Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

OPTIMALISASI KESEHATAN LANSIA DENGAN EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA MASA MENOPAUSE DI WILAYAH RW 03 KELURAHAN PULOGEBANG KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR Syaripah, Rosita; Fauziah Amizuar, Yulia; Chasanah, Uswatul; Kurnia Sari, Laila; Dian Marlina, Endah; Munawarah, Raudhatul
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | Desember 2025 - Februari 2026
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan fase fisiologis alami dalam siklus reproduksi wanita yang umumnya terjadi pada usia 45–55 tahun. Penurunan hormon estrogen dan progesteron pada masa ini berdampak pada perubahan fisik, psikologis, serta metabolisme tubuh. Salah satu konsekuensi penting dari berkurangnya estrogen adalah meningkatnya risiko osteoporosis, yang dapat menimbulkan kecacatan, kematian, serta beban biaya kesehatan yang tinggi. Minimnya akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan media edukasi yang mudah dipahami menjadi tantangan dalam penanganan masalah kesehatan pascamenopause. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita usia 40–55 tahun, khususnya kelompok lansia 45–50 tahun, mengenai kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi seimbang pada masa menopause. Metode yang digunakan meliputi penjajakan dan koordinasi dengan mitra, skrining pengetahuan awal (pre-test), penyuluhan interaktif, diskusi aktif, serta pelatihan penyusunan menu gizi seimbang. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan pre-eksperimental. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan pada tahap awal, dengan 57,5% peserta berada pada kategori kurang. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana 90% peserta memiliki pengetahuan baik dan tidak ada lagi yang termasuk kategori kurang. Hal ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pemahaman terkait kesehatan menopause. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat juga dilakukan pengembangan modul digital interaktif, pelatihan kader kesehatan sebagai pendamping lokal, serta perluasan jejaring kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan organisasi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan program edukasi kesehatan reproduksi bagi wanita pascamenopause.
Literature Review: Factors Affecting Antenatal Care Visits Winancy, Winancy; Munawarah, Raudhatul
Journal of Economics and Public Health Vol 4 No 4 (2025): Journal of Economics and Public Health: December 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v4i4.7442

Abstract

Antenatal care (ANC) visits play a crucial role in reducing maternal and neonatal morbidity and mortality. However, the utilization of ANC services remains inconsistent and is influenced by multiple interrelated factors. This study aims to comprehensively examine the factors affecting ANC visits through a literature review approach. The literature search was conducted using PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases, covering publications from 2020 to 2025. Articles were selected through a systematic screening process based on predefined inclusion and exclusion criteria. From the four articles that met the inclusion criteria, a number of consistent patterns and themes emerged. The selected studies were analyzed using a narrative synthesis to identify recurring themes and patterns. The findings indicate that ANC visits are shaped by several key determinants, including maternal knowledge, family support particularly from husbands accessibility of health facilities, socio-economic conditions, and geographical barriers. In addition, risk perception of pregnancy and the perceived quality of health services also influence mothers’ decisions to attend regular ANC visits. These results highlight that ANC utilization is not merely an individual behavior, but rather a product of the interaction between personal, social, and structural factors. From a theoretical perspective, this study reinforces the multidimensional health behavior framework. In terms of policy and practice, the findings emphasize the importance of comprehensive interventions that integrate family involvement, community-based strategies, and improved access to maternal health services.