Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pembuatan Pupuk Organik Cair Berasis Kohe Kambing Pada Kelompok Wanita Tani Desa Sapen Agustang; Marlia Rianti; Hasriliandi Halim; Andi Trisnowali MS
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat namun beberapa dekade terakhir penggunaan pupuk kimia telah memberikan sejumlah masalah seperti degradasi lahan hingga penurunan kualitas hasil pertanian. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah penggunaan pupuk organik cair (POC). Pembuatan POC dapat memanfaatkan limbah ternak berupa kohe kambing. Pemanfaatan limbah kohe kambing menjadi POC merupakan salah satu langkah untuk mengatasi berbagai masalah seperti pencemaran lingkungan hingga masalah dibidang pertanian saat ini. Kegiatan pengabdian ini dilakukan menggunakan metode participatory rural approach (PRA) yang ditandai dengan adanya keterlibatan aktif peserta kelompok sasaran. Peserta kegiatan adalah Kelompok Wanita Tani Dewi Sri di Desa Sapen. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbasis kohe kambing dapat mengurangi masalah pencemaran lingkungan, degradasi lahan, dan penurunan kualitas hasil pertanian. Hal ini terlihat dari peningkatan pemahaman masyarakat dengan rata-rata sebesar 84%.
Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) pada Tambak Tradisional di Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone Zailan, Ahmad; Halim, Hasriliandi; Riskiyani, Riskiyani; Astaman, Putra
Agriculture and Socio-Economic Journal Vol 2, No 1 (2025): March
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/asej.v2i1.101

Abstract

This study aims to determine the feasibility analysis of vaname shrimp farming (Litopenaeus Vannamei) in traditional ponds in Sibulue District, Bone Regency. The population in this study is the community of vaname shrimp farming in Sibulue District. Determination of the sample in this study using purposive sampling technique by selecting vaname shrimp farmers who still use traditional methods in the process of cultivation with the characteristics of the area (1) the average land between 0.5 - 5 hectares, (2) the depth of the pond between 50 - 100 meters, (3) the number of stocking between 1-5 heads / m², and (4) feeding techniques using natural feed (without manufactured feed). The number of samples in this study was 67 people. The data analysis used is using the R/C Ratio analysis method, Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), Internal Rate Ratio (IRR), Break Even Point (BEP). Based on the results of the analysis, the total cost value was obtained as much as Rp. 30,212,162, and the income value was Rp. 3,287,838. The results of the R / C Ratio analysis with a value of 1.11., Net Present Value (NPV) with a value of 38,524,948, Payback Period (PP) with a value of 1.8., Intern Rate Ratio (IRR) with a value of 49%, and Break Even Point (BEP) with a value of 3.5. From the results of the analysis, it can be concluded that the vaname shrimp farming business on traditional ponds in Sibulue District is feasible to implement.
ANALISIS SWOT-AHP DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KACANG TANAH DI SULAWESI SELATAN Halim, Hasriliandi
AgriMu Vol. 2 No. 2 (2022): AgriMu Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v2i2.7711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat model strategi terbaik yang bisa digunakan dalam pengembangan agribisnis kacang tanah di Sulawesi selatan. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Bantaeng, Jeneponto dan Bulukumba dikarenakan ketiga daerah tersebut merupakan daerah dengan luas lahan kacang tanah terbesar dan pertumbuhan tertinggi di Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode snowball sampling. Sampel dalam penelitian ini disebut sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan agribisnis kacang tanah di Sulawesi Selatan terdiri dari banyak strategi. Dimulai dari meningkatkan Produksi Kacang Tanah, Mengembangkan Wilayah Pemasaran, Mengoptimalkan Potensi sumber daya alam, Sumber Daya Manusia Dan Sumber Daya Peralatan yang Ada, Menciptakan Dan Mengembangkan Teknologi Produksi dan Pengolahan Kacang Tanah, Pembinaan Petani Dan Penyuluh untuk Budidaya dan Pengolahan Kacang Tanah, Mengadakan Pertemuan Rutin Yang Menjembatani Program Pemerintah Dan Petani/Kelompok Serta Industri Rumah Tangga, Meningkatkan Kuantitas Dan Peran Kelompok Tani, Meningkatkan Kualitas Ilmu Dan Pengetahuan Petani Melalui Pendidikan Dan Pelatihan, Melakukan Koordinasi Dan Kerjasama Antara Petani, Penyedia Sarana Produksi, Pedagang, Industri Rumah Tangga Dan Lembanga Keuangan, Menguatkan Kebijakan Pemerintah Tentang Penetapan Harga Dasar Dan Suku Bunga Kredit, Menciptakan Kawasan Khusus Budidaya Kacang Tanah dan Meningkatkan Penggunaan Pupuk Dan Pestisida Organik Serta Peralatan Ramah Lingkungan. Berdasarkan metode analisis data yang digunakan dengan model analitycal hierarchy process dan bantuan aplikasi Expert Choice 11, maka diperoleh hasil bahwa model pengembangan agribisnis yang paling baik digunakan adalah melakukan koordinasi dan kerjasama antara petani, penyedia sarana produksi, pedagang dan industri rumah tangga dan lembaga keuangan. Hal itu dibuktikan dengan didapatkannya nilai 0.131 sebagai nilai tertinggi dalam perbandingan berpasangan tersebut.
SEGMENTASI PASAR PRODUK KUE KERING TRADISIONAL PADA HOME INDUSTRI CUCURU DI KABUPATEN BANTAENG Halim, Hasriliandi
AgriMu Vol. 3 No. 2 (2023): AgriMu Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v3i2.10648

