Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Lama Puasa dengan Kejadian Hipotensi pada Pasien Intra Anestesi Spinal Lova, Anggita Noprati; Suryani, Roro Lintang; Burhan, Asmat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4374

Abstract

Komplikasi pada spinal anestesi umumnya terkait dengan blokade saraf simpatis, yaitu hipotensi, bradikardi, mual dan muntah, dan peninggian blockade saraf. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi adalah hipotensi. Hipotensi dapat membahayakan perfusi organ, menyebakan cedera dan hasil yang buruk setelah operasi. Hipotensi juga dapat disebabkan karena adanya perubahan hemodinamik akibat tidak makan dan tidak minum selama puasa pra operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama puasa dengan kejadian hipotensi pada pasien intra anestesi spinal di RSI Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 83 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji analisis yang digunakan yaitu analisis Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 32 (38,6%) responden dengan waktu lama puasa > 8 jam mengalami hipotensi dengan nilai signifikasi 0,006 (< 0,05). Hal ini menunjukkan ada hubungan antara lama puasa dengan kejadian hipotensi pada pasien intra anestesi spinal di RSI Banjarnegara.
The Combination of Polyhexamethylene Biguanide and Cadexomer Iodine in Healing Chronic Venous Leg Ulcers: A Case Report Burhan, Asmat; Sebayang, Septian Mixrova
Viva Medika Vol 16 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i1.832

Abstract

Chronic Venous Leg Ulcers (CVLUs) are vascular diseases and require complex wound care from a patient, wound, health personnel and dressing factors. Cadexomer Iodine (CI) and Polyhexamethylene Biguanide (PHMB) are antimicrobial and broad-spectrum wound washing fluids. The uncontrolled infection will complicate wound healing due to bacteria or plankton from the biofilm stage to infection, which causes a long healing time. Purpose: to determine the effectiveness of the combination of Polyhexamethylene biguanide and Cadexomer Iodine on venous leg ulcer wound healing. Methods: This study is a case study using CVLUs as a sample, with pre-test and post-test designs, patients with CVLUs received topical antimicrobial CI and PHMB interventions on wounds for 7 weeks. The sample in this study used one sample with a pre-post treatment design for seven days.. The instrument uses the Bates Jensen Wound Assessment Tool. Results: The combination of CI and PHMB was shown to improve the healing of CVLUs by controlling bacterial infection in wounds. In the 2nd week, the wound was 26cm x 15cm, the slough was reduced, and the red base wound increased. In the 3rd week, the wound was stage 4, and the granulation increase was 75%. In the 7th treatment, the wound size scale increased 7cmx4cm, the wound became stage 2, and a significant increase in epithelialization was 75%. Conclusion: The combination of PHMB and CI has been shown to control infection at the biofilm stage to critical colonization, reduce odour and significantly control infection, and increase granulation and epithelialization in CVLUs
The Overview Of Management Documentation Hypertension Patients: A Qualitative Study: English Susanti, Indah; Subiyanto, Paulus; Burhan, Asmat
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i3.1042

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah diatas normal. Prevalensi hipertensi di kota Yogyakarta sebesar 25%. Tujuan: Untuk mengetahui prinsip-prinsip dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien hipertensi. Metode penelitian: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan model multikasus terpancang. penelitian dilakukan di ruang Elisabeth Gruyter’s 3 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta pada bulan Januari- September tahun 2017 sebanyak 161 pasien hipertensi. Jumlah sampel yang di ambil pada penelitian ini adalah dua Rekam Medis pasien yang menderita hipertensi disertai komplikasi dan hipertensi tanpa komplikasi. Kesimpulan dan Saran: Pasien kasus 1 menderita hipertensi tanpa komplikasi dan terkontrol dengan riwayat CA Cerebri, sedangkan pasien kasus 2 menderita hipertensi disertai dengan komplikasi CKD (chronic kidney disease) dan tidak terkontrol. Prinsip-prinsip dokumentasi sudah sesuai dengan data yang ada pada pasien. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk meningkatkan pelayanan optimal tentang penatalaksanaan untuk penderita hipertensi.
A Cross-Sectional Study on the Relationship Between Age, Surgery Duration, and Post-Anesthesia Hypothermia Incidenc: English Narendra, Gangsar Haryo; Sukmaningtyas, Wilis; Burhan, Asmat
Viva Medika Vol 16 No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i4.1101

