Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENYULUHAN INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA PISANG BEREBUS KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Chezy Vermila; Jamalludin Jamalludin; Meli Sasmi; Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Nariman Hadi; Gustia Kusuma Wardani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3907

Abstract

Komoditas hortikultura di Desa Pisang berebus belum dimanfaatkan secara optimal dikarenakan hasil panen yang langsung dijual kepasar, sehingga produk yang dihasilkan tidak dapat bertahan lama, sehinga diperlukan penanganan dari produk yang mana salah satunya adalah dengan memberikan informasi teknologi dan memberikan pengetahuan serta keterampilan masyarakat desa mengenai usaha diversifikasi produk tanaman hortikultura. Upaya tranfer informasi teknologi pengolahan tanaman hortikultura melalui kegiatan penyuluhan. kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan melalui penyuluhan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam peningkatan manfaat serta peningkatan ekonomi keluarga melalui pengolahan produk hortikultura skala rumah tangga Saus merupakan salah satu produk pasta yang cukup dikenal dan digemari dimasyarakat. Produk tersebut dapat diolah melalui teknologi sederhana ditingkat rumah tangga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif dikarekana respon dari pada ibu-ibu/kelompok tani Wanita ini sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang mana materi yang diberikan sangat sederhana dan mudah dimengerti dan dilakukan oleh mereka, dan memberikan peluang baru bagi kelompoktani dalam memanfaatkan hasil tanaman mereka yang awalnya mudah rusak menjadi produk yang bisa bertahan lama.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM PEMASARAN PRODUK HASIL PERTANIAN OLEH PETANI MILENIAL Gustia Kusuma Wardani; Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Chezy WM Vermila; Nariman Hadi; Jamaludin Jamaludin; Finu Audian A
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4497

Abstract

Banyaknya penduduk Indonesia yang bekerja di bidang pertanian, membuat munculnya berbagai permasalahan di bidang ini. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan pemasaran produk pertanian. Dengan permasahalan yang ada, petani milenial harus dapat memanfaatkan smartphone dan menggunakan suatu aplikasi yang mendorong untuk keberlangsungan pertanian di ndonesia. Pemasaran digital memungkinkan pembeli memperoleh seluruh informasi mengenai produk dan bertransaksi melalui internet, dan memungkinkan penjual untuk memantau dan menyediakan kebutuhan serta keinginan calon pembeli tanpa batasan waktu dan geografis. Petani milenial juga harus mampu menilai dan memahami apa yang diiginkan oleh konsumen, dalam hal ini dapat dikembangkan melalui system pengemasan hasil produk pertanian. Pada dasarnya pengemasan akan berpengaruh terhadap penilaian atas produk dan hasil yang akan diperoleh oleh petani. Berdasarkan kondisi permasalahan diatas, tim PKM Program Studi Agribisnis Universitas Islam Kuantan Singingi menawarkan program Pelatihan metode pemasaran dan pengemasan produk pertanian bagi siswa Sekolah Menengah Atas kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan penyuluhan pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk hasil pertanian bagi petani milenial dalam rangka pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan sangat baik. Peserta sangat antusias dan interaktif dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan peragaan pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produl hasil pertanian. Dari segi pengetahuan, wawasan, dan keterampilah siswa dalam pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk hasil pertanian yang semula masih minim, setelah mengikuti kegiatan penyuluhan siswa dapat memahami konsep-konsep pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk hasil pertanian
SOSIALISASI MANFAAT BUMDes HARAPAN MAKMUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Melisasmi Melisasmi; Nariman Hadi; Chezy WM Vermila; Jamalludin Jamalludin; Gustia Kusuma Wardani; Finu Audian A; Berli Eka Pratama
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4817

Abstract

Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi dengan target masyarakat, pengurus Bumdes, penyuluh, kelompok tani ternak dan aparat pemerintahan desa. Masyarakat pelaku usaha seperti perdagangan (pupuk) dan jasa (jaringan). Kegiatan PkM dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes bagi peningkatan pembangunan dan peningkatatan kesejatraan dan kemakmuran masyarakat secara adil dan merata. Melalui peningkatan pemasukan pendapatan asli desa (PADes) dengan kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang dengan memperhatikan dan menerapkan faktor pendukung kegiatan usaha. Dengan demikian kegiatan PkM diselenggarakan berupa sosialisasi mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes serta sosialisasi mengenai manajemen SDM yang profesional dalam mengelola BUMDes di desa. Sosialisasi tersebut disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi pengurus BUMdes di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pra survei, pembentukan tim, pembuatan dan pengajuan proposal, koordinasi tim dan mitra serta persiapan alat dan bahan sosialisasi. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan program berupa sosialisasi. Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan (pemaparan materi) dan diskusi. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Setelah itu, dilakukan penyusunan laporan untuk selanjutnya dilakukan publikasi. Hasil dan luaran kegiatan PkM setelah sosialisasi yaitu pertama, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai fungsi BUMDes. Kedua, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman berkaitan keberadan BUMDes untuk peningkatan pembangunan dan peningkatan pemasukan PADes Tebing Tinggi. Ketiga, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai mekanisme pendirian dan pelaksanaan BUMDes
Persepsi Masyarakat terhadap Pengaruh Bumdes dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Melisasmi Melisasmi; Gusti Marlina; Mahrani Mahrani; Finu Audian A; Berli Eka Pratama
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.4940

