Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Konstruksi Sosial Stigma terhadap Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Fakultas Ilmu Pendidikan: Analisis Perspektif Erving Goffman Rahmi R, Nurazizah; Bastiana, Bastiana; Zulfitrah, Zulfitrah; Nurul Mutahara B; Wizerti Ariastuti Saleh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10687

Abstract

This study examines the social construction of stigma toward students with disabilities in the Faculty of Education at Universitas Negeri Makassar through Erving Goffman's theoretical perspective. The research aims to understand how stigma is constructed and manifested in the academic environment, particularly focusing on students' attitudes and perceptions. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through a structured questionnaire administered to 40 students from various semesters (2nd to 9th) in the Faculty of Education. The questionnaire consisted of 33 items measuring different dimensions of stigma, including character stigma, courtesy stigma, and impression management strategies. Results indicate varying levels of stigma manifestation among students, with notable patterns in academic perception, social interaction, and disclosure attitudes. The findings reveal that while students generally show positive attitudes toward inclusion, subtle forms of stigma persist in social interactions and academic expectations. This study contributes to understanding disability stigma in higher education contexts and provides insights for developing more inclusive educational environments. The research implications suggest the need for comprehensive disability awareness programs and institutional policy reforms to address stigma-related barriers in academic settings.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Penerapan Teknik Skimming Pada Murid Tunarungu kelas menengah VIII di SLB Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Mutahara.B, Nurul; Said, Awayundu; Zulfitrah; A. Saleh, Wizerty.
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v6i2.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman pada Murid Tunarungu kelas menengah VIII sebelum penerapan, setelah penerapan dan peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan teknik skimming di SLB Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan one-group pretest-posttest design kepada 4 orang murid Tunarungu. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa 1). Hasil belajar membaca pemahaman murid tunarungu kelas menegah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan sebelum penerapan teknik skimming berada pada kategori belum tuntas. 2) Hasil belajar membaca pemahaman murid tunarungu kelas menegah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan setelah penerapan teknik skimming berada pada kategori tuntas. 3). Terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman murid tunarungu kelas menengah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan melalui penerapan teknik skimming dari tidak tuntas menjadi tuntas sehingga terbukti efektif. Dapat dismpulkkan bahwa bahwa teknik skimming memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat menjawab masalah pokok yaitu penerapan teknik skimming dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman murid tunarungu kelas menengah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Augmentatif Dan Alternatif Komunikasi Dalam Pengembangan Kemampuan Komunikasi Anak Autis Saleh, Wizerti Ariastuti; Mutahara.B, Nurul Mutahara.B
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v6i2.936

Abstract

Keterbatasan komunikasi anak autis berdampak pada kehidupan anak. Hal yang paling sederhana adalah anak tidak mampu untuk menyatakan keinginannya dengan jelas sehingga membuat lawan bicara salah paham bahkan tidak mampu menanggapi keinginan anak. Kejadian berulang menyebabkan anak frustasi hingga tantrum. Augmentative and alternative communication (AAC) dengan menggunakan aplikasi smartphone menjadi salah satu solusi yang dianggap mampu mengembangkan kemampuan komunikasi anak autis. Aplikasi smartphone yang digunakan berisi gambar dan suara yang mewakili keinginan anak. Untuk mengetahui efektivitas aplikasi bantuan maka dilakukan uji efektivitas aplikasi bantuan komunikasi pada 1 orang subjek anak autis usia 10 tahun di SLBN 2 Makassar. Melalui eksperimen dalam penelitian subjek tunggal atau single subject research (SSR) diketahui bahwa terjadi peningkatan kemampuan komunikasi setelah dilakukan intervensi melalui dengan aplikasi bantuan komunikasi.
Pelatihan Penanganan Kelainan Gerak Anak Cerebral Palsy bagi Guru-guru di SLB Negeri 1 Takalar Meidina, Tatiana; Sulasminah, Dwiyatmi; Mutahara, Nurul; Mubar, Muh. Maaris; Putri, Reza Sttarna
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v3i3.414

