Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Antioxidants in the extract of balinese salak rind (Salacca amboinensis (Becc) Mogea) as an alternative substance to decrease blood sugar levels among Mus musculus L. with hyperglycemia Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti; Kadek Buja Harditya; I Made Bayu Jaya Kusuma; Ni Wayan Kesari Dharmapatni
Jurnal Pijar Mipa Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v18i3.4889

Abstract

This study aims to determine the antioxidant potential of Balinese salak rind extract (Salacca amboinensis (Becc) Mogea) (BSRE) as an antihyperglycemic agent in male white mice with hyperglycemia. The research was conducted in three stages extraction of Balinese salak rind using 96% ethanol, phytochemical screening, and antihyperglycemic activity testing. Mice were hyperglycemia induced by alloxan. Mice were divided into five groups consisting of negative control (Aquadest), positive control (Glibenclamide 13 mg/Kg BW), dose 1 (200 mg BSRE/kg BW), dose 2 (400 mg BSRE/kg BW), dose 3 (600 mg BSRE/kg BW). Phytochemical screening showed that the BSRE was positive for containing alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The analysis results on the BSRE showed an IC50 value of 81,76 ppm, including strong antioxidant activity. The activity of blood glucose levels showed that BSRE could decrease blood glucose levels of Mus musculus L. with hyperglycemia.
Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (KIE) Pangan Aman Dan Pemeriksaan Status Gizi Pada Siswa SMK Nyoman Eta Risnawati; Megayanti, Sri Dewi; Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i2.465

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi setiap saat. Pangan menyediakan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas. Penggunaan pangan dapat mencerminkan status gizi seseorang sehingga berpengaruh terhadap derajat kesehatannya. Oleh karena itu pangan harus memenuhi beberapa kriteria yaitu, layak dikonsumsi, aman dikonsumsi, bermutu, bergizi, beragam dan harganya terjangkau.  Salah satu upaya mengatasi masalah kesehatan masyarakat terkait pangan adalah dengan menciptakan masyarakat yang mampu melindungi kesehatan dirinya sendiri. Hal ini dapat dicapai dengan menyukseskan kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang pangan yang aman sesuai GNPOPA. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatan pengetahuan siswa tentang pangan aman, yang meliputi definisi, penggolongan, cemaran pangan, cara menghindari pangan yang berbahaya dan pengukuran status gizi siswa melalui pengukuran indeks massa tubuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi tentang KIE pangan aman. Rancangan mekanisme pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada 4 langkah action research yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diikuti oleh 100 peserta siswa dan siswa SMK Kesehatan. Hasil dari kegiatan didapatkan bahwa hasil post test menunjukkan peningkatan yang signifikan (100%) dari tingkat pengetahuan siswa terkait keamanan pangan dan status gizi siswa memberikan gambaran sebagian besar siswa memiliki IMT normal (>80%). Hal ini menunjukkan bahwa siswa memiliki status gizi yang baik.  Pemberian KIE merupakan salah satu upaya nyata yang dapat dilakukan dalam mensukseskan program pemerintah di bidang kesehatan termasuk kesehatan pangan. Kata Kunci: pangan aman; pengetahuan; status gizi
Edukasi Pemanfaatan Antioksidan Ekstrak Buah Doum (Hyphaena Thebaica) Sebagai Alternatif Minuman Herbal Dalam Upaya Pengendalian Kadar Gula Darah Di Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Megayanti, Sri Dewi; Wulansari, Nadya Treesna; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Harditya, Kadek Buja; Bintari, Ni Wayan Desi; Widyas Pranata, Gst. Kade Adi
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i1.498

