Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Tinggi Badan Dan Kelentukan Pergelangan Tangan Terhadap Kemampuan Pukulan Smash Dalam Permainan Bulutangkis Pada Siswa SMA Negeri 4 Soppeng Fitrisyah, Andi Mega; H, Herman; Hammado, Nurussyariah
Journal of Sport Education, Coaching, and Health (JOCCA) Vol 3 No 3 (2022): September
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/jc.v3i3.1267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi badan dan kelentukan Pergelangan tangan terhadap kemampuan pukulan smash dalam permainan bulutangkis Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Siswa SMAN 4 Soppeng dengan jumlah sampel penelitian 30 siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif, normalitas data, uji linearitas dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 16.00 pada taraf signifikan 95% atau 0,05. Berdasarkan dari hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Tinggi badan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada Siswa SMAN 4 Soppeng dengan nilai thitung 4,819 dengan tingkat probabilitas 0,000<0,05; (2) Kelentukan pergelangan tangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMAN 4 Soppeng dengan nilai thitung 4,819 dengan tingkat probabilitas 0,000<0,05.
GAMBARAN STATUS HIDRASI DAN JENIS MINUMAN SAAT BEROLAHRAGA PADA ATLET BASKET REMAJA Ichsania, Nurul; Hammado, Nurussyariah; Irawati, Andi Febi
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.16925

Abstract

Status hidrasi merupakan salah satu indikator untuk mengamati apakah atlet tersebut memiliki metabolisme tubuh dan sel yang baik atau tidak. Status hidrasi bertanggung jawab penuh pada profil keseimbangan asam – basa dan performa atlet baik ketika berlatih maupun bertanding. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati gambaran status hidrasi dan jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi atlet basket kategori remaja di klub basket flying wheel. Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analitikal observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel digunakan total sampling dan melibatkan 26 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar SQ-FFQ dan lembar hasil pengamatan urin. Warna urin diamati dengan mencocokkan urin sampel terhadap kartu PURI. Hasil penelitian memeperoleh sebanyak 26 orang responden yang terlibat dalam penelitian ini dengan persentasi 62% berjenis kelamin laki-laki dan 38% yang berjenis kelamin perempuan. Jenis minuman yang paling banyak hingga yang paling jarang dikonsumsi secara berturut-turut yaitu air mineral (50%), teh kemasan (23%), susu (15%), dan minuman elektrolit (12%). Volume asupan yang paling banyak dikonsumsi yaitu 500 ml, kemudian 1500 ml, dan terakhir 400 ml. Sebanyak 54% responden menunjukkan status hidrasi normal, 31% menunjukkan dehidrasi ringan, dan 15% menunjukkan dehidrasi berat. Kata Kunci: status hidrasi; atlet; basket; minuman
PENDAMPINGAN DAN PENYULUHAN HIPERTENSI DI DESA KAMPUNG BERU KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR TAHUN 2023 Hammado, Nurussyariah; Yasin, Yade Kurnia; Ristiana, Evi; Putra, Guruh; Kasmad, Rahmat
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.47023

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan suatu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh masyarakat khususnya kelompok lansia yang diakibatkan salah satunya karena faktor usia. Selain itu ketiadktahuan terkait hipertensi, seperti gejala, faktor risiko, upaya penanggulangan menjadi salah satu penyebab masih tingginya angka prevalensi penderita hipertensi di masyarakat. Berdasarkan masalah tersebut, maka dilakukan kegiatan pendampingan dan penyuluhan agar pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dapat meningkat. Peningkatan pengetahuan tentang hipertensi juga dapat meningkatkan sikap dan perilaku seseorang dalam pencegahan, pengobatan, dan pengendalian kasus hipertensi. Dari hasil kegiatan yang dilakukan diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan lansia setelah mendapatkan pendampingan dan penyuluhan terkait hipertensi menggunakan media leaflet dan buku saku. Kondisi ini juga diikuti dengan perubahan tekanan darah menjadi lebih baik setelah dilakukan kegiatan pendampingan dan penyuluhan. Kata kunci: Lansia, Hipertensi, Penegtahuan, Edukasi, Leaflet, Buku Saku Abstract Hypertension is a usual health problem that is experienced by people in the community, especially the elderly group, one of which is the age factor. In addition, the misconception related to hypertension such as symptoms, risk factors, and prevention efforts is one of the causes of the high prevalence of hypertension in the community. Based on these problems, mentoring and counselling activities are carried out so that people's knowledge about hypertension could be increased. Elevation knowledge about hypertension can also improve a person's attitude and behaviour to prevent, treat and control hypertension cases. The results of the activities have found that knowledge of the elderly after receiving assistance and counselling related to hypertension by using leaflets and pocketbooks was increased. This condition was also followed by changes in blood pressure for the better after mentoring and counselling activities. Keywords: Elderly, Hypertension, Knowledge, Education, Leaflet, Pocket Book
Hubungan Penggunaan Aplikasi Pemesanan Makanan Online Dan Status Gizi Pada Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Negeri Makassar Khaerani, Nurul Muafiah; Hammado, Nurussyariah; Hasyim, Hasyim; Bustang, Bustang
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2025): J-KESMAS Volume 11 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v11i1.5995

