Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTASI OCR DAN CNN UNTUK KLASIFIKASI PENEMPATAN OBAT BERDASARKAN KELAS TERAPI DI APOTEK Widya Primaswari Putri1; Ii Munadhif; M. Khoirul Hasin; Noorman Rinanto; Ryan Yudha Adhitya
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No.2 (2024) : Jurnal Elkolind Vol.11, No. 2, 2024 (Juli 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i2.5341

Abstract

Teknologi pengenalan teks optik (OCR) dan jaringan syaraf konvolusional (CNN) memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk di industri farmasi. Sistem kegiatan sediaan farmasi yang masih manual sangat tidak efisien karena memakan banyak waktu. Penelitian ini menggunakan metode OCR dan CNN untuk mengenali teks pada kotak obat dan mengkalsifikasikan berdasarkan jenis kelas terapinya, dengan tujuan untuk mempermudah mencari letak penempatan obat di apotek. Penelitian ini diharapkan dapat memudahkan seorang apoteker dalam mencari obat yang diinginkannya serta memudahkan dalam melakukan penyediaan obat sesuai dengan klasifikasinya menggunakan kamera dengan metode OCR yang dapat mengidentifikasi letak dan jenis obat dengan cara pemindaian pada nama atau merk obat dalam kotak kemasan. Hasil dari penelitian ini total rata-rata nilai keberhasilan pembacaan OCR sebesar 83,78%. Hal tersebut dipengaruhi oleh pencahayaan yang bervariasi, fokus kamera yang minimal karena terlalu cepat mengambil gambar.
SKEMA KOORDINASI PERSIMPANGAN UNTUK KELANCARAN ARUS LALU LINTAS DENGAN METODE NEURAL NETWORK Pingky, Ginda Pingky Ramadhani; Mat Syai’in; Zindhu Maulana Ahmad Putra; Ahmad Putra; Ii Munadhif; Imam Sutrisno
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No.2 (2024) : Jurnal Elkolind Vol.11, No. 2, 2024 (Juli 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i2.5367

Abstract

Transportasi perkotaan, salah satu infrastruktur penting kota, yang memainkan peran penting dalam fungsi normal kota, telah menjadi fokus perhatian dan diskusi di seluruh masyarakat. Volume kendaraan yang semakin meningkat menyebabkan adanya kemacetan terutama pada persimpangan empat. Tidak adanya koordinasi antar lampu lalu lintas juga menjadi salah satu faktor kemacetan belum dapat diatasi hingga saat ini. Untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menerapkan lampu lalu lintas cerdas agar dapat meminimalisir kepadatan atau kemacetan pada jalan raya. Lampu lalu lintas yaitu sistem yang menerapkan waktu dinamis sesuai dengan volume kendaraan, apabila jalur dengan tingkat kepadatan tinggi maka secara otomatis delay lampu hijau akan semakin lama, sedangkan apabila volume kendaraan lenggang maka delay lampu hijau akan semakin cepat. Delay lampu hijau akan menyesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas. Dengan menggunakan Image Processing sebagai proses mengolah gambar kendaraan sehingga menghasilkan jumlah kendaraan, yang nantinya jumlah kendaraan tersebut akan diolah kembali menggunakan metode Neural Network. Lampu lalu lintas pada setiap jalur akan saling terkoordinasi agar tidak terjadi penumpukan pada salah satu titik yang padat. Output yang dihasilkan yaitu berupa waktu delay lampu hijau sesuai dengan volume kendaraan. Diharapkan dari penelitian ini yaitu terciptanya lampu lalu lintas cerdas menggunakan metode Neural Network. Sehingga nantinya dapat diterapkan juga sebagai salah satu alternatif untuk meminimalisir kemacetan. Dari hasil penerapan Neural Network pada percobaan koordinasi persimpangan didapatkan hasil dari 6 kali uji coba, yaitu pada persimpangan pertama mendapatkan error rata-rata atau MSE (Mean Squared Error) sebesar 1.0063, pada persimpangan kedua mendapatkan error rata-rata sebesar 0.9063, dan pada persimpangan ketiga mendapatkan error rata-rata sebesar 0.9970.
Optimasi Posisi Kapal Autonomous Menggunakan Modul GNSS – RTK dengan Metode FGS - PID Tegar, Gandhi Achmad Tegar Prakasa; Joko Endrasmono; Dimas Pristovani Riananda; Purwidi Asri; Abu Jami’in; Ii Munadhif; Zindhu maulana Ahmad Putra
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No.2 (2024) : Jurnal Elkolind Vol.11, No. 2, 2024 (Juli 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem navigasi otomatis yang berbasis satelit yaitu Global Nvaigation Satellite System (GNSS) atau lebih dikenal dengan Global Positioning System (GPS) sangat umum digunakan untuk menentukan lokasi yakni mengambil data dari titik koordinatnya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan akurasi dan efisiensi navigasi kapal dengan mengoptimalkan metode positioning waypoint menggunakan Global Navigation Satellite System Real-Time Kinematic (GNSS RTK) dan menerapkan metode Fuzzy Gain Scheduling of PID (FGS-PID). GNSS RTK menyediakan informasi posisi real-time dengan akurasi tinggi, sedangkan metode FGS-PID mengombinasikan kontrol PID dengan penyesuaian parameter otomatis melalui fuzzy logic untuk optimalisasi posisi kapal survei batimetri otonom. Meskipun GPS telah meningkatkan akurasi navigasi, tantangan tetap ada dalam mencapai akurasi optimal, terutama di perairan yang membutuhkan ketepatan tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk meningkatkan keakurasian navigasi kapal di laut.
Implementasi Kontrol Motor Pada Prototype Filtrasi Alami Menggunakan Sensor Flow Dan Ultrasonic Dwi Rizky Anto; Didik Sukoco; Ii Munadhif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No. 3 (September 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i3.6159

