Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH TEOLOGI ISLAM DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Tadukan Raga) Amsal Qori Dalimunthe
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13470

Abstract

Abstract: The Influence of Islamic Theology in Islamic Education Thought (Responding to the Wisdom of Covid-19 at the Baitul Quran Islamic Boarding School Tadukan Raga). This research contains science that discusses the basic teachings of a religion, because studying theology will lead a person to beliefs that are based on a solid foundation. The purpose of this study is to address the wisdom of Covid-19 on the influence of Islamic theology in Islamic education thought. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The results of this study indicate that the low position of reason makes Muslims no longer formulate new theology that is truly textual, so that Muslims only believe that the entire universe is controlled by the one and only one, namely Allah SWT. Keyword:  The Influence of Islamic Theology, Thoughts on Islamic Education, The Wisdom of Covid-19 Abstrak: Pengaruh Teologi Islam Dalam Pemikiran Pendidikan Islam (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Quran Tadukan Raga). Penelitian ini berisi tentang Ilmu yang membahas ajaran-ajaran dasar dari suatu agama, karena mempelajari teologi akan mengantarkan seseorang kepada keyakinan-keyakinan yang berdasarkan pada landasan yang kuat. Tujuan penelitian ini ialah menyikapi hikmah Covid-19 terhadap pengaruh teologi Islam dalam pemikiran pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan Kedudukan akal yang rendah menjadikan umat Islam tidak lagi merumuskan teologi baru yang benar-benar ber-nash, sehingga Umat Islam hanya percaya bahwa seluruh jagad raya ini adalah dikendalikan oleh yang maha satu yaitu Allah SWT. Kata Kunci: Pengaruh Teologi Islam, Pemikiran Pendidikan Islam, Hikmah Covid-19 
PENGARUH TEOLOGI ISLAM DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Tadukan Raga) Amsal Qori Dalimunthe
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13470

Abstract

Abstract: The Influence of Islamic Theology in Islamic Education Thought (Responding to the Wisdom of Covid-19 at the Baitul Quran Islamic Boarding School Tadukan Raga). This research contains science that discusses the basic teachings of a religion, because studying theology will lead a person to beliefs that are based on a solid foundation. The purpose of this study is to address the wisdom of Covid-19 on the influence of Islamic theology in Islamic education thought. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The results of this study indicate that the low position of reason makes Muslims no longer formulate new theology that is truly textual, so that Muslims only believe that the entire universe is controlled by the one and only one, namely Allah SWT. Keyword:  The Influence of Islamic Theology, Thoughts on Islamic Education, The Wisdom of Covid-19 Abstrak: Pengaruh Teologi Islam Dalam Pemikiran Pendidikan Islam (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Quran Tadukan Raga). Penelitian ini berisi tentang Ilmu yang membahas ajaran-ajaran dasar dari suatu agama, karena mempelajari teologi akan mengantarkan seseorang kepada keyakinan-keyakinan yang berdasarkan pada landasan yang kuat. Tujuan penelitian ini ialah menyikapi hikmah Covid-19 terhadap pengaruh teologi Islam dalam pemikiran pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan Kedudukan akal yang rendah menjadikan umat Islam tidak lagi merumuskan teologi baru yang benar-benar ber-nash, sehingga Umat Islam hanya percaya bahwa seluruh jagad raya ini adalah dikendalikan oleh yang maha satu yaitu Allah SWT. Kata Kunci: Pengaruh Teologi Islam, Pemikiran Pendidikan Islam, Hikmah Covid-19 
Kepemimpinan Kepala Madrasah Menyikapi Pandemi Covid-19; Studi Kebijakan Penguatan Inteligensi Siswa Amsal Qori Dalimunthe; Anri Naldi; Fayza Nurriski
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Prodi PAI STAI Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v3i1.110

