Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Comparative Effectiveness of Pamphlet and Video Media in Enhancing Breast Self-Examination Knowledge Among High School Students Widyaswara, Anggie; Putri, Melani; Sartika, Mila; Nurpratiwi, Yulidian
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i4.963

Abstract

Background: Adolescence represents a critical developmental stage during which health-related knowledge and preventive behaviours begin to form. Limited awareness of breast health and breast self-examination (BSE) among adolescent girls may reduce opportunities for early detection of breast abnormalities. Educational interventions delivered through accessible media may play an important role in improving adolescents’ understanding of BSE. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of health education delivered through pamphlets and video media on the level of knowledge regarding breast self-examination among female adolescents. Methods: A quantitative study with a quasi-experimental design using a two-group pretest–posttest approach was conducted at SMAN 3 Tambun Selatan. The study population comprised 598 female students, of whom 592 participated using a total sampling technique. Knowledge of breast self-examination was assessed using a structured questionnaire administered before and after the educational intervention. Data were analysed using the Wilcoxon nonparametric test. Results: The findings demonstrated a statistically significant improvement in adolescents’ knowledge of breast self-examination following education delivered through pamphlets and video media (p < 0.001). Prior to the intervention, most participants showed limited concern for breast health. Post-intervention results indicated increased awareness and understanding of the importance of regular breast self-examination. Conclusion: Health education using pamphlets and video media is effective in enhancing adolescents’ knowledge of breast self-examination. Integrating structured and media-based educational strategies within school health programmes may strengthen preventive health behaviours and promote early breast health awareness among adolescents.
Efektivitas Senam Kaki dan Akupresur Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Mellitus Tipe 2: Studi Quasi-Eksperimen di PRSLU Karawang Aprilina Sartika; Yulidian Nurpratiwi; Lily Herlina; Nurhayati Nurhayati; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52655

Abstract

Lansia dengan Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 memiliki risiko tinggi mengalami ketidakstabilan kadar gula darah akibat penurunan fungsi fisiologis dan keterbatasan aktivitas fisik. Intervensi nonfarmakologis seperti senam kaki dan akupresur banyak digunakan, namun bukti komparatif mengenai efektivitas keduanya pada lansia institusional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas senam kaki dan akupresur terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental two-group pre–post test dilakukan di PRSLU Karawang pada Mei–Juli 2025 dengan sampel 32 lansia DM tipe 2 yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi. Kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi efektif menurunkan kadar gula darah, namun penurunan pada kelompok senam kaki lebih besar dibandingkan kelompok akupresur. Senam kaki menurunkan kadar gula darah rata-rata sebesar 42,31 mg/dL, sedangkan akupresur sebesar 3,87 mg/dL. Disimpulkan bahwa senam kaki dan akupresur efektif menurunkan kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2, namun senam kaki memiliki efektivitas yang lebih besar dan lebih bermakna secara klinis. Senam kaki direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis utama dalam pengendalian glikemik pada lansia, khususnya di lingkungan institusional, sementara akupresur dapat digunakan sebagai terapi komplementer pendukung.
Pengaruh Media Lembar Balik dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Stimulasi Produksi ASI Yulidian Nurpratiwi; Aprilina Sartika; Risti Tamara Tahanora; Beatrix Elizabeth; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52700

Abstract

Pemberian edukasi yang efektif pada ibu nifas sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi produksi ASI dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media lembar balik dan media video terhadap pengetahuan ibu nifas tentang stimulasi produksi ASI serta membandingkan efektivitas kedua media. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest dua kelompok. Populasi dari 50 ibu nifas dengan tehnik total sampling, terbagi rata ke dalam kelompok lembar balik (n=25) dan kelompok video (n=25). Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitasnya melalui penilaian expert. Hasil analisis tidak berdistribusi normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pada kedua kelompok setelah intervensi lembar balik (p = 0,001) dan video (p = 0,001). Perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kelompok video lebih tinggi dibanding lembar balik (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kedua media efektif meningkatkan pengetahuan ibu nifas, namun media video lebih efektif dibanding lembar balik dalam meningkatkan pemahaman mengenai stimulasi produksi ASI.
Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Pencegahan Anemia melalui Media Tik Tok di SMPN 8 Cibitung Azzahra, Annisa Khotimah; Sapitri, Dea Anggraeni; Elizabeth, Beatrix; Nurpratiwi, Yulidian
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i3.20876

Abstract

ABSTRACT Anemia is a condition where red blood cells and hemoglobin are less than normal, which often occurs in adolescent girls, due to a lack of knowledge and attitudes that support its prevention. Effective education through popular platforms such as Tik Tok was chosen as an attractive approach to raise awareness of anemia prevention. The purpose of the study was to determine the effect of Tik Tok media platform on knowledge and attitude of anemia prevention. This research method is a quasi-experiment, and the population is 130 students of SMPN 8 Cibitung with a sample of 60 8th grade students divided into 30 people for each group. The independent variable is Tik Tok educational media (audio-visual visual), while the dependent variable is knowledge and attitude about anemia prevention. Measurement using pre-test and post-test questionnaires. The results of quantitative data analysis using Paired Sample T-test showed that there was a significant effect on increasing the level of knowledge and attitudes about anemia prevention ρ-value (0.000) 0.05. Independent Sample T-test showed a significant difference ρ-value (0.000) 0.05 between the groups given video and poster education.  The conclusion is that there is an effect of using the Tik Tok media platform as education on knowledge and attitudes about preventing anemia in adolescent girls. It is hoped that the results of this study can increase knowledge for adolescent girls at SMPN 8 Cibitung and be used as a reference for handling anemia prevention. Keywords: Adolescent Girls, Anemia, Attitude, Knowledge, Tik Tok.  ABSTRAK Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian guna mengetahui pengaruh media platform Tik Tok pada pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, serta populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan  sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif  menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia ρ-value (0,000)  0,05. Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan ρ-value (0,000)  0,05 antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster.  Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia. Kata Kunci: Anemia , Pengetahuan, Remaja Putri, Sikap, Tik Tok.