Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Desain Kemasan Modern Menggunakan Aplikasi Canva dan Pacdora bagi Mahasiswa Tata Boga Jurusan PKK FT UNM Ridwan, Wardimansyah; Qur’ani, Besse; Bahar, Ayu Saputri; Purnamasari, Fitry; Niza, Andi Khaerun
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v1i1.274

Abstract

Desain kemasan menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya saing produk kuliner di era digital. Mahasiswa Tata Boga sebagai calon pelaku industri kuliner dituntut memiliki kemampuan tidak hanya dalam hal produksi makanan, tetapi juga dalam memasarkan produknya secara visual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat desain kemasan modern menggunakan aplikasi Canva dan Pacdora. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10–11 Mei 2025 di Laboratorium Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FT UNM, melibatkan 50 mahasiswa dan 5 dosen pengabdi. Metode pelaksanaan berupa penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi hasil desain. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, kemampuan mereka dalam menghasilkan desain yang kreatif, serta respon positif terhadap penggunaan aplikasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan kompetensi digital mahasiswa serta kesiapan mereka menghadapi tantangan industri kreatif kuliner.
PKM Perawatan Wajah Dengan Masker Alami Pada Remaja Putri Rosmiaty, Rosmiaty; Hamsar, Israwati; Niza, Andi Khaerun; Suryana, Syarifah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyaraat (PKM) ini adalah Kelompok Remaja Putri Kelurahan Mannuruki Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Permasalahan yang ada pada mitra adalah: (1) Mitra  dalam hal ini remaja putri kurang memiliki pengetahuan tentang perawatan wajah dengan masker alami; (2) Mitra dalam hal ini remaja putri belum mengetahui dan memahami alat, bahan dan kosmetik yang dapat digunakan dalam merawat wajah dengan masker alami; (3) Mitra dalam hal ini remaja putri belum memiliki keterampilan dalam merawat wajah dengan masker alami. Target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan PKM ini adalah mitra yang dalam hal ini adalah remaja putri bisa  mendapatkan pengetahuan, pelatihan dan pendampingan bagaimana merawat wajah dengan masker alami.  Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah: (1) Melakukan perizinan dan persiapan lokasi. Metode  yang digunakan adalah: berkunjung ke lokasi PKM yaitu Kelurahan Mannuruki Kecamatan Tamalate, diskusi, dan tanya-jawab; (2) Melakukan Sosialisasi. Metode yang digunakan adalah: berkunjung lansung ke lokasi PKM, ceramah, diskusi, dan tanya-jawab; (3) Melakukan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, dan diskusi; (4) Memperkenalkan alat, bahan dan kosmetik yang digunakan. Metode yang digunakan adalah: memperlihatkan langsung setiap alat, bahan dan kosmetik yang akan digunakan, diskusi, dan tanya-jawab; (5) Melakukan Pelatihan dan Pendampingan. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik; serta (6) Melakukan Monitoring dan Evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah mitra dalam hal ini remaja putri termotivasi dan menjadi  terampil dalam merawat wajah dengan masker alami.Kata kunci: perawatan wajah, masker alami
Penerapan Alat Pelindung Diri (APD) di Laboratorium Tata Boga, Universitas Negeri Makassar Muliani, Muliani; Ratnawati T; Simaremare, Perawati; Niza, Andi Khaerun; Isnaeni, Rizki
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v4i2.302

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge and skills of first-year students in the proper use of Personal Protective Equipment (PPE) in the laboratory for the Basic Culinary course. The application of PPE serves as a preventive measure to reduce workplace accidents, maintain hygiene, and enhance safety awareness within vocational education environments. The implementation methods included socialization, demonstration, hands-on training, and evaluation of PPE usage among early-semester students. The results indicated an increase in students’ knowledge by 34% after the training, as well as an improvement in PPE compliance from 62% to 95%. Data analysis using a descriptive quantitative approach and direct observation demonstrated that the training was effective in strengthening work safety discipline. This activity is expected to serve as a safety-based practical learning model in culinary laboratory settings.
The Influence of Culinary Vocabulary Mastery, Self-Efficacy, and Learning Motivation on the Effectiveness of English Culinary Marketing Communication Andi Khaerun Niza; Purnamasari, Fitry
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8803

Abstract

Based on the analysis, culinary vocabulary mastery, self-efficacy, and learning motivation simultaneously and individually have a significant effect on the effectiveness of culinary marketing communication in English. Employing a quantitative correlational research design, the study was conducted at the Culinary Arts Study Program, Universitas Negeri Makassar which involved 67 respondents who had completed the English and Entrepreneurship courses. Primary data were collected through questionnaires that had been validated and tested for reliability. The Adjusted R² value of 0.976 indicates that 97.6% of the variation in effective communication can be explained by these three variables. The F-test result (p = 0.000 < 0.05) confirms the significant simultaneous effect, while the t-test shows that each variable contributes positively: vocabulary mastery (β = 0.2284), self-efficacy (β = 0.4801), and learning motivation (β = 0.6794), meaning that increases in these three variables will significantly enhance effective communication. These findings underscore the importance of integrated learning to develop vocabulary, build self-efficacy, and increase students’ learning motivation to achieve more effective and professional culinary marketing communication.
Pelatihan TOEFL sebagai Upaya Meningkatkan Kesiapan Mahasiswa dalam Menghadapi Dunia Usaha dan Industri (DUDI) Andi Khaerun Niza; Kurniati, Kurniati; Besse Qur'ani; Ayu Saputri Bahar; Muliani, Muliani
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.542

Abstract

Kegiatan pelatihan TOEFL ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa vokasi sebagai bekal menghadapi dunia usaha dan industri (DUDI). Pelatihan dilaksanakan pada 35 mahasiswa Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar, dengan pendekatan partisipatif berbasis pelatihan (training-based approach). Kegiatan mencakup pengenalan struktur TOEFL, strategi pengerjaan soal, serta simulasi ujian. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap format TOEFL, strategi menjawab soal, serta motivasi dan kepercayaan diri untuk mengikuti tes. Kontribusi kegiatan PKM ini terletak pada pemberdayaan mahasiswa vokasi melalui peningkatan pemerolehan skor TOEFL dan kemampuan bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan industri kuliner dan pariwisata. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesiapan akademik dan profesional mahasiswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri dalam pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global.