Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Widya Teknik

USB Graphics Tablet Menggunakan Sensor Hall Effect Billy Lukmaryo; Hartono Pranjoto
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1415

Abstract

Graphics tablet adalah salah satu jenis pointing device yang berbentuk seperti pena sebagai pointer dan sebuah pad. Graphics tablet banyak digunakan oleh digital artist sebagai pengganti mouse karena lebih ergonomis, menyerupai sebuah pena, dan dapat menambah kecepatan dalam menggambar. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah cara penentuan koordinat pada pad karena koordinat tersebut adalah data yang dipahami oleh komputer untuk menentukan letak kursor di layar komputer. Salah satu cara untuk menentukan posisi pena adalah dengan menggunakan sebuah magnet yang dibentuk seperti pena dan sensor hall effect pada pad yang berfungsi untuk menentukan posisi pena. Sensor hall effect adalah sebuah perangkat untuk mendeteksi besarnya perubahan medan magnet. Koneksi antara komputer dengan device eksternal lain pada saat ini kebanyakan menggunakan koneksi USB dan sering kali koneksi ini adalah satu-satunya koneksi yang terdapat pada komputer. Oleh karena itu, maka peralatan yang dirancang menggunakan koneksi USB dalam melakukan pengiriman data ke komputer. Alat USB graphics tablet yang dirancang memiliki fungsi yang sama dengan graphics tablet pada umumnya, namun menggunakan sebuah magnet dan sensor hall effect. Alat yang dirancang terdiri dari pad yang memiliki sensor hall effect dan pena. Mikrokontroler yang ada digunakan untuk menentukan koordinat, dan kemudian mengirimkan data dengan koneksi USB ke komputer.
Aplikasi Bluetooth pada Komunikasi Personal Computer ke Printer Untuk Mencetak Data Febriyanti Amol; Hartono Pranjoto; Antonius Wibowo
Widya Teknik Vol. 12 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v12i1.1442

Abstract

Bluetooth merupakan sebuah teknologi komunikasi nirkabel (tanpa kabel) yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan menggunakan Frequency Hopping Spread Spectrum dalam proses transmisi sinyal. Sebuah perangkat yang memiliki bluetooth mempunyai kemampuan melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan mulai dari 1 hingga 100 meter. Pada penelitian ini, perangkat yang akan diintegrasikan menggunakan teknologi bluetooth adalah printer. Dengan adanya alat ini, personal computer dapat saling berhubungan dengan printer tanpa menggunakan kabel, membutuhkan daya listrik yang rendah, dan lain sebagainya. Untuk itu akan dibuat suatu modul interface yang berfungsi sebagai koneksi untuk mencetak data dari komputer melalui koneksi bluetooth dengan menggunakan printer. Modul interface ini terdiri atas modul Bluetooth BTM0604C2P, IC mikrokontroler AT90USB1287, dan komponen elektronika pendukungnya. Alat ini akan menerima data yang dikirim oleh PC yang menggunakan bluetooth dongle, di mana pada alat tersebut terdapat modul Bluetooth BTM0604C2P yang akan menerima data tersebut untuk diteruskan ke rangkaian mikrokontroler melalui koneksi serial. IC mikrokontroler yang akan digunakan adalah AT90USB1287. Keluaran dari IC ini akan disambungkan ke printer yang akan mencetak data yang telah diterima. Modul interface ini dapat mencetak data berupa teks atau gambar yang sudah berformat postscript. Sementara itu printer yang digunakan adalah printer yang memiliki level postscript 2.
Kamera Rekam dengan Menggunakan Sensor Accelerometer pada Kendaraan Bermotor Cahyono Adi Kusumo; Hartono Pranjoto
Widya Teknik Vol. 12 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v12i1.1443

