Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KEGUNAAN DAN KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI SHOPEE FOOD DAN GO FOOD MENGGUNAKAN METODE SUS DAN EUCS Buana, Pratama Angga; Amaria, Sekar Cinta; Lauda, Efa Arfin; Rachma, Hetta
Indexia Vol. 6 No. 2 (2024): INDEXIA : Informatics and Computational Intelligent Journal Volume 6 Nomor 2 No
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/indexia.v6i2.9251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna pada aplikasi Shopee Food dan Go Food menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan End-User Computing Satisfaction (EUCS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua aplikasi memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengguna. Go Food sedikit lebih unggul dalam kemudahan dipelajari (Learnability, skor 4,26) dan ketepatan waktu layanan (Timeliness, skor 4,09), sementara Shopee Food memiliki keunggulan dalam kemudahan penggunaan (Ease of Use, skor 4,03). Uji korelasi Spearman menemukan hubungan yang sangat kuat antara kegunaan aplikasi dan kepuasan pengguna, dengan koefisien 0,85. Artinya, perbaikan dalam kegunaan aplikasi dapat meningkatkan kepuasan pengguna secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan agar Shopee Food fokus pada peningkatan pengelolaan kesalahan, sedangkan Go Food dapat memperbaiki tata letak antarmuka untuk memberikan layanan yang lebih baik
PENDEKATAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DAN EUCS : MENGUKUR KEPUASAN PENGGUNA TIKTOK DAN INSTAGRAM Buana, Pratama Angga; Hafidz, Luthfi Haikalul; Hartadi, Andika Rahmat; Kurniawan, Yusuf Ivan; Anggoro, Hari Tri; Saghita, Nanda Shofa
Indexia Vol. 6 No. 2 (2024): INDEXIA : Informatics and Computational Intelligent Journal Volume 6 Nomor 2 No
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/indexia.v6i2.9252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna aplikasi TikTok dan Instagram Reels menggunakan pendekatan End User Computing Satisfaction (EUCS) dan Systematic Literature Review (SLR). Lima dimensi utama EUCS yang dianalisis meliputi konten, akurasi, format, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu. Data utama dikumpulkan melalui kuesioner daring yang melibatkan 58 responden dengan metode random sampling. Selain itu, analisis literatur sistematis dilakukan dengan model PRISMA untuk memperkuat temuan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua aplikasi memperoleh tingkat kepuasan yang tinggi pada semua dimensi, dengan dimensi konten dan akurasi sebagai faktor yang paling signifikan. TikTok unggul dalam variasi dan relevansi konten serta akurasi rekomendasi, sementara Instagram Reels lebih menonjol dalam desain antarmuka. Kombinasi pendekatan EUCS dan SLR memberikan wawasan holistik mengenai pengalaman pengguna, yang dapat digunakan oleh pengembang aplikasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
Mengukur Kinerja AI : Perbandingan Kepuasan Pengguna ChatGPT dan Google Gemini dalam Era Digital Buana, Pratama Angga; Abriansah, Fausta Rizky; Kurniawan, Nanda Dwi; Ferdian, Praditya Rendi; Ma’arif, Daffa Nurin Nabil; Firdaus, Azmi Maulana
Jurnal Ilmiah SINUS Vol 23, No 2 (2025): Vol. 23 No. 2, Juli 2025
Publisher : STMIK Sinar Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30646/sinus.v23i2.900

