Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimalisasi UKS dan Edukasi Kesehatan Kulit serta Penyuluhan Literasi Keuangan Di SMP Negeri Payangan Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Gde Hari Wangsa; Ida Ayu Santi Purnamawati; Putu Austin Widyasari Wijaya; Luh Gde Evayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.221-225

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan unit yang memiliki peran strategis di sekolah guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi dan tenaga pendidik. Setiap sekolah diwajibkan memiliki UKS dan fungsinya agar tetap dapat berjalan secara optimal. Peran kader dari kalangan siswa sangat penting untuk menjaga kelangsungan kegiatan UKS. Namun di SMP Negeri Hindu 2 Payangan fungsi tersebut belum berjalan secara optimal. Permasalahan prioritas yang ditangani dalam kegiatan ini adalah belum optimalnya fungsi UKS, permasalahan kesehatan terkait kulit dan organ reproduksi serta pengelolaan keuangan jangka panjang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk optimalisasi peran UKS dan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi serta peningkatan pengetahuan guru tentang literasi keuangan jangka panjang. Metode yang digunakan meliputi tiga pilar utama, pertama penyuluhan interaktif mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi yang sering dialami remaja; kedua,pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang praktis dan relevan dengan kondisi sekolah; ketiga, penyuluhan literasi keuangan jangka panjang. Solusi yang diberikan dengan membentuk kader dan memberi pelatihan P3K, penyuluhan kesehatan kulit dan organ reproduksi serta penyuluhan literasi keuangan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP anggota PMR serta guru di SMP Negeri Hindu 2 Payangan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan dan pengetahuan siswa sebesar 32% setelah mendapat pelatihan dan penyuluhan. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam mencapai tujuan.
Penyuluhan dan Skrining Skabies bagi Ibu dan Anak serta Edukasi Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menjadi Minuman Herbal Putu Gde Hari Wangsa; Ni Wayan Sri Ekayanti; I Wayan Sudiarta
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.165-170

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi dan interaksi erat antar individu, termasuk lingkungan rumah asuh. SOS Children Village Bali merupakan komunitas yang menaungi anak-anak dan ibu asuh yang memiliki risiko terjadinya penularan skabies akibat aktivitas sehari-hari yang melibatkan kontak erat. Selain itu, hasil observasi awal menunjukkan bahwa pengetahuan ibu asuh mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai minuman herbal kesehatan masih terbatas. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai skabies, melaksanakan skrining dini penyakit kulit, serta memberikan edukasi pengolahan TOGA menjadi minuman herbal kesehatan berbasis rumah tangga. Pemecahan masalah dilakukan melalui pendekatan edukatif dan preventif yang meliputi survei awal, koordinasi dengan mitra, penyuluhan kesehatan mengenai skabies, skrining dan pemeriksaan kulit oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, edukasi pengolahan TOGA, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan di SOS Children Village Bali dengan sasaran ibu asuh dan anak-anak usia 5–15 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai skabies dan pemanfaatan TOGA berdasarkan hasil posttest dibandingkan pretest. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung serta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan skrining turut meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini penyakit kulit pada anak-anak. Kegiatan PKM ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan mengenai skabies dan pemanfaatan TOGA serta mendorong peningkatan kesadaran kesehatan kulit dan perilaku hidup sehat pada ibu asuh dan anak-anak di SOS Children Village Bali.