Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA ANAK DI KELURAHAN INDARUNG PADANG Syafwan, Metha Kemala Rahayu; Miswarti, Miswarti; Afnuhazi, Ridhyalla
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Edisi 2 Oktober 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i1.2701

Abstract

Diarrhea is still a major problem that causes death in toddlers. The role of mothers is very important in preventing diarrhea. Mothers' knowledge about diarrhea can affect how mothers handle diarrhea at home. The better the mother's knowledge, the better the mother's way of handling diarrhea, so that mothers can reduce the incidence of diarrhea in toddlers in the future. The purpose of this Community Service is to increase mothers' knowledge about preventing diarrhea in children in Indarung Village, Padang City. Health education uses lecture methods, questions and answers and hand washing practices. Knowledge evaluation by measuring pre-test and post-test knowledge after education. The results of the education showed an increase in mothers' knowledge about preventing diarrhea in children after being given education, knowledge in the sufficient category from 52.4% to 76.2%, and good knowledge increased to 38.1% from 14.3% before being given education. The conclusion is that there is an increase in mothers' knowledge about preventing diarrhea in children after being given health education. It is necessary to carry out continuous health education to the community in order to reduce cases of diarrhea in childrenKeywords: Children, Diarrhea, Education, Prevention
Pengaruh Penerapan Terapi Kognitif Terhadap Tanda Dan Gejala Serta Kemampuan Mengontrol Perilaku Kekerasan Klien Skizofrenia Miswarti, Miswarti; Maidawilis, Maidawilis; Gusni, Jufrika; Eni, Rosmi; Rahayu, Metha Kemala; Afnihazi, Ridhyalla; Nopita, Yanti
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i1.6013

Abstract

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR KELAS VI SDN 20 INDARUNG PADANG Rahayu Syafwan, Metha Kemala; Miswarti, Miswarti; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2890

Abstract

Hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar.Hasil belajar pada anak usia sekolah mempengaruhi kualitas siswa, untuk menciptakan SDMyang berkompeten dan berkualitas. Berdasarkan data dinas pendidikan Kota Padang lulusanSDN 20 Indarung Padang didapatkan sebagian kecil yang dapat diterima di sekolah lanjutanfavorit. Siswa memiliki nilai dengan rentang nilai (rata-rata 75-85). Tujuan penelitian yaituuntuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa kelas VI SDN 20Indarung Padang Tahun 2024. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan desain crosssectional study dilaksanakan di SDN 20 Indarung Padang pada bulan Februari-September 2024.Populasi adalah siswa kelas VI SDN 20 Indarung Padang, sampel berjumlah 58 siswa.Langkah-langkah dalam pengolahan data yaitu editing, coding, entry dan cleaning. Analisa dataunivariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji-square dengan tingkatkepercayaan 95%. Hasil penelitian 44,8% siswa kelas VI dengan hasil belajar baik, 60,3%dengan pola asuh demokratis, 56,9% dengan orang tua yang tidak bekerja, 56,9% denganlingkungan keluarga yang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh denganhasil belajar (nilai p=0,000), status pekerjaan dengan hasil belajar (nilai p=0,001), dan tidakada hubungan antara lingkungan keluarga dengan hasil belajar (nilai p = 0,265).Melalui kepala sekolah, agar guru dapat menjalin hubungan dengan keluarga siswa sehinggadapat bekerja sama dalam mengatasi masalah yang bersangkutan dengan hasil belajar siswauntuk dicarikan solusinya. Peneliti selanjutnya dapat menjadikan dasar penelitian ini dalammelakukan penelitian selanjutnya terkait hasil belajar siswa dan mengatasi masalah belajardengan metode yang berbeda.Kata Kunci : hasil belajar, pola asuh, status pekerjaan, lingkungan keluarga
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gangguan Jiwa: Halusinasi Di Wisma Anggrek RSJ Prof. HB. Saanin Padang Kirana, Angelisha kirana refani; Sinthania , Debby; Sari, Dwi Happy Anggia; Miswarti
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.202

