Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Bundling Price dan Event Pemasaran Terhadap Minat Konsumen Pada Life Pilates Sutami Kota Bandung Alifia Oktaviani; Ridho Riadi Akbar; Siti Sarah
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Bundling Price dan Event Pemasaran terhadap Minat Konsumen pada Life Pilates Sutami Kota Bandung. Persaingan yang semakin ketat dalam industri kebugaran menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang mampu menarik perhatian dan meningkatkan minat konsumen. Bundling price memberikan nilai tambah melalui penawaran paket layanan dengan harga yang lebih ekonomis, sedangkan event pemasaran menjadi media komunikasi yang mampu menciptakan pengalaman langsung bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah konsumen Life Pilates Sutami Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bundling Price dan Event Pemasaran memperoleh penilaian dalam kategori sangat baik. Secara parsial, Bundling Price berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Konsumen dengan koefisien regresi sebesar 0,523, sedangkan Event Pemasaran berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,449. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Konsumen dengan nilai Fhitung sebesar 89,696 lebih besar daripada Ftabel sebesar 3,09 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,649 menunjukkan bahwa Bundling Price dan Event Pemasaran mampu menjelaskan 64,9% variasi Minat Konsumen, sedangkan sisanya sebesar 35,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi harga dan promosi yang lebih efektif untuk meningkatkan minat konsumen.
Integrasi Human Capital Development dan Lingkungan Kerja Psikososial dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Instansi Pemerintah Pusat Hellen Indriyani; Ridho Riadi Akbar
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan lingkungan kerja nonfisik terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP) sebagai instansi pemerintah pusat dengan fungsi teknis-regulatif. Sebagian besar studi mengenai pelatihan kerja dan lingkungan kerja masih berfokus pada organisasi sektor swasta atau pemerintah daerah, sehingga menyisakan keterbatasan bukti empiris pada institusi pemerintah pusat yang memiliki karakteristik birokrasi, tuntutan akuntabilitas, dan kompleksitas tugas yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, melibatkan 144 pegawai sebagai responden yang dipilih melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, setelah terlebih dahulu memenuhi uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja dan lingkungan kerja nonfisik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publik tidak hanya bergantung pada pengembangan kompetensi individual melalui pelatihan, tetapi juga pada dukungan lingkungan kerja psikososial yang kondusif. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia sektor publik dengan memberikan bukti empiris mengenai peran terintegrasi pengembangan human capital dan lingkungan kerja psikososial dalam membentuk kinerja pegawai pada institusi pemerintah pusat, serta memperluas pemahaman teoretis di luar konteks organisasi swasta dan pemerintah daerah.
Pengaruh Harga dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Vario (Studi pada Dealer Honda XYZ) Rega Noer Cahyana; Ridho Riadi Akbar; Dadan Abdul Aziz Mubarok
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Vario di Dealer Honda XYZ. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif untuk mengetahui kondisi masing-masing variabel sekaligus menguji hubungan antara variabel harga dan promosi terhadap keputusan pembelian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Honda Vario yang memenuhi kriteria sebagai responden penelitian. Seluruh data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel harga tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,362 yang lebih besar dari 0,05. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa harga bukan menjadi faktor dominan yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sepeda motor Honda Vario pada Dealer Honda XYZ. Sebaliknya, variabel promosi terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa harga dan promosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 19,5% mengindikasikan bahwa variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel harga dan promosi sebesar 19,5%, sedangkan 80,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
Pengaruh Konten Digital serta Iklan terhadap Brand Awareness pada Instagram Sate Koja Hilman Fauzan; Ridho Riadi Akbar; Andhika Mochamad Siddiq
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12184

Abstract

Kajian dilakukan guna  menganalisis dampaknya konten digital juga iklan pada  brand awareness pada Instagram Sate Koja. Rancangan penelitian menerapkan metode numerik melalui pendekatan deskriptif dan pembuktian. Pendekatan tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi setiap variabel penelitian sekaligus menguji hubungan antara konten digital, iklan, dan brand awareness pada objek yang diteliti. Sebanyak 100 orang yang mengetahui atau pernah memperoleh informasi tentang Sate Koja dari Instagram ditetapkan sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert. Kuesioner disusun berdasarkan indikator pada masing-masing variabel sehingga dapat menggambarkan persepsi responden terhadap aktivitas pemasaran yang dilakukan melalui Instagram Sate Koja. Pengolahan data dengan IBM SPSS mencakup pengujian validitas dan reliabilitas, kajian deskriptif, pemeriksaan asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien hubunganya, koefisien determinasi, dilakukan uji parsial (uji t), serta pemeriksaan bersamaan (diuji F)Temuan deskriptif menempatkan konten digital, iklan, dan brand awareness di dalam kategori baik. Secara parsial, uji t membuktikan bahwasannya konten digital maupun iklan memberikan dampak yang menguntungkan dan bermakna terhadap brand awareness. Pengujian simultan melalui uji F juga memperlihatkan bahwasannya kedua faktor tersebut secara serentak memberikan dampak terhadap brand awareness. Instagram Sate Koja secara signifikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan konten yang relevan dan didukung oleh aktivitas iklan mampu memperkuat tingkat pengenalan merek di kalangan audiens Instagram. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi konten digital yang menarik dan aktivitas periklanan yang tepat berperan dalam meningkatkan pengenalan merek di kalangan pengguna Instagram. Nilai koefisien determinasi 0,847 berarti konten digital dan iklan menerangkan 84,7% variasi brand awareness, sedangkan 15,3% lainnya diuraikan oleh unsur lain di luar kajian.
Citra Merek, Harga, dan Kualitas Produk sebagai Prediktor Keputusan Pembelian Foundation Maybelline di Shopee Laela Rahmawati; Arie Hendra Saputro; Dadan Abdul Aziz Mubarok; Ridho Riadi Akbar
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Bisnis, Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jbme.v7i3.3650

Abstract

The rapid growth of cosmetic products in digital marketplaces has intensified competition among global, local, and emerging brands. This study examines the effects of brand image, price, and product quality on purchasing decisions for Maybelline foundation products on Shopee. A quantitative explanatory survey was conducted involving 100 consumers who had purchased and used Maybelline foundation through Shopee. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, and multiple linear regression. The results show that brand image, price, and product quality each have a positive and significant effect on purchasing decisions. Product quality has the strongest relative contribution, followed by price and brand image. Simultaneously, the three predictors significantly explain purchasing decisions, with an R-square value of 0.674, indicating that 67.4% of the variation in purchasing decisions is explained by the model. These findings imply that Maybelline should prioritize consistent product performance, strengthen consumers’ perception of price fairness, and maintain a relevant brand image in the marketplace. Future studies may include online customer reviews, electronic word of mouth, promotion, and trust to provide a broader explanation of digital purchasing behavior