Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pola Pengasuhan Anak Usia Dini pada Keluarga Menikah Dini di Desa Embung Raja Rinda Aulia; Muhammad Tahir; Fahruddin
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengasuhan anak usia dini pada keluarga menikah dini di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian empat pasangan orang tua yang menikah pada usia dini dan memiliki anak usia 2–5 tahun. Penentuan subjek dilakukan secara purposive sesuai dengan kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang diterapkan oleh keluarga menikah dini bervariasi. Berdasarkan hasil analisis kuesioner yang didukung oleh data wawancara, tiga pasangan cenderung menerapkan pola asuh otoritatif, sedangkan satu pasangan cenderung menerapkan kombinasi pola asuh permisif dan otoriter. Perbedaan pola pengasuhan terlihat pada cara orang tua memberikan kasih sayang, membangun komunikasi, menerapkan disiplin, membimbing perilaku anak, serta memenuhi kebutuhan perkembangan anak sesuai dengan usia dan karakteristiknya. Variasi pola pengasuhan tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, pengalaman mengasuh, serta keterlibatan anggota keluarga dalam proses pengasuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan pada keluarga menikah dini tidak sepenuhnya ditentukan oleh usia saat menikah, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang membentuk karakteristik pengasuhan pada masing-masing keluarga.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA LISAN MELALUI METODE BERCERITA KEPADA ANAK KELOMPOK B DI TK BHAKTI IBU I MATARAM Dina Mariana; Fahruddin; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i1.11779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kemampuan bahasa lisan melalui metode bercerita kepada anak kelompok B di TK Bhakti Ibu I Mataram. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini yakni 15 orang anak kelompok B dan 1 orang guru. Diketahui dari hasil observasi kemampuan bahasa anak sudah cukup meningkat dikarenakan anak sering bertukar cerita dengan teman-temannya sehingga dapat dilihat dari anak berbicara. Adapun hasil penelitian mendapatkan skor 17 dengan persentase 57,6% termasuk kategori baik yang kemudian meningkat pada siklus II dengan skor 26 dengan persentase sejumlah 90% termasuk kategori sangat baik. Dengan meningkatkan kemampuan bahasa lisan melalui metode bercerita anak pada siklus I mendapat skor 285 dengan persentase 63,1% termasuk kategori baik dan meningkat pada siklus II mencapai skor 329 dengan persentase 85% dengan kategori sangat baik sehingga sudah mencapai persentase keberhasilan yaitu 85%. Dengan mencapai persentase pada siklus II menyatakan dengan meningkatkan kemampuan bahasa lisan melalui metode bercerita kepada anak kelompok B di TK Bhakti Ibu I Mataram. Peningkatan yang terjadi pada saat melakukan kegiatan bercerita oleh guru terlaksana dengan baik sehingga kemampuan bahasa anak semakin meningkat.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FLASHCARD TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI KELOMPOK B TK BHAKTI IBU I MATARAM Fatimatul Azzahrah; Gunawan; Fahruddin
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i1.11789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media flashcard terhadap kemampuan membaca permulaan di kelompok B TK Bhakti Ibu I Mataram. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif pre-experimental design dengan one group pretest posttest design. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok B2 di TK Bhakti Ibu I Mataram sejumlah 13 anak. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai posttest lebih besar dari nilai pretest, nilai dari pretest 477 dengan rata-rata 30,75. Sedangkan untuk posttest 599 dengan rata-rata 54,45. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penggunaan media flashcard terhadap kemampuan membaca permulaan di kelompok B TK Bhakti Ibu I Mataram.
