Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Konsep Diri Anak Putus Sekolah Pada Anak Yang Berperan Badut Jalanan Di Kota Padangsidimpuan Nurhasanah Pardede; Vitria Larseman Del; Ahmad Husein Nasution; Malim Soleh Rambe; Sukatno Sukatno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah konsep diri perilaku anak putus sekolah yang berperan badut jalanan di sekitar Tugu salak, Citywalk, pasar Sagumpal (Padangsidimpuan Utara) ketika di wawancara beberapa anak tersebut menyatakan bahwa mereka sudah putus sekolah, dari alasan mereka salah satunya merasa tidak mampu untuk mengikuti pelajaran di sebabkan sulitnya mata pelajaran, merasa tidak di perlakukan dengan baik oleh guru, merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya maupun wajahnya, Fenomena anak yang berperan sebagai badut jalanan melambangkan kegagalan dunia pendidikan di Indonesia dalam membangun mentalitas anak untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Fenomena ini juga merupakan gejala sosial yang membutuhkan tindakan yang tegas dari semua pihak, dalam hal ini peneliti menawarkan salah satu solusinya menerapkan konseling individual dan kelompok sebagai implementasinya. Jenis penelitian ini adalah menggunakan kualitatif deskriptif (studi kasus). Teknik Pengambilan informan dengan metode snowball sampling digunakan agar dapat memperoleh data yang akurat sehingga di peroleh analisis datanya. Informan dalam penelitian ini adalah anak yang berperan badut di sekitar tugu salak, citywalk, pasar sagumpal ( padangsidimpuan Utara). Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan ajar atau teori dalam mata kuliah Psikologi perkembangan anak dan remaja, Konseling Individual, Konseling Kelompok, sosiologi. Hasil Penelitian ini nanti juga akan ditampilkan pada seminar nasional (SEMNAS), publikasi ilmiah nasional terakreditasi dan sebagai bahan ajar pendukung bagi mahasiswa
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Muda di Desa Aek Sabaon melalui Pendidikan Karakter: Pengabdian Tamin Ritonga; Malim Soleh Rambe; Fajar Fadly; Joy Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6320

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila pada generasi muda di Desa Aek Sabaon melalui pendidikan karakter. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan remaja akibat pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, dan kurangnya pembinaan karakter di lingkungan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan pelatihan pendidikan karakter yang melibatkan pemuda desa, tokoh masyarakat, serta aparat desa. Materi yang diberikan mencakup nilai religius, gotong royong, toleransi, nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab sebagai implementasi sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya nilai-nilai Pancasila serta meningkatnya kesadaran untuk menerapkan sikap saling menghargai, peduli sosial, dan cinta tanah air dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif pemuda dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Aek Sabaon. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara
Edukasi HP Sehat Untuk Anak Zaman Now di SD Negeri 100714 Desa Garoga Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan: Pengabdian Sukatno; Nur Afifah; Azijah Tussolihah Siregar; Malim Soleh Rambe; Rini Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6322

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan telepon pintar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari anak usia sekolah dasar. Penggunaan handphone (HP) yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, serta gangguan kesehatan mental. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan HP secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada November 2024 di SD Negeri 100714 Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatoris dengan melibatkan 40 siswa kelas IV–VI serta guru kelas dan guru pamong. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, edukasi literasi digital, pendampingan digital wellbeing, integrasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, dan evaluasi reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi, diskusi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang konsep HP sehat, kemampuan mengontrol durasi penggunaan gawai, peningkatan regulasi emosi, serta membaiknya kualitas interaksi sosial antar siswa. Selain itu, guru memperoleh strategi pendampingan digital yang lebih terarah dalam membimbing siswa menggunakan teknologi secara produktif. Edukasi penggunaan HP sehat efektif membangun literasi digital, kesehatan mental, dan keseimbangan teknologi bagi siswa SD.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP EMOSI ANAK ( STUDI KASUS PADA ANAK DI KOTA SIBOLGA Nabila Pasaribu; Malim Soleh Rambe; Harun Arrasyd
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.116-125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penggunaan gadget memengaruhi perkembangan emosi anak di Kota Sibolga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam pengalaman emosional anak dalam menggunakan gadget serta dampaknya terhadap perilaku sehari-hari. Subjek utama penelitian ini adalah seorang anak pengguna gadget, dengan beberapa informan pendukung yang terdiri dari orang tua, tetangga, dan kepala lingkungan yang memiliki kedekatan dengan subjek.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget digunakan oleh anak terutama sebagai sarana hiburan, seperti bermain game dan menonton video, namun penggunaan yang berlebihan menimbulkan berbagai perubahan dalam aspek emosional. Anak menunjukkan ekspresi emosi yang tidak stabil, mudah marah, menangis, dan tantrum ketika penggunaan gadget dibatasi. Regulasi emosi anak juga terganggu, di mana anak sulit mengendalikan diri dan meluapkan perasaan secara impulsif. Selain itu, interaksi sosial anak dengan keluarga dan teman sebaya menurun karena lebih banyak menghabiskan waktu sendiri dengan gadget.Penelitian ini menggambarkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan dapat menghambat perkembangan emosional dan sosial anak. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua dalam mengawasi, mengatur waktu, serta memberikan pendampingan positif agar anak dapat menggunakan gadget secara bijak dan seimbang di era digital.
BIMBINGAN KARIR SYARIAH: MENANAMKAN KONSEP REZEKI HALAL SEJAK USIA DINI DI SMA IT DARUL HASAN Azijah Tussolihah Siregar; Malim Soleh Rambe; Adi Syaputra; Eli Marlina Harahap
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.157-164

Abstract

: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya tantangan globalisasi yang memengaruhi orientasi karir generasi muda, khususnya kecenderungan memilih pekerjaan berdasarkan aspek material semata tanpa mempertimbangkan nilai-nilai spiritual. Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya pemahaman siswa tentang konsep rezeki halal dalam Islam, sehingga diperlukan upaya sistematis melalui layanan pendidikan, khususnya bimbingan karir berbasis syariah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi bimbingan karir syariah dalam menanamkan konsep rezeki halal pada siswa di SMA IT Darul Hasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis guna memahami pengalaman, persepsi, dan perubahan sikap siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dan hadits dalam layanan bimbingan karir mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika kerja Islami, tanggung jawab moral, serta pentingnya memperoleh rezeki yang halal dan berkah. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran, sikap selektif, serta komitmen dalam memilih karir yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Program ini juga berkontribusi dalam membentuk pola pikir karir yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga pada nilai spiritual dan keberkahan hidup. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa bimbingan karir berbasis syariah efektif dalam membangun kesiapan moral, spiritual, dan profesional siswa sejak dini.