Abstract

This study aims to analyze user satisfaction with the artificial intelligence applications ChatGPT and Google Gemini using the End-User Computing Satisfaction (EUCS) method. This method evaluates five key dimensions: content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. Data were collected from 78 respondents with diverse backgrounds using a Likert-based questionnaire. The results show that both applications fall into the "Satisfied" category, with average scores across all variables exceeding 3.70. ChatGPT scored highest on ease of use (3.93), while Google Gemini excelled in format (3.89). However, the accuracy variable received the lowest scores for both applications, at 3.57 for ChatGPT and 3.73 for Google Gemini. These findings highlight the need for improvements in information accuracy. This study is essential for providing practical insights for developers to enhance the quality of AI applications, making them more responsive to user needs.
User Satisfaction Evaluation of Meta AI Integration in WhatsApp: A Quantitative EUCS Approach Buana, Pratama Angga; Prasetyo, Yekti Adi; Muhsinin, Muhammad; Riza, Muhammad Said; Arif, Ahmad Maulana; Prakoso, Andika Timur
Journal of Information Technology, Computer Engineering and Artificial Intelligence (ITCEA) Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Information Technology, Computer Engineering and Artificial Intellig
Publisher : Redtech Putra Benua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate user satisfaction with the integration of Meta AI technology in the WhatsApp application using the End User Computing Satisfaction (EUCS) model. The model encompasses five key dimensions: Content, Accuracy, Format, Ease of Use, and Timeliness. Data was collected through questionnaires distributed to 44 respondents consisting of students, with the sample determined using the Slovin formula. The analysis revealed that overall user satisfaction falls into the "Satisfied" category, with the highest average score in the Content dimension (3.83) and the lowest in the Ease of Use dimension (3.45). The Ease of Use dimension requires special attention, as some users find Meta AI's navigation challenging. This study contributes to the development of Meta AI features in WhatsApp and serves as a reference for future studies focusing on user satisfaction evaluation
TINDAKAN BERKELANJUTAN : MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI APLIKASI TABUNGAN BANK SAMPAH BERBASIS WEB Buana, Pratama Angga
Jurnal Serambi Abdimas Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v5i1.11931

Abstract

Bank Sampah Resik Kutha merupakan salah satu bank sampah di Kota Surakarta yang telah beroperasi sejak tahun 2019. Bermula dengan cakupan wilayah pengumpulan sampah rumah tangga setingkat RT dan kini seiring berjalannya waktu serta antuasime masyarakat berkembanglah menjadi tingkat RW. Selama ini proses pencatatan transaksi di bank sampah masih dilakukan secara manual dan terkadang terlambat sehingga, menyebabkan beberapa masalah administratif, seperti buku setor sampah yang lupa dibawa, lupa menaruh, hilang maupun rusak. Selain itu pihak pengelola juga menginginkan untuk dapat memberikan informasi tabungan secara realtime. Untuk mengatasi masalah tersebut maka, dikembangkan sebuah aplikasi tabungan sampah berbasis web dengan tujuan membantu dalam pencatatan transaksi secara real-time dan memungkinkan kelalaian nasabah, serta kedua belah pihak dapat melihat riwayat transaksi sebelumnya, serta menyediakan laporan yang diperlukan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan teknik sosialisasi dan pelatihan kepada kedua belah pihak, baik pengelola maupun nasabah bank sampah. Hasil yang diperoleh setelah pelatihan para peserta dirasa telah paham terkait dengan sosialisasi kesadaran lingkungan maupun penggunaan aplikasi tabungan sampah. Besar harapan dari pelaksanaan pengabdian ini kedepannya aplikasi tabungan sampah berbasis web dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan dapat dikembangkan, serta digunakan untuk bank sampah lain yang ada di Kelurahan Kadipiro
PEMANFAATAN PARENTAL APP UNTUK PENGAWASAN ANAK DALAM MENGGUNAKAN GADGET DI SMP NEGERI 21 SURAKARTA Pramono, Basworo Ardi; Buana, Pratama Angga; susanto, susanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i2.7242

