Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Innovation of Processed Baronang Fish as One of The Local Food Products in Gebang Village, Pesawaran Silvia, Ridha; Dewi, Adjeng Permana; Nurfitriani, Desty; Yudiyanto, Yudiyanto; Wakhidah, Anisatu Z.
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7305

Abstract

Gebang Pesawaran Village is an area that occupies a coastal area and has quite abundant marine products, but the potential for utilization is less than optimal and there is no food made from any of the existing marine products. This research aims to explore the potential of rabbitfish itself and to create local food products that are losng-lasting but still nutritious in Gebang Pesawaran Village. It is also an effort to create a variety of food dishes that do not only depend on one type of ingredient, but also utilize a variety of food ingredients. The product made in this research was serundeng with coconut and rabbitfish as the basic ingredients, which was named Seronang. The method used in this research is qualitative with a descriptive approach. The results of the research show that the baronang fish serundeng product is a new food innovation in Gebang Village. This product has passed food chemical test analysis and has a nutritional value information label to make it easier for consumers to consume the product. From the results of chemical food tests, it is known that the nutritional content contained in baronang fish serundeng products includes air content of 5.4481%, glucose 6.1474%, fat 32.8965%, carbohydrates 31.8109%, protein 23.6970%, and vitamins 8.8597%.
Analysis of Elephant-Human Conflict and Community Perceptions Around Conservation Areas on The Island of Sumatra: A Literature Review Magdalena, Ellen Sukma Mega; Suciani, Tanti; Wakhidah, Anisatu Z.
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7612

Abstract

The world's elephant population is experiencing a significant decline and is a serious concern in conservation efforts. Conflicts between elephants and humans are becoming an increasingly widespread problem, especially on the island of Sumatra. This study aims to assess people's perceptions of elephant conflicts, the impacts and the education needed to increase public awareness of the importance of elephants. Through the literature study method, it is known that people's perception of elephant conflict tends to be negative, most people have the perception that elephants are crop pests and must be destroyed. The impact of conflicts between elephants and humans such as damage to agricultural land, death of elephants and humans, and damage to infrastructure. To realize a solution to this conflict, it is necessary to conduct comprehensive educational counseling to the community, such as the implementation of a moratorium on concession licensing, forest enrichment, the formation of effective patrol teams, technological support in monitoring forest changes, and socialization to surrounding communities about elephants. Collaboration between the government, communities, and non-governmental organizations will be beneficial in addressing human-elephant conflicts. With these efforts, it is hoped that disputes between elephants and humans can be minimized and the increasingly threatened elephant population will be maintained and sustainable.
Analisis Dampak, Solusi serta Pencegahan Stunting: Literature Riview Dewi, Adjeng Permana; Rahmadini, Adinda; Setiawati, Julia; Wakhidah, Anisatu Zulkhistianingtias
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.10943

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh terhambatnya penyerapan nutrisi. Permasalahan stunting pada anak berdampak pada buruknya perkembangan motorik, kognitif, dan sosial emosional. Gangguan ini dapat menyebabkan menurunnya prestasi di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi literatur. Semua literatur yang diterbitkan di atas tahun 2009 mengenai kejadian dan pencegahan stunting pada anak dikumpulkan dan dikaji. Sumber perpustakaan yang diteliti berasal dari artikel penelitian yang dipublikasikan dari web pencarian Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah gizi kompleks, dampak dan pencegahan stunting, data yang diambil dari literatur. Balita dengan panjang badan lahir <48cm dan berat badan lahir <2500 gram termasuk bayi stunting atau pendek. Stunting menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang yang menyebabkan peningkatan angka kesakitan, kematian, dan penurunan kemampuan kognitif dan motorik. Memperhatikan jumlah nutrisi dapat menurunkan kejadian stunting. Pencegahan stunting pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengkonsumsi tablet suplemen darah , suplemen (energi, protein, kalsium, zat besi, vitamin A, zinc) dan memberikan ASI eksklusif pada balita. Jika anak sudah terlanjur mengalami stunting, maka harus melakukan pencegahan seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi sayuran seperti brokoli, bayam, wortel, kentang, dan kubis. 
Analisis Dampak, Solusi serta Pencegahan Stunting: Literature Riview Dewi, Adjeng Permana; Rahmadini, Adinda; Setiawati, Julia; Wakhidah, Anisatu Zulkhistianingtias
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.10943

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh terhambatnya penyerapan nutrisi. Permasalahan stunting pada anak berdampak pada buruknya perkembangan motorik, kognitif, dan sosial emosional. Gangguan ini dapat menyebabkan menurunnya prestasi di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi literatur. Semua literatur yang diterbitkan di atas tahun 2009 mengenai kejadian dan pencegahan stunting pada anak dikumpulkan dan dikaji. Sumber perpustakaan yang diteliti berasal dari artikel penelitian yang dipublikasikan dari web pencarian Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah gizi kompleks, dampak dan pencegahan stunting, data yang diambil dari literatur. Balita dengan panjang badan lahir <48cm dan berat badan lahir <2500 gram termasuk bayi stunting atau pendek. Stunting menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang yang menyebabkan peningkatan angka kesakitan, kematian, dan penurunan kemampuan kognitif dan motorik. Memperhatikan jumlah nutrisi dapat menurunkan kejadian stunting. Pencegahan stunting pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengkonsumsi tablet suplemen darah , suplemen (energi, protein, kalsium, zat besi, vitamin A, zinc) dan memberikan ASI eksklusif pada balita. Jika anak sudah terlanjur mengalami stunting, maka harus melakukan pencegahan seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi sayuran seperti brokoli, bayam, wortel, kentang, dan kubis. 
Analisis Dampak, Solusi serta Pencegahan Stunting: Literature Riview Dewi, Adjeng Permana; Rahmadini, Adinda; Setiawati, Julia; Wakhidah, Anisatu Zulkhistianingtias
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.10943