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit kronis yang akan diderita seumur hidup apabila penderitanya tidak mendapatkan pengobatan yang tepat. Komplikasi yang ditimbulkan menjadikan diabetes melitus sebagai penyakit penyerta yang menyebabkan tingginya tingkat keparahan dan kematian selama pandemi COVID-19. Salah satu kota yang mengalami kasus tersebut adalah Kota Denpasar, tepatnya di kawasan Denpasar Timur. Angka kejadian DM di kelurahan Denpasar Timur masih cukup tinggi diantara penyakit tidak menular lainnya. Penggunaan insulin dan obat antidiabetes oral seringkali memberatkan pasien karena mahalnya biaya dan efek sampingnya. Buah doum merupakan buah alternatif yang jarang diketahui memiliki berbagai macam senyawa aktif seperti flavonoid dan polifenol. Tujuan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah peningkatan kadar glukosa darah pada masyarakat dengan memanfaatkan ekstrak buah doum antioksidan sebagai alternatif minuman herbal di Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah model praktik pendidikan dengan penyuluhan menggunakan leaflet dan diskusi. Lokasi kegiatan di Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur pada bulan Juli - Agustus 2022. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretes adalah 4,81 dan nilai rata-rata postes adalah 7,58. Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 50% tentang pemanfaatan antioksidan buah doum dalam upaya pengendalian kadar gula darah. Kata kunci : Antioksidan, Kadar Gula Darah, Buah Doum, Diabetes mellitus
Edukasi, Pemeriksaan Kesehatan Dan Pemberian Terapi Akupuntur Untuk Mengatasi Taiyang Dan Yangming Headache Kepada Masyarakat Kelurahan Renon Harditya, Kadek Buja; Widiatmaja, Gusti Panji; Wulansari, Nadya Treesna; Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Dharmapatni , Ni Wayan Kesari; Adiana, I Nengah; Strisanti, Ida Ayu Suptika
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.579

Abstract

Headache merupakan gejala dari suatu gangguan kesehatan yang dirasakan oleh seseorang berupa nyeri kepala dengan berbagai macam sensasi. Headache sering dihadapi masyarakat dan juga diabaikan, hal ini dapat dipengaruhi berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan, kesadaran masalah kesehatan yang dialami dan motivasi masyarakat dalam mencari informasi dan cara penangananya. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat dalam penanganan headache dengan akupuntur terapi. Metode yang digunakan yaitu pendekatan personal berupa edukasi dan pembagian kuisioner pengetahuan sebelum dan sesudah materi edukasi serta pemberian terapi akupuntur yang dihadiri sebanyak 103 peserta. Hasil pengabdian menunjukkan sebagian besar peserta memiliki diagnosis taiyang headache sebanyak 64 peserta (62,1%), pengetahuan yang baik pada pretest sebanyak 72 peserta (69,9%), sedangkan hasil post tes menunjukkan adanya peningkatan jumlah pengetahuan dan mayoritas memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 86 peserta (83,4%) serta adanya perbedaan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi (M=80.27, SD=23.62) dan setelah diberikan edukasi (M=96,13, SD=18,43), p<0. Pemberian edukasi dan pemeriksaan kesehatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mengetahui tentang akupuntur dan masalah kesehatan taiyang dan yangming headache. Peningkatan pengetahuan diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kemandirian tentang kesehatan di masyarakat serta motivasi perubahan perilaku pola hidup sehat.   Kata kunci : Akupunktur, Diagnosis, Headache
Edukasi Mengenai Nilai Gizi Dan Kesehatan Mengkonsumsi Ikan Di Sekolah Dasar Indrawan, Gede Surya; Padmiswari, A.A. Istri Mas; Antari, Ni Wayan Sukma; Damayanti, Ida Ayu Manik; Wulansari, Nadya Treesna; Adiana, I Nengah; Sutrisna, Putu Gede; Wicaksana, IGA Tresna
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.581

