Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Lama Rawat Inap antara Metode Spinal Anestesi dan Metode ERACS Manurung, Noritha; Suandika, Made; Burhan, Asmat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2668

Abstract

Lama Rawat Inap (LOS) merupakan rata-rata jumlah hari pasien di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan lama rawat inap pasien dengan anestesi spinal biasa dengan anestesi metode ERACS di RS Advent Bandar Lampung. Dengan metode analisis observasional dilakukan tanpa campur tangan subjek yang berorientasi pada penjelasan keadaan. Penelitian ini melibatkan seluruh pasien yang menjalani operasi SC dengan anestesi ERACS dan anestesi spinal biasa di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Total sampel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 56 subjek yang terbagi 50:50: 28 pasien dengan anestesi ERACS dan 28 pasien dengan anestesi spinal biasa. Pada saat yang sama, clinical pathway dan informasi riwayat pasien digunakan untuk instrumen dalam penelitian ini. Berdasarkan uji Mann Whitney pValue (0,001) < 0,05 yang berarti hipotesis nol ditolak sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pasien yang menggunakan metode anestesi ERACS dengan pasien yang menggunakan metode anestesi spinal biasa di RS Advent Bandar Lampung. Perbedaan durasi pengobatan anestesi ERACS adalah 2 hari, pada anestesi spinal standar hari pengobatan adalah 4-5 hari.
Gambaran Komunikasi Efektif antar Tenaga Kesehatan di Instalasi Bedah Sentral: A Qualitative Study Ania, Fegy Indahliani; Suandika, Made; Burhan, Asmat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3041

Abstract

Komunikasi efektif antar tenaga kesehatan yang memiliki latar belakang pendidikan, pengalaman dan masa kerja berbeda sangat berpengaruh besar dalam pelayanan terhadap keselamatan pasien di Rumah Sakit. Dalam pelayanan kesehatan, salah satu hal terpenting dari praktik kolaborasi yaitu komunikasi efektif antar tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komunikasi efektif antar tenaga kesehatan di ruang IKBS pada Rumah Sakit Islam Purwokerto. Metode penelitian menggunakan deskriptif-eksploratif dengan jenis pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan yang berada di ruang IKBS, sehingga didapatkan sampel berjumlah 5 tenaga kesehatan yang berbeda usia, pengalaman kerja, masa kerja dan latar pendidikan yang berbeda-beda. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi, penyajian, komfirmasi data. Hasil penelitian didapatkan kepemahaman, kendala, kesulitan, dan solusi pada komunikasi efektif antar tenaga kesehatan di ruang Instalasi Kamar Bedah Sentral (IKBS) pada rumah sakit islam purwokerto sebagian besar tenaga kesehatan sudah menerapkan komunikasi yang efektif.
Hubungan Lama Puasa dengan Kejadian Hipotensi pada Pasien Intra Anestesi Spinal Lova, Anggita Noprati; Suryani, Roro Lintang; Burhan, Asmat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4374

Abstract

Komplikasi pada spinal anestesi umumnya terkait dengan blokade saraf simpatis, yaitu hipotensi, bradikardi, mual dan muntah, dan peninggian blockade saraf. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi adalah hipotensi. Hipotensi dapat membahayakan perfusi organ, menyebakan cedera dan hasil yang buruk setelah operasi. Hipotensi juga dapat disebabkan karena adanya perubahan hemodinamik akibat tidak makan dan tidak minum selama puasa pra operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama puasa dengan kejadian hipotensi pada pasien intra anestesi spinal di RSI Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 83 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji analisis yang digunakan yaitu analisis Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 32 (38,6%) responden dengan waktu lama puasa > 8 jam mengalami hipotensi dengan nilai signifikasi 0,006 (< 0,05). Hal ini menunjukkan ada hubungan antara lama puasa dengan kejadian hipotensi pada pasien intra anestesi spinal di RSI Banjarnegara.
The Combination of Polyhexamethylene Biguanide and Cadexomer Iodine in Healing Chronic Venous Leg Ulcers: A Case Report Burhan, Asmat; Sebayang, Septian Mixrova
Viva Medika Vol 16 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i1.832