Pelatihan Manajemen Paud Dalam Peningkatan Profesional Guru Paud Di Kota Mataram Fahruddin; Mansur Hakim; I Made Suwasa Astawa; Hasanuddin Chaer; Lale Dewi Nurlita Safitri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12937

Abstract

Pelatihan manajemen PAUD dalam meningkatkan profesional guru paud adalah untuk mengkaji manajemen program PAUD di lembaga paud yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram. Pengabdian dalam memberikan pelatihan yang  dilakukan dengan menyiapkan rancangan dan langkah-langkah dalam melaksanakan kegiatan pengabdian seperti  perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi/kontrol dari semua program yang ada di lembaga PAUD. Pelatihan ini menyampaikan materi-materi yang terkait dengan konsep manajemen dan melibatkan kepala sekolah, guru-guru paud yang ada di lembaga paud kota mataram. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan manajemen PAUD menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi profesional kepala sekolah dan guru PAUD dalam mengelola program lembaga secara sistematis dan berkelanjutan. Peserta pelatihan mampu memahami dan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan kontrol program PAUD sesuai dengan standar pengelolaan pendidikan anak usia dini. Pada aspek perencanaan, peserta menunjukkan kemampuan menyusun rencana kerja lembaga PAUD yang lebih terstruktur, berbasis visi–misi, serta selaras dengan kebutuhan peserta didik dan kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram. Guru dan kepala sekolah mulai mampu merancang program tahunan dan semesteran yang terintegrasi antara kurikulum, pengembangan SDM, serta pengelolaan sarana dan prasarana. Pada tahap pengorganisasian, hasil pelatihan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam pembagian tugas dan tanggung jawab secara proporsional di lingkungan lembaga PAUD. Struktur organisasi menjadi lebih jelas, sehingga setiap tenaga pendidik dan kependidikan memahami peran dan fungsinya masing-masing dalam mendukung pencapaian tujuan lembaga
Artificial Intelligence in Education: Readiness, Perceptions, and Implementation in an Early Childhood Teacher Education Program at Universitas Mataram Fahruddin; Mansur Hakim; Hasanuddin Chaer; Lale Dewi Nurlita Safitri
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol. 33 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran, Universitas Negeri Malang in Collaboration with Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Early Childhood Teacher Education Program (PGPAUD) requires complex pedagogical translation of content into concrete learning experiences. In this context, Artificial Intelligence (AI) has the potential to support prospective teachers in developing personalized learning media, generating age-appropriate instructional content, and simulating interactive environments aligned with children’s cognitive and socio-emotional development.Objective: This study aims to examine the readiness, perceptions, and implementation of AI in learning activities within the PGPAUD program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Mataram.Method: This research employed a descriptive qualitative approach. The participants consisted of lecturers and students of the PGPAUD program. Data were collected through interviews, observations, and documentation using relevant research instruments. The data were analyzed using qualitative data analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing.Results: The findings indicate that lecturers and students demonstrate adequate digital readiness. However, the integration of AI in instructional practices remains limited. While AI improves learning efficiency and access to information, its use remains largely individual and exploratory due to limited training, lack of experience, and a absence of institutional policies.Conclusion: Integrating AI into PGPAUD requires institutional support, targeted training, and clear policy frameworks. This study helps Indonesian higher education design adaptive, AI-integrated curricula, particularly for teacher education.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PLAYDOUGH TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK MAJAPAHIT Sumiyati; M. A. Muazar Habibi; Fahruddin
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v4i3.7904

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media playdough terhadap perkembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun di TK Majapahit. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu dengan desain onegroup-pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 orang anak usia 4-5 tahun, teknik pengumpulan data menggunakan langkah observasi dan dokumentasi. Teknik analisi data dalam penelitian ini menggunakan metode statistic non-parametrik dan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa perkembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun di TK Majapahit sebelum diberikan perlakuan (treatment) menggunakan media playdough diperoleh data pretest anak dengan skor rata-rata 45.31% yaitu perkembangan kreativitas anak masih di bawah 50% atau dikatakan masih kurang berkembang. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media playdough diperoleh skor data posttest yaitu 77% yang artinya perkembangan kreativitas anak meningkat atau berada pada skor diatas 50% sehingga dapat dikatakan cukup berkembang. Hasil Asymp.Sig. (2-tailed) adalah 0.027 yang artinya <0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media playdough terhadap perkembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun di TK Majapahit tahun 2023.
