Claim Missing Document
Check
Articles

Integrating Ngadhu Bhaga oral traditions into elementary school learning materials Awe, Ermelinda Yosefa; Noge, Maria Desidaria; Ciak, Maria Sintia
Jurnal Prima Edukasia Vol. 14 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v14i1.91403

Abstract

This study aims to analyze the forms of oral traditions and values of the surviving Ngadhu Bhaga ethnic oral traditions at Ngada Regency that could potentially be used as learning materials in elementary schools. The method used is a case study with a qualitative approach. The data collection was conducted through observation, in-depth interviews with traditional figures, the Education and Culture Office, and documentation. Data analysis uses Campbell's model with a concept-setting approach. Research results show that the Ngadhu Bhaga ethnic oral tradition is still widely found in folktales, myths, legends, and pantuns, and has a potential cultural wealth to be used as contextual learning material. Values such as cooperation, respect, responsibility, and local wisdom are contained in the tradition and are highly relevant to instilling them in students early on. The oral traditions acquired in this study are Inerie folklore, Bu'e Wio folklore, Watu Kaba story, Wolo Watu Ata story, Ngadhubhaga myth or ancestral travel legend, and Ngadhubbhaga traditional proverbs. Stories – these stories and proverbs contain high values that are highly relevant to strengthening student character, and also serve as a form of preservation of local culture in elementary schools. This study recommends that this form of oral tradition be integrated into Indonesian, PPKn, IPS, and also the Art of Culture.
Pendampingan Strategi Implementasi Pembelajaran Multilingual bagi Guru SD di Kabupaten Ngada Maria Desidaria Noge; Ermelinda Yosefa Awe; Margaretha Boa
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i3.251

Abstract

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan penguatan kapasitas kepada para pendidik dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pembelajaran multilingual yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Kegiatan ini melibatkan para guru Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan yang dihadiri oleh para pengawas SD dan SMP se-Kabupaten Ngada. Materi yang diberikan mencakup teori dasar pembelajaran multilingual, peran bahasa daerah dalam pendidikan dasar, serta teknik integrasi bahasa ibu, bahasa Indonesia, dan bahasa asing dalam proses pembelajaran di kelas. Para peserta juga mendapatkan pelatihan langsung melalui sesi workshop untuk merancang perangkat ajar berbasis multilingual yang sesuai dengan karakteristik siswa dan lingkungan belajar mereka. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum dialog terbuka antara guru, pengawas, dan pemangku kepentingan pendidikan mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan pembelajaran multilingual di sekolah dasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, serta terciptanya komitmen bersama untuk menerapkan strategi pembelajaran multilingual secara berkelanjutan.
Keefektifan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V SD pada Pembelajaran IPAS Yolenta Varista Te’a; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Yolenta Varista Te’a; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada kegiatan pembelajaran IPAS siswa sekolah dasar kelas V. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan langsung kepada siswa dengan menggunakan lembar observasi atau dengan cara memantau aktivitas belajar siswa pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas V SDK Gurusina yang berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dapat diamati dari hasil evaluasi peningkatan yang dilakukan pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan siswa antara siklus I (59%) dan siklus II (80%). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran kontekstual sangat penting untuk melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran IPAS kelas lima.
Keefektifan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V SD pada Pembelajaran IPAS Yolenta Varista Te’a; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Yolenta Varista Te’a; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada kegiatan pembelajaran IPAS siswa sekolah dasar kelas V. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan langsung kepada siswa dengan menggunakan lembar observasi atau dengan cara memantau aktivitas belajar siswa pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas V SDK Gurusina yang berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dapat diamati dari hasil evaluasi peningkatan yang dilakukan pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan siswa antara siklus I (59%) dan siklus II (80%). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran kontekstual sangat penting untuk melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran IPAS kelas lima.
Penggunaan Media Poster untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III SD Viviana Meo Longa; Maria Desidaria Noge; Yosefina Uge Lawe; Viviana Meo Longa; Maria Desidaria Noge; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.6