Abstract

Background: Hypothermia is a post-anesthesia complication commonly found in the recovery room after general and regional anesthesia. Patients undergoing surgery are at risk of hypothermia. Hypothermia can be defined as a body temperature of less than 36oC. Objective: to identify the relationship between age and length of surgery with the incidence of post-anesthesia hypothermia at Hospital dr.R.Goeteng Taroenadibrata Methods: This research method uses a quantitative approach with a cross-sectional approach. A sample of 86 post-anesthesia respondents with a purposive sampling technique and chi-square test to analyze the data. Results: This study shows a relationship between age and the incidence of hypothermia with a chi-square value with a probability value of 0.001 <0.05. This study also shows a connection between the length of surgery and the incidence of hypothermia at 69% with an X2 value with a probability value of p = 0.001. Conclusion: We confirmed that age and duration of surgery significantly affect patients' thermoregulation after general anaesthesia and regional anaesthesia, resulting in various signs and symptoms.
Overview Of Postoperative Nausea and Vomiting (Ponv) in Caesarean Section Patients with Spinal Anesthesia at Fatimah Islam Hospital, Cilacap. Afrilya, Tiara Octa; Sukmaningtyas, Wilis; Burhan, Asmat
Viva Medika Vol 16 No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i4.1220

Abstract

Spinal anesthesia has been established as the most effective and safest procedure for Sectio Caesarea. One of the most common side effects of spinal anesthesia is operative Nausea and Vomiting (PONV) or Nausea vomiting, which typically occurs within the first 24 hours after surgery. This study seeks to determine the description of Operative Nausea and Vomiting (PONV) based on age, surgery duration, and fasting duration in patients undergoing Caesarean section at RSI Fatimah Cilacap under spinal anesthesia. This research method employs quantitative analytic observation with a cross-sectional design and convenience sampling. The results revealed that the majority of respondents were between the ages of 20 and 35 (90.6%), with an incidence of PONV of 58.6%; the duration of surgery was between one and two hours (90.6%), with an incidence of 51.7%; and fasting duration was less than six hours (50%) with an incidence of 87.7%. This study found that 53.1% of participants experienced Operative Nausea and Vomiting (PONV).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Tindakan Anastesi Dengan Kecemasan Di Ruang Persiapan Instalasi Bedah Sentral Di RSI Banjarnegara Ellangga, Mohammad Wahyu; Suryani, Roro Lintang; Burhan, Asmat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11171027

Abstract

Pembedahan atau operasi adalah semua tindak pengobatan dengan menggunakan prosedur invasif, dengan tahapan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang ditangani. Kurangnya pengetahuan tindakan pembedahan dan anastesi mengakibatkan kecemasan pada pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien tentang tindakan anastesi dengan kecemasan di ruang persiapan Instalasi Bedah Sentral di RSI Banjarnegara. Penelitian yang dilakukan ini bersifat analitik korelasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 165 responden dengan menggunakan teknik Consecutive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dengan uji rank spearman. Hasil penelitian ini di dapatkan pengetahuan kurang sebanyak 82 pasien (49,7%) dan kecemasan berat sebanyak 74 pasien (44,8%). Kesimpulannya menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan di ruang persiapan Instalasi Bedah Sentral di RSI Banjarnegara dengan nilai p value (p = 0,044) signifikan dengan hasil 0,000 yang dinyatakan signifikan atau terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tentang tindakan anastesi dengan kecemasan dengan korelasi hubungan cukup dengan nilai cc (cc= -0,157) di ruang persiapan Instalasi Bedah Sentral RSI Banjarnegara.
PERSEPSI DAN MINAT MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS HYBRID LEARNING DI PROGRAM STUDI KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA Pratiwi, Syavira Salsabilah Putri Nola; Handayani, Rahmaya Nova; Burhan, Asmat; Susanto, Amin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11183278