Abstract

Cerebral palsy (CP) adalah gangguan perkembangan motorik akibat kerusakan otak yang terjadi pada periode prenatal, perinatal, atau postnatal dini. Anak CP memerlukan pendekatan interdisipliner dan adaptasi lingkungan agar dapat berpartisipasi optimal di sekolah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SLB Negeri 1 Takalar dalam penanganan dasar gangguan gerak anak CP, termasuk pemahaman tentang konsep CP serta latihan fungsional sederhana. Kegiatan diikuti oleh 28 guru baik guru yang berstatus PNS, P3K maupun guru honorer. Metode pelatihan meliputi sesi teori, demonstrasi praktik, latihan terstruktur, serta evaluasi pre-post tes serta lembar angket untuk menilai evaluasi proses. Hasil yang diperoleh berdasarkan evaluasi proses adalah terjadinya peningkatan kemampuan guru dalam melakukan penanganan kelainan gerak menggunakan alat bantu terapi dan ambulasi yang ada di sekolah serta berdasarkan evaluasi hasil terjadi peningkatan dari hasil pretes dengan kategori mayoritas kurang dan cukup menjadi baik dan sangat baik .
Penguatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Pendidikan Inklusi Berbasis Universal Design for Learning (UDL) Raihan, Siti; Wizerti Ariastuti; Awayundu Said; Nurul Mutahara B; Amir Pada
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1981

Abstract

Inclusive education requires teachers to design and implement learning experiences that are responsive to student diversity; however, studies consistently show that many elementary school teachers still face challenges in applying inclusive approaches effectively. This community engagement program aimed to strengthen the capacity of elementary school teachers in implementing an Inclusive Education Curriculum based on Universal Design for Learning (UDL) through comprehensive training and mentoring. The program was conducted over four months in six inclusive elementary schools in Makassar City, involving 15 teachers, and employed interactive workshops, on-site mentoring, and online consultation and discussion. The results indicate significant improvements in three key areas of teacher competence: understanding of UDL principles, ability to differentiate instruction, and skills in designing inclusive learning materials. Teachers also demonstrated more adaptive, collaborative, and student-centered instructional practices after participating in the program. These findings imply that professional development combining theoretical understanding, practical application, and continuous mentoring effectively enhances teachers’ readiness to consistently implement inclusive curriculum practices. In conclusion, this capacity-building model proved effective in improving teacher professionalism and supporting the creation of inclusive learning environments that are more welcoming, flexible, and accessible for all students.
Pelatihan "Duta Inklusi Sekolah": Membentuk Kelompok Siswa Relawan Pendukung Teman Disabilitas Di Makassar Zulfitrah; Awayundu Said; Nurul Mutahara; Nurazizah Rahmi; Nur Wulandani
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.420

Abstract

ABSTRAK Pengabdian ini bertujuan mengatasi tantangan implementasi pendidikan inklusif di UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar , khususnya terkait kurangnya pemahaman, dukungan sosial, dan belum terbentuknya kelompok Duta Inklusi di kalangan siswa. Masalah ini mengakibatkan kurangnya interaksi yang efektif dan munculnya sikap canggung atau diskriminasi terhadap siswa penyandang disabilitas. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan "Duta Inklusi Sekolah: Pembentukan Kelompok Siswa Relawan untuk Mendukung Teman Disabilitas" yang menggunakan pendekatan fun activity berbasis In-Training. Metode pelaksanaannya melibatkan guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai subjek utama kegiatan. Tahapan utama meliputi pre-test dan post-test, role-play komunikasi efektif dengan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), simulasi konseling sebaya, dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Duta Inklusi. Target luaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya pemahaman peserta tentang disabilitas dan inklusifitas, terbentuknya kelompok Duta Inklusi yang berperan aktif, serta terciptanya perubahan positif dan berkelanjutan dalam budaya inklusif di sekolah. Kata Kunci: Duta Inklusi, Pendidikan Inklusif, Disabilitas, Siswa Relawan, Komunikasi Efektif. ABTRACT This community service aims to address the challenges of implementing inclusive education at the UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar, particularly regarding the lack of understanding, social support, and the lack of formation of an Inclusion Ambassador group among students. This problem results in a lack of effective interaction and the emergence of awkward attitudes or discrimination against students with disabilities. The solution offered is the "School Inclusion Ambassador: Formation of a Volunteer Student Group to Support Friends with Disabilities" training which uses a fun activity approach based on In-Training. The implementation method involves teachers as facilitators and students as the main subjects of the activity. The main stages include pre-tests and post-tests, role-plays of effective communication with ABK (Children with Special Needs), peer counseling simulations, and the preparation of an Inclusion Ambassador Follow-up Plan (RTL). The target outputs to be achieved are increased participant understanding of disabilities and inclusivity, the formation of an Inclusion Ambassador group that plays an active role, and the creation of positive and sustainable changes in an inclusive culture in schools. Keywords: Inclusion Ambassador, Inclusive Education, Disability, Student Volunteer, Effective Communication.