Abstract

Peningkatan kebutuhan air bersih di perkotaan telah mendorong pengembangan teknologi filtrasi air yang lebih efisien. Penelitian ini mengeksplorasi sistem filtrasi air yang menggabungkan sensor flow YF-B5, sensor ultrasonik, dan kontrol motor berbasis mikrokontroler ESP32. Tujuan utama adalah menciptakan sistem filtrasi yang efisien, akurat, adaptif, dan aman. Metodologi penelitian meliputi pengujian sensor flow dan ultrasonik, serta evaluasi performa sistem keseluruhan. Hasil menunjukkan bahwa sensor flow memiliki tingkat akurasi tinggi dengan rata-rata error 0,39%, sementara sensor ultrasonik mencapai akurasi dengan rata-rata error 0,1%. Pengujian sistem mendemonstrasikan hubungan langsung antara peningkatan frekuensi (5-50 Hz) dengan kecepatan motor (89,8-1464,5 Rpm) dan aliran air (158,5-364,7 L). Sensor ultrasonik berperan penting dalam mengontrol operasi motor, mematikannya saat ketinggian air mencapai batas aman. Kesimpulannya, integrasi teknologi sensor dan kontrol motor ini menghasilkan sistem filtrasi air yang efisien dan aman, membuka jalan bagi pengembangan teknologi filtrasi air yang lebih canggih untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang meningkat di masyarakat modern.
Penerapan Neural Network sebagai Klasifikasi Kualitas Air Hasil Filtrasi Reverse Osmosis Muhammad Dzi Washfil Hasin; Didik Sukoco; Ii Munadhif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No. 3 (September 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i3.6160

Abstract

Air adalah unsur yang tak tergantikan dan penting bagi kehidupan, termasuk manusia yang memerlukan air berkualitas sesuai dengan standar kimia, fisika, dan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengklasifikasikan kualitas air hasil filtrasi reverse osmosis (RO) menggunakan metode Neural Network. Air waduk yang telah difiltrasi diuji dengan tiga sensor yang mendeteksi total kepadatan terlarut, pH, dan konduktivitas listrik (EC), dengan data dikirim ke modul ESP32 dan ditampilkan pada LCD. Neural Network digunakan untuk menganalisis kandungan air berdasarkan parameter yang sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Hasil pengujian dibandingkan dengan standar baku mutu air untuk menentukan kategori kualitas air. Dari 15 percobaan, sistem klasifikasi menunjukkan hasil yang merata: 7 percobaan untuk kategori 1, 4 untuk kategori 2, dan 4 untuk kategori 3. Temuan ini menunjukkan potensi yang baik dalam penerapan Neural Network pada sistem filtrasi RO untuk menangani variasi data yang kompleks.
3D Scanner Pemantau Ketersediaan Kalsium Karbonat Pada Silo: 3D Scanner Pemantau Ketersediaan Kalsium Karbonat Pada Silo Putra, Zindhu Maulana Ahmad; Boedi Herijono; Dania Kiki Sandiya; Ryan Yudha Adhitya; Mat Syai’in; Rachmad Tri Soelistijono; Ii Munadhif; Samudra Rozzak Arrachman; Achmad Nawawi
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No. 3 (September 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i3.6566