Abstract

Aplikasi pesan antar online saat ini mudah digunakan seseorang dalam mendapatkan makanan tanpa harus pergi ke tempat penjual makanan tersebut. Berbagai kalangan sudah menggunakan aplikasi pesan antar makanan Online termasuk mahasiswa. Apabila mahasiswa tidak sadar terhadap kebutuhan gizi untuk mencegah peningkatan berat badan yang berlebih, maka dapat memperburuk status gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan aplikasi pemesanan makanan Online dan status gizi Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 78 mahasiswa yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis yang digunakan adalah uji frekuensi dan uji korelasi dengan menggunakan aplikasi SPSS 22. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil p-value 0,981 (p-value > 0,05) dengan nilai kolerasi 0,003 berarah positif, yang berarti dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan penggunaan aplikasi pemesanan makanan Online dan status gizi pada Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Negeri Makassar.
EDUKASI GERAK SINGKAT, FOKUS, HEBAT: PENGENALAN VILPA (VIGOROUS INTERMITTENT LIFESTYLE ACTIVITY) SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KONSENTRASI SISWA SMA Hammado, Nurussyariah; Chandrawati, Aida Ayu; Ichsan, Rayhani; Wilaksono, Bhirau; Sarea, Syahrianti
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v2i2.8477

Abstract

Konsentrasi belajar yang optimal sangat dibutuhkan oleh siswa sekolah menengah untuk mendukung pencapaian akademik. Namun, gaya hidup pasif yang banyak dijumpai pada remaja berdampak pada penurunan fokus dan kesiapan belajar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan aktivitas gerak singkat dan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat dilakukan dalam rutinitas harian sebagai strategi praktis untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa.Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu sesi edukasi mengenai manfaat aktivitas fisik terhadap konsentrasi, praktik gerak singkat terstruktur, serta sesi tanya jawab dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari di SMA Negeri 2 Pare-Pare, dengan total 55 peserta.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh siswa mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias dan aktif. Siswa-siswa yang mengikuti kegiatan edukasi terlihat responsif saat praktik VILPA dan menunjukkan ketertarikan lebih dalam sesi diskusi dan refleksi. Seluruh peserta menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam mendukung konsentrasi dan proses belajar.Kegiatan ini memberikan pendekatan baru dalam edukasi kesehatan di sekolah dan membuktikan bahwa keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan berbasis gerak dapat mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup lebih aktif dan siap belajar.
Validity Test of an Alternative Method of Quantitative Pain Assessment (MAPKN) in Assessing Intensity of Nociceptive Pain, Mixed Pain, and Neuropathic Pain Gafur, Rahmi; Susi Aulina; Wuysang, Audry Devisanty; Idris, Irfan; Bahar, Ashari; Hammado, Nurussyariah; Amran, Muhammad Yunus
Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.asci1793

Abstract

Pain is a health problem phenomenon that most often brings patients to see a doctor. Pain intensity is the most often domain which assessed in clinical and research settings. Loeser suggests that four elements need to be considered when evaluating patients with pain. Based on the biopsychosocial approach and the concept of pain from Loeser, a pain assessment was made and called "Alternative Method of Quantitative Pain Assessment (MAPKN)". This study was conducted on 415 pain patients consisting of 163 nociceptive pain, 119 mixed pain, and 133 neuropathic pain. In the nociceptive pain group, MAPKN showed sensitivity 92.59%, specificity 96.43%, AUC 0,959 and a p value <0.001. In the mixed pain group, MAPKN showed sensitivity 98.17%, specificity 80.00%, AUC 0,836 and a p -value of 0.001. In the neuropathic pain group, MAPKN showed sensitivity 92.06%, specificity of 85.71%, AUC 0,951 and a p<0.001. The AUC value of 0.959 (96%) indicates that the diagnostic value of the MAPKN score in assessing pain intensity in the nociceptive pain group is excellent (>90%-100%). AUC value of 0.836 (83%) indicates that the diagnostic value of the MAPKN score in assessing pain intensity in the mixed pain group is good (> 80%-90%). The AUC value of 0.951 (95%) indicates that the diagnostic value of the MAPKN score in assessing pain intensity in the neuropathic pain group is excellent (>90%-100%). This is in accordance with research conducted by Eka Pranata 2004 that MAPKN has strong discriminant validity in assessing pain intensity. MAPKN is valid and has excellent diagnostic value in assessing nociceptive and neuropathic pain intensity, MAPKN is valid and has good diagnostic value in assessing mixed pain intensity.
Pendampingan Gizi di Pusat Kebugaran FAST2FIT Makassar Ichsania, Nurul; Setyagraha, Etno; Hammado, Nurussyariah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11521700

