Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Senam Lansia Untuk Meningkatkan Kesehatan Di Panti Jompo Lestari Suminar, Ervi; Widiyawati, Wiwik; Nikmah, Nurun; Inayah, Zufra
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 01 (2022): IJCDH Vol 03 No 01
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i01.4752

Abstract

Lansia adalah orang yang mengalami perubahan sistem biologis yang mempengaruhi status kesehatannya karena struktur dan fungsinya. Memang, orang tua mengalami perubahan fisik, psikologis, sosial dan spiritual seiring bertambahnya usia. Penyebab perubahan ini dapat memengaruhi kesehatan dan kebugaran lansia. Penurunan tingkat kebugaran jasmani berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari lansia. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat Lansia adalah untuk mengajarkan pentingnya menjaga kualitas kesehatan lansia melalui latihan senam bagi lansia agar dapat beraktivitas dengan maksimal. Sasaran upaya pengabdian ini adalah para lansia di Panti Asuhan Lestari Menganti Gresik dengan jumlah sebanyak 40 orang. Kegiatan yang akan dilakukan dari tahap penyuluhan yaitu ceramah dan diskusi tentang senam lansia. Kegiatan berlangsung di lantai dua Panti Jompo Lestari. Selain itu, pemeriksaan tekanan darah juga dilakukan setelah penyuluhan, dan berlanjut senam lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang pentingnya senam lansia dan melakukan senam lansia dengan baik dan benar minimal seminggu sekali untuk meningkatkan kesehatan dan kebugarannya. Keberhasilan program tersebut dapat dilihat dari terselenggaranya kegiatan senam rutin pada kelompok lansia dan peningkatan kesehatan pada lansia.
Pengaruh Pelvic Rocking Exercise Terhadap Kemajuan Persalinan Kala 1 Fase Aktif Yuli Susanti, Neny; Nikmah, Nurun; Watna, Ida
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 4 No. 2 (2025): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v4i2.9948

Abstract

Background : The high maternal mortality rate is partly related to prolonged labor (4.3%).Pelvic rocking exerciseor pelvic rocking exercises can help give birth more quickly by preparing the pelvis to relax and open more easily during contractions by rocking and rocking it back and forth, right and left, and in a circular motion. Objective : This study aims to determine the effect of pelvic rocking exercise on the progress of labor in the first active phase at Banyuputih Health Center, Situbondo. Method : This study was a quasi-experimental study. Pregnant women in their third trimester were randomly selected using purposive sampling and then taught pelvic rocking exercises. During labor, the duration of the active phase was observed using observation sheets and a partograph. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses. Results :Research resultshows that pelvic rocking exercise increases the efficiency of the first stage of the active phase in mothers giving birth with a p-value of 0.024 which is smaller than the significance level of α = 0.05, meaning that PRE affects the length of the first stage of the active phase of labor. Conclusion : The influence of pelvic rocking exercise on the progress of labor in the first active phase.
The Role of the Principal as a Supervisor in Enhancing Teachers’ Pedagogical Competence at SD Negeri 1 Pamotan, Rembang Nikmah, Nurun; Haryati, Titik; Sumarno
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 2 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.5996

Abstract

This study investigates the role of the school principal as an academic supervisor in enhancing teachers’ pedagogical competence at SD Negeri 1 Pamotan, Rembang. Pedagogical competence, as mandated by Law No. 14 of 2005 on Teachers and Lecturers, is a critical component in managing the learning process and fostering meaningful classroom experiences. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with key school stakeholders, classroom observations, and document analysis. Thematic analysis was used to explore the principal’s supervisory practices and their influence on teacher development. The findings reveal that the principal implemented a structured and collaborative supervision process, encompassing planning, implementation, follow-up, and evaluation stages. However, the integration of educational technology and innovative teaching strategies was found to be limited, thereby reducing the overall effectiveness of the supervision in improving student learning outcomes. This study contributes to the existing body of literature by underscoring the strategic role of principals in strengthening pedagogical competence through academic supervision that embraces technology and innovation. It also highlights the importance of ongoing professional development and systematic feedback in enhancing teacher quality and instructional effectiveness.
EDUKASI BUNDA TENTANG TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN BUKU SAKU “TEMAN BUNDA” Nikmah, Nurun; Qomari, Selvia Nurul; Antina, Rila Rindi
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 7 No 2 (2025): JURNAL PARADIGMA : VOLUME 7 NOMOR 2 OKTOBER 2025
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/pgm.v7i2.2744