Abstract

The purpose of this study was to determine the market segmentation of traditional pastries at the Cucuru Home Industry. This research was conducted at the Cucuru Home Industry in Bissappu District, Bantaeng Regency. The location determination was carried out by purposive sampling with the consideration that the Cucuru Home Industry had been established since 2001 with a very large number of consumers. This research was conducted in February-April 2022. This study used a case study research technique with qualitative descriptive research methods. The basis that can be used in conducting market segmentation is the main variables used in market segmentation based on Kotler's thinking, namely Geographic, Demographic, Psychographic, and Behavioral. The results of this study indicate that traditional pastries made at the Cucuru Home Industry can be reached by many levels of society, including the location where the pastries are marketed and the prices offered to consumers. The choice of traditional pastry products at the Cucuru Home Industry is generally a special snack for those who have more daily activities outside the home. In addition, traditional pastries at the Cucuru Home Industry are being hunted by many consumers because they are mandatory food in every traditional event and wedding held in the area. So this situation greatly affects consumer interest in buying. In addition, many consumers of Home Industry Cucuru from Makassar City and surrounding communities who passed through Bantaeng Regency during the holidays and finally decided to choose this location as a place to buy souvenirs to bring to relatives at home. The income of the urban community, which tends to be high, also determines their consumption patterns, including their decision to buy traditional pastries from the Cucuru Home Industry. Even some of the consumers have become regular consumers since the last 20 years.
Pendampingan Umkm Belopar Rempeyek Dalam Produksi Keripik Rempeyek Kacang Melalui Strategi Repackaging Andi, Hasriliandi Halim; Rahman Suradi, Adam; Ramli , Fatmawati; Irga Satrawati Taslim , Andi; Agustan
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.447

