Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EFEKTIFITAS QUADRICEPS ISOMETRIC STRENGTHENING KOMBINASI HAMSTRING STATIC STRETCHING MENINGKATKAN AKTIVITAS FUNGSIONAL PENDERITA OSTEOARTHRITIS KNEE DI RS DR SOEPRAOEN KOTA MALANG rr. Tri Retno Handini; Achmad Fariz, Retno Dewi Prisusanti; Agung Hadi Endaryanto
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.148 KB)

Abstract

ABSTRAK Nyeri, kekakuan otot, dan penurunan kekuatan quadriceps merupakan prediktor utama dalam menurunkan aktivitas fungsional knee osteoarthritis. Latihan yang direkomendasikan untuk meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas otot sehingga terjadi peningkatan kemampuan fungsional adalah quadriceps isometric strengthening dan stretching hamstring. Studi ini untuk mengkombinasikan kedua teknik latihan tersebut. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan pre-post test one group design, dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2021 di RS. Tingkat II dr. Soepraoen Malang. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 35 orang pasien osteoarthritis, dengan teknik pengambilan sampel secara acak dengan usia responden 55-65 tahun, baik laki-laki dan perempuan yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan sampel sejumlah 20 orang. Penelitian menggunakan alat ukur Western Ontario dan McMaster Quesionnaire Universities Osteoarthritis Index (WOMAC) untuk menilai kemampuan fungsional penderita knee osteoarthritis. Dosis quadriceps isometric strengthening exercise dilakukan dengan tahanan 6-10 detik/set, jeda 5 detik, 8 set 3 kali repetisi. Hamstring stretching dengan tahanan 6-10 detik/set, jeda 5 detik, 8 set 3 kali repetisi, yang masing-masing dilakukan selama 2 minggu sebanyak 6 kali treatment. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil median pre- dan post-test masing-masing 70.50 dan 50.00 dengan nilai signifikansi 0,00
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Rekam Medis Berhubunan dengan Kelengkapan Lembar Anamnesa oleh Perawat Retno Dewi Prisusanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.898

Abstract

Formulir Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) merupakan form pengisian tentang assessment balita ,bayi dan anak-anak.Apabila petugas tidak mengisi form dengan lengkap maka menyababkan petugas akan kesulitan dalam mengidentifikasi pasien,petugas akan kesulitan untuk menentukan tindakan pengobatan atau terapi selajutnya. jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Singosari yang memberikan pelayanan salah satunya adalah kepada ibu dan anak pada bulan Januari sampai April 2022. Pada dasarnya formulir DDTK yang ada di Puskesmas Singosari perlu adanya pertimbangan untuk lebih rinci, detail dan terstruktur sesuai dengan acuan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan setempat untuk di sosialisasikan ke Puskesmas dan diterima oleh beberapa Puskesmas untuk dikembangkan. Jika formulir DDTK tidak detail, rinci, dan terstruktur sesuai dengan acuan yang diberikan, maka petugas akan mengalami kesulitan dalam pengisian formulir DDTK.
Pendidikan Kesehatan tentang Pengetahuan Meminimalkan Penggunaan Obat-obatan dalam Sehari-hari di Pondok Pesantren Miftahul Ulum At Thohirin Kelurahan Gondang Legi Retno Dewi Prisusanti; Achmad Jaelani Rusdi; Untung Slamet Suhariyono; Melody Muna Anggraeni; Khuriyana Patty
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1187

Abstract

Obat adalah zat yang digunakan untuk diagnosis, mengurangi rasa sakit, serta mengobati atau mencegah penyakit pada manusia atau hewan. Masyarakat saat mengonsumsi obat, harus memperhatikan beberapa hal yang tertera pada kemasan. produk, bahan yang terkandung di dalamnya, kategori obat, petunjuk penggunaan, dosis, efek samping dan tanggal kadaluarsa. Tapi orang sering menemukan penggunaan obat yang tidak rasional. Pendidikan kesehatan tentang meminimalkan penggunaan obat kepada anak sekolah memiliki peran penting sebagai upaya peningkatan pemahaman konsumsi obat yang benar. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2021 di Pondok Pesantren Miftahul Ulun At Thahirin Desa Gondang Legi Kulon Kec. Gondang Legi Kab. Malang. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan ceramah pendidikan kesehatan dengan media pembagian leaflet. Kegiatan dilakukan dengan observasi langsung saat konsultasi, melihat interaksi peserta dengan penyuluh, dan kegiatan peserta pada acara edukasi. Peserta dalam kegiatan penyuluhan sejumlah 32 santriwati yang berusia 10 tahun - 19 tahun. Hasil kegiatan diperoleh peserta mampu memahami cara penggunaan konsumsi obat secara benar. Kegiatan pengabdian masyarakat “Pendidikan Kesehatan Tentang Pengetahuan Meminimalkan Penggunaan Obat-Obatan Dalam Kehidupan Sehari-Hari Di Pondok Pesantren Miftahul Ulum At Thohirin Kelurahan Gondang Legi Kabupaten Malang” pada santriwati mampu meningkatkan pengetahun tentang penggunaan konsumsi obat-obatan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pentingnya Mobilisasi Dini Ibu Nifas Retno Dewi Prisusanti; Santy Irene Putri; Arie Jefry Ka’arayeno
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i2.364

