Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Novi Yeanti; Zulhendri; Muhammad Syahrul Rizal; Romi Laspita; Melvi Lesmana Alim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.35466

Abstract

The purpose of this study is to improve students' early reading skills through the use of picture word cards in grade 1 at UPT SDN 024 Limau Manis in the 2024/2025 academic year. The type of research used is classroom action research. The subjects of this study are 15 students, while the objects of this study are picture word cards and improving students' early reading skills. The study was conducted over two cycles, with each cycle consisting of two meetings. The data collection techniques used in this study were observation, testing, and documentation. Based on the increase in the number of students who met the criteria for achieving learning objectives (KKTP) and the improvement in class average scores and classical scores. The classical completion rate in Cycle I Session I was 46.66%, in Cycle I Session II 53.33%, and in Cycle II Session I 66.67%, then in Cycle II Session II 93.34%. Based on the research results, it can be concluded that the use of illustrated word cards can enhance the reading skills of first-grade students at UPT SDN 024 Limau Manis.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Operasi Hitung Bilangan Bulat kelas V SD Negeri 021 Bangkinang Jusmainur Jusmainur; Zulhendri Zulhendri
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jpt.v1i1.142

Abstract

The purpose of this study is to determine where the location of difficulty and factors that cause difficulties in learning mathematics on the subject of integer count operation. Research subjects are taken that is class V which has the average value of mathematics still under Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM). Data collection methods used were test method, observation method, interview method. The test method is used to obtain student completion data on the counting integer counting material in the form of essay 10 items. Observation method is used to determine the condition of subjects during the learning activities of mathematics and to know the factors that can affect the learning process of mathematics. And interview method is done to know clearly problem faced by student when study material counting integer. From the data of final analysis result, the percentage of students difficulties in skill 50% including enough category, difficulties in understanding the concept of 23.3% including less category and difficulty in problem solving by 20% including less category. So expect teachers in shaping the pattern of teaching mathematics is not solely shown in the students' skills in solving the problem. But more important is how to invite students to understand and understand and master the existing concepts well and correctly, so that students do not have difficulty in learning mathematics.
Penerapan Media Permainan Monopoli untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Pancasila Ilham Maulana Hijrah; Musnar Indra Daulay; Ramdhan Witarsa; Zulhendri Zulhendri; Hanisa Haris
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4432

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa pada pembelajaran Pancasila di kelas IV SDN 003 Langgini, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar menjadi permasalahan yang perlu segera diatasi. Salah satu alternatif untuk meningkatkan minat belajar siswa adalah melalui penerapan media permainan monopoli yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pancasila melalui penerapan media permainan monopoli yang berisi soal-soal materi Pancasila dan dilengkapi kartu tantangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2025 dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa kelas IV yang terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa mengalami peningkatan dari pra tindakan ke siklus I sebesar 17,5%, dan meningkat kembali dari siklus I ke siklus II sebesar 40%. Dengan demikian, penerapan media permainan monopoli dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pancasila di SDN 003 Langgini dengan total peningkatan sebesar 57,5%.
Tingkat Kebugaran Jasmani AtlePenelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kebugaran jasmani atlet taekwondo kyorugi pemula doojang Fast Fighter Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan jumlaht Taekwondo Kyourugi Pemula Doojang Fast Fighter Pekanbaru Etika Yusrina; Adityawarman Hidayat; Zulhendri Zulhendri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kebugaran jasmani atlet taekwondo kyorugi pemula doojang Fast Fighter Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah populasi sebanyak 12 atlet dengan penarikan teknik total sampling dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebugaran jasmani atlet taekwondo kyourugi pemula doojang Fast Fighter Pekanbaru secara rinci, sebanyak 0 atlet (0%) mempunyai kebugaran jasmani baik sekali, 2 atlet (0,17%) mempunyai kebugaran jasmani baik, 7 atlet (0,58%) mempunyai kebugaran jasmani sedang, 2 atlet (0,17%) mempunyai kebugaran jasmani kurang, dan 1 atlet (0,08%) mempunyai kebugaran jasmani kurang sekali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa atlet taekwondo kyourugi pemula doojang Fast Fighter Pekanbaru memiliki kebugaran jasmani sedang.
Pembelajaran Sosial Emosional Dalam Kurikulum Indonesia: Tinjauan Literatur dan Implikasinya Joni Joni; Zulhendri Zulhendri; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1180

Abstract

Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) merupakan pendekatan strategis dalam pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan emosional. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah konsep, posisi, implementasi, tantangan, serta strategi penguatan PSE dalam konteks kurikulum Indonesia, khususnya Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial emosional telah diintegrasikan dalam dokumen kurikulum, terutama melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, ketidaksinambungan kebijakan, dan ketimpangan antar wilayah. Oleh karena itu, strategi integratif dalam pembelajaran tematik, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan PSE dalam sistem pendidikan Indonesia. Kajian ini memberikan implikasi penting baik secara teoretis maupun praktis dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter nasional.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Nurjanna Amini; Zulfah; Astuti; Molli Wahyuni; Zulhendri
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1082