Abstract

This study aims to analyze the policy of madrasa principals in improving the quality of education during the Covid-19 pandemic. This research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri 2 Deli Serdang. This study uses a qualitative research method with a case study approach. The main informant of the research was the head of the madrasah, and the supporting informants were teachers of the Islamic education science group of 5 people. Collecting data using observation techniques, interviews, and documentation studies. Data analysis was carried out with the stages of data reduction, data presentation and concluding. The results showed that there were several policies of the head of the madrasa, namely: (1) strengthening students' spirituality through the Koran and tahfiz Qur'an programs, (2) strengthening student intelligence through learning according to the curriculum structure and tahfiz Qur'an, (3) strengthening student morals by implementing independent learning, and honesty-based learning. All of these activities are carried out in two forms, namely online and the wave learning system. The implications of this research are of course in improving the quality of education, especially at the Madrasah Aliyah level.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM ERA DIGITAL DALAM MEMBINA AKHLAK MULIA GENERASI ISLAMI Amsal Qori Amsall; Neng Nurcahyati Sinulingga
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i3.16129

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pentingnya pendidikan Islam dalam membina akhlak mulia generasi Islami yang  di masa kini perkembangannya telah melaju sangat cepat dikarenakan hadirnya perangkat digital yang kini merubah pola berfikir ataupun perilaku individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan  menggunakan pendekatan studi pustaka, yang sumber utamanya terdiri dari buku serta laporan hasil penelitian. Adapun analis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis) yang diproses dalam tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini telah menunjukkan bahwa Pendidikan Islam melalui pengembangan nilai-nilai akhlak mampu mengendalikan perilaku para generasi Islami yang menyimpang tentunya hal ini juga dibutuhkan kerjasama dari pihak-pihak terkait dan juga para peserta didik. Langkah yang tepat dalam menerapkan pendidikan Islam dalam membina akhlak adalah dengan selalu memberi contoh serta pemahaman terkait tentang perkembangan terkini terkait akhlak di era digital sehingga generasi muda Islami dapat membedakan perbuatan yang ma’ruf dan munkar sehingga ia dapat dengan bijak dalam melakukan segala sesuatu.Abstract. This study aims to find out about the importance of Islamic education in fostering the noble character of the Islamic generation which at this time has progressed very quickly due to the presence of digital devices that are now changing individual patterns of thinking or behavior. This type of research uses a qualitative method with a library research approach. ), the main sources are books and research reports, which are analyzed by content analysis and processed in three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study indicate that Islamic education through the development of moral values is able to control the behavior of the deviant Islamic generation, of course this also requires cooperation from related parties and also students. The right step in implementing Islamic education in fostering morals is to always provide examples and related understanding of the latest developments related to morals in the digital era so that the younger generation of Islam can distinguish between right and wrong actions so that they can do things wisely.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI SARANA INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI Neng Nurcahyati Neng; Amsal Qori Dalimunthe; Faldo Mahesa
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i3.16102

