Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Information Technology (JIfoTech)

Implementasi Jaringan Cloud dan Server Open Data Analytic Room di Diskominfo Kabupaten Bengkayang Azriel Christian Nurcahyo; Hartono Pranjoto
Journal of Information Technology Vol 5 No 1 (2025): Journal of Information Technology
Publisher : Institut Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/jifotech.v5i1.989

Abstract

This study focuses on the implementation of a cloud network and Open Data Analytic Room server at the Bengkayang District Communication and Informatics Office (Diskominfo), which aims to enhance electronic governance by utilizing cloud technology, virtualization, and integrated analytics systems. The infrastructure is built around a scalable, modular cloud network designed for optimal data distribution and real-time analytics, using virtual machines hosted on Ubuntu 24.04 LTS with KVM (Kernel-based Virtual Machine) virtualization. Security measures such as CPGuard, LiteSpeed, and Softaculous have been integrated to ensure data protection and efficient management. The performance of the system was evaluated through Quality of Service (QoS) testing using tools like Mikrotik RouterOS and Wireshark. The results show excellent performance, with a throughput of 89.5 Mbps, packet loss of 0.23%, jitter of 2.1 ms, and latency of 12.8 ms. These outcomes confirm the system’s efficiency in handling large data traffic, supporting real-time analytics, and enhancing decision-making processes in governance. The study concludes that the cloud-based data analytic room infrastructure at Diskominfo Bengkayang provides a reliable foundation for future data governance systems, ensuring transparency, security, and flexibility for the local government’s (Bengkayang) data management needs.Keywords: Cloud Network, Open Data Analytic Room, Server, Quality of Service, Virtualization, Cloud Infrastructure, Data Governance.
Evaluasi Empiris Arsitektur Pengendalian Konkurensi Sistem Pemesanan: Aplikasi, Basis Data, dan Hibrid Miyata, Andrew Febrian; Salim, Shierly Kartika; Pranjoto, Hartono; Abadi, Elizabeth Yulita; Kusumo, Catherine Tjondro; Asman, Yuliana
Journal of Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Information Technology
Publisher : Institut Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/jifotech.v6i1.1107

Abstract

Sistem alokasi sumber daya berbasis web menghadapi tantangan konkurensi kritis di mana permintaan simultan bervolume tinggi sering kali menghasilkan anomali data, khususnya double booking. Meskipun batasan teoretis dari kondisi perlombaan Time-of-Check to Time-of-Use (TOCTOU) telah didokumentasikan, efek majemuk latensi jaringan dalam arsitektur terdistribusi dan implikasi performa empiris dari pendelegasian kendali murni pada konstrain basis data masih jarang dieksplorasi. Penelitian ini mengukur kinerja dan integritas data untuk menentukan desain arsitektur mana yang mampu mempertahankan throughput tinggi sekaligus menjaga konsistensi data. Penelitian ini melakukan evaluasi load-testing komprehensif melalui studi ablasi terhadap tiga arsitektur: Application-Level Control (ALC), Database-Level Constraint (DLC) menggunakan EXCLUDE USING GIST pada PostgreSQL, dan arsitektur Hibrid. Di bawah tekanan pengguna virtual ekstrem, ALC terbukti rentan terhadap kebocoran data, di mana latensi jaringan terdistribusi memperburuk insiden double booking hingga 125% dibandingkan server monolitik. Sebaliknya, meskipun DLC menjamin integritas data absolut, pendekatan ini memicu degradasi throughput yang katastrofik anjlok hingga 18,1 RPS pada beban puncak yang disertai penalti latensi berat akibat penguncian eksklusif tingkat indeks dan kelaparan pangkalan koneksi (connection pool starvation). Arsitektur Hibrid memecahkan dikotomi ini dengan memadukan penyaring tingkat aplikasi asinkron sebagai penyerap kejut untuk mengurai kemacetan basis data, sukses mencapai integritas absolut sekaligus mempertahankan throughput tinggi (543,7 RPS). Penelitian ini mengkuantifikasi batas skalabilitas konstrain basis data dan memberikan kerangka kerja rekayasa defense-in-depth yang tangguh untuk sistem ketersediaan tinggi.