Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING CORN FARMING PRODUCTIVITY IN UJUNG TANAH VILLAGE, MARE SUBDISTRICT, BONE REGENCY Juliana, Andi; Suradi, Adam Rahman; Halim, Hasriliandi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2026): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v10i1.7619

Abstract

This study aims to determine the factors that influence corn farming productivity in Ujung Tanah Village Mare Sub-district Bone Regency. The variables examined in this study include labor, seeds, fertilizers, pesticides, capital, and land area.  The research was conducted from  March to April 2025 in Ujung Tanah, Mare Sub-district, Bone Regency. The factor used was a quantitative factor with a survey technique. Respondents were selected using Simple Random Sampling, with a total of 35 corn farmers. Data were collected  through questionnaires and analyzed using multiple  linear regression.The results showed that simultaneously, labor, seeds, fertilizers, pesticides, capital, and land area significantly affect corn farming  productivity. Partially, seeds and  fertilizers have a significant influence, while labor, pesticides, capital and land area do not significantly affect productivity. This means that the better the use of seeds and fertilizers by farmers, the higher the productivity of corn farming  will be.  Keywords: corn, factors production, farming, productivity
Strategi Peningkatan Daya Saing Produk Melalui Analisis SWOT Pada IKM Nia Raya Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Dwiyani, Dwiyani; Halim, Hasriliandi; Ramli, Fatmawati
Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Vol 15, No 1 (2026): Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agridevina.v15i1.5524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan daya saing produk pada IKM Nia Raya. Penelitian ini dilakukan pada usaha IKM Nia Raya. Teknik penentuan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan dasar pertimbangan responden tersebut dianggap bisa memberikan informasi yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data menggunakan matriks IFAS, EFAS, diagram SWOT, dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor internal menggunakan analisis SWOT terdiri dari variabel kekuatan dan kelemahan dengan total skor 3,457. Sedangkan faktor eksternal yaitu berupa peluang dan ancaman dengan total skor 3,240. Strategi peningkatan daya saing produk pada IKM Nia Raya dengan menggunakan analisis SWOT berada pada kuadran I artinya mendukung strategi agresif, selain itu strategi peningkatan daya saing produk pada IKM Nia Raya dapat menggunakan strategi SO, yaitu menekankan pada pemanfaatan kekuatan internal seperti rasa produk yang khas, kemasan menarik, harga terjangkau, serta efisiensi produksi untuk merespons peluang pasar yang besar, khususnya melalui promosi digital dan e-commerce. Implementasinya dapat dilakukan dengan memperkuat kehadiran IKM Nia Raya di platform media sosial dan marketplace online untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan permintaan, serta membangun citra merek yang kuat.
Analisis Saluran Pemasaran Komoditas Merica di Desa Lappa Upang, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone Ridwan Ridwan; Fatmawati Ramli; Hasriliandi Halim
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 2 (2026): Januari-Juli 2026
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v9i2.11476

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian pedesaan, namun petani sering menghadapi permasalahan ketidakefisienan saluran pemasaran yang berdampak pada rendahnya harga yang diterima. Kondisi ini juga dialami oleh petani merica di Desa Lappa Upang yang memiliki potensi produksi cukup tinggi, tetapi belum diimbangi dengan sistem pemasaran yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi saluran pemasaran komoditas merica dengan menekankan pada karakteristik lokal rantai distribusi yang melibatkan banyak perantara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 258 petani, dengan sampel sebanyak 39 petani merica yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Indikator yang diukur meliputi margin pemasaran, farmer’s share, dan tingkat efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga pola saluran pemasaran, yaitu: (1) petani → pedagang besar I → pedagang besar II → konsumen; (2) petani → pedagang pengumpul → pedagang besar I → pedagang besar II → konsumen; dan (3) petani → pedagang pengumpul → pedagang besar → pedagang pengecer → konsumen. Analisis menunjukkan bahwa saluran I merupakan saluran paling efisien dengan tingkat efisiensi sebesar 60,00%, karena memiliki rantai distribusi yang lebih pendek sehingga mampu meningkatkan bagian harga yang diterima petani. Temuan ini menegaskan pentingnya penyederhanaan saluran pemasaran untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya pada komoditas merica di wilayah pedesaan.
Determinants of Farm Income in Integrated Rice–Beef Cattle Farming Systems in Kahu District, Bone Regency Ahmad Zailan; Riskiyani; Hasriliandi Halim; Muh Haidir Hakim; Makmur
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 6 No. 01 (2026): VOLUME 06, NOMOR 01, JUNI 2026
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v6i01.1144

Abstract

Integrated rice–beef cattle farming systems are promoted as a sustainable agricultural strategy to improve resource-use efficiency and enhance farmers’ income through the integration of crop and livestock enterprises. However, empirical evidence regarding the determinants of farm income in integrated farming systems remains limited at the local level. This study aimed to analyze the effects of land area, production costs, and labor on farm income in integrated rice–beef cattle farming systems in Kahu District, Bone Regency. A quantitative cross-sectional survey was conducted from January to April 2025 involving 68 integrated farmers selected through simple random sampling. Data were analyzed using a log-linear multiple regression model estimated by Ordinary Least Squares (OLS). The results showed that land area had a positive and significant effect on farm income (β = 0.614; p < 0.001), while production costs (β = 0.115; p = 0.550) and labor (β = 0.048; p = 0.800) had positive but statistically insignificant effects. Simultaneously, all explanatory variables significantly affected farm income (F = 28.686; p < 0.001), with the model explaining 57.3% of the variation in farm income (R² = 0.573). These findings indicate that farm scale remains the dominant determinant of income in integrated farming systems. Policies supporting land optimization, integrated farming management, and resource-use efficiency are needed to strengthen the sustainability of smallholder farmers’ income.