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan terkait pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dihubungkan melalui pengembangan internalisasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan  menggunakan pendekatan studi pustaka, yang sumber utamanya terdiri dari buku serta laporan hasil penelitian. Adapun analis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis) yang diproses dalam tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu 1) Pendidikan agama Islam di sekolah difungsikan sebagai sarana penanaman ilmu agama yang diaplikasikan oleh para pendidik kepada siswanya guna membentuk akhlakul karimah para siswa, 2) konsep pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam pada dasarnya mengajarkan para siswa untuk meningkatkan pemahaman ajaran agama di dalamnya serta menghubungkan semua mata pelajaran dengan nilai-nilai antikorupsi, pembelajaran dengan keteladanan, dan guru harus dapat menjadi teladan, menginformasikan kepada siswa tentang bahaya korupsi, 3) Internalisasi nilai-nilai antikorupsi melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam tentunya telah sejalan dengan lembaga KPK yang pada dasarnya telah mengembangkan sembilan nilai antikorupsi untuk ditanamkan kepada setiap masyarakat maupun para peserta didik yang diantaranya yaitu:(a) Jujur, (b)  Disiplin, (c) Tanggung jawab, (d) Adil, (e) Berani, (f) Peduli, (g) Kerja Keras, (h) Kesederhanaan, (i) Mandiri.Abstract: This study aims to describe learning related to Islamic Religious Education which is connected through the development of internalization of anti-corruption educational values in students. This study uses a qualitative method using a literature study approach, the main source of which consists of books and research reports. The data analysts in this study used content analysis which was processed in three stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study are 1) Islamic religious education in schools functions as a means of inculcating religious knowledge which is applied by educators to their students in order to shape the students' morality, 2) the concept of anti-corruption education in learning Islamic religious education basically teaches students to improve understanding of religious teachings in it and connecting all subjects with anti-corruption values, learning by example, and teachers must be able to be role models, inform students about the dangers of corruption, 3) Internalization of anti-corruption values through learning Islamic Religious Education is certainly in line with KPK institution which basically has developed nine anti-corruption values to be instilled in every community and students which include: (a) Honest, (b) Discipline, (c) Responsibility, (d) Fair, (e) Courageous, ( f) Caring, (g) Hard Work, (h) Simplicity, (i) Independent.
PERANAN KUA DALAM MENINGKATKAN PROGRAM LAYANAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT KECAMATAN TANJUNG MORAWA Amsal Qori Dalimunte; Neng Nurcahyati Sinulingga; Dita Kartika Hasibuan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Kantor Urusan Agama (KUA)  dalam meningkatkan layanan kegamaan terkhususnya pada masyarakat yang berada di kecamatan Tanjung Morawa. Adapun penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian pengabdian masyarakat, dan secara spesifiknya penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mana seluruh sumber datanya didapatkan melalui informan kunci dan dikumpulkan melalui observasi,  wawancara dan dokumentasi dengan pihak-pihak terkait yang berada di KUA Kecamatan Tanjung Morawa. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis model interaktif yang komponennya meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Adapun Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA berperan sebagai fasilitator dalam pelaksanaan layanan keagamaan bagi para masyarakat, terutama dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat serta mewujudkan program revitalisasi terbaru yakni menjunjung tinggi masyarakat yang bermoderasi beragama yang luas. Lebih lanjut adapun hasil  dalam penelitian ini terdiri dari 6 layanan yaitu: 1)layanan pernikahan, 2)layanan bimbingan pranikah keluarga sakinah, 3) layanan kemasjidan, , 4) layanan wakaf,  5) layanan bimbingan dan pembinaan haji, 6) layanan  program keagamaan revitalisasi KUA berupa moderasi dalam beragama. Oleh karenanya, pentingnya peranan KUA Tanjung Morawa  bagi masyarakat sangatlah penting dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan bagi masyrakat Tanjung Morawa sebagai pusat layanan keagamaan.  
Layanan Konseling Remaja dalam Mengatasi Quarter Life Crisis Mahasiswa Tingkat Akhir Amsal Qori Dalimunthe; Neng Nurcahyati Sinulingga; Annisaa' Fithrah; Juli Arimar
As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Vol 6 No 1 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i1.6005

Abstract

Counseling service is an assistance carried out by a professional counselor to facilitate the development of their clients or counselors to achieve independence in realizing the ability to understand, accept, direct, and make decisions. This is very helpful for students who are experiencing a quarter life crisis, namely the heightened instability, constant change, too many choices and feelings of panic and helplessness experienced by final year students. This study uses the approach of literature review or literature review obtained from reference materials to be used as a basis for research activities. Based on the results of the study proved that by using the gestalt approach, will help individuals realize about himself so that the worry, disappointment, sadness and fear associated with his future, love, career and work as an individual is able to take responsibility and try out to find solutions in order to have confidence that he is able to succeed.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Serta Peluang dan Tantangannya Dalam Menghadapi Era Society Sinulingga, Neng Nurcahyati; Firmansyah, Firmansyah; Dalimunthe, Amsal Qori; Ginting, Matius Ocon
AN NUR: Jurnal Studi Islam Vol. 15 No. 2 (2023): July - December
Publisher : Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta Komplek PP An Nur Ngrukem PO BOX 135 Bantul 55702 Yogyakarta Tlp/Fax (0274) 6469012. http://jurnalannur.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/annur.v15i2.656