Abstract

Public awareness of the importance of fitness is increasing. In Indonesia, especially in Makassar City, people's enthusiasm can be seen from the increasing number of people exercising, both individual sports such as running and cycling, as well as people joining fitness centers. Those who do this will usually end up feeling tired or known as burn out, and in the end this will make the program fail to be implemented. In this PKM activity, it was carried out at one of the FAST2FIT fitness centers in Makassar City. The type of assistance provided starts from measuring nutritional status to education regarding managing diet according to the fitness program needs of each partner member. Apart from that, more special and intense assistance is also offered for partners who want continuous assistance. The results and activities were that 32 mentoring participants were involved in the activities, and all of them showed positive responses both when educational activities were carried out and when feedback was provided. The service activities carried out consist of tests and measurements, education, and evaluation of mentoring activities.
Edukasi Bahaya Rokok dan Vape: Mengubah Persepsi Remaja dari Gaya Hidup Menjadi Ancaman Kesehatan di SMAN 1 Parepare Nurussyariah Hammado; Paramita, Diah Astini; Nurul Mutiah Aminuddin; Rayhani Ichsan; Bhirau Wilaksono
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of smoking and vaping among Indonesian adolescents continues to increase, driven by the misconception that these products represent a modern lifestyle rather than a serious health risk. School-based health education interventions are essential to address this issue. This community service program aimed to increase students' knowledge and awareness regarding the dangers of smoking and vaping at SMAN 1 Parepare. A participatory health education approach was implemented involving 43 participants. The intervention utilized poster media, peer education with university students as presenters, interactive discussions, and gamified quizzes. Evaluation was conducted through participant observation, active participation assessment, and post-education quiz. The retention rate reached 100% with no participant dropout. All participants engaged in the quiz session, and three students actively raised critical questions regarding smoking prevention strategies at school. The combination of peer education, visual media, and gamification effectively maintained participant engagement and facilitated knowledge transfer regarding smoking and vaping risks among adolescents.
Program Edukasi Makanan Kaya Antioksidan sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Makan Sehat di Sekolah Damry, Nurul Mufidah; Aminuddin, Nurul Mutiah; Ichsan, Lulu; Hammado, Nurussyariah; Ichsan, Rayhani
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.80739

Abstract

Pembentukan radikal bebas dan reactive oxygen species (ROS) merupakan proses fisiologis yang berpotensi menyebabkan stres oksidatif ketika produksinya melebihi kapasitas sistem antioksidan tubuh. Pada remaja, pola konsumsi makanan ultra-proses dan rendahnya asupan buah serta sayuran dapat meningkatkan beban oksidatif dan berdampak pada kesehatan sel, imunitas, serta performa kognitif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai pentingnya konsumsi makanan kaya antioksidan untuk menjaga kesehatan sel dan mendukung fungsi belajar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif menggunakan slide edukatif tentang makanan bergizi, komponen gizi, dan kebiasaan makan tidak sehat, dilanjutkan dengan kuis digital melalui gawai siswa sebagai evaluasi pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif, dengan peningkatan pemahaman siswa mengenai prinsip makanan sehat, contoh makanan bergizi, serta hubungan antara pola makan dan kesehatan sel. Partisipasi dalam kuis digital juga tinggi dan menjadi sarana evaluasi yang efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pola makan seimbang dan konsumsi makanan sumber antioksidan sebagai bagian dari upaya promotif–preventif untuk mendukung kesehatan remaja.Kata kunci: antioksidan; stres oksidatif; makanan sehat; gizi remaja; edukasi gizi; pengabdian masyarakat