Abstract

Penelitian yang berjudul kamera rekam dengan menggunakan sensor accelerometer berfungsi untuk merekam kejadian di sekitar mobil pada saat parkir ataupun pada saat berkendara. Penelitian ini menggunakan 2 kamera yang diletakkan pada bagian depan, dan belakang mobil. Pemakaian sensor accelerometer berfungsi sebagai pendeteksi getaran yang diakibatkan oleh benturan, dan goncangan. Ketika accelerometer mengalami perubahan nilai besaran, atau percepatan, maka DVR akan melakukan perekaman secara otomatis selama 30 menit. Jika sebelum 30 menit pengendara ingin menghentikan proses perekaman, maka pengguna menekan limit switch di gas sebanyak 1 kali. Selain dengan menggunakan sensor accelerometer perekaman dapat dilakukan secara manual dengan adanya limit switch di rem dan tombol push button. Ketika terjadi pengereman secara mendadak limit switch di tuas rem akan tertekan, dan DVR akan merekam kejadian pada 2 sisi bagian mobil. Adanya tombol push button dimaksudkan ketika kendaraan sedang diparkir, maka akan dapat merekam di sekitar mobil secara manual. Hasil perekaman dapat dilihat di monitor mobil atau komputer. Rangkaian elektronika di letakkan di bawah kabin mobil sebelah sisi pengemudi. Untuk perkabelan sistem mobil dimodifikasi seperlunya.
Alat Uji Sinyal Ultrasonik dan Tegangan Baterai pada Underwater Locator Beacon . Sutoyo; Hartono Pranjoto; Albert Gunadhi
Widya Teknik Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i1.1459

Abstract

Setiap pesawat terbang mempunyai flight data recorder (FDR) dan setiap kapal laut memiliki voyage data recorder (VDR) yang sering diterjemahkan oleh kalangan umum sebagai kotak hitam atau black box. Sehingga seandainya pesawat jatuh di air atau kapal tenggelam, maka FDR atau VDR tersebut menjadi suatu barang bukti yang amat penting untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan bagaimana menghindarinya pada masa mendatang. Untuk menemukan FDR atau VDR tersebut di dalam air yang amat luas diperlukan sebuah perangkat khususdinamakan Underwater Locator Beacon atau ULB – yang akan mengeluarkan sinyal di dalam air secara otomatis saat terendam dalam air. Keberadaan ULB yang berfungsi dengan baik merupakan faktor utama penemuan kotak hitam dengan mudah. ULB adalah sebuah perangkat yang dipasang ditempat perekaman data pada FDR maupun VDR. Di dalam air ULB akan mengeluarkan sinyal ultrasonik dengan frekuensi 37,5 kHz ±1 kHz dengan durasi 0,01 detik dalam interval 1 detik. Metode test untuk ULB dengan cara ULB akan dimasukan ke dalam lubang alat test yang telah disediakan. Pada awalnya alat akan mengecek tegangan pada baterai ULB setelah dilakukan pengujian baterai ULB maka selanjutnya adalah menguji frekuensi yang dikeluarkan oleh ULB. Setelah melakukan pengujian tersebut hasil akan ditampilkan dalam bentuk tulisan pada Liquid Crystal Display (LCD), nyala lampu pada Light Emitting Diode (LED) dan suara pada Buzzer. Hasil pengujian dari skripsi ini, menunjukkan bahwa bagian mulai dari ultrasound, mikrokontroler ATMega88PA, DC to DC Converter bekerja dengan baik, namun dari hasil pengujian menunjukan bahwa pengukuran tegangan kurang presisi. Hal ini terjadi karena tegangan referensi yang berasal dari DC to DC Converter kurang stabil.
Sistem Pelacakan dan Pengamanan Kendaraan Berbasis GPS dengan Menggunakan Komunikasi GPRS Yosephat Suryo Susilo; Hartono Pranjoto; Albert Gunadhi
Widya Teknik Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i1.1460