Abstract

This study aims to describe the development of PAI learning innovation and its opportunities and challenges in facing the era of society. More specifically, the problem formulation studied in this research is about PAI learning innovation in the era of society, the media form of PAI learning innovation in the era of society, and the opportunities and challenges in implementing PAI innovation in the era of society. This research is qualitative research with a literature review, whose data can be analyzed relevantly and interpretatively. The findings of this study show that the era of society greatly impacts PAI learning innovation. The e-learning application with various learning activities that make it easy for teachers and students to access learning online is a type of PAI learning innovation media that is developing in today's society. Besides e-learning, there are other supporting learning media available such as Skype and Zoom, Google Meet, Discord, and Edmodo. PAI learning innovations today present opportunities and challenges, as for the opportunities: (1) train critical thinking and problem-solving skills, (2) train communication skills, (3) train creativity and innovation skills, in addition to opportunities there are also challenges in implementing PAI innovation media in the era of society, including (1) declining moral values, (2) digital literacy, (3) method innovation, (4) qualified human resources.
Membangun SDM Berkarakter Melalui Kurikulum Madrasah Menuju Generasi Emas 2045 Sinulingga, Neng Nurcahyati; Dalimunthe, Amsal Qori
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v8i1.9397

Abstract

This study aims to analyze the role of the madrasa curriculum in building human resources (HR) with character, to prepare the Golden Generation in 2045. Using the literature study method, this research examines various relevant sources, including reputable journals, books, and education policy documents. The findings reveal: (1) the madrasa curriculum shapes character and competence through intracurricular and extracurricular activities, Pancasila student profiles, local content, and project-based learning; (2) challenges in developing the curriculum include internal issues such as suboptimal implementation of eight standards, limited HR in Islamic educational institutions, and the impact of technological changes on character education, leading to moral degradation, and external challenges such as future demands, societal views, and technological advancements; (3) effective strategies for implementing a character-building curriculum involve creating a competitive approach that integrates general and Islamic education, and developing religious education strategies both inside and outside the madrasah.
Peran Penyuluh Dalam Menerapkan Etika Profesi Terhadap Layanan Bimbingan Pernikahan Di Kua Kecamatan Medan Tembung Dalimunthe, Amsal Qori; Amanda, Gilang Surya; Choiri, Muhammad Fadlan; Pasya, Muhammad Fahrul Rozi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13865344

Abstract

Ikatan perkawinan merupakan ikatan suci yang dilandasi nilai-nilai ketuhanan untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Ikatan perkawinan merupakan ikatan batin dan lahiriah antara suami dan istri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran konselor dalam penerapan etika profesi dalam layanan bimbingan pernikahan di KUA Kecamatan Medan Tembung. Penelitian ini mengulas tentang peran fungsional konselor agama Islam dalam memberikan bimbingan pranikah kepada calon pengantin serta memahami proses pemberian bimbingan pranikah dengan menerapkan etika profesi konselor di Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Tembung. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Peran penyuluh agama adalah berusaha mewujudkan terlaksananya profesi yang baik dalam memberikan konseling perkawinan kepada masyarakat dengan harapan agar calon pengantin menjadi keluarga yang sakinah, mawwadah, warahmah dengan memberikan bimbingan perkawinan dengan materi yang sesuai. dengan ajaran Islam. Proses Pembinaan Pranikah dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Tembung, setelah yang akan menikah telah mendaftar ke Kantor Urusan Agama (KUA) dengan melengkapi dokumen-dokumen yang ditentukan oleh pemerintah.