Abstract

Pemberian pendidikan kesehatan tentang mobilisasi dini masa nifas bisa dilakukan dengan cara memberikan konseling tentang mobilisasi dini pada ibu nifas. Pemberian konseling yang dilakukan pada ibu post partum bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang mobilisasi dini masa nifas, dengan demikian diharapkan bisa merubah perilaku ibu nifas untuk melakukan mobilisasi dini. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Metode kegiatan dalam penyuluhan ini adalah melalui ceramah, demostrasi dan tanya jawab, uraian secara terinci tentang metode dapat dilihat pada tabel tahap kegiatan. Setelah itu dilakukan evaluasi setiap kegiatan apakah intervensi yang sudah dilakukan secara optimal oleh peserta, pada tahap evaluasi ini dilakukan 2x dan pada pertemuan terakhir dilakukan evaluasi pengetahuan ibu tentang mobilisasi dini. Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, diperoleh hasil bahwa pengetahuan peserta setelah penyuluhan lebih baik dibanding sebelum penyuluhan. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa peserta sangat kooperatif dalam mengikuti kegiatan ini sampai berakhir.
KORELASI KETEPATAN PENCATATAN TERMINOLOGI MEDIS DAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS MORBIDITAS RESPIRASI DI RUMAH SAKIT MUSLIMAT MALANG : Correlation Between Coincidentally Recording Medical Terminology and Accuracy of Respiratory Morbidity Diagnosis Code in Muslimat Hospital Malang Untung Slamet Suhariyono; Retno Dewi Prisusanti; Achmad Jaelani Rusdi
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v1i1.15

Abstract

Based on Permenkes No. 55 of 2013 concerning the Implementation of Medical Recorder Work states that coding patient diagnoses must be carried out by medical record officers who have competence related to disease classification and codification. This research method is quantitative with a cross-sectional approach. The research variables are medical terminology accuracy and diagnosis coding accuracy. The sample for this study consists of outpatient medical records for respiratory diseases in December 2022 at Muslimat Singosari Hospital in Malang. The results of this research showed that the accuracy of medical terminology based on the use of terms is 81%, the accuracy of medical terminology based on the use of abbreviations is 83%, and the accuracy of respiratory disease diagnosis code is 80.3%. Based on the Chi-Squared test results, the p-value is 0.042. Therefore, with a p-value of 0.042 < alpha value of 0.05, it is interpreted that H0 (null hypothesis) is rejected and H1 (alternative hypothesis) is accepted, indicating a relationship between the accuracy of medical terminology and the accuracy of respiratory disease diagnosis codes at Muslimat Singosari Hospital in Malang. The suggestions to consider include standardizing or establishing medical terminology in accordance with ICD-10 and the Dorland's dictionary, implementing clearer regulations regarding reference guidelines for diagnosis coding to minimize inaccuracies in diagnosis codes, and appointing employees with relevant medical record qualifications to their respective roles.
EFEKTIVITAS RETENSI DAN PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DALAM MENGHADAPI ERA DIGITALISASI DATA DI PUSKESMAS BARENG MALANG : The Effectiveness of Retention and Destruction of Medical Record Files in Facing The Era of Data Digitization at Bareng Public Health Center Malang Fita Rusdian Ikawati; Retno Dewi Prisusanti; Achmad Jaelani Rusdi
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v1i1.16

Abstract

In the era of digitalization of medical record data, information technology is used to document patient health data quickly and accurately, so it is necessary to make decisions using electronic medical records. Digitalization of medical records is a process of transitioning medical record document media into digital documents using a scanner. Public Health Center together in September 2022, the retention process that occurred was still at the selection stage and in the medical record storage room, active and inactive files were still found that were still on one storage shelf, while destruction had already been carried out by shredding. This research aims to determine the effectiveness retention and destruction of medical record files in the era of data digitization. This type of research uses qualitative descriptive methods and data collection methods are carried out by observation and interviews. The subjects of this research were the head of the medical records unit and the medical records officer. The results of this research showed that the medical record file storage system already has an SOP, the retention of medical records has a policy stated in the SOP, and the destruction of medical record files has an SOP and was carried out for the first time in 2018.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA BERDASARKAN BEBAN KERJA METODE WORKLOAD INDICATOR STAFFING NEED DI RSIA RUMKITBAN MALANG: Analysis of Labor Needs Based on Workload Indicator Staffing Need Method in Rumkitban MCH Malang Lilik Afifah; Retno Dewi Prisusanti; Fita Rusdian Ikawati
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v1i1.17

