Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN BARU CREATIVE CENTER DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Annur, Syinni Chintiana; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Ismiranti, Athifa Sri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Bandung termasuk dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network sebagaisalah satu kota kreatif dalam bidang Desain. Terdapat faktor-faktor penting agar sebuahkota dapat disebut sebagai <Kota Kreatif=, salah satunya adalah faktor Urban space and facilities. Terdapat Bandung Creative Hub sebagai urban space and facilities, namunBandung Creative Hub masih belum cukup mengakomodasi kegiatan kreatif di KotaBandung dengan alasan kapasitas dan fasilitas yang kurang. Dengan membangun Creative Center baru dengan fasilitas yang dapat berfungsi lebih baik dan standar yang sesuaidengan kegiatan ekonomi kreatif sehingga dapat mengakomodasi kegiatan ekonomikreatif di kota Bandung serta memberikan peran sebagai faktor Urban space and facilitiesuntuk Bandung Kota Kreatif. Dalam pelaksanaannya, perancangan baru ini menjadikanBandung Creative Hub sebagai studi banding untuk membuat fasilitas berdasarkan minatdan kebutuhan pengguna, serta dengan kajian literatur dan dengan menggunakanpendekatan teknologi untuk merancang Creative Center dengan sistem audio dan tatasuara yang baik, sistem pencahayaan terotomasi yang sesuai dengan standar kegiatan diCreative Center serta standarisasi umum yang lebih baik untuk kegiatan dapat berjalandengan lebih optimal. Dengan adanya fasilitas Creative Center baru selain BandungCreative Hub di kota Bandung, dharapkan kegiatan ekonomi kreatif di kota bandung akanlebih terakomodasi sehingga dapat mendukung ekonomi kreatif kota Bandung sertamewujudkan Bandung Kota Kreatif dengan adanya fasilitas urban Creative Center yangdibangun dengan baik. Kata kunci: creative center, ekonomi kreatif, kota kreatif, teknologi
PERANCANGAN BARU INTERIOR GALERI BATIK PULAU JAWA DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN PENGALAMAN RUANG Faridah, Faridah; Amelia, Kiki Putri; Ismiranti, Athifah Sri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang interior baru sebuah bangunan fiksi diKota Bandung dengan menggunakan pendekatan pengalaman Ruang. Pendekatan iniberfokus pada interaksi dan pengalaman pengguna terhadap ruang yang diperolehmelalui perpaduan perasaannya serta pemikiran individu dalam elemen-elemen ruangtempat mereka bergerak. Pengalamannya diterimakan dalam indera manusia, meliputiindera penglihatan, peraba, dan pendengaran, serta kemampuan gerak tubuh mereka.Dalam penelitian desain ini, digunakan metode campuran yang melibatkan teknikpengumpulan data kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif meliputi wawancaradengan berbagai pihak terkait, seperti pengelola batik, penjaga museum atau rumahbatik, wisatawan yang berkunjung ke galeri batik, dan warga sekitar maupun luarBandung. Data kuantitatif diperoleh untuk mendukung desain berdasarkan kebutuhanpengguna dan karakteristik lingkungan sekitar. Pengumpulan data ini dilakukan untukmemastikan bahwa desain ini memperhatikan aspek tactile (sentuhan), visual(penglihatan), dan auditory (pendengaran), yang memengaruhi pengalaman fisiologis danpsikologis pengguna dalam ruang. Hasil perihal diteliti turut sebagai rujukan kepada galeribatik lainnya guna menciptakan ruang yang lebih nyaman, aman, dan menyenangkan bagipengunjung.Kata kunci: batik, galeri batik, pengalaman ruang, perancangan baru
Perancangan Baru Pusat Perawatan Pasca Melahirkan Di Tangerang Selatan Dengan Pendekatan Healing Environment Shatry 'Ammaara, Tsabitah; Nur Hardiansyah, Mahendra; Sri Ismiranti, Athifa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, child-rearing responsibilities predominantly fall on women due to patriarchal cultural influences that assign household and caregiving duties solely to mothers. This imbalance increases the risk of mental health issues for women, including postpartum depression, which is often caused by hormonal changes and the heavy burden of caregiving. The postpartum period is crucial for the recovery of both mother and baby, yet postpartum care facilities in Indonesia remain limited and insufficient in providing comfort and privacy. A survey of mothers who gave birth in the past two years reveals that many feel inadequately supported in their physical and mental recovery. This study employed a survey methodology to assess the needs of postpartum women and examined the potential of postpartum care centers adopting a healing environment concept. Findings indicate that implementing the healing environment concept in the interior design of postpartum care centers can create a calming atmosphere, expedite recovery, and raise awareness of the importance of postpartum care and the division of child-rearing responsibilities. This research highlights the need for more comprehensive postpartum care facilities in Indonesia and provides insights into how design can enhance maternal health outcomes. Keywords: Interior, Mental, Recovery, Healing, Postpartum.