Abstract

Menurut data yang disampaikan oleh Situs web data Indonesia, pada tahun 2022, Indonesia menempati peringkat keempat sebagai negara dengan jumlah pengguna ponsel pintar atau gadget terbesar di dunia, mencapai 192,15 juta pengguna. Selain itu, jumlah pengguna internet di Indonesia pada awal tahun 2022 mencapai 204,7 juta orang, meningkat dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi yang hanya sebanyak 150 juta orang. Pertumbuhan ini dapat diatribusikan kepada situasi pandemi COVID-19 yang memaksa masyarakat untuk belajar dan bekerja dari rumah menggunakan gadget dan internet. Survei KPAI pada tahun 2020 menunjukkan bahwa 79% anak menggunakan gadget bukan untuk keperluan belajar selama pandemi. Mayoritas kepemilikan gadget juga didominasi oleh anak-anak, di mana sebanyak 71,3% milik mereka sendiri, 17,1% dimiliki oleh orangtua, dan 11,6% merupakan kepemilikan bersama. Data tersebut menunjukkan potensi adanya kecanduan terhadap gadget dan internet pada anak-anak. Survei CNN Indonesia pada tahun 2020 mencatat bahwa 19,3% remaja dan 14,4% dewasa muda mengalami kecanduan internet. Pada tahun 2023, hasil riset dari data.ai yang dikutip oleh CNBC Indonesia dalam laporan "State of Mobile 2023" mengungkapkan bahwa anak-anak cenderung menghabiskan waktu 5-6 jam per hari di depan gadget, meningkat dari 3-4 jam pada tahun 2019. Mengingat hal ini, KPAI menekankan pentingnya peran orangtua dalam mengawasi dan mengontrol penggunaan gadget oleh anak-anak. KPAI juga menyadari risiko anak menjadi rentan terhadap informasi hoaks, konten negatif, atau bahkan menjadi korban atau pelaku kejahatan siber. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan pengenalan tentang aplikasi pengawasan orangtua (parental app) kepada orangtua. Parental App adalah aplikasi yang dirancang untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan gadget oleh anak-anak. Salah satu contohnya adalah Kidsguard Pro, yang memungkinkan orangtua untuk melacak lokasi terakhir anak, memantau aktivitas di gadget secara real-time, membatasi akses ke aplikasi pada jam tertentu, dan memblokir situs web yang dianggap berbahaya tanpa pengetahuan anak. Diharapkan pengetahuan tentang aplikasi pengawasan ini dapat membantu orangtua dalam mengawasi dan mengontrol penggunaan gadget oleh anak-anak, serta mencegah terjadinya kecanduan gadget dan risiko kejahatan siber
OPTIMASI INSTAGRAM DENGAN SEO SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PEMASARAN DAN INTERAKSI UMKM DENGAN PELANGGAN Buana, Pratama Angga; Winarti, Titin; Widodo, Edi
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.8534

Abstract

UMKM adalah bisnis atau usaha yang dijalankan oleh perseorangan, rumah tangga, maupun badan usaha kecil. Keberadaan UMKM berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia, salah satunya mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja. Kota Semarang sampai dengan bulan Maret 2022, telah memiliki 23.984 UMKM yang tercatat. Di era pandemi Covid-19 telah terjadi perubahan pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online. Media sosial menjadi solusi yang potensial dalam bisnis untuk dapat mengidentifikasi, berkomunikasi, membagikan informasi, mengetahui kunjungan pelanggan, lokasi dan pola interaksinya, reputasi bisnis dimata pelanggan dan membentuk kelompok antar pelanggan. Banyak ragam media sosial namun, lebih banyak pelaku usaha memanfaatkan instagram dengan alasan lebih mudah dan praktis. Beberapa UMKM di Semarang Selatan sudah menggunakan Instagram sebagai media pemasaran maupun penjualannya. Namun, pemahaman terkait tentang optimalisasi penggunaannya dalam menunjang pemasaran dirasa masih kurang dan ada yang belum memahami terkait algoritma pada sosial media tersebut. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Semarang bersama Gerai Kopimi Semarang Selatan mengadakan pelatihan terkait dengan optimasi Instagram menggunakan SEO sebagai penunjang pemasaran maupun interaksi pada pelanggan. Metode yang digunakan dengan memberikan materi yang terdiri dari : pentingnya sosial media, brand awareness, dan optimasi Instagram dengan SEO. Dilanjutkan dengan asistensi praktik secara langsung terkait optimasi Instagram. Harapannya kedepan para pelaku UMKM di Semarang Selatan dapat menerapkannya langkah-langkah yang diberikan saat mem-posting sebuah gambar/video pendek terkait produknya. Sehingga, dapat menunjang pemasaran dan interaksi dengan pelanggan. Luaran yang dihasilkan nantinya berupa publikasi jurnal ber-ISSN, publikasi media massa cetak/online, video pelaksanaan, kuesioner, dan modul/buku ajar, serta HKI-nya.Kata Kunci: Gerai Kopimi, Instagram, Media Sosial, SEO, UMKM
System Usability Scale (SUS) : Analisis Pengalaman Pengguna Pada Portal Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Semarang Zainuddin, Fakhri Faizza; Eka P, Fransiskus Chrisma; Dhyaksa, Pradana Sanggya; Ardiansyah, Muhammad Brillian; Buana, Pratama Angga
KOMTEKS Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v4i1.2219