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, mudah didapat, dan harganya murah. Nilai gizi dari ikan meliputi protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan asam lemak omega 3 yang memiliki manfaat baik untuk tubuh. Kandungan asam amino dan omega 3 pada ikan juga jauh lebih baik jika dibandingkan dengan bahan pangan yang bersumber dari protein lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai nilai gizi dan kesehatan mengkonsumsi ikan. Kegiatan edukasi mengenai nilai gizi dan Kesehatan mengkonsumsi sangat penting dilakukan di SDN 1 Cemagi. Kegiatan diikuti oleh 50 orang siswa kelas IV sampai kelas VI dimana mereka diberikan edukasi atau penyuluhan mengenai hal tersebut. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, siswa diminta untuk mengisi pretest dan posttest yang terdiri dari 10 pertanyaan yang berkaitan dengan nilai gizi dan kesehatan ikan. Kegiatan ini berhasil dilakukan karena terdapat peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan mengenai nilai gizi dan kesehatan mengkonsumsi ikan. Adanya dukungan dari guru dan orang tua dalam kegiatan seperti ini perlu dilakukan berkelanjutan dalam upaya peningkatan pengetahuan gizi anak di sekolah dasar. Kata Kunci: pengetahuan, nilai gizi, kesehatan ikan
Pemberdayaan Dan Pengelolaan Toga Antidiabetik Sebagai Upaya Preventif Terhadap Penyakit Diabetes Dan Peningkatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Di Desa Renon Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Megayanti, Sri Dewi; Harditya, Kadek Buja; Wulansari, Nadya Treesna; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Kusuma, Ida Bagus Separsa; Aristadewi, Ida Ayu Mas; Artha, I Wayan Oktapratama; Suweca, I Gede
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.630

Abstract

Fokus pembangunan masyarakat bukan hanya bidang kemandirian pangan, namun juga bidang kemandirian kesehatan melalui pembudidayaan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Seringkali masyarakat hanya tahu dalam hal menanam tanpa mengetahui kegunaannya tanaman tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan masyarakat dalam pemberdayaan dan pengelolaan TOGA antidiabetik sebagai upaya preventif terhadap penyakit diabetes. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode Community Development. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat awal kegiatan yaitu kategori kurang dengan rata-rata nilai 4,74. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, hasil post-test menunjukkan rata-rata pengetahuan peserta mengalami peningkatan menjadi 8,10 atau kategori baik. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan dan pengelolaan TOGA antidiabetik yang terdiri dari tanaman pegagan (Centella asiatica), tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) dan tanaman binahong (Anredera cordifolia) sebagai bahan alam dalam upaya preventif mengendalikan kadar gula darah.   Kata kunci : Antidiabetes, kemandirian kesehatan, TOGA
PROVISION OF ARAK BALI REDUCES SPERMATOZOA QUALITY OF WHITE RATS (Rattus norvegicus) Sukma Antari, Ni Wayan; Hayati, Alfiah; Winarni, Dwi
Folia Medica Indonesiana Vol. 52 No. 4 (2016): OCTOBER - DECEMBER 2016
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.306 KB) | DOI: 10.20473/fmi.v52i4.5468

Abstract

This study aimed to determine the effect of arak bali on the quality of spermatozoa include morphology, motility, viability, membrane integrity of spermatozoa rat (Rattus norvegicus). The study was conducted in two phases: the first phase of the deployment of questionnaires conducted in five districts in Bali to determine the type and frequency of arak bali consumption and phase II made arak bali giving treatment in experimental animals. This study used 24 male rats (170-200 grams), divided into four groups: one control and three treatments (by arak bali containing 40% alcohol as much as 0.1 and 0.5 mL and 0.1 mL much alcohol synthesis, for 45 days. the results showed that of the five districts in Bali, most people consume arak bali commercial and most of the frequency of consumption of the week more than one bottle (350 mL). the provision of arak bali in experimental animals, degrade the quality (morphology, motility, viability, membrane integrity), the greater the volume given declining spermatozoa quality.
PEMANFAATAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENURUNAN KADAR GULA DARAH Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti; Kadek Buja Harditya; Nadya Treesna Wulansari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.7

