Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan PIRT Produk Rengginang Pada Kelompok Ulva Lestari di Desa Duwet Situbondo Nurul Amalia Silviyanti Siswoyo; Ani Listriyana; Gema Iftitah AY; Vina Vina dzurrotoon nafisah; Rifkian jorgi wardana
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): Desember: Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v1i4.131

Abstract

Duwet Village is one of the areas on the coast of Situbondo where most of the people are fishermen and seafood craftsmen like the partners in this service who are makers of processed seafood, namely rengginang. This UMKM does not have a P-IRT because  do not understand the importance of P-IRT in the food business. The aim of this service is to provide training on the importance of P-IRT to small food UMKM in Duwet Village, Panarukan District, Situbondo. Apart from that, the team will also accompany to apply for P-IRT from the start of the application until the permit is issued. The method used in implementing this service is socializing the importance of P-IRT, training on how to apply for P-IRT and mentoring. This service was attended by 20 people, where the members who came took part in the training enthusiastically. The participants who attended finally understood the importance of P-IRT permits for home industries like the one they are currently implementing. The training continued with assistance with the P-IRT permit for one of the group members, whose permit was finally issued two months after the application
Debit Pemberian Air Irigasi Pada Saluran Irigasi Tersier Di DAS Bluncong Desa Cangkring Kecamatan Prajekan Wahyudi, Muhammad Nur Zuhudil; Listriyana, Ani; Silviyanti, Nurul Amalia
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v2i02.5441

Abstract

The Bluncong River plays a crucial role in supporting the livelihoods of the local community, especially in the agricultural sector. Research was conducted in Cangkring Village, Prajekan Subdistrict, Bondowoso Regency, from November 2023 to February 2024. The aim of this study is to provide an overview of the advantages and shortcomings of the Bluncong River's water discharge. From the study, data was obtained regarding water discharge deficits at each measurement gate. The lowest water discharge was recorded between November 1-10, 2023, at the 1 Right gate, with a value of 2.03 l/s, while the lowest discharge per hectare was recorded at the 5 Right gate during the same period, amounting to 0.34 l/s/ha. The highest water discharge occurred between January 21-31, 2024, reaching 218.88 l/s, but the highest discharge per hectare was recorded at the 5 Left gate during the same period, with 2.51 l/s/ha. The average water discharge during the planting season was 1.25 l/s/ha, during the maintenance season it was 1.14 l/s/ha, and during the harvest season it was 0.88 l/s/ha
Pengaruh Bentuk Saluran, Lebar, Dan Kedalaman Terhadap Debit Air Pada Saluran Air Trapesium Dan Persegi Choiriya, Wulan Afni; Listriyana, Ani; Ardiansyah, Sigit; Ramadhan, Cahya Surya; Emeliya, Alfiyah; Saputra, Gilang
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v2i02.5553

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh bentuk saluran, lebar, dan kedalaman terhadap debit air pada saluran trapesium dan persegi. Saluran trapesium memiliki lebar permukaan 6,5 meter, lebar dasar 5,32 meter, dan kedalaman yang bervariasi antara 0,225 meter hingga 0,605 meter pada tiga bagian yang berbeda. Debit rata-rata yang diamati adalah 0,92 m³/s, 1,12 m³/s, dan 3,27 m³/s. Saluran persegi, dengan lebar dasar dan permukaan 0,74 meter dan kedalaman 0,255 meter, menghasilkan debit sebesar 0,026 m³/s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik bentuk saluran maupun dimensi saluran, seperti lebar dan kedalaman, berpengaruh signifikan terhadap besarnya debit air, dengan saluran trapesium lebih efisien dalam mengalirkan air berkat luas penampang yang lebih besar.
PENINGKATAN MUTU PRODUK RENGGINANG UKM "CEMARA" MELALUI PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL Yekti, Gema Iftitah Anugerah; Listriyana, Ani; Suryaningsih, Yasmini; Siswoyo, Nurul Amalia Silviyanti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5591

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama islam, sehingga jaminan produk halal menjadi syarat utama yang harus dipertimbangkan oleh produsen pangan, termasuk UKM ”Cemara”. Selain itu, sertifikat halal juga merupakan salah satu strategi pemasaran yang memberikan jaminan mutu terkait keamanan pangan. Namun, informasi tentang sertifikasi halal masih relatif terbatas, sehingga pendampingan sertifikasi halal perlu dilakukan untuk meningkatakan kualitas produk rengginang. Kegiatan ini terdiri dari dua kegiatan utama, yaitu FGD materi sertifikasi halal dan pengurusan sertifikasi halal produk rengginang. Pelaksanaan pendampingan berjalan lancar yang dihadiri oleh 10 orang peserta terdiri dari pemilik dan pekerja di UKM “Cemara”. Hasil pendampingan menunjukkan adanya efektifitas peningkatan pengetahuan sebesar 54,84% dan terbitnya sertifikat halal produk rengginang UKM “Cemara” dengan nomor sertifikat ID35110012122740923.
Dampak Kegiatan Ekonomi Terhadap Keseimbangan Ekosistem Pesisir: Perspektif Masyarakat Lokal Ramadhan, Alfarish; Listriyana, Ani; Handayani, Creani; Pahlewi, Anita Diah; Nurholis, Nurholis; Putri, Helmilia; Buana, Lintang Indra
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v3i01.6363

