Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Analisis Kualitas Mata Air Lingkok Pancor Untuk Peruntukan Air Bersih di Dusun Jangkar Desa Setungkep Lingsar Kecamatan Keruak Kamasnuri, Umika Nova; Widiyanti, Baiq Liana; Darmawan, Muhammad Iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.21392

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan, tak terkecuali bagi masyarakat di Dusun Jangkar, Desa Setungkep Lingsar Kecamatan Keruak. Masyarakakt di Dusun Jangkar menggunakan air sumur untuk keperluan sehari-hari dan ada juga yang menggunakan sumber mata air. Di Dusun Jangkar terdapat mata air yang bisa digunakan sebagai alternatif memenuhi kebutuhan air saat pasokan air kurang, akan tetapi kualitas dari mata air tersebut belum diketahui dengan pasti karena belum ada studi mengenai hal ini sebelumnya. Tujuan penelitian ini, untuk menguji kualitas dari mata air Lingkok Pancor. Metode penelitian yang dilakukan adalah survei dengan pendekatan Deskriptif Kuantitatif. Uji laboratorium dilakukan dengan memperhatikan tiga parameter yaitu, parameter fisika, kimia, dan biologi. Hasil uji laboratorium dibandingkan dengan standar baku mutu kualitas air menurut PermenKes RI No 32 Tahun 2017 dan PP No. 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan beberapa parameter masih memenuhi standar (warna, suhu, bau, rasa, kekeruhan, kesadahan, nitrat, dan ph) sedangkan parameter yang melewati batas standar baku mutu adalah TDS, BOD, COD, DO, dan Bakteri E-Coli dan deterjen. Nilai parameter yang melebihi standar diduga disebabkan oleh limbah cair domestik karena ada beberapa rumah yang berada tepat di atas lokasi mata air dan kondisi saluran pembuangan limbah yang masih sangat sederhana, menyebabkan perlu adanya penanganan atau pegelolaan terhadap mata air Lingkok Pancor jika memang pemanfaatannya dimasa yang akan dating masih diperlukan. 
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH (SPAB) DUSUN GELOGOR DARI MATA AIR KOKOK TOJANG DESA LENDANG NANGKA KECAMATAN MASBAGIK Suwandi, Bayu; Widiyanti, Baiq Liana; Darmawan, Muhammad Iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.22780

Abstract

                Sistem penyediaan air bersih (SPAB) merupakan tahapan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Tujuan penelitian adalah mendesain SPAB dan membuat rancangan rencana anggaran belanja di Dusun Gelogor, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik. Variabel penelitian yaitu debit mata air, desain rancangan (blueprint), dan (RAB). Teknik analisis data adalah data terkait desain SPAB, penentuan RAB desain perencanaan, dan data respon masyarakat. Hasil penelitian kebutuhan air bersih di Dusun Gelogor Desa Lendang Nangka pada Tahun 2022, untuk kebutuhan domestik 0,29 liter/detik, kebutuhan non-domestik 0,4 liter/detik, kebutuhan air total 0,69 liter/detik, kehilangan air 0,10 lirter/detik, kebutuhan air rata-rata 0,79 liter/detik, kebutuhan air harian maksimum 0,18 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak 1,67 liter/detik. Desain (SPAB) direncanakan berukuran bak penampung air atau reservoir dengan ukuran panjang 2,20 m, lebar 1 m, 1,80 m, dengan kapasitas tampungan sebesar 2,4 m3. Reservoir direncanakan pada daerah ketinggian yang merupakan elevasi tertinggi dari lokasi perencanaan agar bisa dialirkan secara garavitasi. Hasil perhitungan (RAB) untuk (SPAB) hasil total biaya keseluruhan Rp. 256.059.620. Untuk itu perlu adanya semacam kerjasama dengan dinas terkait atau instansi terkait untuk pendanaan perencanaan bangunan SPAB.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK PENGGUNAAN DOMESTIK DI DUSUN GELOGOR DESA LENDANG NANGKA KECAMATAN MASBAGIK Wardini, Baiq Erna Putri; Hartini, Husnayati; Darmawan, Muhammad Iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.22782