Abstract

Pengendalian kadar gula darah masih menjadi permasalahan seperti rendahnya kepatuhan penderita untuk melakukan pengobatan rutin serta gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu cara untuk mengendalikan kadar glukosa darah dapat dilakukan dengan cara tradisional menggunakan bahan alam. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan yaitu daun pegagan (Centella asiatica (L.) urban) yang memiliki berbagai macam kandungan senyawa berkhasiat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait pengendalian kadar gula darah, sekaligus meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan lahan pembudidayaan tanaman pegagan sebagai upaya preventif mengendalikan kadar gula darah. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui focus group discussion serta penyuluhan pada masyarakat di Desa Renon, Denpasar Selatan. Hasil kegiatan menunjukan edukasi yang dilakukan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pegagan sebagai upaya preventif dalam mengendalikan kadar gula darah. Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat dalam usaha pengendalian angka kejadian hiperglikemia. Sangat penting dilakukan pemberdayaan masyarakat sebagai kader pemantau dalam mengendalikan hiperglikemia serta menyebarkan informasi pemanfaatan bahan alam sebagai upaya preventif menurunkan prevalensi hiperglikemia.
GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI TENTANG PERAWATAN MANDIRI HIPERTENSI PADA MASA PANDEMI COVID-19 ni kadek sutini; Kadek Ayu Ananda Maharini; Ni Wayan Sukma Antari; I Gede Putu Darma Suyasa
JURNAL MEDIKA USADA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v5i2.138

Abstract

Background: People with hypertension are a vulnerable group to morbidity and mortality, especially during the Covid-19 pandemic. During the period of social restrictions, self-management of hypertension is recommended for patients especially in controlling their blood pressures. Families play an important role in the self-management carried out by the patient at home. Purpose: This study aimed to identify knowledge of families with hypertension about the self-management of hypertension. Methods: This study employed a descriptive design with a cross-sectional approach. The research was carried out in Serangan Village, South Denpasar District for 1 month. This study involved 145 families with hypertension. Data was collected using questionnaires. The data wqs analyzed univariately using SPSS version 20. Results: showed that most families had adequate knowledge of hypertension self-management (66.2%). However, the remaining 33.8% indicated poor knowledge on self-management. Based on the six components of hypertension self-management, most families in this study had adequate knowledge on diet management (66.2%), physical activity management (67.6%), stress management (89.0%), alcohol intake management (53.8%), smoking habit management (85.5%) and medication adherence (92.4%). Conclusion: Health care workers are suggested to strengthen family education about hypertension self-management especially those indicating poor knowledge via home visits with Pandemic protocols.
Pemanfaatan Sediaan Teh Kulit Buah Anggur Bali (Vitis vinisfera L.) Sebagai Upaya Preventif Kemandirian Kesehatan Masyarakat Mencegah Tinggi Kolesterol di Desa Renon Manik Damayanti, Ida Ayu; Sukma Antari, Ni Wayan; Megayanti, Sri Dewi; Artha, I Wayan Oktapratama; Deni Redita, I Komang; Mas Aristadewi, Ida Ayu; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i09.2608

Abstract

Total kolesterol merupakan jumlah kolesterol yang dibawa oleh partikel HDL, LDL, dan VLDL dalam darah, dengan kategori normal <200 mg/dl, batas tinggi 200-239 mg/dl, dan tinggi ≥240 mg/dl. Hasil penelitian di Puskesmas I Denpasar Selatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan kadar kolesterol tinggi adalah perempuan (22,6%), berusia 65-74 tahun (15,7%), dengan distribusi kadar kolesterol batas tinggi (31,9%). Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan pengabdian masyarakat dengan tujuan memberikan edukasi dan pelatihan pemanfaatan kulit buah anggur Bali (Vitis vinifera L.) sebagai sediaan teh herbal preventif kolesterol di Desa Renon. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan teh kulit anggur, serta evaluasi pengetahuan masyarakat melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 43,5 meningkat menjadi 68,7 pada post-test dengan hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000). Sosialisasi, edukasi, dan praktik pembuatan teh herbal kulit buah anggur Bali efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam mencegah tinggi kolesterol.