Abstract

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut, baik dari aspek ekonomi maupun ekologi. Namun, ketidakterpaduan dalam pengelolaan serta meningkatnya aktivitas manusia telah menyebabkan degradasi lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kegiatan ekonomi masyarakat terhadap ekosistem pesisir berdasarkan perspektif masyarakat lokal di Situbondo. Metode yang digunakan adalah survei melalui kuesioner online dengan responden yang berdomisili di wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia produktif dan berpendidikan tinggi, serta terlibat dalam kegiatan ekonomi pesisir, terutama penangkapan ikan. Sebagian besar responden menilai bahwa kegiatan ekonomi memberikan pengaruh besar terhadap keseimbangan ekosistem, dengan penangkapan ikan berlebihan sebagai faktor utama perubahan lingkungan. Sebagai solusi, responden mengusulkan penguatan pengelolaan sumber daya alam dan peran aktif masyarakat. Kawasan Pantai Sedulur Berigheen di Panarukan, Situbondo, memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata berbasis edukasi, khususnya melalui pemanfaatan hutan mangrove sebagai daya tarik wisata.
Edukasi Lingkungan : Pelatihan Pembuatan Plasbut Paving Block Menggunakan Tekonologi Ramah Lingkungan di SMPN 4 Panarukan Satap Melalui Program MES Ani Listriyana; Nurul Amalia Silviyanti; Vidya Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v4i2.4962

Abstract

This community service program was carried out at SMPN 4 Panarukan Satap, Situbondo Regency, with the aim of providing environmental education and skills in processing plastic waste into plasbut paving blocks using environmentally friendly technology. The background of this activity is the low level of community awareness around the school in maintaining environmental cleanliness, as well as the habit of drying rengginang (traditional crackers) on piles of garbage. On the other hand, the school has an extracurricular program focusing on environmental awareness, but it faces obstacles in the waste processing activities, particularly due to air pollution caused by the smoke released during the production of paving blocks made from plastic, sand, and coconut fiber (plasbut paving blocks). The implementation methods included socialization, training on paving block production utilizing solar energy and LPG, and mentoring through the Marine Entrepreneur School (MES) extracurricular program. The results showed an increase in students’ knowledge and skills, production efficiency up to 75% faster compared to manual methods, and a reduction in air pollution through the use of smoke-filtering technology. The sustainability of the program is supported by its integration into the school’s co-curricular activities. This program has implications for improving environmental awareness, enhancing students’ entrepreneurial skills, and reducing the volume of plastic waste in coastal areas.
Saber Santai dan Penanaman Mangrove Sebagai Penopang Ekosistem Pesisir di Pantai Kalianget Kabupaten Situbondo Fajar, Muhammad Thoifur Ibnu; Listriyana, Ani; Santi, Risan Nur; Nuriyant, Awwaly Maulidna Adhenta; Nafisah, Vina Dzurrotoon; Anhar, Muh Barry Nur
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3488

Abstract

Sampah menjadi masalah utama yang menyebabkan pencemaran lingkungan darat dan perairan. Sampah yang mengalir dan menuju perairan akan mencemari perairan air laut dan saat tersapu ombak ke tepi pantai akan mencemari daerah pesisir dan tempat tumbuh tanaman mangrove. Tanaman mangrove di daerah pantai berfungsi sebagai pelindung garis pantai dari abrasi pantai, penyuplai oksigen, mengurangi polusi udara dan tempat biota air laut. Tujuan kegiatan pengabdian ini pertama adalah membersihkan sampah di daerah pantai Kalianget sehingga tidak mencemari pantai dan tanaman mangrove dapat tumbuh optimal. Tujuan kedua adalah penanaman bibit tanaman mangrove supaya tanaman mangrove tetap lestari. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan dengan membentuk tim bersih sampah dan kemudian melakukan penanaman bibit tanaman mangrove di area pembibitan tanaman mangrove. Ketercapaian tujuan dapat dikatakan baik dengan kegiatan bersama menanam tanaman mangrove sebanyak 100 bibit tanaman mangrove dapat terselesaikan dengan baik dalam waktu yang singkat.
Pemahaman Potensi Pesisir di Situbondo Sebagai Bekal Kemandirian Ekonomi Pada Siswa SMA Negeri 1 Panarukan Handayani, Creani; Listriyana, Ani; Silviyanti, Nurul Amalia; Pahlewi, Anita Diah
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3781

