Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEDIA KALENDER PANCASILA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA SDN KEDUNGPANE 01 Misie Aditiyarini; Maharani Novtia Putri Amanda; Susilo Tri Widodo; Eri Suprih Hidayati
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.788

Abstract

Penggunaan Kalender Pancasila memiliki peran penting dalam Sejarah Perumusan Pancasila. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara penerapan penggunaan kalender pancasila, kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan media pembelajaran yaitu media kalender pancasila pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Untuk mengetahui keefektifan penggunaan media kalender pancasila sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar sejarah perumusan pancasila siswa kelas IV SDN Kedungpane 01. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini menempuh 2 tahap, yakni tahap prasiklus dan siklus. Tahap prasiklus diperoleh hasil bahwa siswa masih kesulitan dalam mengingat tanggal-tanggal peristiwa sejarah perumusan pancasila, karena guru belum menggunakan media pembelajaran yang efektif, sehingga proses pembelajaran yang berlangsung masih terkesan monoton dan menyebabkan siswa mengalami keterlambatan dalam memahami materi. Sementara pada tahap siklus, menjelaskan mengenai penerapan media kalender pancasila pada pembelajaran sejarah perumusan pancasila serta keefektifan penggunaan media kalender cerita pada pembelajaran sejarah perumusan pancasila. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan media kalender pancasila yang telah dilakukan dapat dinilai bahwasanya media kalender pancasila ini sangat layak digunakan dalam keefektifan penggunaan media kalender pancasila sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar sejarah perumusan pancasila siswa kelas IV SDN Kedungpane 01.
PENERAPAN MODEL PBL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PENDIDIKAN PANCASILA DI SD PANCASILA Diva Kirana; Diah Ayu Lupinatarita Primadani; Susilo Tri Widodo; Nur Indah Wahyuni; Evi Vidiastutik Kondang
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.792

Abstract

Salah satu materi yang dipelajari dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar yaitu mengenai nilai-nilai Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang ditemukan di kelas antara lain siswa kesulitan dalam menentukan dan membedakan contoh penerapan sila-sila Pancasila, sehingga hasil belajarnya menjadi kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SD Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi model atau desain concurrent embedded (campuran tidak berimbang). Subjek dari penelitian ini siswa kelas V SD Pancasila tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dengan adanya penerapan model pembelajaran PBL, yakni siswa lebih memahami materi tentang nilai-nilai Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari serta lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar mereka.
PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 1 KARANGTENGAH Sani Kusumawardani; Sukmawati Berlian Susanti; Susilo Tri Widodo; Nur Indah Wahyuni; Mariyah
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.793

Abstract

Dalam penelitian ini, menggunakan media belajar dalam bentuk video animasi untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV jenjang SD/MI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik dari pembelajaran yang sebelumnya tidak menggunakan video animasi dan yang menggunakan video animasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, materi audio-visual, dan dokumentasi. Objek yang digunakan dalam penelitian ini peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Karangtengah yang berjumlah 32 peserta didik. Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan video animasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar dan semangat belajar peserta didik. Sekolah masih memiliki keterbatasan peralatan untuk menerapkan media pembelajaran berupa video animasi, sehingga ketika guru memanfaatkan media video animasi di kelas dapat meningkatkan minat pembelajaran dan meningkatnya keterlibatan lainnya, seperti pembelajaran lebih signifikan, motivasi, efisiensi, dan juga keaktifan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AI PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR KELAS V SDN 1 KARANGTENGAH Mutia Agustia Ningsih; Sindy Kusumawardani; Susilo Tri Widodo; Nur Indah Wahyuni; Sugiono
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.794

Abstract

Minat belajar adalah sikap ikut serta dalam kegiatan pembelajaran, baik dalam merencanakan pembelajaran maupun berinisiatif untuk menekuni suatu hal dengan sungguh-sungguh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan minat belajar siswa di kelas V SDN 1 Karangtengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan subjek 24 siswa yang diketahui memiliki latar belakang yang berbeda serta kemampuan berpikir yang berbeda pula. Adapun data yang diperoleh pada penelitian ini melalui kegiatan wawancara dan observasi. Kegiatan wawancara ditujukan kepada wali kelas dan siswa kelas V SDN 1 Karangtengah. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar siswa mengalami peningkatan dengan dibuktikan melalui penerapan media pembelajaran berbasis AI atau kecerdasan buatan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Bab Norma dalam Kehidupanku meliputi pemahaman materi, keterlibatan siswa saat proses pembelajaran berlangsung, keaktifan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan, meningkatkan fokus atau konsentrasi siswa dalam belajar, serta apresiasi kepada siswa yang diberikan oleh guru agar dapat memotivasi siswa untuk belajar, sehingga hal tersebut dapat menumbuhkan minat belajar siswa.
Development of Magic Card Augmented Reality to Improve Critical Thinking Skills of Fifth Grade Students Hasya, Muhammad Jundan; Susilo Tri Widodo
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/gentala.v11i1.52623