Abstract

Sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar, muncul berbagai jenis UMKM Baru yang akhirnya menjawab tantangan baru tersebut dalam memproduksi aneka makanan dan keripik di Rumah saja. Populasi UMKM berkembang pesat karena kebiajakan tersebut. UMKM menjadi solusi ekonomi alternatif masyarakat dalam menggerakan kembali perekonomian keluarga yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19. Namun, dari banyaknya UMKM tersebut, hanya sedikit yang mampu bertahan dan melakukan survive dengan pesaing yang ada di pasar, selebihnya bahkan jalan di tempat, bahkan beberapa diantaranya gulung tikar. Kondisi tersebut terjadi karena kurangnya wawasan pemilik dalam mengelola usaha dan ketidakmampuan pemilik untuk mengikuti arus teknologi yang semakin berkembang. Hadirnya pengabdian kepada masyarakat ini yang dilakukan kepada salah seorang pemilik sekaligus pelaku UMKM di desa Bonto Lebang melalui pendampingan UMKM Belopar Rempeyek melalui strategi repackaging. PKM ini berlangsung selama 2 bulan dimulai dari tanggal 28 April 2023 – 28 Juni 2023. Metode yang digunakan adalah metode pendampingan kepada UMKM Belopar rempeyek yang telah cukup lama berjalan namun sulit mengalami perkembangan yang signifikan seperti para pesaing lainnya. Hasil dari strategi repackaging yang dilakukan, diharapkan mampu membuat tampilan produk yang dipasarkan menjadi lebih menarik dan elegan. Tampilan yang lebih menarik tentunya diharapkan akan membuat konsumen lebih tertarik dan membeli produk tersebut.
PENGEMBANGAN EKONOMI WILAYAH DENGAN PENDEKATAN ANALISIS LOCATION QUETIENS BERDASARKAN KONSEP AGROPOLITAN Halim, Hasriliandi; Anwar, Desy Rahmawati; Mahmud, Mahmud
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 3 (2024): August: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v12i3.5484

Abstract

This research is research on agropolitan-based egional development in improving the community's economy. Agropolitan is one of the theories in regional development. One of the characteristics of regional development using agropolitan theory is that the central place is trade and services, so that the conversion of agricultural land can be more controlled. Basically, it is urban development that is integrated with agricultural development, so that there is an agropolitan area or city in the middle of the garden.  The research method used in this research is literature with quantitative analysis by analyzing data taken from the central statistical agency of Soppeng district. The research results show that the development of agropolitan areas in Indonesia, especially in Soppeng Regency, is an important step towards achieving economic development and promoting sustainable development in order to achieve a level of community welfare through the agricultural sector.
Transformasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan di Kampung Seminai Masriadi; Rianti, Marlia; Halim, Hasriliandi; Andi Hajar; Agustang
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1750

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi minyak goreng terbesar di dunia, namun limbah minyak jelantah dari rumah tangga sering dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran lingkungan, risiko kesehatan, dan kerusakan ekosistem. Di Kampung Seminai, Kabupaten Siak, wilayah bergantung pada perkebunan kelapa sawit, pengolahan limbah minyak jelantah masih tidak memadai, sehingga menimbulkan masalah lingkungan dan minimnya nilai tambah ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan, guna mengurangi pencemaran, memberdayakan komunitas, dan menciptakan peluang wirausaha berkelanjutan. Menggunakan metode Participatory Rural Approach (PRA) dengan partisipasi aktif kelompok sasaran, program ini diikuti 27 anggota kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kampung Seminai, dilaksanakan pada September 2025 di Balai PKK. tahapan meliputi Sosialisasi manfaat lilin aromaterapi (seperti relaksasi dan pengurangan stres) serta dampak limbah minyak jelantah, diikuti pelatihan praktik menggunakan minyak jelantah sebagai bahan utama dan aditif lainnya. Evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test via Google Forms menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dari 66,7% sebelum program menjadi 87,42% setelah program (peningkatan 20,72%), yang mencerminkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga dan pencemaran, tetapi juga mendukung praktik ekonomi sirkular jangka panjang, sebagai model pemberdayaan masyarakat pedesaan yang direplikasi.
STRATEGI PENINGKATAN PERANAN BUMDES BANCE’E BAGI PETANI DI DESA LAPPA UPANG KECAMATAN MARE KABUPATEN BONE Haerul, Haerul; Adam Rahman Suradi, Adam Rahman Suradi; Hasriliandi, Hasriliandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37008