Abstract

The mathematical problem-solving ability of grade VIII students at SMPN Bangkinang is still low. This is evident from the average daily test scores, which remain below the Minimum Completeness Criteria of 70. This study aims to analyze the effect of using the Team Assisted Individualization (TAI) learning model on the mathematical problem-solving ability of grade VIII students at SMPN 1 Bangkinang. This research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of two classes: an experimental class that implemented the TAI learning model and a control class that used conventional learning. The research instruments included a mathematical problem-solving test and observation sheets. The results of this study indicate that there is a difference in mathematical problem-solving ability between students who used the cooperative learning model type Team Assisted Individualization (TAI) and students who used conventional learning. This was proven by the Mann-Whitney U test on posttest data, in which the experimental class had an average score of 33.63, while the control class only scored 15.38. The significance value of 0.020 < 0.05 indicates that the difference is statistically significant. The effect of the cooperative learning model type TAI on problem-solving ability is categorized as very high. This is evidenced by the effect size calculation result of 1.3020, which, according to the effect size interpretation criteria, falls into the very high category. Thus, the implementation of the TAI model has a strong effect on improving students’ ability to understand problems, design solution strategies, and evaluate answers systematically.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SMP Negeri 2 Kuok Elmi Sapitri; Zulfah Zulfah; Astuti Astuti; Zulhendri Zulhendri; Adityawarman Hidayat
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1083

Abstract

This study aims to investigate the effect of the cooperative learning models Teams Games Tournament (TGT) on the mathematical problem-solving abilities of seventh-grade student at SMP Negeri 2 Kuok. The background of this research stems from students low ability to solve mathematical problems that require logical and systematic thinking. This study employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The research subjects consistend of two classes: the experimental class, which was tought using the TGT model, and the control class, which was taught using conventional methods. The results showed a significant difference in mathematical problem-solving abilities between students taught using the TGT model and those taught using conventional methods. Additionally, there was a significant improvement in students, problem-solving skills after implementing the TGT model. Therefore, the TGT learning model is effective in enchancing students’ mathematical problem-solving abilities.
Penguatan Pemahaman Asesmen Catatan Anekdot dan Running Record bagi Guru TK An-Nur Desa Sungai Simpang Dua Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Ade Yelda Hastriati; Zulhendri Zulhendri; Dedi Ahmadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2140

Abstract

This community service activity aimed to strengthen the understanding of TK An-Nur teachers in Sungai Simpang Dua Village, Kampar Kiri Hilir District, Kampar Regency, regarding authentic assessment in early childhood education, particularly Anecdotal Records and Running Records. The activity was based on preliminary observations showing that teachers’ understanding of child development assessment techniques was not yet optimal, resulting in unsystematic documentation of children’s development. The method consisted of preliminary observation, coordination with partners, counseling, training, assessment instrument practice, mentoring, evaluation, and reflection. The materials covered early childhood assessment concepts, authentic assessment principles, procedures for preparing Anecdotal Records and Running Records, and the use of assessment results as the basis for learning follow-up. The results indicated that participants gained a better understanding of authentic assessment and began to prepare examples of Anecdotal Records and Running Records based on the cases provided. The activity also increased participants’ awareness of the importance of objective, systematic, and continuous documentation of child development.
Penerapan Metode Eksperimen Melalui Kegiatan Pencampuran Warna Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B Di Tk Tunas Harapan Suriyani Suriyani; Musnar Indra Daulay; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Zulhendri Zulhendri
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak Kelompok B di TK Tunas Harapan, khususnya dalam mengenal warna primer, melakukan pencampuran warna, serta menyebutkan hasil pencampuran warna. Indikator kemampuan kognitif yang diteliti meliputi kemampuan anak dalam mengenal dan menyebutkan warna primer, mengidentifikasi hasil pencampuran dua warna primer menjadi warna sekunder, melakukan kegiatan pencampuran warna secara mandiri, serta menyebutkan dan mengelompokkan hasil pencampuran warna. Permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi, serta kurangnya pemberian pengalaman belajar secara langsung kepada anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan metode eksperimen melalui kegiatan pencampuran warna, sehingga anak dapat belajar secara aktif melalui proses mengamati, mencoba, dan menemukan sendiri hasil pencampuran warna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui penerapan metode eksperimen pada kegiatan pencampuran warna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B yang terdiri atas 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada pra tindakan, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 20,00%, meningkat menjadi 60,00% pada Siklus I, dan kembali meningkat menjadi 93,33% pada Siklus II. Hasil tersebut telah mencapai dan melampaui target indikator keberhasilan penelitian yang telah ditetapkan, sehingga penelitian dinyatakan berhasil dan dihentikan pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan metode eksperimen melalui kegiatan pencampuran warna terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak Kelompok B di TK Tunas Harapan.