Abstract

Proses pembelajaran online yang terjadi selama masa pandemi covid-19 dinilai kurang efektif karena pembelajaran membutuhkan adanya interaksi antara peserta didik dan pengajar seperti pembelajaran praktikum, sehingga perlu dilakukan pembelajaran campuran atau hybrid learning. Selama proses pembelajaran hybrid terdapat beberapa kendala seperti persepsi mahasiswa dan minat mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran hybrid. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persepsi dan minat mahasiswa terkait proses pembelajaran berbasis hybrid learning di Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan cross sectional sebagai pendekatannya. mahasiswa aktif prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa angkatan 2019/2020 sebanyak 100 responden dijadikan sebagai responden menggunakan teknik convenience. Alat yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu lembar kuesioner. Analisis dilakukan dengan distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan karakteristik mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi di Universitas Harapan Bangsa sebagian besar memiliki jenis kelamin perempuan (60%) dan memiliki minat yang tinggi (51%). Persepsi mahasiswa terkait proses pembelajaran berbasis hybrid learning hampir seluruh responden memiliki persepsi yang positif (94%). Kesimpulan penelitian persepsi dan minat mahasiswa terkait proses pembelajaran berbasis hybrid learning dalam kategori positif dan tinggi.
GAMBARAN KEJADIAN SHIVERING POST SPINAL ANESTESI PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CILACAP Fauzan, Dipa Hilmi; Sebayang, Septian Mixrova; Burhan, Asmat; Suhendro, Suhendro
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11173343

Abstract

Anestesi spinal memicu vasodilatasi yang memfasilitasi pusat tubuh untuk meredistribusi panas ke perifer serta memicu ambang shivering. Kejadian shivering menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien. Hal ini menimbulkan peningkatan laju metabolisme menjadi lebih dari 40% dan meningkatkan intensitas nyeri pada daerah luka akibat tarikan luka operasi. Selain itu, dapat juga menyebabkan peningkatan konsumsi oksigen yang signifikan (hingga 40%), peningkatan produksi CO2 (hiperkarbia), meningkatkan hipoksemia arteri, asidosis laktat, dan dapat menyebabkan gangguan irama jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian shivering pasca spinal anestesi pada pasien Benign Prostatic Hyperplasia di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Pendekatannya yaitu cross sectional. Sampel berjumlah 32 sampel dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa usia yang paling dominan yaitu usia 46-55 tahun (50%), lama operasi yang paling dominan dengan kategori cepat (68,8%) dan IMT yang paling dominan dengan kategori normal (68,8%). Kejadian shivering pasca spinal anestesi yang paling dominan dengan kategori tidak shivering (59,4%). Berdasarkan karakteristik sebagian besar tidak mengalami shivering dengan usia 46-55 tahun (34,4%), berdasarkan lama operasi dengan shivering yang paling dominan tidak mengalami shivering dengan lama operasi cepat (53,1%), dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian shivering sebagian besar dengan IMT normal (46,9%). Kesimpulan didapatkan bahwa karakteristik usia, lama operasi dan IMT pasien tidak mengalami shivering.
Gambaran Kejadian Hipotermi Pada Pasien Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Brebes Yanrin, Adzana Salsabila Nezga Pratama; Sukmaningtyas, Wilis; Burhan, Asmat; Adriani, Prasanti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11313844

Abstract

Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding rahim. Operasi dilakukan dengan tujuan agar keselamatan ibu dan bayi dapat tertangani dengan baik. Hipotermi adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Hipotermi juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 36°C. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden yang menjalani operasi section caesarea berusia 20-25 tahun sebanyak 15 responden (45,5%), sedangkan yang berusia 26-35 tahun sebanyak 18 responden (54,5%). Kesimpulan: Usia dan indeks massa tubuh sangat berpengaruh terhadap kejadian hipotermi.
Edukasi Puasa Sebelum Tindakan Operasi dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Pasien di Poli Bedah Rumah Sakit Islam Purwokerto Gunawan, Rudi; Suryani, Roro Lintang; Burhan, Asmat
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i2.16

