Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EDUKASI PENYUSUNAN PENELITIAN STUDI KASUS PADA MAHASISWA RADIOLOGI TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Utomo, Slamet; Utami, Rose Malinda Andamari Wahyu
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa radiologi tingkat akhir di Universitas Widya Husada Semarang dalam penyusunan penelitian studi kasus. Kegiatan edukasi ini dilakukan dengan metode ceramah secara tatap muka. Hasil yang diperoleh berdasarkan kegiatan edukasi ini yaitu meningkatnya pengetahuan terkait penyusunan penelitian studi kasus pada mahasiswa radiologi tingkat akhir di Universitas Widya Husada Semarang. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan mahasiswa radiologi tingkat akhir dalam penyusunan penelitian studi kasus ini dapat menjadi bekal dalam proses penyusunan tugas akhir, sehingga mahasiswa dapat dengan mudah menyusun tugas akhir secara optimal
PELATIHAN PENGGUNAAN PROCESSING FILM RADIOGRAPHY AUTOMATIC Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Utomo, Slamet; Utami, Rose Malinda Andamari Wahyu; Silfina, Redha Okta
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa baru program studi radiologi Universitas Widya Husada Semarang dalam pemanfaatan pengolahan film radiografi otomatis. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan memberikan materi berupa ceramah dan praktik langsung. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah peningkatan pengetahuan mengenai pengolahan film radiografi otomatis sebesar 97,8% dan peningkatan pengetahuan mengenai tahapan pengolahan film radiografi otomatis sebesar 93,5% pada mahasiswa baru program studi radiologi Universitas Widya Husada Semarang memasuki tahun 2024.
The Impact of the Covid-19 Pandemic on the Learning Methods of Health Students Majoring in Radiology and Pharmacy Utomo, Slamet; Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Utami, Rose Malinda Andamari Wahyu
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal EduHealt, Edition July - September , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There have been changes in learning methods in Indonesia due to the Covid-19 pandemic with the implementation of limited face-to-face meetings, including in healthcare institutions. This study aims to determine the impact of the Covid-19 pandemic on the learning methods of healthcare students, especially radiology students at Widya Husada University Semarang and pharmacy students at Kendal College of Health Sciences. The type of research used is quantitative research conducted on radiology students at Widya Husada University Semarang and pharmacy students at Kendal College of Health Sciences who entered lectures in 2020 using an electronic questionnaire. The results of the study obtained regarding the impact of the Covid-19 pandemic on the learning methods used by radiology students at Widya Husada University Semarang are known to be carried out online for theoretical learning with a percentage of 56% and practical learning is carried out in a hybrid manner with a percentage of 55.5%. Meanwhile, the impact of the Covid-19 pandemic on the learning methods of pharmacy students at Kendal College of Health Sciences in theoretical learning is carried out online with a percentage of 44% and practical learning is carried out offline with a percentage of 44.5%. The learning methods used at both institutions are limited face-to-face, while adhering to health protocols as recommended by the government.
Implementation of minimum service standards in radiology installation of bhayangkara Semarang hospital Rosidah, Siti; Jamil, Masfufatun; Utami, Lucky Restyanti Wahyu
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radiology as a means of support in making a diagnosis must be able to meet the minimum service standards of the hospital. According to Kepmenkes no. 129 of 2008 there are 4 indicators of Minimum Service Standards that must be met by radiology installations, namely: waiting time for thorax photos is not more than three hours, the executor is a radiology specialist, the damage of X-ray service failure in the form of photo damage ≤ 2%, customer satisfaction is set at ≥ 80%. These service standards must be carried out to maintain service quality and become a benchmark in performance assessment. This study aims to determine the procedures and results of the analysis of the implementation of Minimum Service Standards in the Radiology Installation of Bhayangkara Hospital. This type of research is qualitative. Data collection was carried out by means of observation, interviews with parties involved in the hospital quality assurance program and documentation of SPM program data that has been done.The data that has been obtained will be transcribed and reduced. Then the analysis will be carried out by referring to the SMP that has been determined by the hospital and the Kepmenkes. Furthermore, indicators that do not meet the standards will be evaluated in the hope that the quality assurance program can meet the standards. The results showed that the implementation of radiology minimum service standards at Bhayangkara Semarang Hospital has been carried out, including 4 indicators with the results meeting the standards, but processing and evaluation have not been carried out.
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI DAN SADANIS Sulistyowati, Indah; Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Jamil, Masfufatun
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i1.65