Abstract

Chronic Venous Leg Ulcers (CVLUs) are vascular diseases and require complex wound care from a patient, wound, health personnel and dressing factors. Cadexomer Iodine (CI) and Polyhexamethylene Biguanide (PHMB) are antimicrobial and broad-spectrum wound washing fluids. The uncontrolled infection will complicate wound healing due to bacteria or plankton from the biofilm stage to infection, which causes a long healing time. Purpose: to determine the effectiveness of the combination of Polyhexamethylene biguanide and Cadexomer Iodine on venous leg ulcer wound healing. Methods: This study is a case study using CVLUs as a sample, with pre-test and post-test designs, patients with CVLUs received topical antimicrobial CI and PHMB interventions on wounds for 7 weeks. The sample in this study used one sample with a pre-post treatment design for seven days.. The instrument uses the Bates Jensen Wound Assessment Tool. Results: The combination of CI and PHMB was shown to improve the healing of CVLUs by controlling bacterial infection in wounds. In the 2nd week, the wound was 26cm x 15cm, the slough was reduced, and the red base wound increased. In the 3rd week, the wound was stage 4, and the granulation increase was 75%. In the 7th treatment, the wound size scale increased 7cmx4cm, the wound became stage 2, and a significant increase in epithelialization was 75%. Conclusion: The combination of PHMB and CI has been shown to control infection at the biofilm stage to critical colonization, reduce odour and significantly control infection, and increase granulation and epithelialization in CVLUs
The Overview Of Management Documentation Hypertension Patients: A Qualitative Study: English Susanti, Indah; Subiyanto, Paulus; Burhan, Asmat
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i3.1042

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah diatas normal. Prevalensi hipertensi di kota Yogyakarta sebesar 25%. Tujuan: Untuk mengetahui prinsip-prinsip dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien hipertensi. Metode penelitian: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan model multikasus terpancang. penelitian dilakukan di ruang Elisabeth Gruyter’s 3 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta pada bulan Januari- September tahun 2017 sebanyak 161 pasien hipertensi. Jumlah sampel yang di ambil pada penelitian ini adalah dua Rekam Medis pasien yang menderita hipertensi disertai komplikasi dan hipertensi tanpa komplikasi. Kesimpulan dan Saran: Pasien kasus 1 menderita hipertensi tanpa komplikasi dan terkontrol dengan riwayat CA Cerebri, sedangkan pasien kasus 2 menderita hipertensi disertai dengan komplikasi CKD (chronic kidney disease) dan tidak terkontrol. Prinsip-prinsip dokumentasi sudah sesuai dengan data yang ada pada pasien. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk meningkatkan pelayanan optimal tentang penatalaksanaan untuk penderita hipertensi.
A Cross-Sectional Study on the Relationship Between Age, Surgery Duration, and Post-Anesthesia Hypothermia Incidenc: English Narendra, Gangsar Haryo; Sukmaningtyas, Wilis; Burhan, Asmat
Viva Medika Vol 16 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i4.1101

Abstract

Background: Hypothermia is a post-anesthesia complication commonly found in the recovery room after general and regional anesthesia. Patients undergoing surgery are at risk of hypothermia. Hypothermia can be defined as a body temperature of less than 36oC. Objective: to identify the relationship between age and length of surgery with the incidence of post-anesthesia hypothermia at Hospital dr.R.Goeteng Taroenadibrata Methods: This research method uses a quantitative approach with a cross-sectional approach. A sample of 86 post-anesthesia respondents with a purposive sampling technique and chi-square test to analyze the data. Results: This study shows a relationship between age and the incidence of hypothermia with a chi-square value with a probability value of 0.001 <0.05. This study also shows a connection between the length of surgery and the incidence of hypothermia at 69% with an X2 value with a probability value of p = 0.001. Conclusion: We confirmed that age and duration of surgery significantly affect patients' thermoregulation after general anaesthesia and regional anaesthesia, resulting in various signs and symptoms.
Overview Of Postoperative Nausea and Vomiting (Ponv) in Caesarean Section Patients with Spinal Anesthesia at Fatimah Islam Hospital, Cilacap. Afrilya, Tiara Octa; Sukmaningtyas, Wilis; Burhan, Asmat
Viva Medika Vol 16 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i4.1220

Abstract

Spinal anesthesia has been established as the most effective and safest procedure for Sectio Caesarea. One of the most common side effects of spinal anesthesia is operative Nausea and Vomiting (PONV) or Nausea vomiting, which typically occurs within the first 24 hours after surgery. This study seeks to determine the description of Operative Nausea and Vomiting (PONV) based on age, surgery duration, and fasting duration in patients undergoing Caesarean section at RSI Fatimah Cilacap under spinal anesthesia. This research method employs quantitative analytic observation with a cross-sectional design and convenience sampling. The results revealed that the majority of respondents were between the ages of 20 and 35 (90.6%), with an incidence of PONV of 58.6%; the duration of surgery was between one and two hours (90.6%), with an incidence of 51.7%; and fasting duration was less than six hours (50%) with an incidence of 87.7%. This study found that 53.1% of participants experienced Operative Nausea and Vomiting (PONV).
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik Beethoven Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Odontektomi Diputera, Vi Paradise; Susanto, Amin; Burhan, Asmat
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.21047

