Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PENGARUH JENIS SUMBER NITROGEN PADA PEMBUATAN OLYHYDROXYBUTYRATE DARI GLUKOSA MENGGUNAKAN BAKTERI Bacillus cereus Yustinah Yustinah; Misri Gozan; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polyhydroxybutyrate (PHB) adalah salah satu bahan baku plastik biodegradabel. Bakteri memproduksi PHB di dalam selnya, sebagai cadangan sumber carbon dan energi untuk pertumbuhannya, pada saat pasokan nutrisi tidak seimbang. Sifat PHB mirip dengan sifat polypropylene (PP) yang merupakan bahan baku plastik berbasis petrokimia. Selain itu PHB juga bersifat renewable, ramah lingkungan dan biokompatibel. Salah satu nutrisi untuk pertumbuhan bakteri adalah Nitrogen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis sumber Nitrogen terhadap pertumbuhan sel bakteri dan  kadar PHB yang diperoleh.Pembuatan PHB dilakukan secara proses fermentasi. Mula-mula glukosa sebagai sumber karbon dan larutan Mineral Salt Medium (MSM), ditambah dengan sejumlah sumber nitrogen (Tripton, Pepton, Ammonium Sulfat, Ammonium Chlorida). Larutan selanjutnya disterilisasi menggunakan autocalve. Setelah medium dingin ditambahkan sejumlah 10% vol bakteri  Bacillus cereus. Selanjutnya medium dilakukan proses fermentasi selama 96 jam. Setelah fermentasi selesai dilakukan pemanenan untuk pemisahan sel biomass dari filtratnya dengan cara centrifugasi. Filtrat yang diperoleh dianalisa kandungan gula reduksi, sedangkan sel biomass dianalisa kadar PHB. Hasil penelitian menunjukkan fermentasi oleh bakteri Bacillus cereus menggunakan sumber nitrogen Tripton, menghasilkan berat sel kering yang banyak, yaitu 5,391 g/L, dan  produksi PHB sedikit, yaitu 11,2%. Sedangkan pada fermentasi menggunakan sumber nitrogen Pepton, menghasilkan berat sel kering sedikit (3,031g/L), tetapi produksi PHB banyak (19,6%).  Kata Kunci: Polyhydroksibutyrate, Bacillus cereus, plastik biodegradabel, sumber nitrogen
SINTESIS POLILAKTIDA (PLA) DARI ASAM LAKTAT DENGAN METODE POLIMERISASI PEMBUKAAN CINCIN MENGGUNAKAN KATALIS LIPASE Rahmayetty Rahmayetty; Dhena Ria; Anton Irawan; Endang Suhendi; Sukirno Sukirno; Bambang Prasetya; Misri Gozan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkurangnya sumber daya fosil dan meningkatnya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer telah   memfokuskan   perhatian   pada   pengembangan   plastik   berbasis   bio.         Upaya   tersebut   dilakukan  dengan   memanfaatkan   bahan-bahan   biologis          untuk   dikonversikan   menjadi      polimer   biodegradable ramah lingkungan. Polilaktida (PLA) merupakan polimer yang serbaguna, biodegradable dan berasal  dari  sumber     daya   terbarukan   sehingga   berpotensi     untuk   dikembangkan       sebagai   pengganti    plastik konvensional.     Pembuatan polilaktida (PLA) dari asam laktat dengan metode polimerisasi pembukaan  cincin    dilakukan     menggunakan        3   tahapan    proses    yaitu   polikondensasi,      depolimerisasi     dan polimerisasi.    Polikondensasi       menghasilkan       oligomer    PLA,    depolimerisasi      mengubah      oligomer menjadi senyawa siklik ester (laktida) dan polimerisasi laktida menghasilkan PLA.  Salah satu faktor yang mempengaruhi         berat molekul PLA adalah optical purity laktida. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan  konsentrasi   katalis  optimum  dalam pembuatan  laktida  melalui   tahapan   polikondensasi  dan   depolimerisasi   serta   menghasilkan   PLA   dengan   metode   polimerisasi   pembukaan   cincin   laktida menggunakan   katalis   lipase     Candida   rugosa      1%(b/b).   