Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI KUIS BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN PRAKTIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG KELAS XI AKL DI SMK DHARMA PATRA PANGKALAN SUSU Trisyanti Kisria Darsih; Muhammad Sadri; Anisa Noverita; Eka Darliana; Muhammad Fadli
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.751 KB)

Abstract

Sosialisasi penggunaan aplikasi kuis berbasis android sebagai media evaluasi pembelajaran praktikum akuntansi perusahaan dagang kelas XI AKL ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Media Evaluasi pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting karena dapat digunakan sebagai sarana pengukuran dan penilaian guru dalam pengambilan keputusan. Guru idealnya mampu membuat dan mengembangkan media evaluasi pembelajaran interaktif yang dapat diakses peserta didik melalui perangkat digital dan sesuai dengan karakteristik siswa. Namun guru belum memanfaatkan smartphone sebagai media evaluasi pembelajaran, sehingga saatdilakukan evaluasi siswa cenderung malas, kurang tertarik dan kurang termotivasi. Media Evaluasi dalam mata pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Dagang di SMK Dharma Patra Pangkalan Susu hanya menggunakan latihan-latihan soal melalui lembar kerja peserta didik dalam menjawab pertanyaan kuis dari guru. Mereka tidak menggunakan media evaluasi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Program Sosialisasi penggunaan aplikasi kuis berbasis android ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu penentuan lokasi, kordinasi dengan mitra kegiatan, dan sosialisasi. Tahap sosialisasi ini dilaksanakan menggunakan metode ceramah dan simulasi. Pada umumnya guru-guru akuntansi sangat antusias mengikuti dan mengamati apa yang dijelaskan oleh tim kegiatan pengabdian masyarakat. Guru-guru akuntansi SMK Dharma Patra Pangkalan Susu tesebut juga terbantu dengan adanya aplikasi kuis berbasis android ini dalam melaksanakan ulangan harian pada mata pelajaran praktikum akuntansi perusahaan dagang, karena aplikasi kuis berbasis android tersebut sangat efektif dan efisien jika digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran. Sosialisasi penggunaan aplikasi kuis berbasis android ini juga dapat meningkatkan daya tarik dan minat siswa kelas XI AK SMK Dharma Patra Pangkalan Susu dalam mengerjakan soal-soal praktikum akuntansi perusahaan dagang yang mudah dan dapat dikerjakan dimana saja di smartphone masing-masing siswa
Pentingnya Budaya Kewarganegaraan Untuk Menciptakan Generasi Muda Yang Demokratis Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Eka Darliana; Anisa Noverita; TrySanti Kisria Darsih
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan kewarganegaraan adalah budaya yang menjadi landasan kewarganegaraan yang isinya tentang sekumpulan gagasan yang bisa direalisasikan secara efektif untuk resepsi kebudayaan yang tujuannya untuk membentuk identitas warga di sini budaya kewarganegaraan sangat penting untuk mengembangkan pendidikan kewarganegaraan. Hal ini dikarenakan untuk membentuk identitas warga khususnya pada generasi milenial di mana identitas yang dimaksud adalah identitasnya sebagai warga negara Indonesia. Melalui pembelajaran PPKn yang sudah mengandung unsur budaya kewarganegaraan tentunya generasi milenial akan mampu untuk berpikir kritis, rasional serta kreatif untuk menelaah beragam isu Kewarganegaraan serta berkontribusi aktif dalam beragam aktivitas bermasyarakat dan bernegara. Bentuk nyata yang dihasilkan dari reaktualisasi budaya kewarganegaraan adalah dengan didirikannya pembelajaran berupa pendidikan anti korupsi. Disamping itu harapannya karakter-karakter generasi muda akan tumbuh dan berkembang dengan positif serta demokratis agar mampu bersaing dengan bangsa lain tanpa melupakan identitas bangsa dengan adanya Unsur perkembangan teknologi di dalamnya.
Pengembangan Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Android pada Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Dagang dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir HOTS Siswa Sadri, Muhammad; Darsih, Trysanti Kisria; Yusrah, Yusrah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.531 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i2.1647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi media evaluasi pembelajaran berbasis android serta mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Hight Order Thinking Skills (HOTS) siswa sebelum dan sesudah menggunakan media evaluasi pembelajaran berbasis android pada mata pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Dagang kelas XI AKL di SMK Al Ikhlas Pangkalan Susu Kabupaten Langkat. Jenis penelitian ini adalah R&D model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: 1) Analysis (Analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (implementasi); dan 5) Evaluation (Penilaian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis android ini valid yang didasarkan pada hasil validasi ahli media mencapai persentase 83% dalam kategori baik, hasil validasi ahli materi mencapai persentasi 83,82% dalam kategori baik dan hasil validasi ahli pembelajaran mencapai persetase 85% dalam kategori baik. Dengan demikian media pembelajaran berbasis android yang dikembangkan layak untuk digunakan. Adapun peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Hight Order Thinking Skills (HOTS) siswa ditunjukkan dari hasil uji T terhadap nilai pretest dan postest. Berdasarkan hasil uji T yang dilakukan dengan menggunakan Uji Pired Samples dengan taraf kebenaran 95% di peroleh hasil signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Hight Order Thinking Skills (HOTS) siswa antara sebelum dan setelah menggunakan media evaluasi pembelajaran berbasis android.
PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN METODE 3R (REDUCE, REUSE DAN RECYCLE) DI SMK DHARMA PATRA PANGKALAN SUSU Anisa Noverita; Eka Darliana; Trysanti Kisria Darsih; Kahar Mashuri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.135 KB)