Perancangan Ulang Interior Le Dian Hotel & Cottages Di Kota Serang Dengan Pendekatan Aktivitas Bisnis Nafis Khalaid, Nadiva; Firmansyah, Rangga; Sri Ismiranti, Athifa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Le Dian Hotel & Cottages, a 4-star business hotel in Serang City, faces challenges in accommodating the needs of guests' business activities. This design aims to redesign the hotel interior with the approach of "Dynamic Business Hub: Fusing Modernity with Local Inspiration" to create a productive and comfortable environment. The methods used include the creation of a warm and calm interior atmosphere, functional layout, modern visuals with a touch of Banten cultural locality, as well as the fulfillment of optimal general space requirements. Thus, the interior becomes more organized, functional, and aesthetic, with clear division of areas, efficient furniture layout, and optimal lighting and ventilation. This redesign creates an environment that supports the productivity and comfort of business guests, and gives the hotel a unique identity and is beneficial to the hospitality industry in understanding the importance of design that focuses on business activities and combines modernity with local wisdom. Keywords: design, business hotel, business activity, modernity
Perancangan Ulang Interior Rumah Sakit Umum Daerah Singaparna Medika Citrautama (smc) Kabupaten Tasikmalaya Dengan Pendekatan Indoor Health And Comfort (ihc) Ivana Putri, Amanda; Faza Surya Rusyda, Hana; Sri Ismiranti, Athifa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singaparna Medika Citrautama (SMC) Regional General Hospital is located at Jl. Raya Rancamaya, Tasikmalaya Regency, West Java. This research aims to redesign the interior of the Singaparna Medika Citrautama Regional General Hospital (SMC) of Tasikmalaya Regency with the Indoor Health and Comfort (IHC) approach. The IHC approach emphasizes the importance of creating a healthy and comfortable indoor environment that improves the well-being of patients and health workers. In the research design the methods used include observation, interviews with medical staff, and surveys to patients and visitors to understand their needs and expectations of the hospital interior space. The findings from this study suggest that interior redesign should prioritize the use of natural light, ventilation, and materials that promote a sense of calm and relaxation. In addition, components that encourage social interaction and community building among patients and healthcare workers should be included in the design. This study found that the Indoor Health and Comfort (IHC) method can significantly improve the hospital environment, which impacts on better patient outcomes and satisfaction levels in both employees and doctors. The findings of this study can serve as a reference for future hospital design projects, emphasizing the importance of integrating indoor health and comfort principles into the design process. Keywords: redesign, interior, regional general hospital, Indoor Health and Comfort (IHC)
Perancangan Ulang Rumah Sakit Ibu Dan Anak Melinda Bandung Dengan Pendekatan Psikologi Ruang Salsabila, Dita; Faza Surya Rusyda, Hana; Sri Ismiranti, Athifa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The public's perspective on hospitals is often associated with a negative atmosphere, such as being frightening, making it important to change this image to support both psychological and physical healing processes. The goal of the redesign of the Melinda Mother and Child Hospital in Bandung is to create an environment that caters to the psychological needs and comfort of users, particularly the people of Bandung, while they are at the hospital. The design process involved methods such as observation, interviews, questionnaires, documentation, and literature review. The hospital was redesigned using a spatial psychology approach, with the theme "Health Warm Family with Meaningfulness" supported by the concept of salutogenesis, aiming to create psychological comfort through environmental psychology. It is hoped that this redesign will have a positive effect on users, speeding up the healing process and improving health, especially from a psychological perspective. Keywords: health warm family with meaningfulness; spatial psychology; hospital; Melinda Mother and Child Hospital Bandung; salutogenesis.