Abstract

Sistem pelacakan kendaraan berbasis GPS dengan menggunakan komunikasi GPRS (GPS based vehicle tracking and security system over GPRS) merupakan sebuah sistem dimana posisi sebuah kendaraan dapat diketahui secara pasti. Sistem pelacakan ini menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) untuk menentukan posisi kendaraan tersebut dan perangkat GPRS untuk berkomunikasi dengan server di Internet melalui jaringan nirkabel telepon seluler. Modul komunikasi GPRS dan perangkat GPS untuk keperluan ini menggunakan Simcom SIM908. Kendaraan yang dilengkapi dengan sebuah GPS – sistem koordinat dengan bantuan sinyal satelit dan dengan konsep trianggulasi – maka lokasi kendaraan dapat dideteksi dengan baik. Sistem GPS mengguakan prototol NMEA-0183 untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler ATMEGA164PA dan juga sebuah modem GPRS untuk berkomunikasi dengan sebuah server basis data. Mikrokontroler ATMega164PA digunakan untuk menghubungkan system GPS (menggunakan protocol NMA-0183) dan GPRS melalui komunikasi serial TTL (UART). Mikrokontroler bertugas memilah data yang dikirimkan modul GPS untuk kemudian dikirimkan kepada server menggunakan komunikasi GPRS. Mikrokontroler melalui protokol AT+Command memerintahkan modul GSM untuk mengirimkan data-data tersebut kedalam databse server. Pengiriman data kepada server menggunakan protokol HTTP dengan metode GET yang dibangun didalam protocol TCP/IP pada layer applikasi. Koordinat lokasi kendaraan yang telah disimpan didalam database ditampilkan pada halaman web yang telah dilengkapi dengan peta (menggunakan Google Map) dan didalamnya disertai marker posisi kendaraan. Pengendara dapat memberitau keadaan darurat di kendaraan kepada operator dengan menekan tombol darurat (emergency) lebih dari dua kali dalam satu detik. Perangkat ini telah dibuat dan diimplementasikan dengan baik. Pada halaman web telah dapat ditampilkan posisi kendaraan dan informasi lain. Pada saat tombol darurat ditekan, terlihat adanya tanda darurat pada halaman web tersebut.
Development of appropriate technology for converting cassava peel biomass with sugar cane peel into bioethanol Irawan, Ibnu; Widiaswanti, Ernaning; Pranjoto, Hartono; Choir, Qalibun Ghalidh
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.6118

Abstract

Alternative fuels are waste-derived materials that can be converted into substitutes for petroleum-based fuels. Alternative fuels can be derived from agricultural waste, which is often underutilized and no longer viable for direct use. Among various types, cassava peels and sugarcane peels are promising feedstocks for bioethanol production due to their high carbohydrate and glucose content. Cassava and pineapple peels are rich in fermentable sugars, making them suitable for producing liquid fuels such as bioethanol with concentrations exceeding 80%. The fermentation results of these materials were followed by distillation at 80°C to obtain initial stage of bioethanol. The highest water content of 76% was recorded at a fermentation time of 9, while the maximum bioethanol yield reached 35.2%, with a corresponding calorific value of 1490.46 kcal/kg. At the same fermentation duration, the lowest flash point was observed at 20°C. This low flash point indicates that the resulting bioethanol evaporates easily at lower temperatures, a behavior influenced by the fuel's density and water content. Furthermore, significant interactions were observed between the raw material composition, the addition of EM4 bioactivator, and yeast during fermentation. These factors collectively influenced the methane (CH4) content generated, highlighting their role in optimizing the fermentation process.
Detektor Kondisi Psikologis Tubuh Berdasar Suhu Tubuh, Heart Rate dan Galvanis Skin Rensponse yang Terukur pada Tangan Kanan Sinaga, Leon Cicero; Antonia, Diana Lestariningsih; Pranjoto, Hartono; Joewono, Andrew; Gunadhi, Albert; Agustine, Lanny
Widya Teknik Vol. 22 No. 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v22i2.4882

Abstract

Penelitian ini mengembangkan perangkat untuk mendeteksi kondisi psikologis tubuh dalam 3 tingkatan yaitu rileks, tenang dan stres berdasarkan pengukuran suhu tubuh (derajat celcius), heart rate (bpm), dan konduktivitas kulit (GSR) hanya pada pada tangan kanan. Kondisi rileks ditandai dengan suhu tubuh antara 36-37 oC, heart rate antara 60-70 bpm, dan GSR  antara 0,4-1 µmho. Kondisi tenang ditandai dengan suhu tubuh antara 35-35,9 oC, heart rate antara 71-90 bpm, dan GSR  antara 1,1-1,4 µmho. Kondisi stres ditandai dengan suhu tubuh lebih rendah dari 33 oC, heart rate antara 100-140 bpm, dan GSR lebih dari 4,1 µmho. Pengujian perangkat dilakukan pada 4 orang subyek sehat. Kondisi rileks dan tenang disimulasikan dengan pengujian pada subjek sesaat setelah bangun tidur. Kondisi stres disimulasikan dengan pengujian  setelah subyek berolahraga ringan selama 15 menit. Hasil pengujian menunjukkan perangkat dapat mengukur suhu tubuh dan heart rate dengan akurasi 98,7% dan 93,7%. Ketepatan deteksi kondisi psikologis tubuh berdasarkan heart rate dan GSR sudah sesuai desain. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa simulasi olahraga pada orang sehat belum dapat memenuhi rentang parameter suhu tubuh untuk kondisi stres.