Abstract

Persoalan sampah merupakan persoalan bersama yang sudah berlangsung sangat lama dan dialami oleh seluruh dunia. Tujuan penyuluhan ini agar pengetahuan siswa sekolah dapat meningkat terkait pengolahan sampah. Hal ini untuk menyadarkan masyarakat dan khususnya anak sekolah di SMK Dharma Patra Pangkalan Susu bahwa permasalahan sampah harus segera ditangani karena akan berdampak negatif pada lingkungan hidup dan kesehatan. Sampah dapat berdampak buruk, ketika jumlah timbunan sampah menjadi banyak,oleh karena itu pentingnya sebuah pola pikir bagaimana cara menanggulanginya agar sampah dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai guna yaitu dengan cara mengolah kembali sampah dengan sistem 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Metode pengabdian yang dilakukan yaitu penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan “Penyuluhan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di SMK Dharma Patra Pangkalan Susu” dapat memberikan dan menambah pengetahuan tentang sampah serta meningkatkan kesadaran siswa siswi untuk memilah sampah organik dan anorganik
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP Anisa Noverita; Eka Darliana; Trysanti Kisria Darsih
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i2.730

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media komik berbasis kearifan lokal dan untuk mengetahui keefektifan dan kemenarikan media pembelajaran komik berbasis kearifan lokal serta untuk mengetahui pengaruh media komik berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan literasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: 1) Analysis (Analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (implementasi); dan 5) Evaluation (Penilaian). Adapun subjek pada penelitian ini adalah siswa SMP Al Maksum Langkat khususnya kelas VII. Penelitian ini meggunakan Random Sampling dan sampelnya sebanyak 28 siswa. Dari hasil validasi beberapa ahli menunjukkan hasil uji validasi ahli materi sebesar 77,5% dan masuk dalam kategori layak. Hasil validasi ahli media sebesar 85,8% dan masuk dalam kategori sangat layak.. Hasil validasi ahli bahasa sebesar 80% dan masuk kategori layak. Adapun peningkatan literasi lingkungan ditunjukkan analisis data dari pretest dan postest dari hasil uji T yang dilakukan dengan menggunakan Uji Paired Samples dengan taraf kebenaran 95% di peroleh hasil signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran komik berbasis kearifan lokal. Dengan demikian maka media pembelajaran komik berbasis kearifan lokal layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata Pelajaran IPS kelas VII.
Pengembangan Modul Pengantar Antropologi Dengan Pendekatan Critical thinking untuk Mahasiswa IPS Eka Darliana; Anisa Noverita; Tri Santy Kisria Darsih
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.458