Abstract

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan mengatakan terdapat dua jenis kanker yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia, yakni kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks). Merujuk data yang dipaparkan Kemenkes per 31 Januari 2019, terdapat angka kanker payudara 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk. Pemerintah juga telah berupaya untuk pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia dengan cara deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks pada perempuan usia 30-50 tahun.Sebanyak 70 persen pasien yang datang ke dokter sudah berada pada stadium lanjut. Ini antara lain akibat masyarakat masih kurang paham terhadap penyakit kanker ini. Akibatnya, banyak dari mereka yang tidak segera mendapat pertolongan hingga akhirnya meninggal karena terlambatnya mendapat penanganan medis. Oleh karena itu, pemahaman mengenai kanker perlu dimengerti oleh masyarakat. Selain itu perlu adanya kesadaran wanita untuk melakukan deteksi dini secara teratur, jika kanker itu ditemukan lebih dini maka angka kesembuhannya tentu akan lebih tinggi. Deteksi dini dapat menekan angka kematian. Selain itu, untuk meningkatkan kesembuhan penderita kanker payudara, kuncinya adalah penemuan dini, diagnosis dini, dan terapi dini. Untuk itu, diperlukan diseminasi pengetahuan tentang kanker payudara, dan pendidikan wanita untuk melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS). 
PKM PENDAMPINGAN REMAJA PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE RANTING TUGU SEMARANG TENTANG EFEKTIVITAS VAKSIN COVID-19 DILIHAT DARI KU DAN HASIL RONTGEN THORAX Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Sulistyowati, Indah; Jamil, Masfufatun
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 1 (Maret) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i1.96

Abstract

Pengendalian penyebaran covid-19 dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan diantaranya memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan melaksanakan vaksinasi covid-19. Adanya perbedaan kondisi penderita covid-19 antara yang sudah divaksin dan belum divaksin dapat dilihat dari keadaan umum (KU) dan hasil rontgen thorax. Sebagian besar keadaan umum (KU) penderita covid-19 yang sudah di vaksin kondisinya lebih baik dengan gejala lebih ringan jika dibandingkan dengan penderita covid-19 yang belum di vaksin. Dilihat dari hasil rontgen thorax penderita covid-19 yang sudah di vaksin kondisinya lebih bersih. Untuk membantu mengendalikan penyebaran covid-19, maka dilakukan kegiatan pendampingan kepada remaja dengan tujuan dapat mendorong penerapan protokol kesehatan dan program vaksinasi covid-19 berjalan dengan baik. Kegiatan berupa pendampingan kepada remaja Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Tugu Semarang terkait efektivitas vaksin covid-19 dilihat dari keadaan umum (KU) dan hasil rontgen thorax serta penerapan protokol kesehatan yang tepat disaat pandemi covid-19 dilakukan dengan cara memberikan materi, penyuluhan dan diskusi terlaksana dengan baik. Dari sesi diskusi yang dilakukan kepada remaja terlihat adanya peningkatan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan, meningkatnya kesadaran untuk melakukan vaksin covid-19 dan peningkatan pengetahuan mengenai efektivitas vaksin covid-19.
PKM EDUKASI PROSEDUR PEMERIKSAAN MAMMOGRAPHY UNTUK SCREENING DAN DIAGNOSA CARCINOMA MAMMAE DI JAWA TENGAH Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Alfiani, Novita
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 1 (Maret) (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i1.136

Abstract

Kurangnya tingkat pengetahuan dan tingkat kesadaran terhadap deteksi carcinoma mammae pada mayoritas perempuan di Indonesia, menjadi salah satu faktor tingginya angka kesakitan dan kematian di Indonesia. Oleh karena itu, tujuan kegiatan PkM yang dilakukan kepada perempuan di ruang lingkup Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Desa Tegorejo Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah tentang edukasi prosedur pemeriksaan mammography untuk screening dan diagnosa carcinoma mammae ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan sehingga dapat membantu mengurangi resiko carcinoma mammae pada perempuan Indonesia. Dari kegiatan PkM ini, di dapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan tentang prosedur pemeriksaan mammography sebesar 91% dan terdapat peningkatan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan mammography sebagai tindakan screening dan diagnosa carcinoma mammae sebesar 97%.
EDUKASI DAN SOSIALISASI PEMERIKSAAN PANORAMIC DALAM MENUNJANG PELAYANAN PEMERIKSAAN GIGI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN GIGI Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Budiwati, Trisna; Utami, Lucky Restyanti Wahyu
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 1 (Maret) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i1.98