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat usability sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Semarang (USM) menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang melibatkan 40 responden mahasiswa aktif USM yang telah menggunakan sistem PMB. Hasil analisis menunjukkan rata-rata nilai SUS sebesar 77,5, yang termasuk dalam kategori "Baik" dengan tingkat penerimaan pengguna yang "Dapat Diterima." Evaluasi berdasarkan lima dimensi usability (learnability, efficiency, memorability, error, dan satisfaction) mengidentifikasi beberapa aspek yang perlu perbaikan, seperti konsistensi navigasi dan validasi data. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas sistem, termasuk optimalisasi antarmuka pengguna dan responsivitas fitur. Temuan ini diharapkan menjadi acuan untuk pengembangan sistem PMB berbasis digital di masa depan.
Analisis Kepuasan Pengguna Terhadap Layanan Digital Akademik Menggunakan System Usability Scale (SUS) Arisyi, Nabil Daffa; Haykal, Fendi Maulana; Setiawan, Dwi Iwan; Ma’sum, Rendy Agustian; Buana, Pratama Angga
KOMTEKS Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v4i1.2218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna terhadap portal SIMA Universitas Semarang (USM) menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Portal ini merupakan sistem informasi mahasiswa yang digunakan untuk mengakses berbagai layanan akademik. Penelitian ini melibatkan 25 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner SUS yang mencakup lima dimensi usability, yaitu learnability, efficiency, memorability, error, dan satisfaction. Hasil analisis menunjukkan rata-rata tingkat kepuasan pengguna berada pada kategori "Puas," dengan nilai tertinggi pada dimensi memorability (3,90) dan terendah pada dimensi satisfaction (3,50). Temuan ini menunjukkan bahwa portal SIMA USM masih memerlukan perbaikan, khususnya pada dimensi satisfaction, untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Eksplorasi Penerapan Artificial Intelligence Dalam Transformasi Infrastruktur Digital Untuk Keberlanjutan Ekonomi Digital Alifiya, Hanum; Utomo, Jessica Elaine; Kusuma, Herna Putri; Azzahra, Dissa Khansa; Buana, Pratama Angga
KOMTEKS Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v4i1.2187

Abstract

Artificial Intelligence (AI) menjadi teknologi kunci dalam membangun dunia digital di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran AI dalam meningkatkan efisiensi dan menciptakan solusi inovatif di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan bisnis. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis data melalui pendekatan analisis konten dan komparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa AI mampu mendukung personalisasi pembelajaran, meningkatkan presisi layanan medis, dan mendorong efisiensi operasional bisnis. Namun, implementasi AI menghadapi tantangan seperti keterbatasan data berkualitas, kebutuhan perangkat keras yang mahal, serta risiko privasi data. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan infrastruktur teknologi yang inklusif dan regulasi yang adaptif untuk mengoptimalkan manfaat AI secara berkelanjutan.