Abstract

Pembelajaran yang bersifat monoton harus mulai dihindari karena akan menciptakan proses belajar (bosan, mengantuk, emosi, kaku, menghafal) dan materi pembelajaran tidak tersajikan secara lebih lengkap dan komprehensif dalam menguraikan konsep-konsep antropologi budaya. Atas dasar itulah maka dipandang perlu untuk mengadakan pembaharuan terhadap proses perkuliahan, khususnya pada matakuliah pengantar antropologi guna meningkatkan kualitas proses dan output-nya. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah menghasilkan modul pembelajaran pengantar antropologi dengan pendekatan Critical Thinking untuk mahasiswa pendidikan ilmu pengetahuan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Karena keterbatasan waktu, penelitian ini hanya sampai tahap pengembangan. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa hasil validasi ahli sebesar 85% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil respon dosen praktisi terhadap keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul pembelajaran antropologi budaya dengan pendekatan Critical Thinking sebesar 81% dengan kategori sangat baik dan hasil respon yang diberikan mahasiswa setelah dibelajarkan menggunakan modulpengantar antropologi dengan pendekatan Critical Thinking sebesar 85% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul pengantar antropologi dengan pendekatan Critical Thinking sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada matakuliah pengantar antropologi.
Transformasi Ekonomi Digital Berbasis Blue Economy pada Usaha kecil Kelompok Usaha Pengolahan Ikan Asin di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Muhammad Sadri; Trysanti Kisria Darsih; Agus Noviar Putra; Nurul Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok usaha pengolahan ikan asin di Desa Jaring Halus mengalami permasalahanpada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Permasalahan pada aspek produksiterletak pada keterbatasan peralatan, dimana proses produksi hanya memanfaatkan panassinar matahari. Proses i n i sering mengalami kendala akibat cuaca hujan. Selain itukendala dalam mengembangkan usahanya karena modalnya terbatas. Pengelola pernahmengajukan pinjaman modal di Bank namun ditolak karena tidak memiliki pembukuanusaha. Permasalahan lainnya pada aspek pemasaran. Kemasan produk ikan asin ini kurangmenarik dan produk ikan asin hanya dipasarkan di pasar tradisional.Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperbaiki permasalahan produksi, manajemen, danpemasaran pada kelompok usaha pengolahan ikan asin untuk meningkatkan produksi dankualitas produk ikan asin, meningkatkan pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Solusi yangdiupayakan melalui kegiatan PKM ini adalah 1) Melakukan rancang bangun, pelatihan danpendampingan alat pengeringan ikan; 2) Melakukan pelatihan dan pendampinganpenyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi akuntansi berbasis android; 3)Melakukan rancang bangun kemasan produk ikan asin yang berdaya saing; dan 4)Melakukan rancang bangun pemasaran berbasis e-commerce.Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan pada Kelompok usaha pengolahan ikan asinini meliputi rancang bangun, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan tahapan pelaksanaankegiatan PKM yaitu 1) Koordinasi kegiatan; 2) Persiapan peralatan dan bahan; 3) Rancangbangun teknologi tepat guna (TTG); 4) Pelatihan dan pendampingan 5) Serah terima TTG;6) Monitoring dan evaluasi; dan 7) Pencapaian luaran dan penyusunan laporan.Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tepat guna alatpengering ikan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 300% dan Efisiensibiaya yang dicapai akibat penggunaan alat pengering ikan adalah sebesar 37%. Selain ituKelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus telah memiliki Aplikasi AkuntansiSederhana Berbasis Android yang menjadi solusi dalam memecahkan permasaahanmanajemen keuangan di Kelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus dan telahmemiliki kemasan yang digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim,mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasaruntuk menjadi ciri khas atau branding. kegiatan ini juga menghasilkan profile pemasaransecara online (e-commerce) bagi Kelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus.
Pelatihan Pembuatan Aplikasi Media Pembelajaran Berbasis Android sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Akuntansi SMK Se Kabupaten Langkat Trysanti Kisria Darsih; Harry Pratama Figna; Muhammad Sadri; Anisa Noverita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, khususnya dalam bidang telekomunikasi Smartphone berbasis android sebagai alat komunikasi sangat popular hingga merambah kalangan pelajar. Media pembelajaran berbasis android digunakan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna sesuai dengan tujuan pendidikan. Namun pemanfaatan smartphone android sebagai media pembelajaran masih sangat minim. Guru hanya menggunakan buku cetak dan lembar kerja siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru akuntansi dalam membuat dan menggunakan aplikasi media pembelajaran berbasis android. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan seminar, diskusi, dan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di sekretariat MGMP Akuntansi Langkat yaitu di SMK Negeri 1 Tanjung Kab. Langkat, Provinsi Sumatera Utara dengan sasaran guru-guru akuntansi SMK se Kabupaten Langkat. Evaluasi kegiatan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan dan di akhir kegiatan diberikan kuisioner. Solusi yang diupayakan melalui kegiatan PKM ini adalah 1) Melakukan sosialisasi manfaat media pembelajaran berbasis digital pada Kelompok MGMP Akuntansi Langkat; dan 2) Melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis android pada Kelompok MGMP Akuntansi Langkat. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini yaitu menggunakan pendekatan seminar, diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan guru dalam memahami manfaat media pembelajaran berbasis digital pada Kelompok MGMP Akuntansi Langkat. Selain itu adanya peningkatan keterampiln guru akuntansi Kabupaten Langkat dalam membuat aplikasi pembelajaran berbasis digital. Peningkatan pemahaman dan keterampilan guru akuntasi SMK Kabapaten Langkat tersebut diharapkan dapat mengatasi kesulitan dalam penguasaan dan penerapan teknologi digital pada proses pembelajaran. Sehingga siswa-siswi tidak merasa bosan dan semangat belajar siswa meningkat karena guru menggunkan media pembelajaran interaktif yang menarik. Pemanfaatan digitalisasi pada proses pembelajaran mutlak harus guru kuasai untuk menyiapkan anak didik yang siap menghadapi era revolusi industry 4.0 dan society 5.0.
Pengembangan Alat Peraga Berbasis Contextual Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SMP Kelas VIII Ary Anggara Shahputra; Azrina Purba; Trysanti Kisria Darsih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1865

