Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PEMBERIAN KALORI PADA BALITA UNDERWEIGHT DI PUSKESMAS URANGAGUNG KECAMATAN SIDOARJO Achmad, Izzbikavik; Parmasari, Wahyuni Dyah; Sutandio, Yunitati; Sanjaya, Ayling
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: : Gizi buruk, terutama kekurangan berat badan, tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan 17,8% anak di bawah lima tahun di Kabupaten Sidoarjo tergolong kekurangan berat badan. Asupan kalori yang tidak memadai adalah penyebab utama yang dapat menyebabkan pertumbuhan goyah, penurunan kognitif, dan risiko morbiditas yang lebih tinggi. Perilaku makan dan pengetahuan gizi orang tua memainkan peran penting dalam menentukan asupan kalori dan nutrisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku orang tua dengan kecukupan asupan kalori pada balita yang kekurangan berat badan. Metode: Studi observasi kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 44 keluarga dengan balita dengan berat badan kurang usia 2-5 tahun di Kabupaten Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri dan kuesioner terstruktur yang menilai perilaku makan orang tua. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil: Berdasarkan hipotesis penelitian, diharapkan dapat ditemukan korelasi antara perilaku orang tua dengan pemberian kalori yang diberikan kepada balita yang kekurangan berat badan. Analisis ini berusaha untuk mengidentifikasi apakah pengetahuan dan praktik orang tua mengenai makanan dan nutrisi secara signifikan mempengaruhi asupan kalori yang dibutuhkan untuk meningkatkan status gizi anak-anak mereka. Kesimpulan: Perilaku orang tua sangat mempengaruhi asupan nutrisi anak. Meningkatkan pengetahuan dan praktik pemberian makan orang tua sangat penting untuk mencegah kekurangan berat badan dan mendukung pertumbuhan yang optimal. Program edukasi dan intervensi direkomendasikan untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan meningkatkan status gizi balita di Kabupaten Sidoarjo.
ROKOK ELEKTRIK SEBAGAI FAKTOR RISIKO PERIODONTITIS: KAJIAN LITERATUR BERDASARKAN BUKTI KLINIS DAN BIOLOGIS Rahma, Aline Febridha; Parmasari, Wahyuni Dyah; Sutandio, Yunitati; Sanjaya, Ayling
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan rokok elektrik (e-cigarette) semakin meningkat di kalangan remaja dan dewasa muda. Meskipun sering dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional, e-cigarette tetap mengandung zat yang berpotensi merusak jaringan mulut, terutama jaringan periodontal. Tujuan: Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis dampak penggunaan e-cigarette terhadap kesehatan periodontal. Metode: Penelusuran dilakukan terhadap artikel ilmiah yang terbit dalam lima tahun terakhir (2020–2025) melalui basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan PLOS Global Public Health. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis, terdiri dari studi observasional, tinjauan sistematis, dan meta-analisis. Hasil: Penggunaan e-cigarette dikaitkan dengan peningkatan kedalaman poket periodontal (PPD), kehilangan perlekatan klinis (CAL), resorpsi tulang marginal (MBL), serta kadar sitokin proinflamasi IL-1B yang lebih tinggi dibandingkan non-smoker. Dampaknya lebih ringan dibanding rokok konvensional, namun tetap memicu inflamasi, perubahan mikrobioma oral, dan gangguan penyembuhan jaringan. Respons terapi peri-implantitis juga lebih buruk pada pengguna e-cigarette. Kesimpulan: Berdasarkan telaah terhadap lima belas publikasi ilmiah yang dikaji, dapat disimpulkan bahwa penggunaan rokok elektrik (e-cigarette) memiliki dampak yang nyata terhadap kesehatan periodontal. Meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa efeknya tidak seberat rokok konvensional, e-cigarette tetap berkontribusi terhadap perubahan klinis dan biologis yang relevan. Kandungan kimia dalam cairan e-cigarette juga berpotensi memicu stres oksidatif dan gangguan komposisi saliva. Oleh karena itu, penting bagi tenaga kesehatan gigi untuk mempertimbangkan riwayat penggunaan e-cigarette dalam proses anamnesis dan perencanaan terapi, serta memberikan edukasi yang tepat kepada pasien. Penelitian longitudinal dengan kontrol yang ketat masih diperlukan untuk memahami dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan mulut secara menyeluruh.
CORRELATION BETWEEN PICKY EATER BEHAVIOR AND RAMPANT CARIES IN PRESCHOOL CHILDREN IN SURABAYA Indria Dewi, Putu Agung Narendra; Parmasari, Wahyuni Dyah; Sanjaya, Ayling; Suryawati, Siany
Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : FKG ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v10i1.22202