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh terhambatnya penyerapan nutrisi. Permasalahan stunting pada anak berdampak pada buruknya perkembangan motorik, kognitif, dan sosial emosional. Gangguan ini dapat menyebabkan menurunnya prestasi di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi literatur. Semua literatur yang diterbitkan di atas tahun 2009 mengenai kejadian dan pencegahan stunting pada anak dikumpulkan dan dikaji. Sumber perpustakaan yang diteliti berasal dari artikel penelitian yang dipublikasikan dari web pencarian Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah gizi kompleks, dampak dan pencegahan stunting, data yang diambil dari literatur. Balita dengan panjang badan lahir <48cm dan berat badan lahir <2500 gram termasuk bayi stunting atau pendek. Stunting menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang yang menyebabkan peningkatan angka kesakitan, kematian, dan penurunan kemampuan kognitif dan motorik. Memperhatikan jumlah nutrisi dapat menurunkan kejadian stunting. Pencegahan stunting pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengkonsumsi tablet suplemen darah , suplemen (energi, protein, kalsium, zat besi, vitamin A, zinc) dan memberikan ASI eksklusif pada balita. Jika anak sudah terlanjur mengalami stunting, maka harus melakukan pencegahan seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi sayuran seperti brokoli, bayam, wortel, kentang, dan kubis. 
Coastal Community Perception Towards Disaster Mitigation and The Role of Mangrove Ecosystem in Pekon Way Jambu, Pesisir Barat, Lampung Anisatu Z. Wakhidah; Suhendi
Al Jahiz Vol 6 No 1 (2025): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, January-June 2025
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v6i1.10427

Abstract

Coastal communities in Pekon Way Jambu, Pesisir Barat, Lampung, are exposed to tsunami and coastal erosion risks, yet residential development continues in hazardous zones, thereby raising concerns about public awareness and preparedness. This study investigates the perceptions of coastal communities in Pekon Way Jambu, Pesisir Barat, Lampung, regarding disaster mitigation and the ecological and economic functions of mangrove ecosystems. Using a quantitative approach, data were gathered from 75 purposively selected respondents through a validated Likert-scale questionnaire assessing perceptions of coastal settlement, disaster preparedness, mangrove knowledge, and awareness of mangrove benefits. Findings reveal that while the community recognizes it inhabits a coastal area, understanding of tsunami mechanisms and spatial risks is limited. Preparedness is also poor, with little evidence of emergency kits, warning systems, or evacuation routes. However, respondents show moderate to good knowledge of mangroves, particularly their ecological role in wave attenuation and coastal protection. In contrast, awareness of their economic potential—such as for fisheries and ecotourism—remains low. The study highlights the importance of environmental education and community-based initiatives to enhance disaster awareness and ecosystem conservation. Strengthening theoretical and practical knowledge of sustainable mangrove use could serve dual purposes: increasing both community resilience and livelihood opportunities. These findings contribute to the design of ecosystem-based disaster mitigation models relevant to areas like Way Jambu, offering a foundation for collaboration among policymakers, educators, and conservation practitioners working on integrated coastal sustainability.
Effect of Liquid Organic Fertilizer Derived from Catfish Offal Waste and Banana Pseudostems on the Growth of Curly Chili Pepper (Capsicum annuum L. var. longum) Septika Anggraini; Anisatu Z. Wakhidah
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 14 No. 1 (2026): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v14i1.19839

Abstract

This study aimed to analyze the effect of liquid organic fertilizer (LOF) derived from catfish offal waste and banana stems on the vegetative growth of curly chili (Capsicum annuum L. var. longum). The study employed an experimental method using a randomized block design (RBD) with four treatments: P0 (control), P1 (20 mL LOF/L), P2 (40 mL LOF/L), and P3 (60 mL LOF/L), each with six replications. The LOF was applied at a rate of 200 mL per plant weekly. The observed parameters included plant height, leaf number, and leaf width over a four-week period, and the data were analyzed using one-way ANOVA followed by a post hoc test. The results showed that the LOF contained 0.08% N, 0.09% P, and 15.9 mg/L K, and had a significant effect on all measured parameters (Sig. < 0.05). Treatment P1 produced the best results, increasing plant height by 59.9%, leaf number by 43.2%, and leaf width by 21.2% compared with the control. The decline in growth at higher doses indicates the potential for phytotoxicity or nutrient imbalance. Therefore, this organic waste-based LOF was effective at low to moderate doses in enhancing the early vegetative growth of curly chili.