Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk, Word Of Mouth Dan Reputasi Merek Terhadap Minat Beli Ulang Konsumen Pada Produk Daviena Skincare Di Toko Selly Kosmetik Kota Batu Munthe, Nurdila Br; Pitriyani; Hendry, Raja Saul Marto
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kualitas Produk, Word of Mouth dan Reputasi Merek terhadap Minat Beli Ulang Konsumen Pada Produk Daviena Skincare di Toko Selly Kosmetik Kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan tehnik pengambilan sampel jenuh yang melibatkan 50 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Tehnik analisis data menggunakan regresi berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas produk, word of mouth dan Reputasi merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang konsumen pada produk daviena skincare di Toko Selly Kosmetik Kota Batu. Dapat dilihat dari hasil koefidsien determinasi minat beli ulang mampu dijelaskan oleh kualitas produk, Word of Mouth dan Reputasi merek sebesar 62,3%.
Pengembangan Aplikasi Android POKUS Berbasis Articulate Storyline 360 pada Pembelajaran PAI di SD Kelas V Eka Wahyuning Tyas; Ayuni Fitria; Pitriyani; Ani Nur Aeni
An Naba Vol. 7 No. 1 (2024): An Naba : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51614/annaba.v7i1.400

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran politik Islam di sekolah dasar. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam penyediaan media pembelajaran politik Islam di sekolah dasar adalah dengan penggunaan aplikasi POKUS (Politik Utsman bin Affan). POKUS dirancang berdasarkan pengalaman dan emosi siswa sehari-hari. Aplikasi POKUS berisi empat materi politik Utsman bin Affan yang dapat ditiru dalam kehidupan sehari-hari, serta kuis dan permainan menarik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desain dan pengembangan (D&D), dan diikuti oleh 23 siswa sekolah dasar dan satu orang guru pendidikan agama Islam.Dari daata hasil penelitian ditunjukkan bahwa siswa merasa aplikasi POKUS sangat membantu dan memotivasi pembelajaran mereka. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi formatif yang sangat baik pada evaluasi produk dan evaluasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan digunaknnya aplikasi POKUS sebagai alat pembelajaran dalam materi PAI sangat membantu siswa dalam pendidikan agama Islam di sekolah dasar.
Training for Plantation Sector Cooperative Business Empowerment in The Financial Sector in Labuhanbatu Regency in 2021 Siregar, Muhammad Raja; Limbong, Christine Herawati; Rafika, Mulya; Pitriyani; Elvina; Nasution, Ahmad Yunus
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2022): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v7i2.9122

Abstract

This training for empowerment of plantation sector cooperatives in the financial sector aims to increase the knowledge and ability of the cooperative owners or cooperative management in preparing simple financial reports for cooperatives. The government provides financial assistance in the form of a community palm oil rejuvenation program (PSR) with the aim that the community can rejuvenate old or damaged oil palm land into land that can produce high quality palm oil. This is because Labuhanbatu Regency is one of the producers of palm oil and oil palm plantations are also a major factor in supporting the economy of Labuhanbatu Regency. Fund assistance in the form of the community palm oil rejuvenation program (PSR) provided is Rp. 30 million per hectare of oil palm. The funds are given to cooperatives engaged in the plantation sector. The training provided is in the form of training in making simple financial reports for cooperatives. Starting from understanding transaction analysis, accounting terminology, accounting cycles, debit and credit rules, Chart of Accounts (COA), and finally preparing financial statements. Owners or management of cooperatives are very enthusiastic in participating in the training because there are some who just know about the basics of accounting science.
Ageisme sebagai Kekerasan Simbolik pada Perempuan di Tempat Kerja Pitriyani; Aryanti, Tutin
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 6 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/kx1f3n67

Abstract

Perempuan masih menjadi objek diskriminasi, streotip negatif dan prasangka di tempat kerja. Ageisme gender, diskriminasi berdasarkan usia menjadi isu paling serius yang mengancam karier perempuan lanjut usia. Artikel ini secara khusus membongkar realitas ageisme pada perempuan lanjut usia di tempat kerja yang merupakan bentuk kekerasan simbolik pada perempuan. Penelitian ini merupakan analisis literatur dengan metode studi literatur pada 10 jurnal internasional yang berkaitan dengan topik ageisme dari tahun 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi berdasarkan usia atau ageisme lebih banyak dialami oleh pekerja perempuan, ageisme tidak hanya menyerang secara individu namun secara struktur, seperti batas usia bagi pencari kerja, standar kecantikan (lookism), perempuan tidak dianggap sebagai seorang profesional (momism), menjadi target pemecatan dan pensiun paksa, sulitnya peluang karier (glass ceiling), dan ketidaksetaraan upah (pay gap). Ageisme menjadi kekerasan simbolik karena sifatnya yang tidak terlihat dan laten membuat perempuan tidak sadar bahwa mereka sedang mengalami kekerasan atau diskriminasi.