Abstract

Students’ critical thinking skills in learning the history of the birth of Pancasila remain relatively low, primarily due to the limited variation of learning media and the underutilization of technology. This study seeks to develop an augmented reality magic card based on assembler edu and to examine its feasibility and effectiveness in enhancing students’ critical thinking skills. The research employed a Research and Development approach using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The developed media integrates augmented reality technology with artificial intelligence support to present historical content in an interactive manner. Validation results indicated feasibility scores of 96.25% from media experts and 95% from subject matter experts, both classified as very feasible. Effectiveness testing revealed a T-test significance value of 0.000, with N-Gain scores of 0.68 in the small group and 0.65 in the large group, categorized as moderate. These findings indicate that the Assembler Edu-based augmented reality magic card media is highly feasible and effective in improving students’ critical thinking skills in learning the history of the birth of Pancasila.
Implementasi Role Playing untuk Menanamkan Sikap Toleran terhadap Keberagaman Budaya dan Agama pada Siswa Meily Aulia Rahmah; Ratna Erviana; Susilo Tri Widodo
ARZUSIN Vol 5 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i6.8273

Abstract

Although a tolerant attitude toward cultural and religious diversity is a key competency in Pendidikan Pancasila instruction at the elementary level, initial conditions among sixth-grade students at SDN Ngaliyan 05 indicated that their awareness of respecting differences and collaborating with peers from diverse backgrounds still needed strengthening. This study aimed to describe the implementation of the role playing model and examine its effectiveness in fostering a tolerant attitude toward cultural and religious diversity among sixth-grade students at SDN Ngaliyan 05. A mixed-methods design combining quantitative and qualitative approaches was employed, involving 29 students as research participants. The learning activities were conducted in two sessions: the first session used a lecture method, and the second session applied the role playing model. Data were collected through tolerance-attitude questionnaires administered in both sessions and observations of learning activities, then analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed that in the first session most students were still in the moderate and low categories of tolerant attitude, whereas in the second session, after the role playing model was implemented, there was a significant increase in tolerance, with the majority of students reaching a high category of tolerant attitude. These findings indicate that the role playing model is effective in fostering mutual respect, appreciation of cultural and religious differences, and the strengthening of positive social interactions among students. Accordingly, the application of the role playing model in Pendidikan Pancasila instruction is proven effective in cultivating a tolerant attitude toward cultural and religious diversity among sixth-grade students at SDN Ngaliyan 05 and has implications for its use as an innovative and practical alternative strategy for character education in elementary schools.
Penerapan Projek Balon Aturan Sekolahku Berbasis PjBL terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pancasila Laila Himmatul Mutammimah; Annisa Rizqi Pratiwi; Susilo Tri Widodo; Hari Kiswanto
ARZUSIN Vol 5 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i6.8278

Abstract

Although Pancasila instruction in elementary schools has been widely examined, studies that specifically address the integration of Project Based Learning (PjBL) with school rules as a contextual project remain limited. This study aimed to evaluate the effectiveness of implementing the “Balon Aturan Sekolahku” project based on Project Based Learning (PjBL) in improving students’ learning outcomes in Pancasila content. A quantitative approach with a one-group pretest–posttest experimental design was employed, involving 25 third-grade students selected through total sampling. Data were collected using learning achievement tests and teacher interviews, and were analyzed using descriptive statistics, paired t-tests, and effect size calculations (Cohen’s d). The results showed a significant increase in students’ learning outcomes, with the mean score rising from 66.04 (pretest) to 78.80 (posttest) and an average N-Gain of 0.352 (medium category). These findings contribute to the development of social constructivist theory and broaden understanding of the application of contextual Project Based Learning (PjBL) in Pendidikan Pancasila instruction. The study concludes that contextual projects such as the Balon Aturan Sekolah initiative play an important role in enhancing students’ knowledge, attitudes, and Pancasila values, and recommends that teachers adopt similar project-based strategies to strengthen student engagement and character formation. The implications of this research include theoretical contributions to the literature on Project Based Learning (PjBL) in primary education and practical recommendations for schools to integrate contextual projects into the Kurikulum Merdeka, while also opening avenues for further research on the longitudinal implementation of Project Based Learning (PjBL) and its effectiveness across diverse school contexts.