Perancangan Ulang Sekolah Dasar Salman Al-farisi Menggunakan Pendekatan Fleksibilitas Griselda Putri, Zara; Firmansyah, Rangga; Sri Ismiranti, Athifa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Primary education serves as the foundational stage for children's social and cognitive development, which will impact their future. In the modern era, many elementary schools are implementing a fullday school system, applying the concept of flexibility to both curriculum and physical space. This aims to optimize the learning process by adjusting teaching methods and classroom arrangements to meet students' needs and learning styles. This study will explore the use of flexible furniture to create an adaptive and inclusive learning environment. Keywords: education, flexibility, furniture, adaptive
PERANCANGAN ULANG BALAIRUNG RUDINI IPDN DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN TATA CAHAYA DAN TATA SUARA Aqil Athallah, Fathi; Arief Hapsoro, Agustinus Nur; Sri Ismiranti, Athifa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perancangan ulang gedung Balairung Rudini Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini bermaksud untuk merancang ruang serbaguna yang dapat memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan tata cahaya dan tata suara. Oleh karena permasalahan dan tantangan yang ada, diperlukan perancangan ulang gedung Balairung Rudini IPDN. Pendekatan Teknologi diterapkan untuk menciptakan ruang yang dapat memenuhi dan mewadahi multi-kegiatan, sehingga ruangan dapat lebih efektif dan efisien dalam operasionalnya. Multi-kegiatan mencakup kegiatan utama yaitu konvensi dan konser. Kegiatan tersebut menjadi dasar implementasi teknologi yang adaptif berupa tata cahaya, tata suara dan fleksibilitas ruang. Teknologi pada tata cahaya meliputi jenis lampu, kontrol pencahayaan, skenario pencahayaan berdasarkan setiap kegiatan. Teknologi tata suara meliputi plafon akustik, material akustik, variabel akustik, penataan audio, hingga kontrol audio. Setiap kegiatan akan mempengaruhi kebutuhan dan pengondisian ruang yang secara langsung akan berpengaruh pada perancangan ulang gedung Balairung Rudini Institut Pemerintahan Dalam Negeri.Kata kunci: Gedung Serbaguna, Tata Cahaya, Tata Suara, Multi kegiatan, Teknologi
PERANCANGAN INTERIOR KB, TK DAN TPA KIDS REPUBLIC DENGAN PENDEKATAN MONTESSORI DI KOTA BARU PARAHYANGAN Kinasih, Assafarani Sekar; Amelia, Kiki Putri; Ismiranti, Athifa Sri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep pendidikan anak usia dini berfokus untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama periode keemasan berlangsung, di mana perkembangan dalam 4 tahun pertama dikenal setara dengan perkembangan selama 14 tahun berikutnya. Pendidikan anak usia dini, baik formal (TK) maupun nonformal (KB dan TPA), menjadi esensial dalam memaksimalkan potensi anak selama periode keemasan ini. Undang-undang pendidikan nasional Indonesia mengakui pentingnya pendidikan nonformal sebagai pelengkap pendidikan formal. Kids Republic, sebagai lembaga pendidikan anak usia dini, memiliki visi untuk melahirkan calon pemimpin masa depan dengan memanfaatkan periode keemasan anak. Mereka menerapkan kurikulum holistik yang menggabungkan aspek nasional, internasional, dan kurikulum internal, dengan fokus pada metode pembelajaran Montessori. Kegiatan pembelajaran yang beragam, seperti projek, presentasi, dan observasi luar kelas, memberikan pengalaman pembelajaran yang menyeluruh. Dalam upaya perluasan, Kids Republic merencanakan lokasi baru di Kota Baru Parahyangan, sebuah kota yang menekankan keunggulan pendidikan sebagai investasi terbaik. Perancangan ini juga mempertimbangkan fasilitas layanan tambahan, seperti Taman Penitipan Anak, untuk memenuhi kebutuhan orang tua yang sibuk. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan anak usia dini dalam menciptakan anak yang kaya secara intelektual, moral, dan spiritual, dengan penekanan pada optimalisasi periode keemasan anak. Kata Kunci: Taman Kanak-kanak, Kelompok Bermain, Metode Montessori
PERANCANGAN INTERIOR CITY HOTEL BINTANG EMPAT DI KOTA BANDUNG DENGAN PENERAPAN IHC Zaenudin, Muhammad Fahmi; Rusyda, Hana Faza Surya; Ismiranti, Athifa Sri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akomodasi menginap bagi para wisatawan lokalataupun mancanegara, sehingga perlunya pembangunan akomodasi baru salah satunyaadalah city hotel di Bandung. Dalam pembangunan akomodasi tersebut dibutuhkanperancangan interior city hotel bintang empat yang disesuaikan dengan kebutuhan pasaruntuk dapat mengakomodasi wisatawan untuk menginap ketika sedang berliburdi KotaBandung. Perancangan hotel ini juga mempertimbangkan unsur-unsur ramah lingkungan(green design) dalam pembangunan dan penerapannya terhadap ruang-ruang interiorbangunan dengan acuan peraturan pemerintah dan kebutuhan pasar. Sesuai denganregulasi pemerintah dalam upaya menjaga keberlangsungan hidup manusia dan jugadalam upaya menjaga lingkungan. Peraturan pembangunan tersebut didukung denganPERGUB JAWA BARAT NO 18 TAHUN 2018 tentang RENCANA AKSI DAERAH TENTANGPEMBANGUNAN BERKELANJUTAN/ SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DAERAHPROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2018-2023.Metode yang digunakan dalam perancanganini adalah tahap pengumpulan data yang berupa wawancara, observasi dan survey lokasi,melakukan studi banding, studi preseden, dan studi literatur. Perancangan interior cityhotel ini bertujuan untuk bisa memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung hoteldengan upaya menghadirkan hotel ramah lingkungan dengan desain keberlanjutan padapembangunan serta penerapannya pada ruang-ruang interiornya yang sudah disesuaikandengan standar hotel bintang empat sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi tamumenginap yang sedang berlibur di Kota Bandung. Kata Kunci : Bandung, bintang empat, city hotel, green design