Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Model Pemberdayaan Ekonomi Desa melalui Produk Abon Jantung Pisang: Sinergi KKN dan Masyarakat Bonehau Rhena J; Rusli, Rusli; Wahyunisa, Wahyunisa; Irfan, Irfan; Jeffriansyah DSA; Mariam, Mariam; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.519

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan. Kegiatan ini berfokus pada pengolahan jantung pisang menjadi produk abon yang memiliki nilai jual, melibatkan kelompok PKK dan pemuda desa sebagai pelaku utama. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan pemasaran, dan pendokumentasian proses produksi untuk memudahkan replikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pengolahan pangan, terbentuknya jejaring pemasaran melalui media sosial, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan peluang ekonomi yang berasal dari sumber daya lokal. Pendekatan ini menciptakan model pemberdayaan ekonomi desa yang menekankan kolaborasi antara kampus dan masyarakat, serta mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga. Temuan ini mencerminkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mewujudkan Kampus Berdampak dan dapat menjadi acuan untuk pengembangan produk unggulan di desa lain di wilayah Mamuju dan sekitarnya.
Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Model Bisnis UMKM: Kajian Literatur tentang Inovasi dan Keberlanjutan Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Rhena J; Muh Ridwan Hayadin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14519

Abstract

Integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam model bisnis UMKM telah menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha, khususnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efisiensi operasional, menciptakan inovasi produk dan layanan, serta mendukung keberlanjutan UMKM di tengah tantangan global. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dengan analisis deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar untuk periode 2003-2025, dengan 26 artikel terpilih dari total 50 artikel awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TIK, seperti pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan sistem manajemen berbasis cloud, memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan daya saing UMKM. Studi kasus Goola, Du Anyam, dan Dekoruma mengilustrasikan bagaimana teknologi dapat diadopsi untuk menjangkau pasar lebih luas, menciptakan inovasi, dan memastikan keberlanjutan bisnis. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan ketimpangan infrastruktur masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mengatasi kendala tersebut dan menciptakan ekosistem digital yang mendukung transformasi UMKM.
Transformasi Ekonomi Digital dan Evolusi Pola Konsumsi: Tinjauan Literatur tentang Perubahan Perilaku Belanja di Era Internet Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Muhtar Mudo; Rhena J
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14608

Abstract

Transformasi ekonomi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat secara fundamental, terutama dengan meningkatnya penggunaan e-commerce, layanan berbasis sharing economy, serta metode pembayaran digital yang semakin mempermudah transaksi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif yang bertujuan untuk mengkaji perubahan perilaku belanja di era internet. Data penelitian diambil dari Google Scholar untuk periode 2015–2025, dengan total 50 artikel yang diseleksi menjadi 24 artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mendorong pergeseran preferensi konsumen dari belanja konvensional ke belanja daring, dengan faktor utama seperti kenyamanan, efisiensi, dan personalisasi layanan. Media sosial dan pemasaran berbasis influencer memainkan peran penting dalam keputusan pembelian, sementara model bisnis baru seperti cloud kitchen dan layanan pesan-antar semakin mengubah pola konsumsi, terutama di industri makanan dan minuman. Namun, fenomena ini juga menghadirkan tantangan, termasuk peningkatan belanja impulsif, risiko keamanan data, dan dampak negatif terhadap sektor ritel tradisional. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi bisnis terhadap tren digital, perlunya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi konsumen, serta peningkatan literasi digital dan keuangan bagi masyarakat. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan data sekunder dan tidak menggali aspek demografis atau budaya yang dapat memengaruhi adopsi digitalisasi. Oleh karena itu, studi lanjutan dengan pendekatan empiris diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai transformasi konsumsi di era digital.
Sinergi Transformasi Digital dalam Pendidikan Tinggi dan Dampaknya terhadap Inovasi Sosial untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi Berbasis Pengetahuan Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Naska Nabhan; J Fuji Inzani SL; Ratna Ratna
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.15052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sinergi transformasi digital dalam pendidikan tinggi dan dampaknya terhadap inovasi sosial dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, studi ini menganalisis 34 artikel ilmiah yang dipilih secara selektif dari 50 artikel awal yang diperoleh melalui Google Scholar dan situs web kredibel lainnya dalam rentang tahun 1964 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pendidikan tinggi—melalui pembelajaran daring, inkubator inovasi, serta kolaborasi lintas sektor—berkontribusi signifikan dalam menciptakan solusi inovatif atas tantangan sosial yang kompleks. Sinergi ini diperkuat oleh penerapan teori Adaptive Structuration, Triple Helix, dan Social Innovation yang menempatkan universitas sebagai agen penghubung antara pengetahuan, teknologi, dan masyarakat. Studi kasus dari berbagai universitas menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada komitmen kelembagaan, reformasi kurikulum, dan kemampuan membangun ekosistem inovatif yang inklusif. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan tinggi digital dapat memperluas akses dan efisiensi, serta berperan sentral dalam penguatan ekonomi berbasis pengetahuan melalui inovasi sosial yang berdampak nyata.
Human Capital Digital sebagai Penggerak Transformasi Pasar Tenaga Kerja dalam Dinamika Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Ratna Ratna; Naska N; Muh Ridwan Hayadin; Muh Ilhamuddin Dahri
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15747

Abstract

Transformasi digital telah mengubah struktur pasar tenaga kerja secara fundamental dan menempatkan human capital digital sebagai faktor kunci dalam dinamika pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran human capital digital sebagai penggerak transformasi pasar tenaga kerja melalui pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah dan publikasi institusional yang diperoleh melalui Google Scholar dan website kredibel dalam rentang tahun 1964–2025. Dari 50 artikel awal yang teridentifikasi, dilakukan seleksi ketat berdasarkan relevansi dan kualitas metodologis sehingga diperoleh 33 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan digital, literasi teknologi, dan kemampuan adaptif tenaga kerja berkontribusi signifikan terhadap produktivitas, mobilitas kerja, dan daya saing ekonomi. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa negara dan sektor yang secara sistematis berinvestasi pada pengembangan human capital digital lebih mampu mengelola disrupsi teknologi dan meminimalkan risiko pengangguran struktural. Namun demikian, kesenjangan akses terhadap pendidikan dan pelatihan digital masih menjadi tantangan utama yang berpotensi memperlebar ketimpangan pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, pengembangan human capital digital perlu didukung oleh kebijakan upskilling dan reskilling yang inklusif serta sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor industri guna mewujudkan transformasi pasar tenaga kerja yang berdaya saing dan berkelanjutan.