Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Blantika : Multidisciplinary Journal

Review Komprehensif: Tinjauan Hukum Regulasi Sarana dan Prasarana Kesehatan di Indonesia Supadmo, Darto; Supartono, Basuki
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i9.200

Abstract

Sarana dan Prasarana Kesehatan di Indonesia masih mengalami kendala di Indonesia utamanya di daerah terpencil dan tidak jarang pula mengakibatkan sengketa medis antara dokter dan pasien akibat kurangnya regulasi dan peran Pemerintah Dalam Mengatasi Percepatan Sarana Dan Prasarana Kesehatan Di Wilayah-Wilayah Terpencil dan tidak terselenggaranya peran Organisasi Profesi Kedokteran Dalam Menyelesaikan Sengketa Medis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran Pemerintah dalam menyelesaikan sarana dan prasarana di wilayah terpencil sekaligus terhadap regulasi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, serta untuk mengetahui peranan dari organisasi profesi Kedokteran dalam menyelesaikan sengketa medis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah peran pemerintah dalam mengatasi percepatan sarana dan prasarana kesehatan di wilayah-wilayah terpencil mencakup merencanakan, mengatur, menyelenggarakan pembinaan, dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau, sementara regulasinya diatur dalam Pasal 14 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 949/MENKES/PER lll/2007 Tentang kriteria sarana pelayanan kesehatan terpencil dan sangat terpencil. Peran Organisasi Profesi Kedokteran (IDI) Dalam Menyelesaikan Sengketa Medis adalah dapat menjadi mediator Pasien/masyarakat yang merasa dirugikan oleh tindakan dokter, dapat menjatuhkan sanksi apabila dokter di dapati melakukan secara sah pelanggaran sengketa etik, dan sengketa disiplin profesi. Sementara apabila dokter kedapatan melanggar secara perdata maupun pidana maka peran Organisasi Profesi Kedokteran (IDI) hanya sebatas memberikan pendampingan hukum kepada anggotanya yang terlibat dalam kasus perdata maupun pidana, sementara urusan lembaga hukum yang berwenang (kepolisian/pengadilan).
Co-Authors Abyanka Rayhan Fuadi Afriyanti, Yati Alya Roza Lisanti Amalia, Riza Ambari, Muhamad DJazuli Aronica - Tounso Abdennour Ayodya Heristyorini Ayola Dewi Utami Ayola Dewi Utami Barakat, Abeer Bintang Bayu Aryandi Cut Fauziah Cut Fauziah Denina Kusumaningayu Puspitarini Dewi Gayatri Dhia Adhi Perwirawati Dhial Falah Mahasin Dohong, Almerveldy Azaria El Mashharawi, Aya KH Elly Nurachmah Fatma Lestari Florencia Christofora Ngantung Heristyorini, Ayodya Kaurow, Sarah Primadani Kimin, Amelia Kusumaningsih, Prita Kusumawardani, Kunthi Ayu Laras Bani Waseso Lisanti, Alya Roza Makkiyah, Feda Anisah Maria Selvester Thadeus Mila Citrawati Mufida, Fahira Shafira Qori Muftisany, Hafidz Muhammad Ibnu Khaldun Mulia, Maulidia Muttia Amalia Nadia Nadia Nefrisa Adlina Maaruf Novianti , Novianti Nugraha, Nurcholis Hendry Nugrahana, Raisa Yunika Nurfitri Bustamam Pratidina, Yusticia Valen Prita Kusumaningsih Prita Kusumaningsih Prita Kusumaningsih Prita Maya Savitri Putri, Arcellia Farosyah Rahayu, Melinda Dwi Rayhan Maulana Retno Yulianti Ribka Carolin Rudi, Muhamad Ryan Herardi Sarah Primadani Kaurow Satiadharmanto, Deddi Fasmadhy Satya, Ika Savitri, Prita Maya Setya, Clarita Ayu Putri Shifa Azzahra Sofia Wardhani Soroy Lardo Subroto, Maruf Hari Sugeng Wiyono Suhaida, Feby Triana Supadmo, Darto Susanti, Shinta Tiwuk Susantiningsih Untung Sujianto Waseso, Laras Bani Widiyani, Khadijah Ratna Yanti Harjono Hadiwiardjo Yanto Sandy Tjang Yanto Sandy Tjang Yuli Suciati Yusticia Valen Pratidina Zahra, Dewi Fatimah Zakiyyah Zakiyyah