Abstract

The dental and oral health of the Indonesian people is still something that needs to be seriously viewed by health workers, both doctors and nurses. In Indonesia, the prevalence of caries in children aged 3-4 years reaches 81,1%, root caries reaches 13,3% and caries ages 5-9 reaches 92,6%, root caries reaches 28,5%, indicating that caries in Indonesia has entered the high category. Caries rampan is caused by multifactorial, where one of these factors is children's eating behavior, children's diets have various patterns, one of which can be seen from children who have picky eater behavior. This research aims to determine the relationship between picky eater behavior and the incidence of caries ramping in preschool children. This research was carried out using an observational analytical method with a cross sectional approach. The results of this study show that preschool age children dominated by women 61,1% and boys 38.9%.children have picky eater behavior as much as 75,0% and caries incidence 86,1%. The study results showed a relationship between picky eater behavior and the incidence of caries rampan in preschool-aged children at Kindergarten Surabaya in 2024 with a chi-square statistical chi-square(⍴=0,002 value). Based on the research conducted, it is hoped that parents and schools will pay attention to children's eating behavior and dental and oral health.
The Relationship Between Screen Time Duration And Speech Delay In Children Aged 0-6 Years In Malang City Safira, Safira; Sanjaya, Ayling; Santoso, Anna Lewi
Health Notions Vol 10, No 3 (2026): March
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excessive screen time in early childhood can affect various aspects of development, including speech abilities. This study aims to determine the relationship between screen time duration and the occurrence of speech delay in children aged 0–6 years in Malang City. A case–control design was used with a total of 60 children, consisting of 30 children with speech delay and 30 children with normal speech development. Data were collected using a questionnaire measuring daily screen time duration and the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP) to assess developmental status. Statistical analysis using the Chi-Square test showed a significant relationship between screen time duration and speech delay (p = 0.000). The findings indicate that children exposed to screen time for more than one hour per day have a higher risk of experiencing speech delay compared to those with limited exposure. These results highlight the important role of parents in supervising and limiting the use of digital media. By reducing screen time and increasing direct interaction, children’s speech and language development can be better supported. This study concludes that managing screen time is a crucial step in preventing speech delay in early childhood
ELEVATED INTERLEUKIN-6 AND COTININE LEVELS FOLLOWING ELECTRONIC CIGARETTE EXPOSURE: STUDY IN VIVO Rahma, Aline Febridha; Parmasari, Wahyuni Dyah; Margaretha Sutandio, Yunitati Maria; Sanjaya, Ayling
Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : FKG ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v11i1.26096

Abstract

Background: Periodontitis is a chronic inflammatory disease affecting the supporting tissues of the teeth. Animal models are commonly used to study its pathogenesis and the effects of various exposures. E-cigarette vapor contains nicotine and other harmful substances that may induce inflammation. Cotinine and interleukin-6 (IL-6) serve as biomarkers of nicotine exposure and inflammatory response. Purpose: This study aimed to evaluate cotinine and IL-6 levels in Wistar rats exposed to e-cigarette vapor and to assess the relationship between nicotine exposure and systemic inflammation in periodontitis. Methods: Twelve Wistar rats were divided into treatment and control groups. The treatment group was exposed to e-cigarette vapor for 35 days (30 puffs/day), while the control group received no exposure. Cotinine and IL-6 levels were measured using Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Independent t-tests and Pearson correlation analyses were performed. Results : The treatment group exposed to e-cigarette vapor showed higher IL-6 and cotinine levels compared to the control group. The mean for IL-6 was 27,5 pg/mL (treatment group) and 13,8 pg/mL (control group), while for cotinine it was 227,6 ng/mL (treatment group) and 175,4 ng/mL (control group). A positive correlation was observed (r = 0.515; p = 0.086), although this did not reach statistical significance. Conclusion: E-cigarette vapor exposure increased cotinine and IL-6 levels in Wistar rats, indicating enhanced systemic inflammation. However, these findings should be interpreted with caution due to the small sample size and animal model. Further studies involving larger samples and human subjects are needed to confirm these results and determine their clinical relevance.Keywords: Cotinine, Electronic_Cigarette, Interleukin-6, Periodontitis