Abstract

Mothers play a pivotal role in supporting the optimal growth and development of toddlers, making maternal knowledge an essential factor in this process. Adequate understanding enables mothers to implement appropriate developmental support strategies. This community service program aimed to enhance maternal knowledge regarding toddler growth and development through the use of the Teman Bunda pocket book. The activity was conducted by administering a pre-test questionnaire, followed by the provision of educational materials utilizing the printed pocket book. Findings demonstrated a significant improvement in maternal knowledge, with the proportion of knowledgeable mothers increasing from 42 (48%) prior to the intervention to 56 (64%) after the intervention. These results indicate that structured education combined with the Teman Bunda pocket book is effective in improving maternal knowledge of toddler growth and development.
HUBUNGAN METODE BABY LED WEANING DENGAN KEJADIAN TERSEDAK (CHOKING) PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PONKESDES AENG SAREH M, Rikhly Faradisy; Nikmah, Nurun; Hidamansyah, Murfi
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i1.2621

Abstract

Metode Baby Led Weaning adalah metode pemberian MPASI dimana bayi yang memimpin penyapihan dan menekankan bayi untuk memilih makanan dan makan menggunakan tangannya sendiri secara mandiri. Kejadian tersedak bisa saja terjadi ketika metode ini diberikan. Tersedak merupakan penyebab utama ke 4 kematian. Tersedak adalah sumbatan pada jalan nafas karena tertelan benda asing seperti makanan atau mainan. Tujuan penelitian ini untuk mengalisis apakah ada hubungan antara Metode Baby Led Weaning dengan kejadian tersedak pada bayi usia 6-12 bulan di Ponkesdes Aeng Sareh Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan. Sampelnya sejumlah 10 orang dengan menggunakan cara Purposive sampling. Variabel bebasnya yaitu Metode Baby Led Weaning, variabel terikatnya yaitu kejadian tersedak (Choking). Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Dianalisis menggunakan analisis statistik uji Chi-Square dengan menggunakan Tingkat signifikasi α < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 responden (100%) memiliki kategori baik dalam melakukan Metode Baby Led Weaning. Responden tidak mengalami kejadian tersedak dimiliki 9 responden (90%),1 responden (10%) yang mengalami kejadian tersedak(Choking). Tidak ada hubungan antara Metode Baby Led Weaning dengan kejadian tersedak(Choking) pada bayi usia 6-12 bulan (ƿ = 0.644). Kesimpulannya bahwa tidak ada hubungan antara Metode Baby Led Weaning dengan kejadian tersedak (Choking) pada bayi usia 6-12 bulan dikarenakan terdapat beberapa faktor penyebab lainnya seperti cara makan yang baik dan sesuai dengan masa pertumbuhannya. Diharapkan ibu bisa mengajari bayi makan menggunakan tangannya sendiri sebagai stimulasi dini pada tahap perkembanganya.
DAMPAK PERENCANAAN BERBASIS DATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Nurun Nikmah; Zulfah; Dwi Satrio Bagus Tumeko; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perencanaan berbasis data (PBD) terhadap peningkatan hasil belajar siswa di tingkat pendidikan dasar. PBD merupakan pendekatan yang memanfaatkan data untuk mendukung pengambilan keputusan secara efektif dan efisien dalam proses pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBD berdampak positif pada hasil belajar siswa, terutama melalui peningkatan efisiensi pengelolaan sumber daya, optimalisasi proses pembelajaran, dan penguatan pengambilan keputusan yang berbasis bukti. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa penerapan PBD perlu didukung oleh infrastruktur teknologi informasi yang memadai dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan dalam menggunakan data sebagai dasar perencanaan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan yang lebih efektif dan terukur.
Analisis Korelasi Indeks Massa Tubuh dan Kadar HB pada Ibu Bersalin Pre Eklampsia terhadap Asfiksia Neonatorum Qomari, Selvia Nurul; Umiyah, Astik; Nikmah, Nurun
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 1 (2022): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v6i1.453