Abstract

Kesehatan jiwa sebagai suatu keadaan sejahtera dan kepuasan dimana seseorang memiliki kemampuan untuk memandang dirinya sendiri dan orang lain secara positif dan menghadapi rintangan dalam hidup. Data World Health Organization (2020) menunjukkan angka prevalensi gangguan kesehatan jiwa di dunia yang tergolong tinggi, sekitar 264 juta jiwa. Berdasarkan pengambilan data awal di Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang didapatkan bahwa masalah halusinasi pada tahun pada tahun 2021 terletak pada peringkat pertama yaitu 4.758 jiwa, tahun 2022 terdapat 5.216 jiwa, dan tahun 2023 mengalami peningkatan yaitu 6.354 jiwa. Tujuan penelitian adalah menerapkan Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang. Studi Kasus dilakukan selama 6 hari dari tanggal 04 Maret s/d 13 Maret 2024. Pasien yang berjumlah 1 orang berinisial Ny. I Diagnosa pertama yang muncul yaitu Halusinasi Pendengaran. Strategi pelaksanaan sangat efektif dikarenakan klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara menghardik, minum obat, bercakap-cakap dan kegiatan terjadwal. Pada saat dilakukan implementasi selama 6 hari didapatkan hasil pasien sudah dapat mengontrol halusinasinya dengan baik. Hasil evaluasi tindakan tersebut yaitu masalah halusinasi pendengaran teratasi. Pada penelitian ini diharapkan Ny. I memahami pemberian perawatan jiwa, begitu juga dengan peneliti, rumah sakit dan Pendidikan diharapkan bisa menambah wawasan sebagai acuan dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa secara optimal. Diharapkan bagi Rumah Sakit Jiwa SP keluarganya perlu ditingkatkan lagi. Kata kunci : Asuhan keperawatan jiwa halusinasi
Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn.K Dengan Isolasi Sosial Nabila, Maftu; Miswarti; Afnuhazi, Ridhyalla; Eni, Rosmi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.203

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan distorsi dalam berfikir, persepsi, emosi, bahasa, konsep diri dan perilaku. Sebagian besar dari gejala negatif pasien dengan skizofrenia dapat berupa isolasi sosial. Isolasi sosial merupakan suatu kondisi dimana individu terjadi penurunan interaksi atau bahkan tidak dapat berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas,2018) prevelensi gangguan jiwa di indonesia sumatera barat berada diurutan keempat yaitu sebanyak 9,1%. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn K Dengan Isolasi Sosial Diagnosa Medis Skizofrenia di Wisma Nuri RSJ Prof HB Saanin Padang Tahun 2024. Metode yang digunakan yaitu dengan studi kasus yang meliputi pengkajian, diagosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan diruangan Nuri dimana diruang tersebut ada dua orang pasien isolasi sosial dan Tn K dipilih sebagai pasien kelolaan karena pasien memiliki hampir semua tanda gejala isolasi sosial. Beberapa diagnosa keperawatan yang muncul yaitu isolasi sosial, harga diri rendah, halusinasi, dan defisit perawatan diri. Guna mengatasi masalah keperawatan yang timbul, diberikan tindakan keperawatan menggunakan strategi pelaksana. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pasien mampu berkenalan jika di bantu oleh perawat. Kesimpulan dari penanganan isolasi sosial yang tetap diperlukan adalah pendekatan dan tercipta hubungan saling percaya. Dan diharapkan perawat diruang nuri dapat memperhatikan komunikasi dengan pasien sehingga hasil asuhan keperawatan lebih optimal.
PENGARUH TERAPI HYPNOTIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI COVID 19 PADA ANAK SEKOLAH DI MTsS DINIYYAH PANDAI SIKEK Afnuhazi, Ridhyalla; Fitri Amalia, Rosa; Sari, Febria Syafyu; Miswarti, Miswarti; Yuderna, Vivi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3187

Abstract

Menurut angka terbaru dari WHO jumlah kasus covid-19 diseluruh dunia telah melampaui 90 juta kasus, tepatnya mencapai 90.054.813, diIndonesia kasus positif terbanyak 999.256 kasus dan di Sumatra barat mencapai 89.800 orang warga sumbar terinfeksi covid-19.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan terapi hypnotis lima jari terhadap tingkat kecemasan dalam pelaksanaan vaksin covid 19 pada anak sekolah. Desain penelitian ini quasi experimental one-group pre-post test” dengan intervensi pemberian terapi hypnotis lima jari. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling.  Hasil uji statistik didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah  dilakukan terapi hipnotis 5 jari. sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi hipnotis 5 jari terhadap penurunan kecemasan vaksinasi covid-19 pada siswa. Disarankan dapat menambah wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi peneliti tentang manfaat terapi hypnotis lima jari agar penelitian yang dilakukan selanjutnya lebih maksimal.Kata Kunci : Hypnotis Lima Jari, Tingkat Kecemasan, Vakasin Covid 19
Diet Pada Penderita Hipertensi Di Komplek Singgalang Lubuk Buaya Kota Padang Hasmita Hasmita; Miswarti Miswarti
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v2i4.901