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang dibutuhakan secara berkelanjutan. Secara umum air bersih diartikan sebagai air yang layak untuk dijadikan sebagai air baku untuk minum, mandi, mencuci, masak, dan higienitas. Di Dusun Gelogor, kecamatan masbagik memiliki tiga sumber mata air, tetapi sebagaian besar masyarakat memanfaatkan sumber mata air Kokok Tojang untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Penduduk Dusun Gelogor semakin meningkat yang tentunya berpengaruh terhadap peningkatan jumlah kebutuhan air bersih.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan air bersih dalam jangka waktu 10 tahun yang akan datang di Dusun Gelogor. Metode analisis yang digunakan sesuai dengan standar Kriteria Perencanaan Ditjen Cipta Karya PU, (1996) mengenai Kriteria Perencanaan Air Bersih . Hasil penelitian menunjukkan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 0,85 pada tahun 2031 jumlah penduduk 7439 jiwa dengan kebutuhan air sebesar 557,925 liter/hari melihat rata-rata debit bulanan mata air Kokok Tojang sebesar 0,88 m3/detik mata air Kokok Tojang diprediksi tidak memenuhi kebutuhan air penduduk sampai tahun 2031.
Analisis Kualitas Sanitasi Lingkungan Kolam Renang Tirta Madani Jobong Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur Rahmawati, Maulidia; Widiyanti, Baiq Liana; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.22835

Abstract

Penelitian tentang sanitasi lingkungan pada kolam renang, dengan memperhatikan aspek-aspek tertentu, seperti menjaga kondisi lingkungan kolam renang untuk tetap bersih, menjaga kualitas air, kelengkapan fasilitas dan sarana umum lainnya untuk memenuhi syarat kesehatan lingkungan.
Analisis kualitas hygiene sanitasi pasar tradisional masbagik kabupaten lombok timur dawang, yoni rega; putra, agus muliadi; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.23180

Abstract

Sanitasi lingkungan
ANALISIS TINGKAT BAHAYA BANJIR BANDANG KECAMATA SAMBELIA Susanti, Dwi Rahayu; putra, agus muliadi; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.24895

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang dalam jangka panjang bertujuan untuk memberikan yang jelas mengenai kondisi DAS di kecamatan Sambelia dan memberikan gambaran mengenai potensi bahaya banjir bandang. Untuk mencapai tujuan dan target tersebut, maka dalam penelitian ini akan digunakan dengan penelitian deskriptif kualitatif dengan bantuan sistem informasi geografis (SIG). Dalam penelitian ini tingkat bahayanya diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan yaitu Kelas Tingkat bahaya Rendah, Sedang dan Tingkat bahaya Tinggi. Kelas tingkat bahaya tinggi semuanya berada pada bagian hilir sedang klasifikasi bagian rendah berada di bagian hulu dan untuk klasifikasi bagian sedang transisi diantara keduanya dan banyak juga menyebar dibagian hilir. Adapun penyebab dari potensi terjadinya banjir bandanag adalah tingginya curah hujan hingga menyebabkan tanggul jebol. Penggunaan lahan tidak berpengaruh secara signifikan jika terlihat dari penggunaan lahan, semua penggunaan lahan dalam gambaran spasial ini masih kelihatan stabil sesuai dengan fungsinya terutama hutan masih tetap menjadi hutan dan tidak ada perubahan penggunaan lahan pada bagian hulunya. Akan tetapi jenis hutan dan di bagian ini adalah jenis hutan sabana, dan dari analisis ini juga dapat diidentifikasi bahwa jaringan sungai yang terlalu pendek dan curam hinga, aliran cepat nyampai kebawah, sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi air akan cepat sampai kebawah dengan masih keras, sehingga banyak menggerus material atau pohon-pohon dari hulu hingga terjadilah banjir bandang.                  
ANALISIS KESESUAIAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT MEDIS PUSKESMAS KORLEKO KABUPATEN LOMBOK TIMUR DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN NOMOR 56 TAHUN 2015 Rilliyani, Dinda Rilliyani; haritini, husnayati; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.25091

