Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PKM pada Ibu Hamil Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, Kintamani dalam Gerakan Peduli Stunting Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit; Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Luh Gde Evayanti; Ida Kurniawati; Komang Trisna Sumadewi
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.1.2026.31-36

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, Kabupaten Bangli memiliki angka stunting tertinggi di Provinsi Bali, yaitu sebesar 43,2%. Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, termasuk di antara lokasi yang terdampak. Kondisi ekonomi keluarga yang buruk dan kurangnya pemahaman ibu sangat erat kaitannya dengan stunting. Melalui pelatihan pembuatan minuman herbal kunyit tradisional (loloh kunyit), pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu hamil secara ekonomi dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pencegahan stunting dengan menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Strategi yang diterapkan meliputi pendidikan kesehatan, pengembangan keterampilan, dukungan berkelanjutan, serta pemantauan dan penilaian bulanan. Sembilan ibu hamil berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rata-rata skor pretest meningkat dari 5,4 menjadi 7,1 pada posttest, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan. Berdasarkan hasil ini, pelatihan dan edukasi yang diberikan kepada para ibu meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara mencegah stunting dan memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pembuatan produk herbal.
Pendampingan Kader Dalam Pengelolaan Pijat Bayi di Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, Gianyar Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Ida Kurniawati; Komang Trisna Sumadewi; Luh Gde Evayanti; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Anny Eka Pratiwi
Community Service Journal (CSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.7.2.2025.100-103

Abstract

Mitra kegiatan pengabdian adalah kader posyadu yang berjumlah 8 orang. Mitra merupakan kader posyandu yang terletak di Banjar Tengah Desa Blahbatuh, Gianyar. Berdasarkan hasil wawancara degan kader diketahui bahwa beberapa warga saat melakukan posyandu menanyakan mengenai cara pijat bayi yang benar dan apa fungsi dari pijat bayi. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan adalah pemberian edukasi mengenai pijat bayi serta pendampingan pijat bayi pada kader. Metode pelasnaan pengabdian meliputi 3 tahapan yaitu tahapan persiapan, pelasanaan kegaitan serta monitoring dan evaluasi. Untuk mengetahui pemahaman kader mengenai materi yang diberikan dilakukan pretest dan postest. Terdapat peningkatan pengetahuan kader sebesar 50% mengenai pijat bayi dan terjadi peningkatan keterampilan kader dalam melakukan pijat bayi. Partisipasi dan keaktivan kader untuk megikuti kegaitan pengabdian sangat baik dan kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar.
Edukasi Penyakit Infeksi dan Pelatihan Pembuatan Sabun pada Kader Remaja di Yayasan Kerti Praja, Denpasar Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Komang Trisna Sumadewi; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Ida Kurniawati; Gede Agus Surya Pratama
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.125-133

Abstract

Penyakit infeksi masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC) yang masih ditemukan pada kelompok usia remaja dan usia produktif. Kader remaja Yayasan Kerti Praja (YKP) Denpasar memerlukan peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan penyakit infeksi serta keterampilan berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader remaja mengenai penyakit infeksi serta memberikan pelatihan pembuatan sabun padat dan sabun cair berbahan alami dari tanaman obat keluarga (TOGA), yaitu lidah buaya dan belimbing wuluh. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan 10 kader remaja komunitas “Girls Act” melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan sabun dengan metode cold process. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan persentase jawaban benar dari 86% pada pre-test menjadi 95,79% pada post-test, mengindikasikan terdapat peningkatan sebanyak 9,79 %. Selain itu, seluruh peserta (100%) aktif mengikuti kegiatan dan mampu menghasilkan produk sabun cair dan sabun padat sesuai prosedur. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta berpotensi mendukung perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh.  
Pemeriksaan Anatomi, Kekuatan Otot, dan Fungsional Tungkai untuk Mencegah Osteoarthritis dan Cedera Anterior Cruciate Ligament I Putu Gde Surya Adhitya; Ni Gusti Ayu Agung Manik Yuniawaty Wetan; I Gusti Ayu Mahaprani Danastri; Gede Wahyu Pratama Wijaya; Ida Kurniawati
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1115

Abstract

Cedera anterior cruciate ligament (ACL) dan osteoartritis (OA) lutut merupakan masalah muskuloskeletal yang dapat menyebabkan nyeri, keterbatasan fungsi, dan penurunan kualitas hidup. Masyarakat Banjar Telabah Desa Sukawati memiliki aktivitas fisik harian yang tinggi sehingga berisiko mengalami gangguan lutut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining anatomi, kekuatan otot quadriceps, dan fungsi lutut serta memberikan edukasi preventif terkait pencegahan cedera ACL dan OA lutut. Kegiatan dilaksanakan melalui skrining kesehatan komunitas dan edukasi kesehatan kepada 55 peserta. Pemeriksaan meliputi pengukuran kekuatan isometrik otot quadriceps menggunakan hand held dynamometer, pengukuran quadriceps angle menggunakan goniometer, pemeriksaan kesehatan dasar, serta evaluasi fungsi lutut menggunakan Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS). Edukasi diberikan dalam bentuk seminar, diskusi, dan demonstrasi latihan penguatan serta stabilisasi lutut. Hasil menunjukkan sebagian besar peserta mengalami ketidakseimbangan kekuatan otot quadriceps (69,1%) dan memiliki skor KOOS di bawah 80 pada sebagian besar domain fungsi lutut, yang menunjukkan adanya keterbatasan fungsional dan potensi risiko gangguan lutut. Program ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi muskuloskeletal masyarakat serta mendukung upaya promotif dan preventif dalam pencegahan dini OA dan cedera ACL melalui skrining dan edukasi kesehatan berbasis komunitas.
Pembinaan Perkembangan Batita dan Pemanfataan Tanaman Lahan Sempit pada Keluarga Binaan Come Luh Gde Evayanti; I Wayan Sudiarta; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Ida Kurniawati; Ni Putu Diah Witari
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.5535