Abstract

AbstrakAsfiksia masih menjadi salah satu penyebab kematian neonatal tertinggi di Indonesia. Diantara berbagai faktor penyebab, pre-eklampsia pada ibu hamil maupun bersalin diduga menjadi salah satu penyebab asfiksia neonatorum. Kajian faktor risiko dan karakteristik ibu pre-eklampsia terus diteliti untuk mengetahui akibatnya terhadap luaran perinatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi antara faktor Indeks massa tubuh (IMT) dan kadar Hb pada ibu bersalin dengan pre-eklampsia terhadap asfiksia neonatorum. Penelitian ini menggunakan desain analitik retrospektif. Populasi yaitu ibu bersalin dengan pre-eklampsia dan bayinya di RS Bunda Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampel dan didapatkan sebanyak 30 responden pada bulan April-Mei 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IMT dan kadar Hb memiliki nilai p-value masing-masing p=0,326 dan p=0,006. Artinya faktor kadar Hb pada ibu bersalin dengan pre-eklampsia menunjukkan korelasi yang signifikan terhadap kejadian asfiksia neonatorum, sedangkan faktor IMT tidak menunjukkan adanya korelasi.Kata kunci:      IMT, Hb, pre-eklamsia, asfiksiaAbstractAsphyxia is still one of the highest neonatal causes of death in Indonesia. Among the various causative factors, pre-eclampsia in pregnant and maternity women is suspected to be one of the causes of neonatal asphyxia. The study of risk factors and characteristics of pre-eclampsia mothers continues to be studied to determine their consequences on perinatal outcome. The aim of this study was to analyze the correlation between body mass index (BMI) factors and Hb levels in maternity mothers with pre-eclampsia to neonatal asphyxia. This research used analytical design with a retrospective approach. The population was maternity mothers with pre-eclampsia and their babies at Bunda Hospital Surabaya. Sampling was carried out with a total sample and obtained as many as 30 respondents in April-May 2022. The data were analyzed using the Spearman correlation test. The results of this study showed that BMI and Hb levels had p-values of p= 0.326 and p = 0.006, respectively. This means that the Hb level factor in maternity mothers with pre-eclampsia shows a significant correlation to the incidence of neonatal asphyxia, while the BMI factor does not show any correlation.Keywords:       BMI, Hb, pre-eclampsia, asphyxia
The Corelation of Compliance to Use PPE (Mask) and The Event of Respiratory Disorders in Workers in Bukit Kapur Jaddih, Parseh Village, Socah District, Bangkalan Regency Ervi Suminar; Nurun Nikmah; Levi Tina Sari; Wahyu Wibisono
Journal of Ners and Midwifery Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v8i3.ART.p355-359

Abstract

The process of limestone mining will resulted in limestone dust on the working environment. This can lead to inhalation of the limestone dust which can cause respiratory problems.The type of the research was analytic with Cross Sectional design. The population was all workers in Bukit Kapur Jaddih, Parseh Village, Socah District; 52 workers. The sample was 45 workers taken by simple random sampling technique. The independent variable was compliance to use mask protective equipment, while the dependent variable was respiratory disorders. The data was collected by questionnaires and observation physical observation.  The data was analyzed using Lambda test, with α= 0.05.The results of the research showed that workers who did not use PPE (masks) were 35 workers (77.8%), who experienced respiratory problems were  39 workers (86.7%), and 6 workers (13.3%) did not experience respiratory problems. The lambda test results p Value of 0.073>α (0.05) meant that H0 was accepted and H1 was rejected. The compliance to use personal protective equipment (masks) and the presence of respiratory problems showed no correlation. For this reason, workers must continue to use masks while working to protect themselves from the effects of occupational breathing (lime dust).