p-Index From 2021 - 2026
7.915
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal Indonesian Journal of Global Health research Community Empowerment PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Journal of Vocational Nursing Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Urecol Journal. Part F: Community Development Prosiding University Research Colloquium Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Community Development in Health Journal Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Research and Development Student Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Physio Journal ABDIMAS KOSALA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KADER KESEHATAN PIMPINAN DAERAH ‘ASYIYAH SURAKARTA: “MENINGKATKAN KEMAMPUAN SUPPORT SYSTEM KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL Sri Wahyuni, Endang; Uswatun Khasanah, Aulia; Untari, Ida; Maryatun, Maryatun; Dewi Noorratri, Erika; Rahmawati, Ai; Anggraini, Raia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4500-4506

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental ibu hamil merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil. Selama masa kehamilan, perempuan mengalami berbagai perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang signifikan, yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Gangguan kesehatan mental pada ibu hamil tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ibu, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan janin, proses persalinan, dan kualitas pengasuhan anak di masa depan. Selain itu, gangguan psikologis ini juga dikaitkan dengan munculnya hipertensi saat kehamilan, preeklamsia, serta diabetes gestasional. Tujuan: PkM ini untuk 1) Meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai konsep kesehatan mental ibu hamil. 2) Memberikan keterampilan praktis kepada kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini gangguan kesehatan mental pada ibu hamil. 3) Meningkatkan kemampuan kader kesehatan dalam memberikan edukasi dan dukungan psikososial kepada ibu hamil. 4) Mendorong sinergi antara Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif kesehatan mental ibu hamil. Metode: Pelatihan kader kesehatan. Kegiatan PkM akan dilaksanakan di kelas kader kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah Surakarta. Hasil: Terdapat 65 kader kesehatan dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta telah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman kader tentang deteksi dini gangguan kesehatan mental, serta keterampilan mereka dalam memberikan dukungan psikososial. Terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kategori sangat baik sebesar 22 %. Simpulan: PkM berhasil memberikan pemahaman yang lebih dalam pada peserta pelatihan mengenai konsep kesehatan mental ibu hamil, deteksi dini gangguan kesehatan mental, dan pemberian dukungan psikososial.
Analysis of Factors Affecting the Motivation of Elderly to Follow the Covid-19 Vaccine in Bedoro Sragen Village Tri Susilowati; Erika Dewi Noorratri
Journal of Ners and Midwifery Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v10i1.ART.p084-091

Abstract

The COVID-19 disease caused by the SARS-CoV 2 virus has worried the world. WHO (World Health Organization) declared Covid-19 a pandemic so that WHO implemented a world health emergency status. More than 800 thousand people in Indonesia have been infected with COVID 19 and the number who have died was over 25 thousand people. Central Java provincial government data showed that the number of positive confirmed cases of Covid-19 in Sragen Regency was 2,694. Data compiled from the Sragen District Health Office, there were 775,774 vaccination targets in the Sragen area, including 118,893 elderly people. As for the elderly target group, 49,987 people or 42.01% have been successfully vaccinated. To analyze the factors that influence the motivation of the elderly in participating in the Covid-19 vaccine in the Bedoro Subdistrict, Sambungmacan, Sragen. The method used in this research was an analytic survey with a cross sectional approach. The results showed that most of the respondents' education level was in the basic education category, namely 67 (50.4%). Most of the respondents' knowledge was in the sufficient knowledge category, namely 113 (85%). Most of the respondents' perceptions were in the category of sufficient perception, namely 114 (85.7%). Most of the family support was in the adequate family support category, namely 112 (84.2%). Most of the motivation was in the category of moderate motivation, namely 111 (83.5%). The factor that most influences the elderly to take the COVID 19 vaccination was family support ((Exp(B): 2,488). Family support was the factor that most influences the elderly to take the COVID 19 vaccination
Analyzing the Factors Affecting Adolescents' Ability to Provide First Aid for Burns at SMP Muhammadiyah 8 Surakarta sari, Irma Mustika; Erika Dewi Noorratri; Rini Widarti; Hesty Winda Hapsari; Dwi Sri Wahyuningsih
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 2: DECEMBER 2025 (On Progress)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v15i2.8603

Abstract

Introduction: Burns are among the most common types of injuries that occur in daily life, whether at home, school, or in the surrounding environment. The mortality and morbidity rates due to burns in developing countries are estimated to be approximately 11.6 per 100,000 population. These injuries most frequently occur at home, school, or the workplace, with children and adolescents being the most vulnerable groups to burn injuries resulting from daily activities. Objective: This study aims to analyze the factors that most significantly influence adolescents’ ability to provide first aid for burns at Muhammadiyah 8 Junior High School Surakarta. Method: The research design employed was logistic regression. A total of 100 respondents were selected using a purposive sampling technique, and the data were analyzed using logistic regression tests. Results: The majority of respondents were aged 11–14 years (46%), with 54% having a junior high school education. A total of 70 respondents (70%) obtained information from social media or the internet, 44 respondents (47%) had good knowledge, and 73 respondents (73%) had previously experienced burn injuries. In addition, 42 respondents (42%) administered first aid using running water, and 66 respondents (66%) were capable of providing burn first aid. The logistic regression test results showed that the source of information produced a p-value of 0.035 with an OR of 1.929 and a 95% CI of 1.048–3.551, indicating that the source of information was the most influential factor on the ability to perform burn first aid. Conclusion: Adolescents’ ability to perform burn first aid is influenced by several factors, including age, educational level, sources of information, knowledge level, history of burn injuries, and frequency of first aid practices. Among these, the source of information was identified as the most important factor enhancing adolescents’ ability to provide burn first aid. Adolescents with access to reliable sources of information, such as materials developed by healthcare professionals, school modules, or formal education, are more likely to acquire the ability to administer burn first aid earlier compared to those without such access.
Pengaruh Edukasi Perawatan Luka terhadap Tingkat Pengetahuan Pertolongan Pertama Pada Siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen: The Application Wound Care Education To Improve First Aid Knowledge of Students in SMPN 1 Karangmalang Sragen Irma Mustika Sari; Eska Dwi Prajayanti; Erika Dewi Noorratri; Rini Widarti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3661