Tahapan   penelitian   meliputi   polikondensasi                                              o  asam   laktat pada  temperatur 150-180 C selama 4 jam, depolimerisasi berlangsung tanpa  katalis dan                                                                                                    o  dengan variasi konsentrasi katalis SnCl2  0,05; 0,1; 0,2 % (b/b) pada temperatur 210 C, tekanan vakum                                                                                                 o  selama 3 jam serta polimerisasi laktida dengan variasi temperatur 45, 70 dan 90  C. Dari hasil analisa  1HNMR didapatkan spektrum H kuartet dan H doblet dari laktida berada pada pergeseran proton 5,07-  5,02 ppm dan  1,65-1,68 ppm. Spektrum ini menandakan bahwa  laktida yang dihasilkan  mempunyai  optical purity L-laktida. Temperatur polimerisasi mempengaruhi berat molekul PLA yang dihasilkan. Berat   molekul   PLA   yang   dihasilkan  semakin   tinggi   seiring   dengan  semakin   tingginya   temperatur polimerisasi.   Berat   molekul   PLA   yang   dihasilkan   maksimum   sebesar   2833   gr/mol   pada   temperatur                   o polimerisasi 90 C. Kata kunci: laktida, lipase, Candida rugosa, oligomer, polilaktida
Co-Authors -, Abdurachman Abdul Haris Achmadin L. Machsun Ahmad Fauzantoro Amelia, Fanny Andre Fahriz Perdana HARAHAP Andre Fahriz Perdana Harahap Andri Pramesyanti Pramono Anondho Wijanarko Anondho Wijanarko Anton Irawan Arief Budi Witarto Arif Rahman Bambang Heru Susanto, Bambang Heru Bambang Prasetya Bambang Prasetya Bambang Prasetya Basra Ahmad Amru Cut Nanda D. R. Barleany Dedy Alharis Nasution, Dedy Alharis Denia Apriliani RAHMAN Dianursanti Endang Suhendi, Endang Eny Kusrini Faikul Umam Fajriati Zulfa Fita Sefriana Galih Rineksa Halimah Anggi Rahmani Hardi Putra Harijanto, Fransiskus Xaverius Ray Setiadharma Haris, Abdul Haryoto Kusnoputranto Heri Hermansyah Heri Hermansyah Heriyanti Huwaida, Ariqah Iffah Izzah Nur Fatimah Josia Simanjuntak Kazuhiro Asami Kazuhisa Ohtaguchi Kitakawa, Naomi Shibasaki Kori Yati Kori Yati Lischer, Kenny Lusi Dwita Lusi Putri Dwita M Baiquni M Baiquni M Baiquni M Samsuri M Samsuri, M M. Baiquni Mahdi Jufri Mardias, R. Mardiastuti Mardiastuti Mardiastuti Wahid Marito, Olivia Yolanda Maya Lukita, Maya Meiskha Bahar Mochamad Yusuf Efendi, Mochamad Yusuf Mohammad Mohammad Mohammad Nasikin Mohammad Nasikin Momoji Kubo, Momoji Muhammad Arif Darmawan Muhammad Yusuf Arya Ramadhan Mujtahid Imaduddin Nurahman Muryanto Muryanto Muryanto, Muryanto Nadia Chrisayu Natasha Nanda, Cut Naomi Shibasaki-Kitakawa, Naomi Nasihin Saud Irsyad Nasikin, M. Nizar Amir Nur Fatimah, Izzah Oktania Sandra Puspita Penjit Srinophakun Praswasti P. D.K Wulan, Praswasti P. D.K Praswasti PDK Wulan Praswasti Wulan, Praswasti Primanti, Afthina R Mardias R Mardias, R Rachmadhi Purwana Rahmayetty Rahmayetty Rahmayetty, Rahmayetty Ramadhan, Varrel Ariasatya Renny S. Mokodongan Renny S. Mokodongan Rita Arbianti Roekmijati Soemantojo, Roekmijati Roekmijati W. Soemantojo, Roekmijati W. Roekmijati Widaningroem Soemantojo Samsuri, M. Setiawan, Mia Sari Sheila Azelya Fernanda Shella Wu, Shella Siswa Setyahadi Siswa Setyahadi Siti Nurbayti Sri Budi Harmami Sukirno Sukirno Sukirno Sukirno Tania Surya Utami Teguh Wikan Widodo, Teguh Wikan Toshiy Yonemoto, Toshiy Wahyu, Fiki Milatul Wijanarko, A. Yanni Sudiyani Yemirta Yemirta Yudan Whulanza Yudhi Nugraha Yuli Panca Asmara Yuliusman Yuliusman Yusraini Dian Inayati Siregar Yustinah Yustinah