Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Knowledge and Attitude of The Fishermen of Ujong Blang About the First Aid of Drowning Victims Rizka, Adi; Millizia, Anna; Moulidiya, Elvina
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.2 November 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v9i2.10932

Abstract

Drowning is a respiratory disorder due to being submerged in liquid, this condition can cause loss of life if the victim is not immediately given help. First aid in drowning victims is essential to avoid disability and death. Currently, public knowledge of the first handling of drowning victims is still low. Therefore, health counseling is one way that can be done to improve public knowledge and attitudes in providing first aid to drowning victims. This study aims to determine the effect of counseling on the initial handling of drowning victims at sea on the knowledge and attitudes of fishermen in Ujong Blang Village, Lhokseumawe City, Aceh Province, Indonesia. This study involved 75 fishermen from Ujong Blang village as respondents. Respondent is taken by purposive random sampling technique. Measurement of knowledge and attitudes is carried out before and after counseling. The results of this study showed that the majority of respondents before being given education had an average knowledge of the good category of 40%, then increased to 92% after being given counseling. The attitude of respondents before being given counseling was the majority in the good category as much as 66.7%, then increased after being given counseling to 89.3%. The results of statistical analysis obtained p value <0.05, it was concluded that there was an influence of health counseling on the first handling of seawater drowning victims on the knowledge and attitudes of fishermen in Ujong Blang village, where respondents' knowledge and attitudes increased after counseling.
Sirkumsisi Massal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Anak di desa Keude Krueng Geukuh Fauzan, Ahmad; Chairunnisa; Ikhlas, Muhammad; Fathia, Tasya; Sayuti, Muhammad; Rizka, Adi; Akbar, Teuku Ilhami Surya; Rizal, Muhammad Ifani Syarkawi; Wahyuni, Hendra; Rizaldy, Muhammad Bayu; Iqbal, Teuku Yudhi; Millizia, Anna; Ikhsan, Maulana
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2: Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v3i2.23657

Abstract

Pendahuluan: Sirkumsisi merupakan tindakan bedah minor yang memiliki implikasi penting dalam pencegahan penyakit infeksi saluran kemih dan peningkatan kesehatan reproduksi anak laki-laki. Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sirkumsisi massal di Desa Keude Krueng Geukuh sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan reproduksi anak di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Metode: Metode dorsumsisi dipilih untuk menjamin keamanan dan meminimalkan risiko komplikasi, dengan pelibatan lintas profesi medis dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa prosedur dapat dilaksanakan secara efektif dengan tingkat komplikasi minimal, disertai penerimaan yang baik dari peserta dan pendamping berkat edukasi yang komprehensif. Kegiatan ini juga berhasil mengintegrasikan aspek medis dan sosial budaya, yang menjadi faktor krusial dalam keberlanjutan intervensi kesehatan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan holistik, kolaboratif, dan berbasis komunitas sangat diperlukan untuk mengoptimalkan hasil intervensi kesehatan anak. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya replikasi model serupa di wilayah lain guna memperkuat strategi nasional dalam penurunan morbiditas terkait infeksi saluran kemih dan peningkatan kesehatan reproduksi sejak usia dini. Kata kunci: sirkumsisi massal, dorsumsisi, kesehatan reproduksi anak, pencegahan infeksi, intervensi komunitas
Sosialisasi Kebersihan Lingkungan Sekolah SD Negeri 3 Muara Dua Kota Lhokseumawe Sahputri, Juwita; Mellaratna, Wizar Putri; Z, Khairunnisa; Rizka, Adi; Akbar, Muhammad Khalilul; Topik, Mohammad Mimbar; Surayya, Rahmi; Herlina, Nina
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v1i1.12611

Abstract

Sekolahku bersih, sekolahku sehat/SEHATI merupakan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Malikussaleh (UNIMAL). Kebersihan lingkungan sekolah menjadi faktor penting demi menjaga kesehatan dan  kenyamanan siswa/i dalam belajar. Oleh karena itu, kepedulian mengenai pola hidup bersih dan sehat harus semakin digalakkan. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah bentuk perwujudan orientasi hidup sehat dalam budaya perorangan, keluarga, masyarakat, yang bertujuan meningkatkan, memelihara, dan melindungi kesehatan secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial. Dengan fokus sosialisasi meningkatkan kepedulian akan kebersihan lingkungan sekolah, diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sehingga dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Peserta sosialisasi adalah siswa/i kelas 3 dan 4                         SD Negeri 3 Muara Dua yang berjumlah 34 anak. Sosialisasi ini berisi penjelasan mengenai cara menjaga lingkungan sekolah dan penyakit yang bisa timbul apabila lingkungan sekolah tersebut tidak terjaga kebersihkan lingkungannya. Sosialisasi ini juga dibarengi dengan aksi nyata membersihkan lingkungan.
Pelayanan Kesehatan Katarak di Puskesmas Lhoksukon, Aceh Utara Fonna, Tischa Rahayu; Karimah, Nadia; Putri, Baluqia Iskandar; Rizka, Adi; Fitriany, Julia; Sayuti, Muhammad
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v2i2.17519