Abstract

Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang potensi pesisir di Kabupaten Situbondo, seperti sektor perikanan, hutan bakau, terumbu karang, dan pariwisata bahari. Metode yang yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan persiapan, pelaksanaan dan tahap akhir kegiatan. Sosialisasi dilakukan melalui pretest, penyampaian materi, tanya jawab dan post test. Hasil pretest terdapat 37% tahu tentang potensi pesisir di Situbondo, 48% sedikit tahu dan 15% tidak tahu. Sasaran kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan, munculnya ide dari peserta, dan terciptanya gambaran potensi yang akan dikembangkan oleh peserta setelah kegiatan berakhir. Dalam pelaksanaan sosialisasi peserta memiliki pemahaman yang baik tentang potensi pesisir. Peserta sosialisai juga menunjukkan minat untuk mengembangkan potensi pesisir yang mereka temui. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan efek positif di dalam peningkatan kesejahteraan sebagai bekal kemandirian ekonomi pada remaja khususnya siswa SMA Negeri 1 Panarukan.
Pemanfaatan Alat Pengering Tenaga Surya Hybrid untuk Mengoptimalkan Produksi Simplisia Jahe di Desa Kayumas, Situbondo Sulistyaningsih; Elieser Tarigan; Hazrul Iswadi; Elsye Tandelilin; Ani Listriyana; Yasmini Suryaningsih
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.568

Abstract

The aimed of this KOSABANGSA service activity is to apply solar power technology as a dryer to optimize the production of ginger simplicia and empower village communities to add value to ginger products through the Kayumas Village BUMDes. The location and time for carrying out this service is in Kayumas Village, Situbondo Regency from August-December 2023. The method used in this activity is training on controlling ginger plant diseases, especially Fusarium sp., handing over drying equipment along with a demonstration plot on the use of the equipment, then providing training on product packaging and create an official Instagram account and optimize it. Based on the results of the implementation of this service, it is to provide solutions to partners' problems in terms of production by providing training on controlling diseases in ginger and providing drying tools and socializing the use of tools so that ginger simplicia can be produced. Apart from that, the solution to answer the problem of marketing derivative products from ginger is with product packaging training and Instagram optimization training where the output is an official Instagram account which is optimized as a means of promoting ginger products and Kayumas ginger simplicia.
PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN PLASBUT(PLASTIK SERABUT) PAVING BLOCK Listriyana, Ani; Amalia Silviyanti, Nurul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6493

Abstract

Abstrak: Pengolahan sampah plastik menjadi paving block telah banyak dijadikan solusi dalam pengolahan limbah plastik.  begitu pun dengan paving block dengan filler serabut dan matriks semen. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tekan ketika plastik dan serabut di kombinasikan sebagai matriks dan filler di tambah dengan filler pasir menjadi plasbut paving block. Plastik yang digunakan berjenis polypropilen. Produksi dilakukan dengan mencampurkan pasir dan plastik dalam 1 adonan, kemudian pada proses pencetakan serabut diletakkan di tengah cetakan tidak di campur menjadi satu dengan plastik dan pasir. Hasil uji tekan menunjukkan kuat tekan tertinggi di peroleh plasbut dengan komposisi plastik : Pasir : Serabut sebesar 70%:30%:0.5% dengan kuat tekan rata rata sebesar 12 MPa. diikuti dengan plasbut dengan komposisi plastik : Pasir : Serabut sebesar 70%:30%:0.125% dengan kuat tekan rata rata sebesar 9.1 MPa. Kuat tekan pada rentang ini sesuai untuk taman dengan mutu beton D.  Kata kunci: Plasbut Paving block. Serabut kelapa. Kuat Tekan Abstract: Processing plastic waste into paving blocks has been widely used as a solution for plastic waste. They are likewise paving blocks that use fibre filler and a cement matrix. This study aims to determine the compressive strength when plastic and fibres are combined as a matrix and filler are added with sand filler to become "plans but" paving blocks. The plastic used is polypropylene. Production is done by mixing sand and plastic in one dough, and then in the production process, the fibres are placed in the middle of the mould, not mixed with plastic and sand. The results of the compressive test showed that the highest compressive strength was obtained from "plasbut" with a plastic composition: Sand: Fiber of 70%: 30%: 0.5% with an average compressive strength of 12 MPa. followed by "plasbut" with a plastic composition: Sand: Fiber of 70%:30%:0.125% with an average compressive strength of 9.1 MPa. This compressive strength in this range is suitable for gardens with concrete quality D.Keywords: Plasbut Paving block. Coconut fibre. compressive strengthÂ