Abstract

Kajian ini hakikatnya memiliki tujuan untuk menghasilkkan sebuah produk berupa alat peraga berbasis contextual learning yang layak, praktik dan efektif serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi sistem pernapasan pada manusia agar lebih menarik, menyenangkan dan praktis untuk digunakan. Dalam penelitian ini diterapkan metode riset dan pengembangan (R&D) yang menggunakan model pengembangan 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan tahun 1974. Model ini terdiri dari tahap Define, Design, Develop dan Disseminate. Penelitian ini diujicobakan di SMP Negeri 1 Besitang dengan subjek uji coba siswa kelas VIII dengan jumlah 27 orang. Penelitian ini memakai instrumen terdiri dari lembar validasi ahli materi, media dan pembelajaran, lembar angket respon siswa serta soal tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga sudah memenuhi kriteria kevalidan dengan hasil validasi yang telah dinilai oleh validator yang bersumber dari ahli media, materi, dan pembelajaran untuk mengukur alat peraga yang telah dibuat dinyatakan valid sebesar 80%. Hasil ujicoba menyimpulkan: (1) tingkat ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 88,88%; (2) respon siswa terhadap bagian alat peraga dan juga proses pembelajaran telah mengindikasi respon yang positif. Oleh karena itu berdasarkan hasil respon dan nilai hasil belajar siswa menunjukkan bahwasanya alat peraga ini memenuhi syarat dalam pembelajaran IPA.
Pelatihan Pembuatan Soal Akhir Sekolah Kelas 6 SD Berbasis HOTS Pada Kelompok Kerja Guru SD Negeri Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Hasanah, Nurul; Kisria Darsih, Trysanti; Fatimah Lubis, Ade Evi; Rambe, Rahmayanti; Parinduri, Wina Mariana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru SD Negeri dalam pembuatan soal-soal ujian akhir sekolah yang diberikan dalam menilai hasil belajar siswa selama ini masih dalam tataran Lower Order Thinking Skills (LOTS). Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan pemahaman guru-guru tentang konsep HOTS serta kurangnya kemampuan dan keterampilan guru dalam menyusun soal berbasis HOTS. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan soal berdasarkan pedoman penulisan soal HOTS khususnya guru kelas IV, V, dan VI. Melalui metode ceramah dan praktik, pelatihan ini ternyata dapat membuka wawasan pengetahuan dan pemahaman guru tentang bagaimana menyusun soal serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam membuat soal pada jenjang keterampilan berpikir tingkat tinggi sehingga dapat digunakan untuk mengukur perkembangan daya pikir dan nalar siswa dengan semestinya sesuai dengan capaian akhir pembelajaran yang diharapkan yaitu agar siswa dapat berpikir krtitis dan kreatif sehingga dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya untuk mengenali dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.