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat baca siswa kelas III di salah satu sekolah dasar di wilayah timur Indonesia melalui penggunaan media poster. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 7 orang, dan objek dari penelitian ini adalah untuk mengukur minat baca siswa sebelum dan sesudah penerapan media poster dalam pembelajaran. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket minat baca siswa dan pedoman observasi. Alat penelitian yang digunakan adalah angket minat baca siswa yang dibagikan kepada setiap siswa untuk memeriksa daftar pernyataan yang sesuai dengan minatnya. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor hasil tes setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 rata-rata minat baca siswa meningkat sebesar 64% pada siklus 2, dengan 76,71% berada pada kategori baik. Rata-rata peningkatan minat baca siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 12,71%, secara keseluruhan 42,85% pada siklus 1 meningkat menjadi 71,42% pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media poster efektif dalam meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
Penggunaan Media Poster untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III SD Viviana Meo Longa; Maria Desidaria Noge; Yosefina Uge Lawe; Viviana Meo Longa; Maria Desidaria Noge; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.6

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat baca siswa kelas III di salah satu sekolah dasar di wilayah timur Indonesia melalui penggunaan media poster. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 7 orang, dan objek dari penelitian ini adalah untuk mengukur minat baca siswa sebelum dan sesudah penerapan media poster dalam pembelajaran. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket minat baca siswa dan pedoman observasi. Alat penelitian yang digunakan adalah angket minat baca siswa yang dibagikan kepada setiap siswa untuk memeriksa daftar pernyataan yang sesuai dengan minatnya. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor hasil tes setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 rata-rata minat baca siswa meningkat sebesar 64% pada siklus 2, dengan 76,71% berada pada kategori baik. Rata-rata peningkatan minat baca siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 12,71%, secara keseluruhan 42,85% pada siklus 1 meningkat menjadi 71,42% pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media poster efektif dalam meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
Co-Authors Andi Nafsia Anu, Theresia Irmina Ary, Maria Anjelina Awe, Ermelinda Yosefa Baka, Maria Yasinta Balandis, Lidwinda Valeri Bani, Delsiana Ina Bebhe, Agustina Bella, Maria Editha Bozu, Monika Ciak, Maria Sintia Coo, Reldiana Lidivika Dede, Wilhelmina Dedy Meo, Thomas Didimus Deo, Maria Goreti Dhiu, Anastasia Maria Dhiu, Lusia Florida Edo, Fatima Claudian Elisabeth Tantiana Ngura Engo, Maria Florentina Ermelinda Yosefa Awe Fachry Abda El Rahman Fole, Fransiska Fono Fono, Ermelinda Gheme, Selviana Hoo, Vinsensia Theresia Igo, Oda Paulina Itu, Bergita Itu, Irmina Marince Jaa, Maria Jein Rewang, Maria Rosalia Jewawa, Maria Margareta Kedhi, Falentina Kigo, Maria Dolorosa Lado, Renata Rita Rosana Laksana, Dek Ngurah Laba Lodo, Maria Liu Margaretha Boa Maria Kristina Ota Maria Magdalena Dhera Maria Patrisia Wau Maria Patrisia Wau Mau, Fridolin Narti Mbowa, Merlinda Melkior Wewe Menge, Patrisia Meo, Matilde Meo, Thomas Didimus Meo, Virginia Mogi, Maria Magdalena Muku, Krista Nay, Yohana Aurelia Ndana, Maria Yefilmat Ndoang, Tanti Irwanti Neko, Imakulata Maria Nenu, Maria Agnes Roswita Nurwijayanti Odje, Maria Stefania Oli, Yohanes Mite Paba, Elisabeth Pawe, Yovita Maria Pawe Pelipus Wungo Kaka Pelipus Wungo Kaka Qondias , Dimas Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga, Maria Yosefina Remba, Veronika Sanse, Hilaria Sau, Anjelina Sayangan , Yohanes Vianey Singgu, Hans Marianus So'o, Maria Angelina Soro, Viorentina Meo Sumarding, Maksimus Nardi Susana Na, Kornelianti Susik, Dolina Saltilitas Tarung, Maria Febriani Tegu, Yohana Ivantiana Tonda, Fransiskus Tuga, Maria Tuku, Oktaviana Turu, Klaudius Delo Uma, Veronika Yuliana Una, Luxcya Martir Wona Una, Yosefania Viviana Meo Longa Viviana Meo Longa Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wea, Heribertus Agaptus Wea, Raymunda Yosefina Wea, Yohana Bupu Wede, Edelbertus Wewe, Melkior Wonga, Maria Susanti YASINTA EMBU IKA Yasinta Maria Fono Yitu, Angela Mersi Yohana Ivantiana Tegu Yohanes Vianey Sayangan Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe Yuliana Beku, Veronika Yulius Yosef Kasimo