Abstract

Periode emas dalam perkembangan otak manusia adalah 1000 hari pertama kehidupan (HAK). Perkembangan otak ini menunjangan perkembangan kognitif, motorik, dan berbahasa pada batita. Mitra pengabdian ini adalah keluarga binaan Community Oriented Medical Education (COME) 1000 HAK. Sebelumnya telah dilakukan wawancara dan pengamatan terkait perkembangan batita di keluarga tersebut. Sebanyak 10 keluarga binaan yang dilibatkan sebagai mitra. Kurangnya perhatian keluarga binaan terhadap pentingnya stimulasi perkembangan pada 1000 HAK bagi bayi akan berdampak pada penyimpangan perkembangan. Selain itu halaman rumah keluarga binaan tidak terdapat tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan keluarga binaan terkait pentingnya stimulasi perkembangan bagi batita dan pemanfaatan tanaman pekaranan rumah (lahan sempit). Metode yang digunakan adalah berdiskusi, praktek langsung, dan pemutaran video-video edukasi, serta penyediaan alat-alat stimulasi perkembangan dan hibah tanaman. Selanjutnya dilakukan follow up dan evaluasi kepada keluarga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan melalui kunjungan untuk melakukan survey kesehatan batita dan memberikan edukasi terkait perkembangan yang perlu dikuasai sesuai usia batita. Selanjutnya diberikan edukasi dan praktek yang melibatkan keluarga untuk memanfaatkan lahan sempit dengan menanam tanaman sayur-sayuran. Kegiatan dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan follow up dan data analisis dari pre-test maupun post-test didapatkan peningkatan pengetahuan keluarga binaan setelah mengikuti kegiatan.
Female gender and time from injury to surgery as risk factors for decreased knee functions in ACL injury survivors Ida Kurniawati; Ni Putu Diah Witari; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Luh Gde Evayanti
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v6i1.247

Abstract

Background: Anterior cruciate ligament (ACL) injuries are serious orthopedic conditions that require long-term recovery and significant costs. This study aimed to assess the risk of decreased knee function among ACL injury survivors in the Indonesian ACL community. Methods: This study used a prospective observational cohort design with a population of all members of the Indonesian ACL community who experienced ACL injury. The primary outcome of this study was a decrease in knee function was measured using the Lysholm knee score. We calculated univariate and multivariate analyses using logistic regression for each variable. Results: The results showed that female gender and time from injury to surgery were significant factors that influenced poor knee function after ACL reconstruction. Women had a significantly higher risk (odd ratio (OR) = 15.28; adjusted OR (AOR) = 23.47; p-value < 0.010). In addition, the time between injury and surgery significantly affected postoperative knee function (AOR = 1.05; p-value = 0.049). Other factors such as age and body mass index did not show significant associations in either univariate or multivariate analyses. Conclusion: This study confirmed that female gender and time from injury to surgery were important factors influencing poor knee function after ACL reconstruction. Timely intervention and focused rehabilitation programs are key steps to improve patient functional outcomes.
Prevalensi Kejadian Anemia pada Siswi SMP Negeri 1 Kintamani Ni Putu Diah Witari; Sri Ratna Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Ida Kurniawati; Komang Trisna Sumadewi; Luh Gde Evayanti; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.7411

Abstract

Anemia is a condition characterized by low levels of hemoglobin or red blood cell counts in the bloodstream, resulting in a decreased ability of the blood to transport oxygen throughout the body. The prevalence of anemia is relatively high, especially in developing countries. In Indonesia, there has been an increase in the prevalence of anemia among adolescents aged 15-24 years, reaching 13.6%. In Bali, the recorded prevalence of anemia is 21.9%, with Bangli Regency ranking second. Kintamani is one of the sub-districts located in Bangli Regency, and SMP Negeri 1 Kintamani is one of the middle schools in the area. This study aims to identify the prevalence of anemia among female students of SMP Negeri 1 Kintamani. The method used is a cross-sectional study involving 147 respondents. Hemoglobin levels were measured using the Easy Touch GCHb device. The results indicate that the prevalence of anemia among female students at SMP Negeri 1 Kintamani is 18.37%, with mild anemia at 12.24% and moderate anemia at 6.12%. The majority of respondents are 12 years old.
Co-Authors A. A. Ayu Asri Prima Dewi A.A.Made Semariyani Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi Adi Pratama Putra Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Made Semariyani Anny Eka Pratiwi Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Fransiscus Fiano Anthony Kerans Gede Agus Surya Pratama Gede Agus Surya Pratama Gede Wahyu Pratama Wijaya I Dewa Gede Alit Kamayoga I Gusti Ayu Agung Wulan Cahyani I Gusti Ayu Mahaprani Danastri I Putu Gde Surya Adhitya I Putu Gde Surya Adhitya I Wayan Sudiarta Ida Ayu Diah Kencana Dewi Manuaba Suka Indah Pramita Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Md Ayu Mirah Dewanti Ni Gusti Agung Ayu Wulan Ananda Pratiwi Ni Gusti Ayu Agung Manik Yuniawaty Wetan Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Made Meishanda Kusuma Divayanti Ni Nyoman Ratnaningsih Ni Nyoman Rinda Pravidayanti Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari, Ni Putu Ni Wayan Diana Ekayani Putu Ayu Sita Saraswati Putu Gde Hari Wangsa Sri Ratna Dewi Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit