Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Studi Kasus Smart Urban Farming Rfc (Rooftop Farming Center) Telkom University Surabaya Berbasis Website Menggunakan Metode Extreme Programing Ivano Rossi Sugiyanto; Adzanil Rachmadhi Putra; Berlian Rahmy Lidiawaty
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi monitoring berbasis web untuk sistem pertanian Urban Farming yang diterapkan pada Rooftop Farming Center (RFC) Telkom University Surabaya. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam memantau kondisi pertanian secara berkala dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini mampu memantau berbagai parameter penting, pH, EC, temperatur tanah, nitrogen, kelembaban, fosfor, dan kalium. Data dikumpulkan melalui sensor yang terhubung ke platform cloud Antares, kemudian ditampilkan dalam antarmuka pengguna yang intuitif dan mudah digunakan, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan metode Extreme Programming (XP), yang bersifat adaptif dan responsif terhadap perubahan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan dapat meningkatkan Monitroing sistem pertanian Urban Farming berbasis IoT, khususnya dalam mendukung praktik pertanian perkotaan yang berkelanjutan. Kata kunci— Monitoring, Website, Rooftop Farming Center, Extreme Programming
Sistem Pendukung Keputusan Penjadwalan Pemupukan Optimal Berdasarkan Waktu Dan Kualitas Tanah Menggunakan Ahp Retno Putri Kurniasari; Sulistya, Agus; Rahmy Lidiawaty, Berlian
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pemupukan merupakan faktor krusial dalam budidaya tanaman melon yang sensitif terhadap ketersediaan unsur hara dan kondisi lingkungan seperti pH tanah, suhu, kelembapan, serta konduktivitas tanah. Kesalahan dalam pemupukan, terutama dalam waktu pemupukannya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan menurunkan kualitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jadwal pemupukan yang optimal berdasarkan waktu dan kualitas tanah menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan pendekatan Cross-Industry Standard Process For Data Mining (CRISP-DM). Data diperoleh dari wawancara dan pengisian kuesioner dengan pakar di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura atau yang bisa disebut puspa lebo. Hasil analisis menunjukkan bahwa unsur hara yang dominan berbeda di setiap fase pertumbuhan: nitrogen (N) pada fase vegetatif, Phospor (P) pada fase generatif, dan kalium (K) pada fase pematangan buah, masing-masing dengan bobot prioritas global sebesar 0,136. Dari sisi lingkungan, suhu menjadi faktor paling dominan pada siang hari (prioritas 0,15), sedangkan pH dan suhu setara pentingnya pada pagi dan sore hari (masing-masing 0,083). Analisis akhir menunjukkan bahwa waktu siang merupakan waktu pemupukan paling optimal dengan bobot prioritas tertinggi sebesar 0,548, disusul pagi (0,241) dan sore (0,211). Hasil ini divisualisasikan dalam bentuk dashboard interaktif menggunakan Power BI sebagai sistem pendukung keputusan yang membantu petani dalam menjadwalkan pemupukan secara efisien dan tepat waktu. Kata kunci— Analytical Hierarchy Process, Cross-Industry Standard Process for Data Mining, Tanaman Melon, Power BI, Puspa Lebo
KLASTERISASI KONDISI TANAH PADA URBAN FARMING DI SURABAYA DENGAN METODE K-MEANS CLUSTERING BERDASARKAN DATA SENSOR TANAH Fuady, Ahmad Ihsan; Widyantara, Helmy; Lidiawaty, Berlian Rahmy
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6483

Abstract

Tahun 2045 sekitar 70% populasi Indonesia akan tinggal di area perkotaan, sehingga isu ketersediaan lahan pertanian dan pangan menjadi semakin krusial. Tahun 2021, Kota Surabaya menunjukkan 81% lahan pertanian adalah lahan non-sawah. Untuk menghadapi dampak urbanisasi dan memastikan keberlanjutan pasokan pangan diperlukan solusi potensial dengan urban atau urban farming. Salah satu implementasi urban farming di Surabaya adalah rooftop Telkom University Surabaya, yang dilengkapi sensor pemantau kondisi tanah secara real-time. Namun sensor ini belum diproses sistematis untuk menentukan jenis tanaman yang sesuai untuk ditanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data kondisi tanah menggunakan metode kmeans clustering yang berdasarkan kesamaan karakteristik. Data yang digunakan mencakup tujuh variabel kondisi tanah, yaitu nitrogen, fosfor, kalium, pH, suhu, konduktivitas, dan kelembaban. Klasterisasi dilakukan pada data rata-rata harian selama 74 hari pengukuran. Evaluasi model dilakukan menggunakan dua metode utama: Elbow method dan Silhouette Score. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat enam cluster optimal. Penurunan nilai WCSS (Within-Cluster Sum of Squares) tidak signifikan setelah enam cluster, sementara nilai silhouette score menurun setelah titik enam cluster. Setiap cluster yang terbentuk menunjukkan kondisi tanah yang serupa, yaitu suhu tinggi dan kelembaban rendah, dengan pH yang agak masam. Selain itu, terdapat variasi kandungan nitrogen, fosfor, kalium, dan konduktivitas antar cluster. Cluster dengan jumlah data terbanyak adalah C2, yang terdiri dari 23 data, sementara cluster dengan jumlah data paling sedikit adalah C4, yang hanya memiliki satu data. Hasil penelitian memberikan wawasan tentang kondisi tanah urban farming dan menawarkan rekomendasi tanaman untuk kebutuhan pangan di lingkungan perkotaan.
Peningkatan Efektivitas Operasional Angkatan Laut Untuk mendukung Pertahanan Laut Natuna Utara Melalui Pendekatan System Thinking Arman Hakim Nasution; Erma Suryani; Mukhlis Mukhlis; Rahmatika Jagad Pramundito; Muhammad Syamil Fadlillah; Berlian Rahmy Lidiawaty; Moch. Farrel Arrizal Kusuma; Yoyok Nurkaya Santosa; Kusliana Kusliana; Okol Sri Suharyo; Rudi Hartono Siregar; April Kukuh; Imtyaaz Achsanul Kamila; Hajid Alauddin Ramadhan; Andika Insan Patria; Dinanti Vita Rahman; Ahmad Nabil; Rafief Chalvani
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.8054