Abstract

Haerul. Strategi Peningkatan Peranan BUMDes Bance’e Bagi Petani Di Desa Lappa Upang Kec. Mare Kab. Bone Pembimbing : Hasriliandi Halim dan Adam Rahman Suradi BUMDes Bance’e sebagai Badan Usaha Milik Desa Lappa Upang memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian desa, salah satunya melalui sektor pertanian yang merupakan potensi utama di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mnegetahui Strategi Peranan BUMDes Di Desa Lappa Upang Kec. Mare Kab. Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakan di Desa Lappa Upang Kecamatan Mare Kabupaten Bone. Populasi dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pengurus BUMDes Desa Lappa Upang Kecamatan Mare Kabupaten Bone yang berjumlah 5 orang. Instrument pendukung yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analis yang digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa faktor internal pada posisi Strengths memiliki bobot nilai sebesar, yaitu ( 2,01 ) dan Weaknesses sebesar ( 0,60 ), sedangkan faktor eksternalnya mencakup Opportunities dan threats dengan bobot nilai Opportunities sebesar (2,62 ) dan pada posisi Threats memiliki bobot nilai sebesar ( 1,65 ), sehingga posisi usaha BUMDes Bance’e Desa Lappa Upang bisa dikatakan cukup baik, karena posisi Strengths dan Opportunities memiliki bobot nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan berdasarkan bobot nilai Threats dan Weaknesses.
Evaluasi Kinerja Saluran Pemasaran Komoditas Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) di Kabupaten Bulukumba Menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) Halim, Hasriliandi; Zailan, Ahmad
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2026): JUKONI - Februari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jukoni.v3i1.1331

Abstract

Dragon fruit is a leading horticultural product that is growing rapidly in Bulukumba Regency. However, the effectiveness and performance of marketing channels remain a major issue affecting the level of satisfaction of business actors, especially farmers. This study aims to evaluate the performance of dragon fruit marketing channels in Bulukumba Regency using the Importance Performance Analysis (IPA) method. This study was conducted through a survey of farmers, marketers, and loyal consumers using a five-point Likert scale questionnaire to measure the level of importance and performance of marketing attributes. The analysis results show that there are several marketing attributes that are in Quadrant I (top priority), namely selling price, price stability, and payment speed. Attributes in this quadrant require immediate improvement, while in Quadrant II (maintain) there are no attributes in this quadrant. Then in Quadrant III (low priority) only the attribute of market information transparency is in this quadrant. In Quadrant 4 (excessive) there are attributes such as marketing costs, ease of market access, and the relationship between farmer traders and loyal consumers.
IMPLEMENTATION OF THE AL-ADL CONCEPT IN THE PRACTICE OF MUZARA'AH AND MUKHABARAH IN THE DISTRICT'S LEADING AGRICULTURAL SECTOR BANTAENG SOUTH SULAWESI Halim, Hasriliandi; Kara, Muslimin H.; Haddade, Abdul Wahid
Jurnal Diskursus Islam Vol 10 No 2 (2022): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v10i2.30675

Abstract

The primary purpose of this research was to investigate the implementation of the al-Adl Concept on the Practices of Muzara'ah and Mukhabarah. This research particularly examined and determined the most suitable profit-sharing contract decisions to be applied to the leading agricultural sector in Bantaeng Regency. A qualitative research design was adopted in this study by using a phenomenological research approach. The data collection methods used in this study were observation, document analysis, and direct interviews with several informants. The data of this research were analyzed using descriptive qualitative data analysis and pairwise comparison scale qualitative analysis using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The study results indicated that the community's practices of muzara'ah and mukhabarah in Bantaeng Regency had been well conducted.