Abstract

The research objectives to be achieved are to: Analyze the Influence of Village-Owned Enterprises on Community Economic Development in Tebing Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency and Identify community perceptions of the influence of Harapan Makmur Village-Owned Enterprises (BUMDes) in community economic development in Tebing Tinggi Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency. Data was collected directly at the research location through observation and interviews with Ms. Melisasmi, the manager of a village-owned enterprise (BUMDes) in Tebing Tinggi Village, Benai District. The required sample size was calculated using the Slovin formula. A total of 94 respondents were selected. Based on the results of research that has been conducted on public perception of the influence of BUMDes in the development of the community's economy in Tebing Tinggi Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency, where the total score is 251.27% with an average score of 83.76%. Community economic development through BUMDes is the highest score result compared to the other 3 variables that influence public perception of the influence of BUMDes in community economic development, namely with an average score of 88.24%. This shows that community economic development through BUMDes is something that has a very large influence on the development of the community's economy towards the existence of BUMDes. While internal factors are the lowest average score results compared to the other 3 variables that influence public perception of the influence of BUMDes Harapan Makmur, which is only 80.05%. While for external variables with an average score of 82.94%.
Analisis Rantai Nilai Industri Kopi Liberika Dan Kopi Luwak Kabupaten Kepulauan Meranti Gustia Kusuma Wardani; Meli Sasmi; Haris Susanto
Baselang Vol 6, No 1: APRIL 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v6i1.308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan strategi kompetitif yang berkelanjutan bagi Usaha Kopi dengan Menganalisis rantai nilai produk industri kopi liberika dan kopi luwak  di usaha kopi nurjaya. Hasil penelitian rantai nilai menunjukan aktivitas utama dan pendukung pada rantai nilai yaitu A) logistik masuk yakni bahan baku yang diperoleh setiap musim panen, B) operasi yaitu pengolahan pada usaha kopi Nurjaya ini menggunakan proses semi mekanis, C) logistik keluar yang berdasarkan kelancaran pemasaran, D) pemasaran dan penjualan dilakukan pengelola sendiri dan pengiriman ke luar daerah dan ke luar negeri dilakukan dengan bantuan jasa pengiriman barang yang ada di kota Selat Panjang. Pemasaran yang dilakukan pada Usaha Kopi Nurjaya adalah bentuk penjualan yang tergantung pada permintaan konsumen. Pola rantai produksi kopi Nurjaya di mulai dari petani, pelaku usaha, dan konsumen. Marjin pemasaran rantai nilai produksi kopi Liberika adalah 78,6 persen dan efisiensi pemasaran memiliki nilai 50 persen, untuk kopi luwak adalah 90,40 persen marjin pemasaran dan efisiensi pemasaran memiliki nilai 21,27 persen.
PENGEMBANGAN KAPASITAS PEMUDA DALAM PENGOLAHAN BERAS : PACKING HINGGA PEMASARAN MELALUI BUMDES HARAPAN MAKMUR Gustia Kusuma Wardani; Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Chezy WM Vermila; Nariman Hadi; Aditia Nurdiansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3239-3247

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda desa dalam pengolahan beras melalui kegiatan pelatihan pengemasan (packing) dan pemasaran berbasis kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Harapan Makmur Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknik pengemasan produk yang efisien dan pelatihan strategi pemasaran digital. Sasaran kegiatan adalah kelompok pemuda yang memiliki minat dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam proses pengemasan beras yang lebih menarik, higienis, dan memiliki nilai tambah ekonomi. Selain itu, peserta mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi produk. Keterlibatan BUMDes Harapan Makmur Desa Tenging Tinggi Kecamata Benai berperan penting dalam memperluas akses pasar dan memperkuat keberlanjutan usaha yang dikembangkan oleh pemuda desa. Program ini memberikan kontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan kelembagaan desa.