja di MA Pondok Pesantren Ar-Rahman berada pada kategori tinggi. Dan hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tingkat signifikansi hubungan keterlibatan orang tua dan kesehatan mental remaja dengan nilai 0,001 0,05. Analisis korelasi pearson menunjukkan koefisien 0,399 0,237. yang menunjukkan terdapat hubungan positif antara keterlibatan orang tua dan kesehatan mental remaja. Maka dapat disimpulkan bahwa, semakin tinggi keterlibatan orang tua, maka semakin tinggi pula kesehatan mental remaja. Begitupun sebaliknya, semakin rendahnya keterlibatan orang tua, semakin rendah pula kesehatan mental remaja.
Hubungan Antara Peran Ayah Pada Perkembangan Moral Remaja Di RT 29 Dan RT 40 Kecamatan Jakabaring Palembang Andriani, Siska; Suryati, Suryati; Fitri, Hartika Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study, entitled "The Relationship Between Fathers' Roles and the Moral Development of Adolescents in Neighborhood Associations (RT) 29 and 40, Jakabaring District, Palembang," aims to determine the role of fathers in raising adolescents and the relationship between fathers' roles and the moral development of adolescents in RT 29 and RT 40, Jakabaring District. This study used a quantitative approach with a correlational approach. The sample size for this study was 30 respondents. Simple random sampling was used for the study, and a questionnaire was used for data analysis. SPSS version 20 was used for data processing with a product-moment correlation. The validity test level was 0.361 and the reliability test level was 0.7. The results of this study indicate that the level of fathers' role in raising adolescents is classified as moderate. 77% of adolescents received moderate scores for moral development. Meanwhile, 66% of adolescents received moderate scores for moral development. There was a significant relationship between the father's role and adolescent moral development, with a product-moment correlation of 0.771 and a significance level of 5%. The results of this study indicate a relationship between the father's role and adolescent moral development.
Analisis Pesan Dakwah dalam Film Racun Sangga Pemisah Rumah Tangga Meta, Trisna; Assoburu, Selvia; Fitri, Hartika Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Analisis Pesan Dakwah dalam Film Racun Sangga: Pemisah Rumah Tangga ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan film horor sebagai medium penyampaian nilai-nilai religius di tengah masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan mengungkap dan mendeskripsikan pesan dakwah yang terkandung dalam narasi serta visualisasi film tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, analisis dilakukan melalui pisau bedah teori semiotika Roland Barthes yang memetakan makna melalui signifikasi dua tahap, yakni denotasi, konotasi dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat pesan dakwah yang komprehensif, mencakup aspek akidah mengenai bahaya syirik dan sihir, aspek akhlak mengenai kesabaran dan kesetiaan dalam menjaga keutuhan rumah tangga, serta aspek syariat terkait pentingnya perlindungan diri melalui ibadah. Kesimpulannya, film Racun Sangga berhasil mengemas pesan dakwah secara implisit bahwa kekuatan iman dan kedekatan kepada Sang Pencipta merupakan fondasi utama dalam menghadapi destruksi eskternal yang mengancam keharmonisan keluarga. Melalui simbol-simbol visual yang dramatis, film ini menegaskan peran sinema sebagai peran refleksi spiritual yang efektif bagi penontonnya.
ANALISIS PESAN DAKWAH DALAM LAGU “JILBAB PUTIH” GRUP NASIDA RIA Nuraini, Nuraini; Nasution, Nurseri Hasnah; Fitri, Hartika Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9274