Abstract

Tindakan keperawatan perioperatif inilah seorang pasien dipersiapkan salah satunya seorang pasien diharuskan melaukan puasa. Puasa adalah tindakan persiapan sebelum operasi, pasien tidak boleh makan atau minum dimulai pada waktu tertentu sebelum operasi. Lamanya puasa yang dibutuhkan tergantung dari banyak faktor, seperti jenis operasi, waktu makan terakhir sampai dimulainya tindakan (pada operasi emergensi), tipe makanan, dan pengobatan yang diberikan pada pasien sebelum operasi. Berdasarkan survey yang telah dilakukan menunjukkan dari hasil pengamatan yang dilakukan selama praktek klinik I dan III di salah satu Rumah Sakit Negeri dan Rumah Sakit Swasta di Bali terdapat 1-5 orang pasien yang mengalami kejadian aspirasi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien dan memberikan pemahaman untuk meningkatkan pengetahuan tentang pelaksanaan puasa sebelum tindakan operasi di Poli Bedah Rumah Sakit Islam Purwokerto. Metode yang digunakan yaitu edukasi dengan mengimplementasikan pelaksanaan puasa sebelum tindakan operasi di Poli Bedah Rumah Sakit Islam Purwokerto. Tingkat pengetahuan pasien tentang pelaksanaan puasa sebelum tindakan operasi di Poli Bedah Rumah Sakit Islam Purwokerto sebelum diberikan edukasi yang paling dominan pada pengetahuan cukup (40%). Sedangkan, setelah diberikan edukasi yang paling dominan pengetahuan kategori baik (50%).
Co-Authors Achmad Fadilah, Rizal Adelia, Putri Mewa Adriani, Prasanti Afrilya, Tiara Octa Agustriliani, Ricke Pramesti Alverina, Frianca Angin, Sandri E Perangin Ania, Fegy Indahliani Anton Suhendro Anwar, Harits Abdurahman Area Dhiatamaa, Sketsa Arlena, Norma Assyifa, Ibnu Atfat Malic, Rohan Athena, Aegle Atwood, Margaret Auron, Afrodita Ayu Kartika Sari, Venna Azzakiyah, Kholifah Nur Baroki Saragih, M.Nuhas Christy, Bunga Dutta Roy, Ananya Dwi Agus Yulianto Dwi Novitasari Dwi Wahyuni Effan Fahri Mahendra, Rahmad EKO YULIANTO Ellangga, Mohammad Wahyu Fauzan, Dipa Hilmi Fauzan, M. Fauzan Abdallah Fernández Navarro, Lucía Feti Kumala Dewi Garnier, Élodie Habsah Jumma, Misbachul Hayati Hamka Hamka, Hamka Hani, Winarni Hari Perkasa, Tubagus Heri Susanti, Indri Heri Wibowo, Tophan Hidayat, Riski Indah Susanti Indra, Indra pranata Iqbal Ramadhan, Iqbal KHOFIFAH Kim Chi, Do Thi Kumala Dewi, Feti Kurniawan, Adytia Linda Yanti Lintang Suryani, Roro Lova, Anggita Noprati M. Norrström, Elin Made Suandika Manurung, Noritha Maria Seraph, Nero Mixrova Sebayang, Septian More, Claire mutia, lisa Narendra, Gangsar Haryo Natasya Edward, Marry Nika, Fifi Sephia Nova Handayani, Rahmaya Nurdiamsyah, Pratomo Nurul, Nurul Hidayati Oanh, Lê Thị Kim Paulus Subiyanto Pramesti Dewi Pramudya Gurensky, Ganea Pratiwi, Syavira Salsabilah Putri Nola R. MacLeod, Emily Rahmaya Nova Handayani Ramadhanti, Rindu Insyra Ramdani, Egi Hilmi Refa Teja Muti Rizki Ayu W Romano, Giulia Romdani, Rifki Maulana Ruangdet, Kritsada Rudi Gunawan Sarumpaet, Pitri Sebayang, Septian Mixrova Sebayar, Septian Mixrova shelina , shelina Silva, Vanessa A Breu Da Suhendro Suhendro Suryani, Roro Lintang Susanto, Amin Syafiqah, Nurul Tarsono Tarsono Tin Utami Tri Mulyono Tri Yudono, Danang Triyadi, Ficky Triyudono, Danang Ubjaan, Natasya Putri Utami, Firda Aulia Putri Vijay Kumar Wardani, Intan Putri Yumanita Wibowo, Tophan Heri Wijayanti, Indri Wilis Sukmaningtyas Yanrin, Adzana Salsabila Nezga Pratama Yantoro, Awal Tunis