Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS DAN POLA INTERAKSI BIOTIK DI TAMAN WISATA GREEN PARADISE PAGAR ALAM Aurelia, Olivia Edgina; Santri, Didi Jaya; Anggraini, Nike
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas dan pola interaksi biotik di Taman Wisata Green Paradise Pagar Alam. Metode yang digunakan adalah jalur jelajah dengan pendekatan eksploratif melalui pendataan jenis organisme dan bentuk interaksinya di sepanjang jalur pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas di Green Paradise terdiri atas 5 kelompok, yaitu produsen, konsumen primer, konsumen sekunder, tersier dan dekomposer. Contohnya, produsen diwakili oleh berbagai tumbuhan seperti bunga seribu bintang (Melampodium divaricatum) dan pacing merah (Costus woodsonii), Konsumen primer diwakili oleh lebah madu (Apis cerana) dan semut (Camponotus floridanus), Konsumen sekunder diwakili oleh laba-laba bola emas (Nephila pilipes) dan biawak benggala (Varanus bengalensis), serta dekomposer diwakili oleh lalat hijau (Lucilia sericata). Pola interaksi biotik yang ditemukan terdiri dari 5 jenis, yaitu mutualisme, komensalisme, predasi herbivori, kompetisi dan netralisme. Contohnya, mutualisme antara lebah madu (Apis cerana) dan bunga miana (Coleus scutellarioides), Komensalisme antara tawon kertas (Polistes sagittarius) dan pohon pinang (Areca catechu) serta kupu-kupu kuning (Eurema blanda ssp), Predasi herbivori oleh ulat (Polyura schreiber) dan belalang sembah (Mantis religiosa), serta netralisme antara ayam kampung (Gallus gallus domesticus) dan itik serati (Cairina moschata). Hasil ini menunjukkan bahwa ekosistem Green Paradise memiliki keanekaragaman hayati dengan interaksi ekologis yang kompleks dan stabil.
STUDI FLORISTIK KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DI TAMAN WISATA ALAM GREEN PARADISE PAGARALAM Hasana, Nazwa Uswatun; Santri, Didi Jaya; Ermayanti, Ermayanti
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman tumbuhan merupakan komponen penting dalam ekosistem dan perlu didokumentasikan untuk mendukung konservasi biologi serta pembelajaran kontekstual. Taman Wisata Alam Green Paradise Pagaralam memiliki kondisi lingkungan yang mendukung keberadaan berbagai jenis tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan keanekaragaman tumbuhan di kawasan TWA Green Paradise Pagaralam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode jelajah untuk mengumpulkan data di lapangan. Setiap tumbuhan diamati berdasarkan karakteristik morfologisnya dan diidentifikasi hingga tingkat jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Taman Wisata Alam Green Paradise terdapat 194 jenis tanaman yang terdiri dari 4 jenis Bryophyta, 18 jenis Pteridophyta, dan 172 jenis Magnoliophyta. Jenis-jenis tanaman tersebut memiliki variasi habitus, ciri morfologi yang beragam, serta menempati habitat yang berbeda-beda, sehingga mencerminkan tingginya keanekaragaman tumbuhan di kawasan tersebut. Temuan ini memberikan data floristik yang komprehensif dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi untuk mendukung pemahaman siswa terhadap klasifikasi, morfologi, dan keanekaragaman tumbuhan secara nyata.
PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DAN ALAT RUMAH TANGGA OLEH ORANG LOM DI KABUPATEN BANGKA Tasya, Jingga Y Ana; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Orang Lom di Bangka Belitung masih mempertahankan pemanfaatan tumbuhan sebagai bagian integral dari kearifan lokal yang mencerminkan praktik budaya yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi keanekaragaman jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan alat rumah tangga oleh Orang Lom serta mendokumentasikan pengetahuan tradisional yang berpotensi terancam oleh perubahan sosial dan lingkungan. Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan identifikasi dengan 11 informan yang meliputi ketua lembaga adat Mapor, ketua adat, ibu rumah tangga, serta warga yang memiliki pengetahuan tradisional di Dusun Pejem dan Dusun Air Abik. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat 21 jenis tanaman yang terbagi dalam 10 bangsa dan 11 suku, yang diolah menjadi 24 jenis komponen bahan bangunan serta 31 jenis alat rumah tangga. Analisis nilai guna menunjukkan bahwa Mentangor (Calophyllum inophyllum), Pelempang putih (Adinandra sarosanthera Miq.), Mengkuang (Pandanus artocarpus), dan Rotan (Calamus manan) merupakan tanaman yang paling banyak dimanfaatkan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa pengetahuan tradisional masyarakat Orang Lom dalam pemanfaatan tumbuhan untuk bahan bangunan dan alat rumah tangga masih terjaga dengan baik dan berperan penting dalam mendukung keberlanjutan sumber daya hayati sekaligus memperkuat identitas budaya komunitas lokal.
Laju dan Kapasitas Infiltrasi pada Berbagai Tipe Habitus Tumbuhan di Taman Pendidikan Universitas Sriwijaya Damayanti, Luthfi Mei; Amizera, Susy; Santri, Didi Jaya
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.19767

Abstract

Alih fungsi lahan mengakibatkan kawasan hutan yang semula berfungsi secara alamiah sebagai penyangga ketersediaan air bersih kini berubah menjadi kawasan pemukiman hingga perindustrian. Hal ini mengakibatkan gangguan pada siklus hidrologi dan berdampak negatif terhadap keseimbangan lingkungan. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan laju infiltrasi pada berbagai tipe habitus tumbuhan serta mengkaji hubungannya dengan faktor-faktor lingkungan di Taman Pendidikan Universitas Sriwijaya. Dilaksanakan selama Desember 2024 hingga Januari 2025, penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengujian laju infiltrasi menggunakan double ring infiltrometer. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode Horton. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada laju infiltrasi antar tipe habitus yang diteliti. Kapasitas infiltrasi tertinggi terjadi pada habitus pohon (148,76 cm/jam), diikuti semak (67,09 cm/jam), dan herba (36,03 cm/jam), yang semuanya tergolong dalam kategori sangat cepat. Sementara itu, lahan terbuka tanpa tutupan tumbuhan memiliki kapasitas infiltrasi terendah (19,76 cm/jam) dan hanya termasuk dalam kategori cepat. Variasi laju dan kapasitas infiltrasi pada setiap habitus dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kadar air tanah, tekstur tanah, suhu tanah, kelembaban tanah, dan pH tanah. Penelitian ini membuktikan bahwa keberadaan vegetasi dengan tipe habitus berbeda berperan penting dalam meningkatkan laju infiltrasi tanah, dengan habitus pohon menunjukkan kemampuan terbaik dalam memfasilitasi proses infiltrasi air ke dalam tanah.