Abstract

Latar belakang: Pertolongan pertama pada siswa karena cidera atau luka merupakan upaya yang dilakukan sebelum dibawa ke pelayanan kesehatan. Kejadian kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah sangat beragam misalnya karena terpeleset, adanya luka memar, luka bakar, ataupun luka lecet akibat trauma benda tumpul. Untuk mencegah terjadinya cidera lebih lanjut dibutuhkan pertolongan pertama yang cepat dan tepat dengan menggunakan peralatan dan sarana yang ada di sekolah. Pertolongan pertama memerlukan pengetahuan yang baik untuk mencegah kondisi luka yang lebih buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental study one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling sejumlah 71 responden yang dilakukan selama bulan Juni 2022. Responden mengisi kuesioner yang berisi 25 pernyataan tentang perawatan luka dan pertolongan pertama. Hasil: Hasil analisis paired t test menunjukkan nilai signifikan ? = 0,000 < dari taraf nyata yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen. Tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sebesar 49,3% dan masuk ke kategori tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Pemberian edukasi perawatan luka dengan ceramah dan demonstrasi pada siswa dapat meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama khususnya pada cidera luka ringan yang seringkali terjadi di lingkungan sekolah sehingga komplikasi yang lebih parah dapat dihindarkan.
Aplikasi Metode Pendidikan Kesehatan Demonstrasi dengan Media Short Education Movie (Sem) terhadap Pengetahuan Perawatan Luka pada Anak di Sdn Mojorejo 2 Sragen: Application of Health Education Demonstration Method with Short Education Movie (SEM) Media on Knowledge of Wound Care in Children at SDN Mojorejo 2 Sragen Irma Mustika Sari; Erika Dewi Noorratri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4176

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan kepada siapa saja. Interaksi dalam bermain kadang-kadang membawa risiko cedera bagi anak-anak sekolah dasar. Pengetahuan anak usia sekolah dasar masih kurang mengenai perawatan luka, usia tersebut rentan mengalami cidera yang dapat menyebabkan luka dan berpotensi infeksi. Kejadian kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah sangat beragam misalnya karena terpeleset, adanya luka memar, luka bakar, ataupun luka lecet akibat trauma benda tumpul. Prevalensi kejadian cedera tertinggi pada status anak sekolah yaitu sebesar 13% dan pada rentang usia 5-14 tahun. Salah satu cara untuk melakukan pertolongan pertama cedera pada anak adalah dengan pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental study one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling sejumlah 77 responden yang dilakukan selama bulan Juli 2023. Responden mengisi kuesioner yang berisi 17 pernyataan tentang perawatan luka ringan. Hasil: Hasil analisis Wilcoxon test menunjukkan nilai signifikan ? = 0,000 < dari taraf nyata yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen. Tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sebesar 83,34% dan masuk ke kategori tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Pemberian pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang perawatan luka ringan
Co-Authors Anggraini, Raia Ani Margawati Ardhiani, Nurul Devi Ardika, Noviana Ayu Ari Sapti Mei Leni Ari Septi Mei Leni Ari Septi Mei Leni Aulia Uswatun Khasanah Aulia, Firda Ulfah Bonita Dwi Juniana Bahari Cheli Dwi Astuti Pramudita Cornelia, Tiara Ulfa Dian Dian Fitri Febriana Dian Farikasari Dian Setyawan Dwi Sri Wahyuningsih Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Endang Sri Wahyuni Eska Dwi Prajayanti Faizah, Imrotul Fitria Purnamawati Friskha Maudita Oktaviandini Galih Mardiana Utomo Hesty Winda Hapsari Ida Untari Ika Silvitasari Imrotul Faizah Indriyani Ayu Mandira Inggit Zulkharisma Kamto Ipa Sari Kardi Irma Mustika Sari Isnaini Nur Faatihah Kartikasari Karunia Rosa Khasanah, Annisa Nur Khoirunnisa Nur Istiqomah Krisna Putri Widayati Mareta Kumala Sari Maryatun maryatun maryatun Maryatun, M Maya Asifah Meidiana Dwidiyanti Melyana Okta Apriani Mulyaningsih Neny Utami Novia Ariani Novia Ariani Novia Ariani Oktaviany Ayu Prawita Sari Panggah Widodo Puput Ari Yanti Rahmawati, Ai Rara Dinie Putri Amalya Rifka Aulia Silviana Putri Rimma Wahyuni Khumayroh Rimma Wahyuni Khumayroh Rini Widarti Rizca Zuliant Pramudita Septi Mei Leni, Ari Shing, Lin Chun Siti Fatmawati Sri Handayani Sri Hartutik Sri Puji Handayani Sukardi Sugeng Rahmad Suprapti Sutarto, Agus Syta Aniza Pralambang Indirasia Teguh Wiyono Teguh Wiyono Tri Susilowati Tri Susilowati Utomo, Galih Mardiana W Wahyuni Wahyu Purwaningsih Wahyu Purwaningsih WAHYUNI wahyuni wahyuni Waluyo Waluyo Windiah Nur Kusumaningtyas Yohana Destria Ramadhani Yohana Ika Prastiwi