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan stok kalsium karbonat di dalam silo menggunakan teknologi LiDAR dan metode Trapezoidal Numerical Integration untuk mengukur volume bahan. Sensor LiDAR digunakan untuk memindai jarak dan menghasilkan data point clouds yang diproses oleh mikrokontroler ESP32. Data yang diperoleh dikirim ke laptop untuk visualisasi 3D dan perhitungan estimasi volume serta massa bahan. Sistem ini dirancang dengan komponen input, proses, dan output yang terintegrasi, termasuk tombol start, sensor LiDAR, dan tombol emergency. Pengujian dilakukan dengan tiga kondisi permukaan kalsium karbonat dengan permukaan rata, menggunung, dan cekung, untuk menguji akurasi sistem. Hasil pengujian menunjukkan akurasi yang bervariasi, dengan kesalahan rata-rata 2,53% pada permukaan rata, 6,6% pada permukaan menggunung, dan 5,2% pada permukaan cekung. Perbedaan bentuk permukaan mempengaruhi akurasi pengukuran, dimana permukaan cekung menghasilkan volume yang lebih rendah dan permukaan menggunung menghasilkan volume yang lebih tinggi dari volume sebenarnya. Hasil ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan efektif untuk estimasi volume dan massa, meskipun dipengaruhi oleh variasi bentuk permukaan.
Optimalisasi Logika Fuzzy terhadap Suhu dan Kelembapan pada Filamen PET: Studi Kasus Pengolahan Limbah PET menjadi Filamen Suwandi, Donny Aryo Seno; Ii Munadhif; Khumaidi, Agus; Afif Zuhri Arfianto
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12 No 1 (Mei 2025): Jurnal Elkolind Vol 12 No 1 (Mei 2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v12i1.6976

Abstract

Suhu dan kelembapan berpengaruh signifikan terhadap karakteristik mekanik filamen PET hasil ekstrusi. Pada suhu 220°C dan kelembapan 60%, diperoleh kualitas mekanik terbaik dengan gaya tarik maksimum 134,26 N, modulus elastisitas 176 MPa, dan tegangan putus 3,86 MPa. Sebaliknya, pada suhu 210°C dan kelembapan 65%, kekuatan mekanik mengalami penurunan akibat sifat higroskopis PET yang mengurangi kekakuan material. Meskipun kelembapan tinggi meningkatkan fleksibilitas hingga kelenturan maksimum 18% pada suhu 215°C, hal ini mengorbankan kekuatan tarik dan modulus elastisitas. Penggunaan logika fuzzy memungkinkan optimasi suhu dan kelembapan dalam proses ekstrusi untuk menyeimbangkan kekuatan tarik, modulus elastisitas, dan kelenturan tanpa perlu pengaturan manual yang berulang. Perbandingan filamen hasil eksperimen dengan filamen PET komersial memberikan gambaran mengenai keberhasilan optimasi ini dalam mencapai kualitas mekanik yang kompetitif. Jika kualitas filamen eksperimen setara atau lebih baik dari filamen komersial, optimasi dengan logika fuzzy dapat diterapkan secara lebih luas dalam produksi filamen PET.
Analisis Sistem Kendali Anti-Sway pada Gantry Crane Menggunakan Linear Quadratic Regulator (LQR) Dan PID Naufal Hibban, Naufal Hibban; Mat Syai’in; Aulia Rahma Annisa; Imam Sutrisno; Didik Sukoco; Ii Munadhif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Elkolind Vol 12 No 2 (Juli 2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v12i2.7265

Abstract

Penelitian ini membandingkan efektivitas metode kendali Proportional-Integral-Derivative (PID) dan Linear Quadratic Regulator (LQR) dalam meredam ayunan beban (sway) pada sistem gantry crane dua dimensi. Dengan simulasi MATLAB menggunakan variasi beban 0,1 hingga 1,3 kg, hasil menunjukkan bahwa kendali LQR mampu menjaga kestabilan posisi troli dengan waktu naik (rise time) antara 1,56 hingga 1,96 detik dan overshoot rendah sekitar 2,66%–3,24%, serta berhasil mengurangi overshoot ayunan beban dari 37,41% menjadi 28,18%. Sebaliknya, kendali PID meskipun menunjukkan rise time dan overshoot lebih kecil secara numerik, mengalami ketidakstabilan pada grafik respons posisi yang mengindikasikan divergensi sistem secara fisik. Temuan ini menegaskan keunggulan LQR dalam mengendalikan gantry crane dengan dinamika kompleks dan variasi beban, sehingga lebih cocok untuk aplikasi industri yang menuntut kestabilan dan keamanan tinggi.