Abstract

ABSTRACT Preoperative anxiety is a common problem that patients often experience before undergoing surgery, including odontectomy procedures. This anxiety can negatively affect the patient's physiological and psychological condition, as well as the postoperative recovery process. Classical music therapy, especially Beethoven's works, is believed to have a relaxing effect and can reduce anxiety levels. Objective: To determine the effect of Beethoven classical music therapy on the anxiety level of pre-operative odontectomy patients at Gunung Jati General Hospital, Cirebon City.Method: This study is a quantitative study with a pre-experimental design using a one group pretest-posttest approach. The sample consisted of 50 patients selected by total sampling technique. The instrument used was the APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) questionnaire to measure anxiety levels before and after the intervention.Results: The results showed that before being given music therapy, the majority of patients experienced moderate anxiety (66%). After the intervention of Beethoven classical music therapy for 10 minutes, the anxiety level decreased significantly to mild anxiety (84%) and no anxiety (16%). Statistical tests showed a significant difference between anxiety levels before and after the intervention (p < 0.05). Conclusion: Beethoven classical music therapy is effective in reducing the anxiety level of pre-operative odontectomy patients. This therapy can be used as a non-pharmacological intervention in anesthesia nursing practice to improve patient comfort. Keywords: Classical Music Therapy, Beethoven, Anxiety, Preoperative, Odontectomy  ABSTRAK Kecemasan pre-operatif merupakan masalah umum yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, termasuk prosedur odontektomi. Kecemasan ini dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisiologis dan psikologis pasien, serta proses pemulihan pasca operasi. Terapi musik klasik, khususnya karya Beethoven, diyakini memiliki efek relaksasi dan mampu menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik Beethoven terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operatif odontektomi di RSD Gunung Jati Kota Cirebon.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 50 pasien yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi musik, mayoritas pasien mengalami kecemasan sedang (66%). Setelah intervensi terapi musik klasik Beethoven selama 10 menit, tingkat kecemasan menurun secara signifikan menjadi kecemasan ringan (84%) dan tidak ada kecemasan (16%). Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05).Kesimpulan: Terapi musik klasik Beethoven efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre-operatif odontektomi. Terapi ini dapat dijadikan intervensi non-farmakologis dalam praktik keperawatan anestesi untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Kata Kunci: Terapi Musik Klasik, Beethoven, Kecemasan, Pre Operasi, Odontektomi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Tindakan Anastesi Dengan Kecemasan Di Ruang Persiapan Instalasi Bedah Sentral Di RSI Banjarnegara Ellangga, Mohammad Wahyu; Suryani, Roro Lintang; Burhan, Asmat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11171027

Abstract

Pembedahan atau operasi adalah semua tindak pengobatan dengan menggunakan prosedur invasif, dengan tahapan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang ditangani. Kurangnya pengetahuan tindakan pembedahan dan anastesi mengakibatkan kecemasan pada pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien tentang tindakan anastesi dengan kecemasan di ruang persiapan Instalasi Bedah Sentral di RSI Banjarnegara. Penelitian yang dilakukan ini bersifat analitik korelasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 165 responden dengan menggunakan teknik Consecutive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dengan uji rank spearman. Hasil penelitian ini di dapatkan pengetahuan kurang sebanyak 82 pasien (49,7%) dan kecemasan berat sebanyak 74 pasien (44,8%). Kesimpulannya menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan di ruang persiapan Instalasi Bedah Sentral di RSI Banjarnegara dengan nilai p value (p = 0,044) signifikan dengan hasil 0,000 yang dinyatakan signifikan atau terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tentang tindakan anastesi dengan kecemasan dengan korelasi hubungan cukup dengan nilai cc (cc= -0,157) di ruang persiapan Instalasi Bedah Sentral RSI Banjarnegara.
PERSEPSI DAN MINAT MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS HYBRID LEARNING DI PROGRAM STUDI KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA Pratiwi, Syavira Salsabilah Putri Nola; Handayani, Rahmaya Nova; Burhan, Asmat; Susanto, Amin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11183278