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI ANAK KELOMPOK B DI PAUD SEMAI HARAPAN BANGSA TAHUN 2024 Mertina; Fahruddin; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v4i3.7907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pop up book untuk meningkatkan kemampuan literasi anak kelompok B di PAUD Semai Harapan Bangsa Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE atau Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilakukan di PAUD Semai Harapan Bangsa. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B sebanyak 16 anak. Sedangkan objek penelitian ini adalah media pop up book untuk meningkatkan kemampuan literasi anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket lembar validasi. Instrumen penelitian berupa angket validasi oleh para ahli. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pop up book untuk meningkatkan kemampuan literasi anak mendapat presentase 97% dengan kategori sangat layak dari ahli media, presentase 95% dengan kategori sangat layak dari ahli materi, presentase 98% dengan kategori sangat layak dari validasi instrumen, presentase pada tahap I sebanyak 64,22% dengan kategori mulai berkembang, tahap II sebanyak 80,05% dengan kategori berkembang sesuai harapan dan tahap III sebanyak 87,10% dengan kategori berkembang sangat baik dari respons siswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian bahwa media pop up book untuk meningkatkan kemampuan literasi anak sangat layak digunakan sebagai media belajar di kelompok B PAUD Semai Harapan Bangsa.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN KERAJAAN HUTAN PADA TEMA BINATANG TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK KELOMPOK B DI TK PUTRA 1 MATARAM Lailatul Isnaini; I Wayan Karta; Fahruddin
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: pengaruh pembelajaran bermain peran kerajaan hutan pada tema binatang terhadap perkembangan kognitif, pengaruh pembelajaran bermain peran kerajaan hutan pada tema binatang terhadap perkembangan sosial emosional, dan pengaruh pembelajaran bermain peran kerajaan hutan pada tema binatang terhadap perkembangan kognitif dan sosial emosional. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan design one group pretest dan posttest dengan instrumen pedoman observasi teknik checklist terhadap 23 orang anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Putra 1 Mataram Tahun 2024. Hasil korelasi antara perkembangan kognitif dan perkembangan sosial emosional adalah signifikan dan uji prasyarat ditemukan memenuhi syarat analisis dengan teknik statistik t-test taraf signifikansi 5%. Hasil analisis pengujian hipotesis dapat disimpulkan: 1) ada pengaruh pembelajaran bermain peran kerajaan hutan pada tema binatang terhadap perkembangan kognitif., 2) ada pengaruh pembelajaran bermain peran terhadap perkembangan sosial emosional., 3) ada pengaruh pembelajaran bermain peran kerajaan hutan pada tema binatang terhadap perkembangan kognitif dan sosial emosional. Berdasarkan temuan-temuan dalam penelitian dapat direkomendasikan: masalahmasalah yang terjadi pada perkembangan kognitif dan perkembangan sosial emosional dapat ditangani dengan mengimplementasikan pembelajaran bermain peran kerajaan hutan pada tema binatang sebagai metode pembelajaran terhadap anak usia dini kelompok B.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK SUBULUSSALAM Lubnatul Hilmi; I Nyoman Suarta; Fahruddin
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning yang tepat untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Subulussalam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model penelitian Kemmis dan MC taggart. Subjek pada penelitian adalah kelompok B yang berjumlah 14 orang anak dengan jumlah 5 perempuan dan 9 laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi. Analisis data dilakukan melalui deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada siklus I mendapatkan persentase 54,5% dan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan model pembelajaran Project Based Learning mencapai 43% dengan kategori Mulai Berkembang (MB) sedangkan pada siklus II menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model pembelajaran Project Based Learning mendapatkan persentase 82% dan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan model pembelajaran Project Based Learning mencapai 85,7% dengan kategori berkembang sangat baik (BSB) dan telah mencapai indikator keberhasilan sehingga pelaksanaan penelitian ini dihentikan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak kelompok B di TK Subulussalam.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU AKTIVITASKU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITF PADA ANAK KELOMPOK B Liza Natalia; Fahruddin; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, keefektifan pada media yang dikembangkan yakni media Buku Aktivitasku untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak pada kelompok B TKN Pembina Dewi Kayangan. Kebaharuan penelitian ini yakni lebih pesifik mengangkat konsep sehari- hari anak serta material media yang digunakan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), evaluasi (evaluation). Dengan Teknik analisis data yakni menggunakan deskriptif kuantitatif untuk menguji kevalidan dari media dan menggunakan rumus persentse kevalidan. Hasil penelitian yaitu validator media mendapatkan skor 100%, validator materi mendapatkan skor 95,5%, validator respons peserta didik pada tahap I memperoleh rata- rata 58,7%, validator respons siswa pada tahap II memperoleh rata- rata 74,03%. Kriteria penilaian media yang digunakan termasuk kategori sangat layak terhadap media yang dikembangkan. Media Buku Aktivitasku termasuk sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa media Buku Aktivitasku yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak, praktis digunakan sebagai media pembelajaran dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.