Abstract

Korleko Health Center is a community health center located in the East Lombok area. Based on the initial information obtained from the place is that the Health Center does not manage its own waste but uses the services of a second party through collaboration between B3 waste management service facilities. Korleko Health Center can produce solid medical waste ranging from ± 25 kg/month. Where if waste is not handled properly, it can cause accumulation in large quantities and can pose a risk of disease in the health center environment. There has been no related research that has conducted research on implementation techniques for solid waste management at the health care. Therefore, there is a need for an analysis of how solid medical waste is managed at the Korleko Community Health Center properly and correctly, and whether it is in accordance with the provisions of Minister of Environment and Forestry Regulation Number 56 of 2015. this research aims  to  analyze  management  of  medical  solid  waste  at  the  Communit y  Health  Center.  The research method used is qualitative descriptive research. Data collection techniques include observation, open interview, and structured interviews. The results of this research shows that the medical solid waste management process is almost complete and implemented properly and correctly,  but  there are several aspects that  have not  been  fulfilled,  like  no  use of complete personal protective equipment such as aprons, special transportation lanes and moving waste that is sometimes not used and waste transport equipment that is not cleaned using a disinfectant compound
Perencanaan Sistem Distribusi Air PAMDES di Desa Songak Kecamatan Sakra Menggunakan Software EPANET 2.0 Hasan, Naufal Aulandi Hasan; Darmawan, Muhammad Iman; Baiq Liana, Widiyanti
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.28669

Abstract

Penelitian berfokus pada perencanaan sistem distribusi air PAMDES di Desa Songak, Kecamatan Sakra, menggunakan software EPANET 2.0. Tujuan penelitian adalah memberikan solusi pengoptimalan layanan air bersih bagi calon pelanggan baru PAMDES melalui analisis perbandingan dua opsi sambungan baru (sistem bercabang dan sistem melingkar). Metode penelitian menggunakan observasi lapangan Untuk mengetahui kondisi eksisting system jaringan distribusi PAMDES, wawancara kepada pengelola PAMDES dan calon pelanggan baru, pemetaan jaringan eksisting, dan dilanjutkan dengan simulasi menggunakan software EPANET 2.0 untuk dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai dua opsi sistem yang ditawarkan pada calon pelanggan baru. Hasil menunjukkan bahwa kedua opsi sistem memenuhi standar teknis Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/2007. Sistem bercabang menunjukkan kecepatan aliran sedikit lebih tinggi (0,30 m/s dan 0,28 m/s) dengan panjang pipa lebih pendek, sementara tekanan air relatif sama (2,62 atm). Analisis terhadap kedua opsi selain mempertimbangkan aspek teknis, juga memperhatikan aspek ekonomi, fleksibilitas, dan potensi pengembangan jaringan distribusi. Penelitian menyimpulkan pemilihan sistem harus disesuaikan dengan kondisi spesifik lingkungan tempat tinggal dan kebutuhan calon pelanggan. Rekomendasi diberikan untuk membantu pengambilan keputusan. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan keberlanjutan sistem distribusi air PAMDES di Desa Songak.          
A ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS PADA JALAN RAYA JENGGIK – TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT. Nur Pathi Nova Rina, Baiq; Darmawan, Muhammad Iman; Susanti, Dwi Rahayu
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.28743

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan transportasi semakin meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan penggunaan kendaraan bermotor dan polusi, termasuk polusi suara. Jalan Raya Jenggik-Terara sebagai jalur utama yang menghubungkan beberapa wilayah mengalami lonjakan arus lalu lintas. Hal ini mengakibatkan kebisingan dari mesin kendaraan, klakson, dan aktivitas lainnya, sehingga mengganggu kenyamanan warga, mengganggu tidur, menurunkan kualitas hidup, dan mengganggu konsentrasi, terutama di sekolah dan kantor pemerintahan di sekitarnya. Penelitian ini mengukur tingkat kebisingan kendaraan bermotor di tiga titik di Jalan Raya Jenggik-Terara, yaitu simpang empat Desa Rarang, simpang empat Desa Kalianyar, dan depan SMAN 1 Terara. Pengukuran dilakukan pada bulan September 2024 dengan menggunakan alat Sound Level Meter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua dari tiga lokasi memiliki tingkat kebisingan melebihi baku mutu yang ditetapkan (60-65 dBA), sedangkan satu lokasi memenuhi baku mutu pada tingkat kebisingan terendah namun melebihi batas pada tingkat kebisingan puncak. Kesimpulannya, tingkat kebisingan lalu lintas di area tersebut, terutama di dua lokasi, berdampak negatif terhadap kenyamanan dan kualitas hidup penduduk, serta mengganggu lingkungan sekitar sekolah dan kantor pemerintah. Kata kunci: Kebisingan, Lalu Lintas, Jalan Raya, Alat Pengukur Tingkat Suara.