Abstract

Dakwah merupakan kegiatan menyampaikan ajaran Islam kepada manusia dengan tujuan mengajak kepada kebaikan dan mencegah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama. Seiring dengan perkembangan zaman, dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah atau pengajian, tetapi juga dapat disampaikan melalui berbagai media, salah satunya melalui seni musik yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satu lagu religi yang mengandung pesan dakwah adalah lagu “Jilbab Putih” yang dipopulerkan oleh grup kasidah Nasida Ria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam lirik lagu “Jilbab Putih”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Data utama dalam penelitian ini berupa lirik lagu “Jilbab Putih”, yang kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan penafsiran tanda untuk menemukan makna pesan dakwah yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Jilbab Putih” mengandung beberapa pesan dakwah, yaitu pesan akidah, pesan syariah, dan pesan akhlak. Pesan akidah terlihat dari ajakan untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan syariah tercermin dari anjuran untuk menutup aurat dengan mengenakan jilbab sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah. Sementara itu, pesan akhlak tergambar melalui ajakan untuk menjaga kehormatan diri, kesopanan, serta perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, lagu “Jilbab Putih” tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga berfungsi sebagai media dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai Islam kepada masyarakat.
Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Role Playing dalam Meningkatkan Self Control Pecandu Narkoba Aura Lutfia Putri; Kusnadi; Fitri, Hartika Utami
Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 6 No 1 (2026): Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sjigc.v6i1.572

Abstract

Self-control is an individual's ability to manage urges, emotions, and delay gratification in order to achieve long-term goals. Low self-control in drug addicts is one of the factors that increases the risk of relapse. The formulation of the problem in this study is how the picture of self-control of drug addicts before and after being given group counseling with role-playing techniques and how effective group counseling with role-playing techniques is in increasing self-control in drug addicts at YPRN Ar Rahman. This study aims to determine the picture of the level of self-control in drug addicts at YPRN Ar Rahman before and after being given group counseling with role-playing techniques and to determine the effectiveness of group counseling with role-playing techniques in increasing self-control in drug addicts at YPRN Ar Rahman. This research method uses a quantitative approach with a pre-experimental research type, namely one group pretest-posttest design. Based on the research results, the Wilcoxon test showed that with a value of 0.018 < 0.05, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. These findings support Gottfredson and Hirschi's self-control theory and Bandura's social learning theory, that self-control can be improved through direct social experiences. Thus, group counseling using role-playing techniques has proven effective and can be an alternative psychological treatment in drug addict rehabilitation programs.
Individual Counseling Client-Centered Approach in Increasing the Resilience of Victims of Bullying Fitri, Hartika Utami; Rasmanah, Manah; Kushendar, Kushendar; Hernisawati, Hernisawati
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy & Indonesian Counselor Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/0020220742340

Abstract

Resilience is an aspect that is owned by individuals in dealing with pressure or challenges. Individuals in health need Resilience. The hectic bullying among teenagers is a phenomenon that has not been fully resolved. This study aims to determine the effectiveness of individual counseling with the client-centred approach in increasing victim resilience-bullying. The methodology in this research is a quantitative experiment, design pre-experiment type and Post-experiment. The sampling technique in this study uses purposive sampling. The sample in this study was two respondents data analysis using Single Subject Research (SSR) with A design1-B-A2. The research results show that the resilience of bullying victims is classified as low with a score for respondent "A," which is 45 and respondent "R," namely 48. Both individual counseling approaches are client-centred and effective in increasing victim resilience-bullying given to respondents "A" and "R" turned out to be effective. With an increase of 14 points for respondent "A" and for respondent "R" as many as 15 points. Thus, the group counseling approach is client-centred and effective in increasing the resilience of victims of bullying.
PERAN PENYULUH SOSIAL DALAM MENDORONG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BAGI PEMULIHAN KLIEN ODGJ DI UPTD PANTI SOSIAL Chalik, Muhammad Akbar; Choiriyah, Choiriyah; Fitri, Hartika Utami; Komaruddin, Komaruddin; Isnaini, Mohd Aji; Hertimi, Sri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh sosial dalam mendorong pemberdayaan masyarakat guna mendukung pemulihan klien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di UPTD Panti Sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh sosial memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping dalam proses rehabilitasi sosial. Kegiatan penyuluhan dilakukan secara edukatif, komunikatif, dan partisipatif, sehingga mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, mengurangi stigma sosial, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pemulihan klien. Selain itu, penyuluhan sosial juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan sosial, kepercayaan diri, dan kemandirian klien ODGJ. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antar lembaga, serta kondisi psikologis klien. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas penyuluh sosial dan dukungan lintas sektor agar program rehabilitasi sosial dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.