Abstract

Proses pembelajaran online yang terjadi selama masa pandemi covid-19 dinilai kurang efektif karena pembelajaran membutuhkan adanya interaksi antara peserta didik dan pengajar seperti pembelajaran praktikum, sehingga perlu dilakukan pembelajaran campuran atau hybrid learning. Selama proses pembelajaran hybrid terdapat beberapa kendala seperti persepsi mahasiswa dan minat mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran hybrid. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persepsi dan minat mahasiswa terkait proses pembelajaran berbasis hybrid learning di Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan cross sectional sebagai pendekatannya. mahasiswa aktif prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa angkatan 2019/2020 sebanyak 100 responden dijadikan sebagai responden menggunakan teknik convenience. Alat yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu lembar kuesioner. Analisis dilakukan dengan distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan karakteristik mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi di Universitas Harapan Bangsa sebagian besar memiliki jenis kelamin perempuan (60%) dan memiliki minat yang tinggi (51%). Persepsi mahasiswa terkait proses pembelajaran berbasis hybrid learning hampir seluruh responden memiliki persepsi yang positif (94%). Kesimpulan penelitian persepsi dan minat mahasiswa terkait proses pembelajaran berbasis hybrid learning dalam kategori positif dan tinggi.
Co-Authors Achmad Fadilah, Rizal Adelia, Putri Mewa Adriani, Prasanti Afrilya, Tiara Octa Agustriliani, Ricke Pramesti Alverina, Frianca Angin, Sandri E Perangin Ania, Fegy Indahliani Anisa, Putri Anton Suhendro Anwar, Harits Abdurahman Area Dhiatamaa, Sketsa Arlena, Norma Assyifa, Ibnu Atfat Malic, Rohan Athena, Aegle Atwood, Margaret Auron, Afrodita Ayu Kartika Sari, Venna Azzakiyah, Kholifah Nur Baroki Saragih, M.Nuhas Christy, Bunga Diputera, Vi Paradise Dutta Roy, Ananya Dwi Agus Yulianto Dwi Novitasari Dwi Wahyuni Effan Fahri Mahendra, Rahmad EKO YULIANTO Ellangga, Mohammad Wahyu Fauzan, Dipa Hilmi Fauzan, M. Fauzan Abdallah Fernández Navarro, Lucía Garnier, Élodie Habsah Jumma, Misbachul Hayati Hamka Hamka, Hamka Hani, Winarni Hari Perkasa, Tubagus Heri Susanti, Indri Heri Wibowo, Tophan Hidayat, Riski Indah Susanti Indra, Indra pranata Indri Heri Susanti, Indri Heri Iqbal Ramadhan, Iqbal KHOFIFAH Kim Chi, Do Thi Kumala Dewi, Feti Kurniawan, Adytia Linda Yanti Lintang Suryani, Roro Lova, Anggita Noprati M. Norrström, Elin Made Suandika Manurung, Noritha Maria Seraph, Nero Mixrova Sebayang, Septian More, Claire mutia, lisa Narendra, Gangsar Haryo Natasya Edward, Marry Nika, Fifi Sephia Nova Handayani, Rahmaya Nurdiamsyah, Pratomo Nurul, Nurul Hidayati Oanh, Lê Thị Kim Paulus Subiyanto Permata, Pramudya Putra Pramesti Dewi Pramudya Gurensky, Ganea Pratiwi, Syavira Salsabilah Putri Nola R. MacLeod, Emily Rahmaya Nova Handayani Ramadhanti, Rindu Insyra Ramdani, Egi Hilmi Refa Teja Muti Rizki Ayu W Romano, Giulia Romdani, Rifki Maulana Ruangdet, Kritsada Rudi Gunawan Sarumpaet, Pitri Sebayang, Septian Mixrova Sebayar, Septian Mixrova shelina , shelina Silva, Vanessa A Breu Da Suhendro Suhendro Suryani, Roro Lintang Susanto, Amin Syafiqah, Nurul Tarsono Tarsono Tin Utami Tri Mulyono Tri Yudono, Danang Triyadi, Ficky Triyudono, Danang Utami, Firda Aulia Putri Vijay Kumar Wardani, Intan Putri Yumanita Wibowo, Tophan Heri Wijayanti, Indri Wilis Sukmaningtyas Yanrin, Adzana Salsabila Nezga Pratama Yantoro, Awal Tunis