Abstract

Management of medical records in hospitals is to support the achievement of orderly administration in order to achieve hospital goals, namely improving the quality of health services in hospitals. One important element to support effectiveness and efficiency in managing medical records is the human resources aspect. The phenomenon that exists in an institution is not only a lack of workforce, but there can also be a buildup of staff in one installation without clear work. Therefore, it is necessary to make efforts to calculate the workforce requirements in an agency by calculating the existing workload. One of the obstacles to registration is the limited number of personnel. Based on a survey, the number of employees in the medical records installation is 25 people. Where the available working time is 281 days/year or 118,200 minutes/year. The aim of this research is to find out more clearly how to calculate workforce needs using the workload indicator staffing need (WISN) method at the medical records installation at the COVID 19 referral hospital RSIA Rumkitban 05.08.02 Malang. This type of research is a quantitative research approach with a descriptive study design. The results of research using the WISN method estimate that 2 medical records personnel in the TPPRI section are needed, and human resources are also needed to change shifts. There is a shortage of medical records personnel in the TPPRI section at RSIA Rumkitban because from the calculation results an additional 2 people are needed and currently only 2 medical records personnel are available.
Model Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Seks Bebas Di Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Yuliana Putri Valentina; Retno Dewi Prisusanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1572

Abstract

Remaja putri termasuk dalam kelompok usia yang rentan terhadap perilaku seksual pranikah, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman mendalam mengenai kesehatan reproduksi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pendidikan kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen, melalui model satu kelompok yang dinilai sebelum dan sesudah diberikan intervensi (one group pretest-posttest design). Sampel terdiri atas 30 remaja putri yang berasal dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal. Intervensi diberikan melalui metode penyuluhan berbasis media edukatif serta pendekatan partisipatif yang komunikatif. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kuesioner pada saat pretest dan posttest, yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan setelah intervensi dilakukan, dengan nilai signifikansi p < 0,001. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan, berpindah dari kategori rendah ke kategori sedang bahkan tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa model pendidikan kesehatan reproduksi memiliki kontribusi penting dalam menambah wawasan remaja putri mengenai bahaya dan konsekuensi negatif dari perilaku seks bebas. Oleh karena itu, pendekatan edukatif ini disarankan menjadi bagian dari program pencegahan di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan guna menekan potensi munculnya perilaku seksual berisiko di kalangan remaja.
Meningkatkan Literasi Digital Melalui Pelatihan Aplikasi Kinemaster Untuk Pembuatan Konten Pembelajaran Gamar Al Haddar; Akhmad Ramli; Baso Intang Sappaile; Retno Dewi Prisusanti; Hilya Wildana Sofia
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i1.233

Abstract

This service activity is intended to explore the potential use of technology to improve digital literacy among students by utilizing the Kinemaster application as an innovative learning tool. Digital literacy is a crucial factor in individual success in a society that relies on information technology, and multimedia applications such as Kinemaster are considered to have a significant role in achieving this goal. The approach applied in this PKM is to provide training to participants, especially students and teachers, on the use of Kinemaster applications to create multimedia content that supports learning. They are taught how to edit videos, add multimedia elements, and produce interesting learning materials through this application. The positive impact of this activity involves improving participants' digital literacy skills, increasing their ability to use technology for learning, and increasing their interest in creative exploration through multimedia. The positive contribution of this PKM is reflected in the development of digital literacy among students, supporting a more interactive and technology-based learning process, and creating opportunities for participants to become more skilled and responsible multimedia content producers.
Analisis Kompetensi Penggunaan E-Learning, Kesiapan dan Penggunaan Teknologi Digital Mahasiswa Retno Dewi Prisusanti; Budi Mardikawati; Loso Judijanto; Dzul Arsyil Majid; Muhammad Haridah Saputra
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v1i2.20240

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan mendasar dalam sistem pendidikan global, menciptakan dampak yang signifikan pada metode pembelajaran dan pengajaran (Herawati, tanpa tanggal). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif di Universitas Negeri Makassar dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dari 50 responden mahasiswa menunjukkan bahwa pemanfaatan media umum memiliki potensi untuk meningkatkan literasi digital siswa sebagai sumber belajar yang efektif. Peserta didik merasa memiliki pemahaman yang relatif baik terkait etika dan integrasi komputer dalam konteks pendidikan, sementara upaya pendidikan berhasil memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai etika tersebut. Ditemukan bahwa internet telah memudahkan peserta didik dalam mengakses informasi, dan literasi komputer memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran. Literasi komputer personal memainkan peran krusial dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mengaplikasikan materi pembelajaran. Temuan ini memberikan wawasan yang penting mengenai peran teknologi dalam meningkatkan literasi digital dan integrasi komputer di lingkungan pendidikan tinggi.