Abstract

Radiografi Panoramic merupakan suatu alat penunjang yang dapat digunakan untuk mendiagnosis suatu kasus, seperti adanya fraktur rahang, evaluasi simetris atau asimetris dari TMJ ataupun mengetahui kedalaman karies. Radiografi Panoramic dapat digunakan sebelum dilakukannya suatu perawatan seperti melihat bentuk akar pada seluruh gigi dan mengetahui adanya kista. Manfaat utama dari radiografi dalam kedokteran gigi memungkinkan dokter gigi untuk mengidentifikasi segala kondisi yang mungkin tidak terdeteksi dan untuk melihat kondisi yang tidak dapat diidentifikasi secara klinis. Sehingga perlu dilakukannya edukasi dan sosialiasi kepada para calon tenaga Kesehatan khususnya mahasiswa keperawatan gigi mengenai pemeriksaan penunjang panoramic untuk menegakkan diagnose dalam pemeriksaan Kesehatan gigi. Adapun tujuan dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pemeriksaan penunjang panoramic untuk menegakkan diagnose dalam pemeriksaan Kesehatan gigi. Dari hasil pre test, dapat disimpulkan banyak mahasiswa yang belum paham mengenai pemeriksaan panoramic. Kemudian setelah diberikan materi mengenai pemeriksaan panoramic dan dilakukan post test, mahasiswa mulai paham dan bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyaji. Sehingga dapat diketahui hasil dari kegiatan ini adalah audience mulai paham mengenai pemeriksaan panoramic dan manfaatnya dalam pelayanan pemeriksaan gigi. Serta menambah wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan ilmu keperawatan gigi.
PKM PENDAMPINGAN PELAYANAN PRIMA RADIOLOGI PADA CALON RADIOGRAFER DI UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Silfina, Redha Okta; Annisa, Aulia
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i2.37

Abstract

Pelayanan prima merupakan usaha yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh rasa puas dan kepercayaan dari pelanggan. Hal ini mendorong perusahaan dapat memperlakukan pelanggan dengan baik agar pelanggan merasa diperhatikan. Pelayanan prima merupakan penerapan sikap dan cara yang dilakukan oleh seluruh petugas dalam upaya memberikan pelayanan yang baik dan mempunyai pengaruh yang baik pula . Dalam upaya memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, perlu diperhatikan ketersediaan fasilitas, kecukupan jumlah sumber daya manusia, meningkatkan kenyamanan pasien dan memberikan pelatihan kepada petugas . Penerapan pelayanan prima radiologi yang baik pada saat proses pelayanan, diharapkan akan memberikan rasa puas dan rasa percaya pasien, baik terhadap petugas radiologi, unit Instalasi Radiologi maupun Rumah Sakit. Hal tersebut tentu diharapkan dapat membuat pasien datang kembali lagi saat memerlukan pemeriksaan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman calon radiografer terkait pelayanan prima radiologi sehingga dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, di dapatkan hasil yaitu adanya peningkatan pemahaman pelayanan prima radiologi pada calon radiografer di Universitas Widya Husada Semarang dan pelayanan prima radiologi yang baik dapat diterapkan dengan memperhatikan penampilan, keramahan, perhatian, sikap, tindakan, kenyamanan, tanggung jawab, keterampilan, kemampuan, kecepatan serta ketepatan yang diberikan saat pelayanan di Instalasi Radiologi
Edukasi Penyakit Tuberkulosis Paru pada Mahasiswa Vokasi Dilihat dari Aspek Pemeriksaan Radiologi dan Pengobatannya Utami, Rose Malinda Andamari Wahyu; Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Utomo, Slamet; Damayanti, Ferina
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v6i1.12348

Abstract

The aim of the education carried out for vocational students at Widya Husada University Semarang is to increase understanding regarding radiological examinations which are used to diagnose pulmonary tuberculosis and the treatment efforts that can be given to sufferers. Based on the data obtained, it is known that the level of understanding of vocational students regarding radiological examinations carried out before and after treatment for pulmonary tuberculosis has a percentage of 84% and the level of understanding regarding treatment of pulmonary tuberculosis which must be started from the beginning in patients who forget to take medication has a percentage of 100%.