Abstract

Katarak merupakan salah satu dari tiga penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Penyakit ini merupakan penyakit multifaktorial yang memiliki dampak yang besar terhadap produktivitas seseorang. Diperkirakan setiap tahun kasus baru buta akan selalu bertambah sebesar 0,1% dari jumlah penduduk atau kira-kira 250.000 orang setiap tahunnya. Kebutaan yang terjadi akan terus meningkat karena penderita tidak menyadarinya, dan daya penglihatan baru terpengaruh setalah berkembang sekitar 3-5 tahun setelah memasuki stadium kritis. Sehingga dapat disimpulkan katarak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu ditangani dengan sungguh-sungguh oleh Pemerintah bersama masyarakat. Artikel ini akan membahas tindakan layanan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Lhoksukon, Aceh, Utara dalam menangani kasus penyakit katarak di lingkungan Lhoksukon. 
Peningkatan Kesadaran Masyarakat akan Bahaya Stroke melalui Pemeriksaan Faktor Resiko Stroke pada Brain Awareness Week Ikhsan, Maulana; Maulina, Meutia; Z, Khairunnisa; Rizaldy, Muhammad Bayu; Rizka, Adi; Husna, Cut Asmaul
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Januari 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v1i1.20937

Abstract

Brain Awareness Week (BAW) adalah inisiatif internasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, keterlibatan, dan dukungan publik terhadap ilmu saraf dan kesehatan otak. Di Indonesia, rendahnya kesadaran masyarakat tentang pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kondisi neurologis menjadi tantangan utama, terutama dengan bertambahnya populasi lansia. Melalui BAW 2024 di Lhokseumawe, kami bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan otak serta mendorong pencegahan dan intervensi dini terhadap kondisi seperti stroke dan degenerasi otak. Acara ini juga diharapkan menjadi platform untuk memperkuat kolaborasi antara peneliti, tenaga kesehatan, dan pembuat kebijakan,sekaligus meningkatkan dukungan pemerintah terhadap pendanaan penelitian ilmu saraf. Dengan menampilkan manfaat ilmu saraf bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi, BAW berupaya mendapatkan perhatian lebih besar dari berbagai pihak, termasuk lembaga internasional. Melalui edukasi dan kolaborasi, acara ini diharapkan memberikan dampak signifikan dalam memajukan kesadaran dan inovasi kesehatan otak di Indonesia.
PENINGKATAN RESILIENSI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DESA UTEUN KOT, MUARA DUA, LHOKSEUMAWE Rizka, Adi; Sofia, Rizka; Utariningsih, Wheny; Sintia, Aviva; Enggola, Rara
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3305

Abstract

Kondisi topografi berupa dataran membuat Uteun Kot menjadi wilayah yang hampir setiap tahun dilanda bencana banjir. Permasalahan yang terjadi dalam bencana adalah masih rendahnya penanggulangan bencana khususnya pada pencegahan bencana. Padahal bencana yang terjadi telah berdampak pada seluruh bidang, baik ekonomi, sosial-budaya, politik hingga dampak terhadap kesehatan. Kondisi demikian menuntut masyarakat yang berhadapan langsung dengan bencana untuk mememiliki resiliensi terhadap bencana banjir. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara umum adalah membentuk kelompok siaga bencana Desa Uteun Kot dan meningkatkan pengetahuan dasar mengenai cara melakukan basic life support dan balut bidai kepada masyarakat Desa Uten Kot. Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah masyarakat Desa Uteun Kot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Secara spesifik yang menjadi mitra adalah pemuda Desa Uteun Kot atau masyarakat yang mampu menjadi kelompok masyarakat siaga bencana berjumlah 20 orang. Metode yang dilakukan dalam PKM ini adalah mitra akan didampingi dalam pembentukan kelompok masyarakat/tim siaga bencana, selanjutnya juga akan dilakukan pelatihan berupa materi dan praktek langsung basic life support dan balut bidai agar masyarakat mampu menolong sebelum bantuan medis datang.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait BLS dan balut bidai, tidak ada masyarakat yang mendapat nilai kurang baik, peserta yang memiliki nilai baik sebanyak  25% naik menjadi 65% setelah dilakukan pelatihan, nilai sangat baik juga dicapai oleh 35% peserta setelah mendapatkan pelatihan. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian berbasis OJS, publikasi kegiatan pada media massa online serta perbaikan tata nilai masyarakat dalam hal pendidikan.