Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Dispensasi Kawin Dalam Rangka Pencegahan Perkawinan Dini Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Ihsan, Thoriqul; Safira, Mirza Elmy; Shofiyah, Roidatus
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4891

Abstract

Perkawinan dalam perspektif Islam merupakan suatu akad yang sangat kuat, tidak hanya mengikat secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dispensasi kawin dalam rangka pencegahan perkawinan dini di Kantor Urusan Agama Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan menerapkan model analisis kualitatif interaktif. Analisis data dilakukan dengan model interaktif, yang meliputi proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dispensasi kawin di KUA Kecamatan Taman telah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dilakukan melalui prosedur verifikasi yang ketat.
Sociological Analysis of Islamic Law on Family Resilience in Cases of Psychological Violence in the Household Safira, Mirza Elmy; Redjo, Soepardi
Rechtsvinding Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/rechtsvinding.1449

Abstract

This study conducts a literature review on the sociological analysis of Islamic law concerning family resilience in cases of psychological violence in the household. Psychological violence, often normalized and invisible, systematically erodes the foundational elements of a healthy family, such as trust, security, and mutual respect. Employing a qualitative approach to library research, this study analyzes how social constructions and distorted understandings of Islamic legal texts perpetuate such violence. The findings reveal that patriarchal culture, reinforced by textual and partial interpretations of concepts like qawwamah and nusyuz, creates unequal power relations that legitimize psychological abuse. This distortion, combined with the victim's lack of awareness and societal silence, severely undermines authentic family resilience. Consequently, achieving genuine family resilience post-violence necessitates a fundamental reconstruction of the marital relationship. This reconstruction requires the perpetrator's acknowledgment of wrongdoing, comprehensive recovery for the victim, equitable role distribution, healthy communication patterns, and constructive conflict management, all grounded in a just and contextual reinterpretation of Islamic values. The study contributes an integrative framework for understanding and addressing psychological violence from a socio-legal perspective.