Abstract

Hypertension is a condition when blood pressure is at 130/80 mmHg or more. The World Health Organization (WHO) estimates 30% of the world's population. Based on Basic Health Research (Riskesdas 2018) the prevalence of hypertension in Indonesia is 34.1%. This has increased compared to the prevalence of hypertension in the 2013 Riskesdas of 25.8%. Hypertension is divided into two types, namely primary and secondary hypertension. Primary hypertension tends to develop gradually over years and eventually gets worse if not treated. If hypertension occurs for years without treatment or efforts to control it, the sufferer can experience various complications of hypertension. which is dangerous. Management of hypertension can be done pharmacologically, namely by using anti-hypertension drugs (Ode, 2012). Another way that is best for controlling hypertension is by controlling diet. The Winshiel Survey which was carried out for 2 days at the Singgalang Lubuk Buaya Housing Complex, Padang City, found that the most common disease was hypertension. This is due to people's habits of consuming high-fat, fried foods. offal and have unhealthy lifestyles such as smoking habits. Based on the problems above, it is necessary to have community service to be able to cooperate between various parties in preventing hypertension. The aim of this community service is so that hypertension sufferers can understand diet and prevent hypertension. The service was carried out for hypertension sufferers in September 2022. The results of the service showed that 87 of participants could explain the meaning of hypertension. 91% of participants could explain hypertension diet. 87% could explain the management of hypertension diet, 91% could explain the principles of diet for hypertension sufferers. 91% of participants could explain foods that should be avoided by hypertension sufferers
Membentuk Generasi Penerus Bangsa Yang Optimal Melalui Penyuluhan Bahaya Narkoba Rahayu, Eka; Yuliani, Novita; Rinaldi Utari, Shinta; Mulyadi Putri, Zikra; Yuzar Yabana, Hamanda; Gusni, Jufrika; Miswarti, Miswarti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i4.1821

Abstract

Narkoba merupakan zat yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi individu yang menggunakannya dengan memasukkan ke dalam tubuhnya, pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit rangsangan, semangat dan halusinasi. Tujuan penelitian adalah mengangkat studi kasus tentang penyuluhan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Padang (UNP) di Jorong Taratak Dama. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat jorong Taratak Dama terkait tentang apa itu narkoba, bahaya dan dampak dari narkoba itu sendiri dan efek dari penggunaan narkoba. Studi ini mencakup analisis kondisi keamanan desa, termasuk tingkat keselamatan bebas dari dampak narkoba. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan mengenai dampak narkoba bagi masyarakat Jorong Taratak Dama memberikan dampak positif dan dapat diterima oleh seluruh kalangan terutama para pemuda-pemudi jorong tersebut. Penyuluhan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko adanya penyalahgunaan berupa obat-obatan terlarang atau ilegal yang berdampak merusak pola pikir dan kesehatan, serta mencoreng nama baik Jorong Taratak Dama. Studi ini memberikan bukti konkret bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa KKN, dan masyarakat dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif. Dengan melakukan penyuluhan tentang narkoba dapat menjadi ilmu bagi seluruh masyarakat Jorong Taratak Dama agar seluruh pemuda-pemudi serta seluruh masyarakat tidak pernah mencoba obat-obatan terlarang dikarenakan efek samping yang sangat bahaya dan berisiko tinggi bagi nyawa seseorang, lebih menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas akan narkoba serta terwujudnya masa depan yang cerah di Jorong Taratak Dama.
Penanganan Kesehatan Jiwa pada Korban Bencana Miswarti Miswarti; Maidawilis Maidawilis; Jufrika Gusni; Rosmi Eni; Hasmita Hasmita
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i2.2403

Abstract

: Disaster is an event or series of events that threatens and disrupts people's lives and livelihoods caused both by natural factors and/or non-natural factors as well as human factors resulting in human casualties, environmental damage, loss of property and psychological impacts (Law No. 24 , 2007). The psychological impact is affected by the occurrence of disasters in various regions in Indonesia, ranging from natural, artificial, to social disasters which claim many victims. The victims of the disaster needed help, and not only physical medical assistance but also mental health support. So that this will cause material losses, the victims of natural disasters will also be overcome by deep sadness due to the loss of family or relatives, shock, to trauma which can lead to mental disorders. Efforts made to deal with post-disaster trauma are physical treatment and support in the form of mentoring from community. A week to four weeks later, Community need to carry out environmental monitoring and evaluation and other threats. Based on the above problems, it is necessary to have community service to be able to cooperate between various parties in preparing for the mental health treatment of disaster victims. The purpose of the service is for community to understand the handling of mental health for disaster victims. The service will be held in May 2023. The service participants are the community. The results of the dedication showed that more than 80% of the participants were able to know how to deal with the mental health of disaster victims..