Abstract

Studi ini berfokus pada peningkatan efektivitas operasional Angkatan Laut Indonesia di Laut Natuna Utara melalui pendekatan system thinking sebagai bagian dari implementasi program Minimum Essential Force (MEF). Meskipun Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan posisi strategis, wilayah Laut Natuna Utara menghadapi potensi ancaman yang memerlukan kekuatan pertahanan maritim yang tangguh. Program MEF, yang bertujuan membangun kekuatan pertahanan yang efektif hingga tahun 2029, menghadapi tantangan, terbukti dari selisih ketercapaian realisasi MEF sebesar 12,35% pada Tahap II (2015-2019), yang mengindikasikan adanya kendala signifikan dalam modernisasi alutsista. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model berbasis system thinking yang tidak hanya mengidentifikasi variabel kekuatan dan ancaman dari sudut pandang TNI Angkatan Laut, tetapi juga memetakan hubungan sebab-akibatnya melalui penyusunan Causal Loop Diagram (CLD). Model CLD ini mengintegrasikan 55 variabel (41 endogen, 14 eksogen) yang mencakup aspek pertahanan, ekonomi, dan politik. Hasil analisis menekankan pentingnya pengelolaan terpadu di luar sekadar penambahan alutsista. Model ini berfungsi sebagai kerangka strategis pendukung keputusan untuk meminimalkan kesenjangan realisasi MEF.
The Rate of Seller Correctness in Naming Batik Solo Pattern: Studied in Indonesia Online Marketplace Berlian Rahmy Lidiawaty; Mohammad Isa Irawan; Raden Venantius Hari Ginardi
Jurnal Sosial Humaniora 2020: Special Edition 2020
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v0i1.6780

Abstract

Every pattern in batik Solo has a different meaning that affects its use. Thereare patterns for cultural ceremonies, including funerals. Therefore, the sellerof batik Solo’s product has to be able to give the right title as the name of itsproduct in the online marketplace, so the customer will not miss wear thebatik in the wrong ceremony. According to the importance of naming batikSolo’s product, this study aims to assess the accuracy of batik Solo patternnaming by sellers in Indonesian online marketplace. Thus the result of it canbe used by the buyer as a recommendation where is the best marketplace topurchase the batik Solo product. First, the study collects the images samplefrom four biggest marketplaces in Indonesia; Tokopedia, Bukalapak, Shopeeand Lazada. The sample was collected by inputting the name of batik Solopattern in the marketplace’s search bar. The keywords that have been usedto collect the sample are batik Parang, batik Truntum, batik Sawat, batikKawung and batik Slobog. Those are the kinds of batik Solo pattern that hasdifferent expedience from each other. After 834 samples have been collected,the study assigns whether the seller give the correct name to the batik Soloproduct or not. The result of this study is the correctness percentage (CP) ofthe seller in naming their batik Solo product. In general, the CP is 82,13%,Marketplace with the highest CP is Lazada (95,42%) and the highest CP ofpattern is Parang (91%). Besides that, the study also rates marketplace withthe parameter of Best Marketplace by Pattern (BMP) and Best Marketplaceof Category (BMC). The study divided the parameters to rate marketplacebecause the best marketplace that has the highest correctness percentage inone category of a pattern is not always a marketplace that has the highestcorrectness percentage in that pattern.
PENERAPAN METODE DECISION TREE PADA SISTEM DIAGNOSIS PREDIKSI PENYAKIT UMUM BERDASARKAN KELUHAN (STUDI KASUS RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA) Irfan Hidayat; Rokhmatul Insani; Berlian Rahmy Lidiawaty
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6266

Abstract

Sebagian masyarakat masih menganggap remeh dan enggan untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter karena berbagai macam kondisi. Kurangnya penyebaran dokter di beberapa wilayah di Indonesia juga berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem diagnosis penyakit umum berdasarkan gejala berbasis web menggunakan metode klasifikasi Decision Tree. Penelitian ini mengambil obyek penelitian di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya dengan menggunakan dataset berupa data rekam medik pasien sebanyak 9934 data. Atribut dataset yang digunakan dalam sistem ini termasuk keluhan, rps, dan diagnosa. Hasil yang didapatkan dari sistem diagnosis penyakit umum berdasarkan keluhan berbasis web dengan menggunakan algoritma CART ini mampu menghasilkan akurasi sebesar 96.61 %. Kemudian kinerja model CART dievaluasi menggunakan cross-validation, yang menunjukkan bahwa model tidak overfitting. Kesalahan per fold stabil, dengan rata-rata nilai error 5.69 %, menunjukkan bahwa model tdak terlalu sensitif terhadap perubahan data dan dapat bekerja dengan baik pada data yang baru. Nilai error training 2.42 % lebih rendah dari nilai error testing 0.0339, tetapi selisih yang tidak signifikan yaitu sebesar 0.97 %, menunjukkan kemampuan model untuk menggeneralisasi dengan baik ke data baru.